Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Penerapan Teknik Objektive Camera Angle Dalam Membangkitkan Dramatis Film Pulang Ahmad Umar Dhany; Dani Manesah
Abstrak : Jurnal Kajian Ilmu seni, Media dan Desain Vol. 1 No. 1 (2024): Januari : Abstrak : Jurnal Kajian Ilmu seni, Media dan Desain
Publisher : Asosiasi Seni Desain dan Komunikasi Visual Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/abstrak.v1i1.50

Abstract

The film "Pulang" is a short drama genre film with a family style, This film was made as an entertainment medium that can provide information to audience about a family where Karin's mother has a an illness that made him forget his memory even of his own child, however The child is still trying to take care of and make the mother's memory return to normal. The final result that will be produced is a work of fiction film entitled "Pulang" the process of taking pictures uses the application of objective techniques camera angle by using the audience's point of view so that the audience can feel the same thing experienced by Karin as the main character in this film
Penerapan Gaya Penyutradaraan Dengan Penguatan Tokoh Menggunakan Pendekatan Reaslisme Dalam Film Genius Dari Syurga Witri Amanda; Dani Manesah
Abstrak : Jurnal Kajian Ilmu seni, Media dan Desain Vol. 1 No. 1 (2024): Januari : Abstrak : Jurnal Kajian Ilmu seni, Media dan Desain
Publisher : Asosiasi Seni Desain dan Komunikasi Visual Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/abstrak.v1i1.51

Abstract

The film Genius From Heaven tells the story of a child, he is depicted as very depressed about the conflict he is currently facing. The role of a father in children with autism who can educate the public. It is hoped that this process will provide education to the public about autism sufferers, especially regarding their care. Autism sufferers also have various unique characters and sometimes their emotions often change. With a realist approach, it is hoped that this film can depict in real terms the process and struggle experienced by the main character to prove that he has other abilities that his father did not know at all.
Analisis Id Ego dan Super Ego pada Iklan Televisi Gojek Mempersembahkan: Cerdikiawan Dani Manesah
Abstrak : Jurnal Kajian Ilmu seni, Media dan Desain Vol. 1 No. 3 (2024): Mei : Abstrak : Jurnal Kajian Ilmu seni, Media dan Desain
Publisher : Asosiasi Seni Desain dan Komunikasi Visual Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/abstrak.v1i3.272

Abstract

This study analyzes the representation of the Id, Ego, and Superego in Gojek's television commercial titled "Gojek Presents: Cerdikiawan" using Sigmund Freud's psychoanalytic theory. The study aims to identify how these three components of personality are depicted in the advertisement's narrative and their impact on the audience. The research employs a qualitative case study design, with data collected through observation and content analysis. The results show that the advertisement successfully portrays the conflict between the Id, Ego, and Superego through characters and scenes reflecting primal urges, rational decisions, and moral values. The advertisement also demonstrates how the Ego balances the Id's urges and the Superego's demands, creating an engaging narrative with strong moral messages. This research contributes to theoretical and practical knowledge in film and television studies, particularly in marketing and advertising contexts.
Penerapan Struktur Delapan Sequence Sebagai Kerangka Penulisan Naskah pada Film “Dalam Bayang” Qiyaadah Zahra; Dani Manesah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3408

Abstract

Penciptaan naskah film membutuhkan kerangka struktur yang mampu menjaga kesinambungan alur serta menegaskan perkembangan emosi tokoh. Karya ini bertujuan menciptakan naskah film Dalam Bayang dengan menggunakan pendekatan Eight Sequence Structure, yaitu pengembangan dari model tiga babak yang membagi cerita ke dalam delapan unit naratif. Proses penciptaan dilakukan dengan menerapkan teori sequence pada perancangan alur, karakter, dan konflik. Setiap sequence disusun untuk memuat fungsi dramatik tertentu, mulai dari pengenalan tokoh, pengembangan konflik, titik balik, hingga resolusi. Penerapan struktur ini membantu penulis menjaga ritme cerita sekaligus memastikan bahwa setiap adegan berperan signifikan terhadap keseluruhan narasi. Hasil penciptaan berupa naskah film Dalam Bayang berdurasi sekitar 30 menit yang mengisahkan Ryan, mahasiswa dengan cinta terpendam kepada sahabatnya, Rara. Melalui delapan sequence, konflik emosional keduanya berkembang secara bertahap hingga mencapai resolusi. Penerapan Eight Sequence Structure terbukti efektif dalam menghadirkan cerita yang padat, terarah, dan emosional, sekaligus menegaskan transformasi karakter sebagai inti pesan cerita.
Penerapan Suara Diegetik Dan Non Diegetik Dalam Penguatan Karakter Utama Dan Konflik Pada Film “Lisan” Jenny Fransiska Br.Batuara; Dani Manesah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3440

Abstract

Karya penciptaan film Lisan menekankan peran suara sebagai medium utama dalam menyampaikan emosi dan konflik batin tokoh utama, Lani. Karakter Lani yang cenderung memendam perasaan menuntut pendekatan suara yang mampu menghadirkan tekanan emosional, ketegangan, dan nuansa psikologis tanpa hanya bergantung pada dialog atau visual. Proses penciptaan melibatkan perancangan suara diegetic, seperti langkah kaki, gesekan kain, pintu, dan ambience ruangan, yang direkam dan diolah untuk menciptakan realisme dan kedalaman dramatis. Musik dan efek non-diegetic digunakan untuk memperkuat kondisi batin tokoh dan membangun atmosfer emosional dalam adegan. Setiap elemen suara dipilih melalui eksperimen teknis dan kreatif, termasuk pengaturan mikrofon, perekaman berbagai sumber suara, dan pascaproduksi untuk menciptakan ruang audio yang mendukung narasi. Hasil karya ini menunjukkan bahwa suara dalam film tidak sekadar pendukung visual, tetapi menjadi elemen ekspresif yang menyalurkan emosi karakter, memperkuat alur cerita, dan meningkatkan keterlibatan penonton. Dengan demikian, film Lisan memperlihatkan bagaimana desain suara diegetic dan non-diegetic dapat menjadi alat artistik strategis dalam penciptaan pengalaman sinematik yang imersif.
Pelatihan Pemanfaatan Media Audiovisual sebagai Sarana Pembinaan Remaja Masjid di Barisan Mujahid Matita Dani Manesah; Silvia Lestari; Suryanto, Suryanto; Leni Deli; Emi Masyitah; M. Irfan Aldy Nasution; Tara Dwi Shapira; Petra Putri Sari Buulolo; Soeheri Soeheri
ARDHI : Jurnal Pengabdian Dalam Negri Vol. 3 No. 6 (2025): Desember: ARDHI : Jurnal Pengabdian Dalam Negri
Publisher : Asosiasi Riset Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/ardhi.v3i6.1725

Abstract

The development of digital technology has brought significant changes to the delivery of da'wah messages to young people. Audiovisual media has become an effective means of attracting interest, enhancing understanding, and increasing the participation of mosque youth in development activities. This service aims to analyze the use of audiovisual media as a means of developing mosque youth at Barisan Mujahid Matita (BMM), Medan. The method used is a qualitative approach through observation and audiovisual production training, which can improve the skills of young people in creating da'wah content, strengthen understanding of development material, and boost enthusiasm in participating in mosque activities. In addition, audiovisual media has proven to help BMM enhance the quality of documentation and publication of activities. In conclusion, audiovisual media is an effective instrument in the development of young people, especially in the context of creative digital da'wah. Digital Mosque Youth
Penyutradaraan Film Dokumenter Legacy Of Tabacco Deli : Sejarah Tembakau Deli dalam Kabut Waktu Menggunakan Gaya Ekspository : Penelitian Rizki Rahmadi; Dani Manesah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3915

Abstract

Film dokumenter merupakan salah satu media penting dalam menyampaikan fakta sejarah sekaligus melestarikan memori kolektif masyarakat. Penelitian ini berfokus pada penyutradaraan film dokumenter Legacy of Tobacco Deli yang mengangkat perjalanan sejarah Tembakau Deli di Sumatera Utara dengan menggunakan gaya expository. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur, wawancara mendalam, observasi lapangan, serta analisis arsip visual. Proses produksi dokumenter mencakup tiga tahap, yaitu pra-produksi, produksi, dan pasca-produksi. Tahap pra-produksi menekankan pada riset sejarah dan penulisan naskah, tahap produksi melibatkan pengambilan gambar di lokasi bersejarah dan wawancara ahli, sedangkan pasca-produksi berfokus pada penyusunan narasi voice-over, editing, serta penambahan musik latar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya expository mampu menyajikan fakta secara runtut dan kredibel melalui kombinasi narasi, arsip visual, dan wawancara. Estetika visual berupa pencahayaan natural, tone warna hangat, serta dukungan musik tradisional memperkuat daya tarik emosional film. Kesimpulannya, dokumenter ini tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai sarana edukasi dan pelestarian sejarah lokal.
Penerapan Data Mining pada Penjualan Ikan Gembung Menggunakan Algoritma Apriori Silvia Lestari; Dani Manesah
Jurnal Kendali Teknik dan Sains Vol. 4 No. 3 (2026): Juli Jurnal Kendali Teknik dan Sains
Publisher : International Forum of Researchers and Lecturers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/jkts-widyakarya.v4i3.6405

Abstract

The development of digital technology has increased sales activities and generated large amounts of transaction data. However, transaction data is often only used as an archive and has not been optimally utilized to support business decision-making. This study aims to apply data mining techniques using the Apriori algorithm to discover consumer purchasing patterns based on mackerel fish sales transaction data.The research method used is a quantitative method with a data mining approach. The data used consists of 15 mackerel fish sales transactions. The research stages include data cleaning, data transformation, itemset formation, frequent itemset searching, and association rule formation based on support and confidence values. This study uses a minimum support value of 30% and a minimum confidence value of 50%. The results show that the Apriori algorithm successfully identifies relationships between items in sales transactions. Based on the frequent itemset formation process, a 2-itemset combination was obtained, namely Jumbo and Small-sized mackerel fish, with a support value of 33.33%. The association rule results show that customers who purchase Jumbo-sized mackerel fish tend to purchase Small-sized mackerel fish with a confidence value of 55.56%. Likewise, purchasing Small-sized mackerel fish is also associated with purchasing Jumbo-sized mackerel fish with a confidence value of 55.56%.