Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI MA Al BAARIQ DESA JAWA TENGAH, SUNGAI AMBAWANG wulan, Nawang; Romiaton; Fitriani; Samiyah
Jurnal Manejemen, Akuntansi dan Pendidikan Vol. 2, No. 1, Mei 2025
Publisher : YAPAKAMA (Yayasan Putra Khatulistiwa Malang)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59971/jamapedik.v2i1.98

Abstract

Di Madrasah Aliyah (MA) Al Baariq di Desa Jawa Tengah, Kecamatan Sungai Ambawang, kepemimpinan kepala sekolah mempunyai peran penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Penelitian ini menggunakan strategi pendekatan studi kasus kualitatif untuk mendapatkan pemahaman tentang strategi kepemimpinan, masalah dan pengaruh kebijakan kepala sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah memberdayakan guru, memperkuat budaya kerja dan mendorong inovasi dalam pembelajaran. Pendidikan telah membuktikan meningkatnya kualitas pendidikan dengan strategi ini, baik dalam bidang akademik maupun non-akademik. Namun, masih ada beberapa masalah yang belum diselesaikan, seperti kekurangan fasilitas dan rendahnya partisipasi masyarakat. Untuk mendukung peningkatan berkelanjutan dalam kualitas pendidikan, sekolah, orang tua serta masyarakat harus bekerja sama guna meningkatkan kualitas dalam pendidikan.
STRATEGI MANAJEMEN PERENCANAAN PENDIDIKAN UNTUK MENINGKATKAN PENGAJARAN KEISLAMAN DI MIN 1 KUBU RAYA, SUNGAI AMBAWANG Samiyah; Romiaton; Fitriani; Wulan, Nawang
Jurnal Manejemen, Akuntansi dan Pendidikan Vol. 2, No. 1, Mei 2025
Publisher : YAPAKAMA (Yayasan Putra Khatulistiwa Malang)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59971/jamapedik.v2i1.100

Abstract

Strategi manajemen perencanaan pendidikan yang diterapkan di MIN 1 Kubu Raya, Sungai Ambawang, memiliki tujuan utama untuk meningkatkan kualitas pengajaran Keislaman. Pendidikan Islam yang efektif tidak hanya bertujuan membentuk karakter siswa yang kuat tetapi juga memperkuat pemahaman agama mereka. Dalam penelitian ini, pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus digunakan untuk menggali lebih dalam strategi yang diterapkan. Wawancara dengan guru dan kepala sekolah, serta observasi kegiatan pembelajaran, menjadi sumber data utama penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen perencanaan pendidikan di MIN 1 Kubu Raya berfokus pada tiga elemen utama: pengintegrasian nilai-nilai Islam dalam semua aspek pembelajaran, pelatihan berkelanjutan bagi guru untuk meningkatkan kompetensi pedagogis dan keagamaan, serta evaluasi rutin untuk mengukur efektivitas metode pembelajaran yang diterapkan. Elemen-elemen ini menjadi pondasi dalam menciptakan suasana belajar yang mendukung tercapainya tujuan pendidikan Islam. Namun, untuk memastikan keberhasilan strategi ini, partisipasi aktif orang tua dan masyarakat menjadi faktor penting. Keterlibatan mereka dalam mendukung kegiatan sekolah, baik melalui kontribusi materi maupun moral, dapat memperkuat proses pembelajaran. Selain itu, sinergi antara sekolah dan komunitas diharapkan mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi perbaikan manajemen pendidikan di institusi pendidikan Islam lainnya. Dengan penerapan strategi yang tepat dan partisipasi semua pihak, kualitas pendidikan Islam di MIN 1 Kubu Raya dapat terus meningkat, memberikan dampak positif bagi siswa dan komunitas sekitar.
HUBUNGAN ANTARA INFEKSI DAN LAMA PERAWATAN PASIEN LUKA BAKAR BERDASARKAN JENIS KUMAN DI RSUD DR SOETOMO SURABAYA Samiyah; Wardhani, Rr. Indrayuni Lukitra; Iswinarno Doso Saputro
Jurnal Rekonstruksi dan Estetik Vol. 7 No. 1 (2022): Jurnal Rekonstruksi dan Estetik, Juni 2022
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jre.v7i1.36369

Abstract

Highlights: Rata-rata waktu tersingkat  lama perawatan pasien luka bakar yang mengalami infeksi yaitu  selama  11  hari  dan paling lama yaitu 53 hari. Acinetobacter baumanii,  Staphylococcus  haemolyticus,  dan Pseudomonas aeruginosa merupakan jenis bakteri yang sering menginfeksi pasien  luka  bakar di RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Lama masa  perawatan dengan jenis bakteri yang menginfeksi pasien luka bakar memiliki hubungan yang signifikan. ABSTRAK: Latar Belakang:  Luka bakar merupakan salah satu masalah global di Indonesia. Infeksi pada pasien luka bakar merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi lama masa perawatan berkaitan dengan tingkat patogenisitas bakteri penyebab infeksi.  Tujuan  penelitian  ini  adalah  untuk  mengetahui  hubungan  antara  lama masa perawatan dengan jenis kuman penyebab infeksi pada pasien luka bakar yang dirawat di RSUD Dr. Soetomo Surabaya periode Januari-Desember 2019. Metode: Penelitian  ini  merupakan  studi  deskriptif  analitik  dengan  desain kohort retrospektif. Data mengenai karakteristik pasien, derajat keparahan luka bakar,  penyakit  penyerta,  jenis  bakteri  yang  menginfeksi  pasien  luka  bakar, serta lama masa perawatan didapatkan dari rekam medis pasien. Data mengenai jenis  bakteri  yang  menginfeksi  pasien  luka  bakar  dan  lama  perawatan  pasien luka  bakar  ditentukan  korelasinya  dengan  menggunakan  uji  statistik  Rank Spearman-Rho. Hasil: Penelitian diperoleh sebanyak 42 data pasien luka bakar yang mengalami infeksi dan didominasi pasien berjenis kelamin laki-laki yaitu sebesar 61,9%.  Persentase rentang  usia terbanyak  adalah  26-35 tahun  yakni  23,8%. Persentase  derajat  keparahan  luka  bakar  terbanyak  adalah  derajat  II  yang didominasi  derajat  IIB  yakni  38,1%.  Gangguan  metabolik  merupakan  kondisi penyerta tersering yang dialami pasien luka bakar yakni sebanyak 50%. Rerata lama perawatan pasien luka bakar yang mengalami infeksi adalah 28,21±10,17 hari  dengan  waktu  paling  lama  adalah  53  hari.  Jenis  bakteri  yang  menginfeksi pasien  luka  bakar  pada  penelitian  ini  didominasi  oleh  Acinetobacter  baumanii (31%),  Staphylococcus  haemolyticus  (23,8%),  dan  Pseudomonas  aeruginosa (16,7%). Uji korelasi antara lama masa perawatan pada pasien luka bakar dan jenis  bakteri  yang  menginfeksi  pasien  luka  bakar  menunjukkan  hasil  yang signifikan (p = 0,012). Kesimpulan: Terdapat  korelasi  yang  signifikan  antara  lama  masa  perawatan dengan jenis bakteri yang menginfeksi pasien luka bakar.
EFFORTS TO IMPROVE LANGUAGE LEARNING OUTCOMES THROUGH COOPERATIVE LEARNING IN CLASS XI STUDENTS OF MA NURUL CHOLIL 2 GALIS Mariatun, Ika Lis; Samiyah
Esteem Journal of English Education Study Programme Vol. 8 No. 2 (2025): Esteem Journal of English Education Study Programme
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/esteem.v8i2.18897

Abstract

This study investigates efforts to enhance language learning outcomes among Class XI students of MA Nurul Cholil 2 Galis through the application of cooperative learning strategies. Implemented as Classroom Action Research (CAR), the study was conducted over two cycles, each comprising two sessions. Data collection tools included observation sheets for both teacher and student activities, interviews, field notes, and documentation. Initial findings revealed limited student engagement and low achievement levels due to the predominant use of lecture-based instruction, which led to boredom and passive participation. However, the introduction of cooperative learning methods fostered a more interactive environment, encouraging students to work collaboratively in solving problems. This shift significantly improved both participation and academic performance. The percentage of students achieving the minimum learning criteria rose from 68% in the first cycle to 82% in the second. The results indicate that cooperative learning not only promotes student involvement but also effectively supports improved learning outcomes in language instruction.
EFFORTS TO IMPROVE LANGUAGE LEARNING OUTCOMES THROUGH COOPERATIVE LEARNING IN CLASS XI STUDENTS OF MA NURUL CHOLIL 2 GALIS Mariatun, Ika Lis; Samiyah
Esteem Journal of English Education Study Programme Vol. 8 No. 2 (2025): Esteem Journal of English Education Study Programme
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/esteem.v8i2.18897

Abstract

This study investigates efforts to enhance language learning outcomes among Class XI students of MA Nurul Cholil 2 Galis through the application of cooperative learning strategies. Implemented as Classroom Action Research (CAR), the study was conducted over two cycles, each comprising two sessions. Data collection tools included observation sheets for both teacher and student activities, interviews, field notes, and documentation. Initial findings revealed limited student engagement and low achievement levels due to the predominant use of lecture-based instruction, which led to boredom and passive participation. However, the introduction of cooperative learning methods fostered a more interactive environment, encouraging students to work collaboratively in solving problems. This shift significantly improved both participation and academic performance. The percentage of students achieving the minimum learning criteria rose from 68% in the first cycle to 82% in the second. The results indicate that cooperative learning not only promotes student involvement but also effectively supports improved learning outcomes in language instruction.
Development of Android-Based Barcode Scan Learning Media to Enhance Student Learning Motivation in Subjects IPS Samiyah; Ika Lis Mariatun
Journal of Practice Learning and Educational Development Vol. 5 No. 3 (2025): Journal of Practice Learning and Educational Development (JPLED)
Publisher : Global Action and Education for Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58737/jpled.v5i3.515

Abstract

Social studies subjects include various descriptions, narratives, and concepts, so teachers need good explanation skills. The lecture method is often used in learning, but this approach causes many students to feel bored and unmotivated because the material presented is textual and less related to real situations. The use of technology in education is a solution to increase student learning motivation. In this digital era, smartphone use is increasingly widespread, so Android-based applications can help the learning process become more interactive and enjoyable. One effective media is the barcode scanning application, which allows students to access additional information effectively and efficiently. This media presents more varied learning materials, making it more interesting and increasing students' interest in social studies. The study showed that barcode scanning media received a positive response from students. They were more involved in learning, and their learning outcomes improved. Before using the media, the average student score was 72.6, with 12 students getting a C and 13 getting a B. After implementing this media, there was an increase, with 14 getting a B and 11 getting an A, and the average score rose to 89.08.
Evaluasi Pedidikan di Madrasah Ibtidaiyah Nurul Muttaqin Kuala Mandor B Kubu Raya Ahmad Fahtul rizal; Samiyah
Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol. 1 No. 4 (2023): Desember
Publisher : putrapublisher.org

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jurpendis.v1i4.569

Abstract

The purpose of this study is to describe the evaluation of learning carried out at Madrasah Ibtidaiyah Nurul Muttaqin Kuala Mandor B. The method used is descriptive qualitative. Data collection techniques are carried out by observation (observation), interviews, and documentation. Data analysis was carried out through three stages, namely data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results and discussion show that the evaluation conducted at Madrasah Ibtidaiyah Nurul Muattaqin Kuala Mandor included formative evaluation and summative evaluation. The formative evaluation carried out included several things, including assignments, written tests, practical tests, group discussions, observation, portfolios, and reflection. The summative evaluation is carried out using tests or exams based on the basic competencies that students must master. The aim is to find out the progress of student learning and provide input for teachers as a reference for improving learning in the future. Assessments in this summative evaluation include Final Semester Assessments (PAS), Final Year Assessments (PAT), Madrasah Examinations (UM), and others related to testing students after completing the learning process in a certain period of time. With formative and summative evaluations that have been carried out at Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Sukabumi, it can be useful for improving student learning outcomes in the future.
UPAYA GURU PAI DALAM MENANGGULANGI KENAKALAN REMAJA Naisin; Nurhasan; Samiyah
GAHWA Vol. 1 No. 1 (2022): JULY-DECEMBER
Publisher : STIT Al - Ibrohimy Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61815/gahwa.v1i1.233

Abstract

Berangkat dari latar belakang semakin maraknya kenakalan remaja dimasyarakat, penulis melakukan penelitian dengan tujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk kenakalan remaja yang ada di SMK Nurul Jannah dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mendorong terjadinya kenakalan remaja serta untuk mengetahui upaya penanggulangan kenakalan remaja di SMK Nurul Jannah. Untuk memperoleh data yang diinginkan, dalam penelitian ini penulis menggunakan beberapa metode yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Pada akhir penelitian ini, penulis menyimpulkan bahwa tingkat kenakalan remaja di SMK Nurul Jannah termasuk kenakalan ringan yang tidak menimbulkan akibat hukum seperti membolos, menyontek, sering terlambat masuk kelas, berbohong, mengganggu teman, tidak menghadiri upacara, mencuri, tidak memakai seragam minum-minum dan ngebut di jalan raya. Sedangkan faktor yang mendorong terjadinya kenakalan remaja ada dua faktor. Yang pertama adalah faktor internal yang meliputi usia dan posisi anak dalam keluarga. Kedua adalah faktor eksternal, dimana faktor-faktor tersebut meliputi lingkungan keluarga, lingkungan sekolah dan lingkungan masyarakat. Ada tiga bentuk upaya pencegahan dalam menanggulangi kenakalan remaja yaitu upaya preventif (pencegahan) meliputi 1) bidang pendidikan, 2) bidang sosial, 3) bidang kesehatan dan 4) upaya pengurangan dan pemberantasan penyakit masyarakat. Kemudian upaya represif meliputi bidang hukum dan acara pidana beserta sarananya. Sedangkan upaya rehabilitasi meliputi 1) bidang mental spiritual, 2) bidang fisik, 3) bidang sosial.
Strategi Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al- Qur’an dengan Menggunakan Metode ‘Ilman Wa Ruuhan Samiyah
AL-FIKRAH: Jurnal Studi Ilmu Pendidikan dan Keislaman Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode Ilman wa Ruuhan adalah salah satu inovasi dalam pengajaran Al-Qur'an yang kini tengah mengalami kemajuan yang signifikan dalam sektor pendidikan Islam. Dari sudut pandang manajemen, metode ini menawarkan kemudahan bagi guru melalui kerangka pembelajaran yang teratur, meskipun masih ada kebutuhan untuk pelatihan bagi beberapa pengajar agar bisa memahaminya dengan baik. Sejak diluncurkan di MTs Darunnaim pada tahun 2024, pelaksanaannya masih perlu penyesuaian di beberapa aspek. , baik dari perspektif pengajar maupun siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengelolaan implementasi metode Ilman wa Ruuhan di MTs Darunnaim, serta mengenali keunggulan dan kelemahan yang muncul dalam praktiknya. Penelitian ini menerapkan metode kuantitatif dengan subjek terdiri dari tenaga pendidik (ustazah) kelas VII. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa pengelolaan metode Ilman wa Ruuhan dilakukan melalui dua komponen utama, yakni manajemen waktu dan pengaturan pola bacaan. Pengelolaan waktu dalam proses belajar mengajar berlangsung selama 60 menit dengan rincian pembagian tahapan: awal (5 menit), penghafalan (15 menit), aktivitas utama (35 menit), dan akhir (5 menit). Pengaturan irama dalam membaca membutuhkan keahlian khusus dari ustazah untuk mengajarkannya kepada siswa. Keunggulan dari pendekatan ini adalah tersedianya buku panduan yang membantu dalam penerapannya, sedangkan kelemahannya terletak pada karakteristik yang masih baru sehingga memerlukan penyesuaian lebih lanjut dari para pengajar.
Strategi Pengembangan Usaha Menggunakan Analisis SWOT (Studi Kasus Pada Toko Ansar Jaya) Samiyah; Purwoko, Purwoko; Sukardi, Sukardi
Al-Idarah Vol 6 No 1 (2025): Al-Idarah : Jurnal Manajemen dan Bisnis Islam
Publisher : Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/idarah.2025.v6i1.29-47

Abstract

Menghadapi dunia usaha yang semakin berkembang menuntut berbagai perusahaan atau pemilik bisnis untuk memikirkan kembali strategi yang akan digunakan untuk mengembangkan bisnisnya agar dapat bertahan dan berkembang dalam menghadapi persaingan dan perkembangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk merumuskan strategi pengembangan usaha Toko Ansar Jaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis SWOT dan Marketing Mix dengan data diperoleh dari observasi dan wawancara pemilik toko secara langsung. Dari hasil analisis SWOT dan Marketing Mix diperoleh beberapa strategi yang dapat digunakan untuk mengembangkan Toko Ansar Jaya yaitu dengan diversifikasi produk, memanfaatkan pemasaran dan penjualan secara online, menawarkan harga yang kompetitif dan diskon musiman, membuat standar operasional toko dan pelatihan karyawan agar pelayanan lebih efisien, dan memperbaiki tampilan fisik toko baik penataan produk maupun tampilan toko secara keseluruhan, serta memperkuat branding baik online maupun offline.