Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Peran Kepemimpinan Profetik dan Pemberdayaan Psikologis dalam Membangun Keterikatan Kerja Karyawan Widiasih, Puti Archianti
Jurnal Ilmiah Penelitian Psikologi Vol 3 No 1 (2017): 2017
Publisher : Psikologi UHAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jippuhamka.v3i1.9215

Abstract

Keterlibatan kerja merupakan isu penting dalam efektivitas organisasi. Keterlibatan kerja akan terkait dengan kinerja karyawan yang lebih baik. Pekerja yang terlibat sering mengalami emosi positif, mengalami kesehatan yang lebih baik, dan juga menciptakan pekerjaan dan sumber daya pribadi mereka sendiri. Keterlibatan kerja ditemukan berhubungan positif dengan sumber daya pekerjaan termasuk dukungan sosial dari atasan dan kesempatan untuk belajar dan berkembang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kesejahteraan kerja kenabian, gaya kepemimpinan dan pemberdayaan psikologis sebagai prediktor keterlibatan kerja. Penelitian ini mengumpulkan data dari 239 karyawan dan menggunakan analisis regresi berganda. Hasil menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan profetik dan pemberdayaan psikologis telah berkontribusi terhadap keterikatan kerja melalui R² sebesar 0,112. Artinya kontribusi dari kepemimpinan profetik dan pemberdayaan psikologis secara simultan yang mempengaruhi keterikatan kerja karyawan sebesar 11,2%, sisanya sebesar 88.8% akan dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak dijelaskan dalam penelitian ini.
Menelisik Perilaku Fraud pada Organisasi Mahasiswa Hamidah, Empi Wanda; Eryandra, Alvin; Widiasih, Puti Archianti
Jurnal Manajemen Vol. 14 No. 1 (2024): JURNAL MANAJEMEN VOL. 14 NO. 1 JUNI 2024
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/jm.v14i1.4186

Abstract

This research aims to analyze the factors that cause fraudulent behavior in student organizations. Using a qualitative research approach with phenomenological methods. Data collection techniques include observation methods and in-depth interviews. Therefore, this research makes it possible to obtain broader information and is based on the experience of the sources regarding how and why fraudulent behavior occurs within the scope of student organizations. The characteristics of the resource persons have been determined, namely students who have experience in managing student financial organizations. The resource persons in this research were three students with different organizational backgrounds, and each resource person had experience as a policy maker, directly managing and supervising the finances of their respective organizations. The results of the research show that there is a condition (fraud) in student organizations, in the form of damage to organizational assets and manipulation of the presentation of financial reports. The factors that encouraged this incident to occur were situational pressure, the opportunity to commit the incident (fraud), the action of the incident which was entrenched and considered normal and permitted and the ability of the students who carried out the incident to identify the situation and determine decisions within the organization.
Komitmen afektif sebagai moderator antara keseimbangan kehidupan-kerja dan intensi turnover karyawan perusahaan sektor pembiayaan PT. XYZ Tsabitah, Anisa Hasna; Widiasih, Puti Archianti
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2024): Mei
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jptp.v6i1.28223

Abstract

Fenomena turnover karyawan merupakan masalah yang masih sering dihadapi perusahaan, hal ini tentunya mempengaruhi kelancaran dan keberlangsungan perusahaan, bahkan dapat mengalami kerugian. Keputusan untuk melakukan turnover muncul karena dipicu oleh pemikiran untuk berhenti bekerja, yang mengarah pada keinginan mencari pekerjaan baru, dan keinginan untuk berhenti dari pekerjaan saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran komitmen afektif sebagai moderator antara hubungan keseimbangan kehidupan-kerja dan intensi turnover karyawan PT. XYZ. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasi. Teknik pengambilan sampel menggunakan insidental sampling. Responden berjumlah 165 orang karyawan perusahaan sektor pembiayaan di PT. XYZ. Pengambilan data menggunakan affective commitment scale, skala work–family balance, dan Turnover Intention Scale (TIS). Data dianalisis menggunakan uji Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil uji analisis MRA variabel keseimbangan kehidupan kerja terhadap intensi turnover yang dimoderatori komitmen afektif menunjukkan perolehan sebesar 0,025 (p<0,05). Penelitian ini menyimpulkan bahwa komitmen afektif dapat menjadi variabel moderator yang menguatkan hubungan keseimbangan kehidupan-kerja dengan intensi turnover. Semakin tinggi karyawan memiliki komitmen afektif maka akan semakin tinggi pula keseimbangan kehidupan-kerja yang dimiliki sehingga karyawan akan lebih bertahan pada pekerjaannya dan memiliki intensi turnover yang rendah.
Pengelolaan Sampah Plastik Sebagai Permainan Edukatif oleh Komunitas PKK di Kampung Bengek, Jakarta Utara Efrida, Puja Sefni; Peni, Wike Nur; Firdaus, Namira Elbira; Widiasih, Puti Archianti; Sya’ban, Moh Balya Ali
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 8 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v4i8.4156

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pengelolaan sampah plastik di kalangan anggota PKK di Kampung Bengek, Jakarta Utara. Masalah utama yang diidentifikasi adalah kurangnya pemahaman terkait pengelolaan sampah plastik. Penelitian ini menggunakan desain eksperimental kuantitatif, menggunakan pretest dan posttest untuk mengukur perubahan pengetahuan dan keterampilan. Subjeknya terdiri dari 50 anggota PKK. Analisis data menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta yang signifikan setelah pelatihan edukasi berbasis game. Penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi pada program pemberdayaan masyarakat dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah plastik.
Gambaran makna happiness pada mahasiswa perantau di luar negeri Adilah, Marjanah Arifah Rifqoh; Widiasih, Puti Archianti
Journal of Indonesian Psychological Science (JIPS) Vol 3, No 2 (2023): Journal of Indonesian Psychologycal Sciences (JIPS)
Publisher : UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jips.v3i2.22850

Abstract

Happy students are students who are able to accept everything they experience with positive feelings and emotions. Happiness can also be a barrier to stress and reduce hopelessness and depression. This allows it to be understood whether it has a positive impact on the sustainability of foreign students studying abroad.  The research method used in this study is a type of qualitative research. With a phenomenological approach. The subject selection uses purposive sampling which is a sampling method selected based on certain criteria. Respondents are students of Bursa Uludağ University totaling three people. Data collection techniques were carried out by observation and interviews. Data analysis uses coding, categories, themes techniques. The results of this study explain the meaning of happiness for overseas students, the dynamics of being an overseas student, and the driving and inhibiting factors in building enthusiasm for studying abroad. Thus, individuals have many ways to survive in a sad or down state so that they can get back up and find their happiness.KEY WORDS:  migrant students; overseas;  happinessABSTRAKMahasiswa yang bahagia adalah mahasiswa yang mampu menerima segala hal yang mereka alami dengan perasaan dan emosi positif. Kebahagiaan juga dapat menjadi penghalang terhadap stres dan mengurangi rasa putus asa serta depresi. Hal ini memungkinkan untuk dipahami apakah hal tersebut memiliki dampak positif terhadap keberlanjutan mahasiswa asing yang belajar di luar negeri. Metode penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah jenis penelitian kualitatif, dengan pendekatan fenomenologis. Pemilihan responden menggunakan metode purposive sampling yang dipilih berdasarkan kriteria tertentu. Responden adalah mahasiswa Universitas Uludağ sebanyak tiga orang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara. Analisis data menggunakan teknik pengodean, kategori, dan tema. Hasil dari penelitian ini menjelaskan makna kebahagiaan bagi mahasiswa perantau, dinamika menjadi mahasiswa perantau, serta faktor pendorong dan penghambat dalam membangun semangat untuk belajar di luar negeri. Dengan demikian, individu memiliki banyak cara untuk bertahan dalam keadaan sedih atau down agar dapat bangkit kembali dan menemukan kebahagiaannya.KATA KUNCImahasiswa perantau; luar negeri; kebahagiaan  Copyright ©2023. The Authors. Published by Psikoislamika: Jurnal Psikologi dan Psikologi Islam. This is an open access article under the CC BY NO SA. Link: CreativeCommons — Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International — CCBY-NC-SA 4.0   
Pengaruh persepsi dukungan organisasi terhadap kesiapan untuk berubah pada karyawan Mursalim, Alifiah Hidayati; Tsabitah, Anisa Hasna; Widiasih, Puti Archianti
Journal of Indonesian Psychological Science (JIPS) Vol 3, No 1 (2023): Journal of Indonesian Psychological Science (JIPS)
Publisher : UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jips.v3i1.20458

Abstract

Changes in the company are a must in the face of increasingly fierce global competition. This change is initiated by individuals within the company, namely the employees. With this, the organization contributes to encouraging employees to be ready to make changes. This study aimed to determine the effect of organizational support on employee readiness to change. The study involved participants consisting of 155 employees who are actively working in both private and public companies in the Greater Jakarta area. This research was conducted using a non-probability sampling technique with data withdrawal, purposive sampling and a quantitative survey research approach. The results showed that the perception of organizational support significantly affects the readiness of employees to change by 24.8%, which means that the perception of organizational support positively affects the agility of employees to change. This study also proves that the higher the perceived organizational support of employees in Jabodetabek, the higher the employee's readiness to change.KEY WORDS: perceived organization support; employee; readiness to changeABSTRAKPerubahan dalam perusahaan merupakan suatu keharusan dalam menghadapi persaingan global yang semakin ketat. Perubahan ini diawali oleh individu-individu di dalam perusahaan, yaitu karyawan. Dengan adanya hal tersebut, organisasi turut andil dalam mendorong karyawan untuk siap melakukan perubahan. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan pengaruh dukungan organisasi terhadap kesiapan karyawan untuk berubah. Penelitian ini melibatkan partisipan yang terdiri dari 155 karyawan yang aktif bekerja di perusahaan swasta maupun negeri di wilayah Jabodetabek. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik non-probability sampling dengan penarikan sampel purposive sampling dan pendekatan penelitian survei kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi dukungan organisasi berpengaruh signifikan terhadap kesiapan karyawan untuk berubah sebesar 24,8%, yang berarti persepsi dukungan organisasi berpengaruh positif terhadap kelincahan karyawan untuk berubah. Penelitian ini juga membuktikan bahwa semakin tinggi persepsi dukungan organisasi yang dimiliki karyawan di Jabodetabek, maka semakin tinggi pula kesiapan karyawan untuk berubah.KATA KUNCI persepsi dukungan organisasi; karyawan; kesiapan berubah Copyright ©2023. The Authors. Published by Journal of Indonesian Psychological Science (JIPS). This is an open access article under the CC BY NO SA. link: Creative Commons — Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International — CC BY-NC-SA 4.0
Paradoxical leadership on employee voice behavior Imtinan, Demitri Fauziyah Syifa; Widiasih, Puti Archianti
JURNAL SPIRITS Vol 14 No 2 (2024): May 2024
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/spirits.v14i2.16040

Abstract

The industrial world is currently facing an era of TUNA (Turbulency, Uncertainty, Novelty, Ambiguity), with many uncertain changes and rapid technological updates. This condition certainly challenges organizations to become more competitive, so implementing voice behavior has an important role in organizational sustainability. Voice behavior can be influenced by leadership, one of which is paradoxical leadership. This research aims to examine the influence of paradoxical leadership on voice behavior among employees in Jabodetabek. The subjects of this research were 261 employees consisting of 135 men and 126 women. The sampling technique used was the incidental sampling technique. The instruments used in this research are the Paradoxical Leadership Scale to measure paradoxical leadership and the Voice Behavior Scale to measure voice behavior. The data analysis technique used is regression testing using SPSS 25.0 for Windows applications. Based on the results of the data analysis, the values r2=0.282, β=0.252, and p<0.001 were obtained. These results indicate a positive and significant influence of paradoxical leadership on employee voice behavior. So, organizations with leaders who implement dualistic actions in meeting organizational demands and employee needs will produce employees with high enthusiasm to contribute by conveying their ideas, concepts, or concerns to the organization.
Menelusuri Makna Senioritas dan Dampaknya Pada Santri di Wilayah JABODETABEK Khoirini, Fajar Nurisa; Widiasih, Puti Archianti
PAKAR Pendidikan Vol 22 No 1 (2024): Published in January 2024
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/pakar.v22i1.531

Abstract

Education is a forum for realizing the intelligent life of the country's children. Islamic boarding schools are one of the educational institutions that can be chosen. Islamic boarding schools not only provide a formal education system but also a religious education system. However, the phenomenon of seniority among students who are part of the education system in Islamic boarding schools certainly needs to be addressed. Santri are students who have responsibility for themselves when studying at an Islamic boarding school, away from parental supervision and living with their friends in a dormitory allowing for seniority among juniors. Seniority is often interpreted as a hierarchy that labels someone as being at a higher level or status. However, seniority is not always positive. Therefore, the aim of this research is to find out junior perspectives regarding the seniority phenomenon and its impact. This research uses a qualitative method using a phenomenological approach. Data that was obtained through observation and interviews with three informants through purposive sampling was then analyzed using interpretative phenomenological analysis (IPA) techniques. The research results showed that juniors experienced both physical and verbal violence and this had an impact on the social attitudes and mental health of the students. This research also found the meaning of seniority from a junior perspective, namely a feeling of wanting to be respected and appreciated, and essentialized as a hereditary culture.
Kompetensi Interkultural dan Homesickness di Kalangan Mahasiswa Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) Savira, Julia; Widiasih, Puti Archianti
Jurnal Diversita Vol. 10 No. 1 (2024): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v10i1.11783

Abstract

Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) memberikan kesempatan bagi para mahasiswa yang terpilih untuk merasakan keragaman budaya, suku, bahasa, hingga agama selama satu semester. Keanekaragaman yang ada seringkali menjadi hambatan dalam proses penyesuaian diri hingga berpotensi menimbulkan homesickness pada para mahasiswa. Oleh karena itu, penting bagi mahasiswa untuk memiliki kompetensi interkultural yang baik agar dapat melakukan penyesuaian diri secara lebih efektif di lingkungan yang baru sehingga terhindar dari perasaan homesickness. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kompetensi interkultural terhadap homesickness. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Skala Kompetensi Interkultural yang dikembangkan oleh Tresnawaty (2023) dan Skala Homesickness yang telah diadaptasi oleh Firdaus (2022). Dengan melibatkan subjek sebanyak 108 orang mahasiswa, hasil analisis regresi linear sederhana menunjukan terdapat pengaruh negatif kompetensi interkultural terhadap homesickness pada mahasiswa PMM (B = -0.336, p = 0.016) dengan nilai regresi sebesar 5.3%. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi kompetensi interkultural pada mahasiswa, maka semakin rendah homesickness yang dirasakannya. Dan sebaliknya, semakin rendah kompetensi interkultural yang dimiliki mahasiswa, maka homesickness yang dirasakan akan semakin tinggi.
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL TERHADAP TELEPRESSURE PADA KARYAWAN MAGANG GENERASI Z DI LINGKUNGAN VIRTUAL Fitriatul, Siti Fitriatul Zahroh; Widiasih, Puti Archianti
Jurnal Ilmiah Penelitian Psikologi Vol 11 No 2 (2025): 2025
Publisher : Psikologi UHAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jippuhamka.v11i2.18800

Abstract

Technological advances have shifted work communication systems, including the emergence of telepressure, which is pressure to respond quickly to virtual work messages. This study aims to determine the effect of transformational leadership style on telepressure in generation Z interns who work virtually. The study used a quantitative method with purposive sampling technique. Data were obtained from 152 respondents, but only 150 were analyzed according to the inclusion criteria. The instruments used were the Multifactor Leadership Questionnaire Scale (MLQ) developed by Bernard Bass and Bruce Avolio (1995) and the Workplace Telepressure Scale developed by Barber and Sanutzi (2015). The analysis technique used in this research is simple linear regression analysis technique. The results of the analysis showed a significant positive influence between transformational leadership style and telepressure (r = 0.032, P < 0.05). In addition, the regression results showed that transformational leadership style contributed 3.1% to telepressure. These findings indicate that the higher the transformational leadership style applied, the higher the telepressure experienced by interns.