Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Analisis Kestabilan Lereng dengan Metode Finite Element Dan Monitoring Real Time Lereng Low Wall pada Pit X Pt. Indomico Mandiri, Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur Nur, Al Maida; Pontus, Albertus Juvensius; Respati, Lucia Litha; Oktaviani, Revia; Trides, Tommy
Action Research Literate Vol. 9 No. 6 (2025): Action Research Literate
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/arl.v9i6.2977

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kestabilan lereng low wall di Pit X yang dioperasikan oleh PT Indomico Mandiri di Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur. Metode yang digunakan meliputi pemodelan numerik dengan Metode Elemen Hingga (FEM) dan pemantauan lereng secara real-time menggunakan Slope Stability Radar (SSR). Data sifat mekanik batuan diperoleh dari pengujian laboratorium dan observasi lapangan, sementara nilai Geological Strength Index (GSI) ditentukan menggunakan grafik Hoek-Marinos. Pemodelan dilakukan pada enam penampang lereng dengan kondisi kering dan jenuh. Hasil analisis menunjukkan bahwa seluruh nilai faktor keamanan (FK) melebihi ambang batas stabilitas (FK > 1,2), dengan nilai tertinggi 1,35. Displacement hasil pemodelan numerik terkonsentrasi di dasar lereng, dengan nilai maksimum 515 mm pada kondisi kering. Pemantauan real-time menggunakan SSR dari 23 November hingga 23 Desember mencatat pergerakan terbesar sebesar 2000 mm di Area A.1S, yang disebabkan oleh limpasan air permukaan dan aliran dari luar lereng. Perbandingan antara hasil FEM dan data SSR menunjukkan perbedaan signifikan dalam nilai displacement, yang kemungkinan disebabkan oleh asumsi ideal dalam pemodelan. Meskipun demikian, pola pergerakan yang dihasilkan kedua metode menunjukkan kesesuaian, sehingga FEM tetap dapat digunakan untuk prediksi awal ketidakstabilan lereng dan mendukung pengambilan keputusan teknis dalam pertambangan terbuka.
Evaluasi Trigger Action Response Plan (TARP) Pergerakan Lereng Disposal Menggunakan Alat Slope Stability Radar (SSR) Pada Disposal PT. Bara Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur Sembiring, Irianta Ibo; Trides, Tommy; Nugroho, Windhu; Oktaviani, Revia; Pontus, Albertus Juvensius
JURNAL TEKNOLOGI MINERAL FT UNMUL Vol 13, No 1 (2025): Jurnal Teknologi Mineral FT UNMUL Juni 2025
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jtm.v13i1.19258

Abstract

PT Bara Tabang merupakan salah satu perusahaan tambang batubara yang menggunakan alat Slope stability radar (SSR) sebagai alat monitoring lereng. SSR merupakan salah satu alat pemantauan lereng yang memiliki kelebihan dalam memantau keadaan lereng secara real time. SSR dapat menjadi alat yang sangat berguna dalam pengembangan dan penerapan Trigger Action Response Plan (TARP) untuk manajemen risiko. TARP merupakan sistem respon terstruktur yang mengatur langkah-langkah yang perlu diambil berdasarkan pemicu tertentu (trigger) yang terdeteksi di lapangan, guna mencegah kecelakaan dan kerugian. Penerapan SSR dalam menentukan TARP fokus pada identifikasi pemicu yang terkait dengan pergerakan lereng yang berbahaya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai ambang batas pada alarm dengan menggunakan metode Upper Control Limit (UCL) dan merekomendasikan nilai Trigger Action Response Plan (TARP). Hasil penelitian didapatkan nilai ambang batas pada VCP 1440, nilai rekomendasi alarm ialah 5.71 mm/jam dengan critical value sebesar 15.871 mm/jam dan berdasarkan nilai VCP 1440, tindakan yang diperlukan dapat disesuaikan terhadap status kestabilan lereng Disposal Pit Bara Tabang yang dikategorikan menjadi empat yaitu kondisi hijau – aman (< -1.48 mm/jam), kondisi kuning – awas (-1.48 – 4.28 mm/jam), kondisi oranye – kritis (4.28 -5.71) mm/jam, dan kondisi merah – longsor (>15.871 mm/jam).`
ANALISIS FAKTOR KEAMANAN LERENG TERHADAP LONGSORAN JALAN TRIKORA DENGAN PENANGANAN DINDING PENAHAN TANAH sebayang, Anakta Hartanta; Oktaviani, Revia; Winarno, Agus; Trides, Tommy; Pontus, Albertus Juvensius; Widiastuti, Masayu
Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol. 8 No. 2 DES (2022): EDUCATIONAL BUILDING
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ebjptbs.v8i2 DES.41798

Abstract

Wilayah Kalimantan Timur yang memiliki iklim tropis dengan curah hujan yang tinggi ditiap akhir tahun menyebabkan kemungkinan longsoran terjadi begitu besar. Berdasarkan dari data longsoran dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tahun 2020 Hingga tahun 2022 Tercatat ± 3000 bencana longsor yang terjadi di Indonesia Kejadian ini menyebabkan  banyak tempat tinggal dan fasilitas umum yang rusak dan memakan korban jiwa yang cukup banyak. Pada kasus longsor di ruas jalan trikora, Kecamatan Samarinda Seberang, Kalimantan Timur terjadi Sebanyak ± 3 kali. Longsor ini terjadi karena dipengaruhi oleh curah hujan ± 200 mm dan termasuk curah hujan sedang. Longsor menyebabkan seluruh jalan terputus. Dengan cara ini, pemerintah akan melakukan tindakan korektif, salah satunya adalah pembangunan dinding penahan tanah/pipa dengan tujuan untuk mencegah terjadinya longsor susulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor keamanan lereng, dan untuk menguji kekuatan tanah itu sendiri dan dinding penahan tanah. Metode yang digunakan dalam menentukan keamanan lereng itu sendiri menggunakan metode Mohr-Coloumb dengan bantuan software Plaxis atau Slide. Pengujian kali ini dilakukan pada skala laboratorium dengan menggunakan alat Direct Shear Test. Hasil analisis yang didapatkan nilai faktor keamanan lereng yaitu 1.393 dan jika diberi beban 100 Kpa nilai faktor keamanan lereng yaitu 0.819. Untuk kestabilan dinding penahan tanah didapatkan yaitu stabilitas terhadap guling 1.79, stabilitas terhadap geser 0.91, dan stabilitas terhdap daya dukung tanah yaitu 3.44. Faktor Keamanan lereng dengan pile bor 3 meter yaitu 2.459 dan faktor keamanan lereng dengan pile bor 6 meter yaitu 2.630. Hasil perhitungan yang didapatkan nilai faktor keamanan dinding aman terhadap lereng. Kata Kunci: Dinding Penahan Tanah, Faktor Keamanan,Tanah Longsor ABSTRACT The area of East Kalimantan which has a tropical climate with high rainfall at the end of each year causes the possibility of landslides to occur so large. Based on landslide data from the National Disaster Management Agency (BNPB) in 2020 Until 2022, ± 3000 landslides have been recorded in Indonesia. In the case of landslides on the Trikora road, Samarinda Seberang District, East Kalimantan, it occurred ± 3 times. This landslide occurred because it was influenced by ± 200 mm rainfall and included moderate rainfall. The landslide caused all roads to be cut off. In this way, the government will take corrective actions, one of which is the construction of retaining walls/pipes with the aim of preventing further landslides. This study aims to determine the safety factor of the slope, and to test the strength of the soil itself and the retaining wall. The method used in determining the safety of the slope itself uses the Mohr-Coloumb method with the help of Plaxis or Slide software. The test this time was carried out on a laboratory scale using the Direct Shear Test tool. The results of the analysis that the slope safety factor value is 1.393 and if given a load of 100 KPa the slope safety factor value is 0.819. For the stability of the retaining wall, it is obtained that the stability against overturning is 1.79, the stability to shear is 0.91, and the stability to the bearing capacity of the soil is 3.44. The safety factor of the slope with a 3 meter pile drill is 2.459 and the safety factor of the slope with a 6 meter pile drill is 2.630. The calculation results obtained the value of the safety factor of the wall is safe against the slope.Keywords: Safety Factor, RetainingWall, Landslide
DESIGN OF PIT X BASED ON PRODUCTION TARGETS USING MINE SCHEDULING CONCEPT AT PT Y Ismail, Ardhan; Mochamad Gaharu Dida Devedo; Pontus, Albertus Juvensius; Thomas , Anita oktoviana L.P.G.M.
INTAN Jurnal Penelitian Tambang Vol. 8 No. 2 (2025): INTAN: Jurnal Penelitian Tambang
Publisher : Program Studi S1 Teknik Pertambangan Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56139/intan.v8i2.349

Abstract

Pit design in surface mining requires a systematic approach that considers operational capacity and efficiency to ensure optimal production target achievement. In the actual condition of the second quarter of 2025, pit X design at PT Y was carried out manually using a trial-and-error method. This method was time-consuming and less flexible to parameter changes, and caused significant deviations from production targets, with overburden reaching 110%, coal only 89%, and stripping ratio increasing to 4.19 from the target of 3.39. This study aims to develop pit design based on Mine Scheduling Concept using SPRY Scheduler software to improve operational effectiveness and efficiency. An applied quantitative method was implemented by integrating reserve data from Minescape, heavy equipment parameters including availability, utilisation, and hourly rate, as well as a mining calendar aligned with operational conditions in the third quarter of 2025. The results show that the generated pit design achieves production targets with very high accuracy: overburden of 4,093,991 Bcm with a deviation of -0.02%, coal of 1,206,663 MT with a deviation of 0.00%, and a stripping ratio of 3.39 as targeted. The application of SPRY Scheduler produces measurable, accurate, and adaptive pit designs without trial-and-error processes, supporting efficient and sustainable mine planning.