Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PERUBAHAN BENTUK PELESETAN TATARAN FONOLOGI DAN FUNGSI BAHASA PELESETAN PADA KOMENTAR DI AKUN TIKTOK @RENSIA_SANVIRA PERIODE MARET TAHUN 2024 Putri, Hana; Asep Jejen Jaelani; Andriyana
Anafora: Jurnal Penelitian Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5 No 2 (2025)
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, UNIKU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/ajpm.v5i2.294

Abstract

ABSTRAK: Fenomena penggunaan pelesetan di TikTok menunjukkan bahwa pelesetan bukan sekadar permainan kata, melainkan menjadi media untuk memenuhi berbagai kebutuhan sosial di masyarakat dan menciptakan berbagai kreativitas berbahasa melalui perubahan bentuk fonem dan menjadi media bagi masyarakat dalam mengekspresikan pikiran dan emosi serta sebagai media hiburan. Penelitian ini di latar belakangi oleh fenomena pelesetan yang menjadi trending di sosial media TikTok akun @rensia_sanvira. Rumusan masalah: 1) bagaimana perubahan bentuk fonologi bahasa pelesetan pada komentar di akun TikTok @rensia_sanvira? 2) bagaimana fungsi bahasa pelesetan pada komentar di akun TikTok @rensia_sanvira? Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk perubahan tataran fonologi dan fungsi komunikasi bahasa pelesetan di akun TikTok @rensia_sanvira. Metode penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif dengan teknik purposive sampling, yakni dengan memilih komentar yang secara khusus mengandung unsur pelesetan sebagai data penelitian. Adapun langkah-langkah yang dilakukan dengan mengkaji teori, membaca, melakukan analisis perubahan fonem, mengklasifikasikan dan menjabarkan kategori pelesetan, mendeskripsikan dan mengklasifikasikan fungsi komunikasi bahasa pelesetan berdasarkan empat fungsi  komunikasi; ekspresi, informasi, eksplorasi, persuasi, dan hiburan. Berdasarkan hasil analisis pelesetan dalam komentar warganet di akun TikTok @rensia_sanvira cenderung menunjukkan perubahan fonem berupa penambahan fonem dan pergantian fonem. Kemudian, kategori pelesetan yang dapat membedakan makna adalah paronim, sedangkan fungsi komunikasi yang paling dominan mencakup fungsi ekspresi dan hiburan. KATA KUNCI: Komentar warganet, fungsi komunikasi, pelesetan, perubahan fonem, TikTok.> CHANGES IN THE FORM OF PHONOLOGICAL LEVEL PUNS AND THE FUNCTION OF PUNS IN COMMENTS ON THE TIKTOK ACCOUNT @RENSIA_SANVIRA THE MARCH 2024 PERIOD   ABSTRACT: The phenomenon of using puns on TikTok indicates that puns are not merely wordplay, but act as a medium to fulfill various social needs in society, create linguistic creativity through changes in phoneme forms, and serve as a medium for people to express their thoughts and emotions, as well as for entertainment. This research is motivated by the trending phenomenon of puns on the TikTok account @rensia_sanvira. Problem formulation: 1) How do the phonological forms of puns change in the comments on the TikTok account @rensia_sanvira? 2) What are the functions of puns in the comments on the TikTok account @rensia_sanvira? This study aims to describe the forms of changes at the phonological level and the communication functions of puns on the TikTok account @rensia_sanvira. The research method used is descriptive qualitative with a purposive sampling technique, specifically by selecting comments containing pun elements as research data. The steps taken involve reviewing theories, reading, conducting analysis on phoneme changes, classifying and elaborating on pun categories, and describing and classifying the communication functions of puns based on four communication functions; expression, information, exploration, persuasion, and entertainment. Based on the analysis results, the puns in netizens' comments on the TikTok account @rensia_sanvira tend to show phoneme changes in the form of phoneme addition and phoneme substitution. Furthermore, the pun category that can differentiate meaning is paronyms, while the most dominant communication functions comprise the functions of expression and entertainment. KEYWORDS: Communication function; phonology; netizen comments; phoneme changes; puns; TikTok.
ANALISIS SINTAKSIS JUDUL BERITA KRIMINAL DETIK.COM: KAJIAN TERHADAP KALIMAT TAK LENGKAP Anna Patricia Fernanda; Tira Amaliah Pratiwi; Andriyana
Anafora: Jurnal Penelitian Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6 No 1 (2026)
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, UNIKU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/ajpm.v6i1.328

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis pola fungsi kalimat dalam dua puluh judul berita kriminal dari media daring Detik.com edisi Januari hingga Mei 2025. Fokus penelitian ini adalah mengklasifikasikan jenis kalimat berdasarkan kelengkapan unsur sintaksis, yaitu kalimat lengkap dan kalimat tidak lengkap (eliptis). Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik analisis agih yang mengacu pada unsur-unsur sintaksis internal seperti subjek, predikat, objek, pelengkap, dan keterangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari dua puluh judul berita yang dianalisis, sepuluh judul tergolong kalimat lengkap yang memiliki struktur SPOK secara eksplisit, dan sepuluh lainnya merupakan kalimat eliptis yang mengalami penghilangan unsur, tetapi tetap komunikatif. Temuan ini menunjukkan bahwa gaya bahasa jurnalistik dalam penulisan judul berita kriminal cenderung mengutamakan efektivitas dan efisiensi tanpa mengurangi kejelasan makna. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam kajian sintaksis serta bahan ajar dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. KATA KUNCI: berita daring; sintaksis; kalimat lengkap; kalimat tidak lengkap. > SYNTACTIC ANALYSIS OF CRIME NEWS HEADLINES ON DETIK.COM: A FOCUS ON ELLIPTICAL SENTENCES ABSTRACT: This study aims to identify and analyze sentence function patterns in twenty crime news headlines from the online media Detik.com, published between January and May 2025. The research focuses on classifying sentence types based on syntactic completeness, specifically distinguishing between complete and elliptical sentences. A descriptive qualitative approach was employed, using distributional analysis techniques that examine internal syntactic elements such as subject, predicate, object, complement, and adverbial. The results show that ten of the headlines are complete sentences with explicit SPOC structure, while the other ten are elliptical sentences that omit one or more elements but remain communicative. These findings indicate that the journalistic language style in crime news headlines prioritizes effectiveness and brevity without compromising meaning clarity. This research is expected to serve as a reference in syntactic studies and as learning material for Indonesian language education. KEYWORDS: online news; syntax; complete sentence; elliptical sentence.
BENTUK PERSUASIF LAGU-LAGU KRITIK EKOLOGI TEATER JALANAN UNIVERSITAS KUNINGAN DI RUANG PUBLIK Hidayat, Arip; Andriyana; Kautsar, Tifani; Adani, Khalid Naufal; Ramadona, Dea Cahaya
Anafora: Jurnal Penelitian Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6 No 1 (2026)
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, UNIKU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/ajpm.v6i1.329

Abstract

ABSTRAK: Artikel ini membahas bentuk-bentuk persuasif dalam lagu-lagu kritik ekologi yang dibawakan oleh Teater Jalanan Universitas Kuningan (UNIKU) pada pertunjukan publik, khususnya dalam karya “Air Untuk Anak Cucu”. Melalui analisis konten, retorika, dan konteks performatif, penelitian ini menyoroti bagaimana lirik berirama, simbolisme teatrikal, dan penggunaan ruang publik menjadi strategi advokasi lingkungan yang efektif. Teater Jalanan UNIKU mengangkat isu krisis air, tata ruang, serta kerusakan ekologi melalui bahasa lugas, metafora kuat, visual teatrikal, dan interaksi langsung dengan masyarakat. Temuan menunjukkan bahwa lagu-lagu dan chant bersifat persuasif karena mampu menghadirkan pesan ekologis kompleks dalam format yang mudah diingat dan mudah diterima oleh publik yang beragam. Artikel ini menegaskan bahwa seni pertunjukan jalanan berperan sebagai media pendidikan lingkungan yang signifikan dan menjadi jembatan komunikasi antara isu ekologis dan partisipasi masyarakat. KATA KUNCI: Teater jalanan; kritik ekologi; komunikasi persuasif; ruang publik; performativitas; lagu protes; ekokritik. > PERSUASIVE FORMS OF ECOLOGICAL CRITICISM SONGS OF STREET THEATER OF KUNINGAN UNIVERSITY IN PUBLIC SPACES ABSTRACT: This article discusses the persuasive forms in ecological criticism songs performed by the Street Theater of the University of Kuningan (UNIKU) in public performances, especially in the work "Water for Children and Grandchildren". Through an analysis of content, rhetoric, and performative context, this study highlights how rhythmic lyrics, theatrical symbolism, and the use of public space become effective environmental advocacy strategies. UNIKU Street Theater raises the issue of water crisis, spatial planning, and ecological damage through straightforward language, strong metaphors, theatrical visuals, and direct interaction with the community. The findings show that songs and chants are persuasive because they are able to present complex ecological messages in a format that is memorable and easily accepted by a diverse public. This article confirms that street performing arts play a significant role as a medium of environmental education and become a bridge of communication between ecological issues and community participation. KEYWORDS: Street theater; ecological criticism; persuasive communication; public spaces; performativeness; protest songs; Ecocriticism.