Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Effectiveness of short video education on primigravida's knowledge of colostrum benefits at Puskesmas Kelayan Timur, Banjarmasin Sari, Anita; Istiqamah; Zulliati; Meldawati
Health Sciences International Journal Vol. 4 No. 1: February 2026
Publisher : Ananda - Health & Education Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71357/hsij.v4i1.88

Abstract

Background: Suboptimal breastfeeding practices, often stemming from inadequate maternal knowledge and cultural misconceptions, contribute significantly to neonatal morbidity and mortality. This is particularly prevalent among primigravida women, who lack prior experience. In areas like Kelayan Timur, Banjarmasin, where early initiation of breastfeeding  coverage is critically low (36.4%), innovative educational interventions are urgently needed. Objective: This study aimed to evaluate the effectiveness of a short video education intervention in improving knowledge about the benefits of colostrum among primigravida women. Method: A pre-experimental one-group pretest-posttest design was employed. A total of 15 primigravida women from Puskesmas Kelayan Timur were recruited via accidental sampling. Participants completed a validated 6-item knowledge questionnaire (Cronbach's alpha = 0.753), watched a 60-second educational video about colostrum benefits, and immediately retook the questionnaire. Knowledge was categorized as poor (<56%), sufficient (56-75%), or good (76-100%). Data were analyzed using descriptive statistics and the Wilcoxon Signed-Rank Test due to non-normal data distribution. Results: The majority of participants were at low-risk age (20-35 years; 80.0%), had mid-low education (86.7%), and were unemployed (80.0%). Pretest results showed most respondents had insufficient knowledge (poor: 46.7%; sufficient: 33.3%; good: 20.0%). Post-test results revealed a significant improvement, with the majority achieving good knowledge (80.0%). The Wilcoxon test confirmed a statistically significant increase in knowledge scores (p-value = 0.004). Conclusion: A short video education intervention significantly improved knowledge about colostrum benefits among primigravida women. This accessible and standardized tool shows great potential for integration into routine antenatal care to bridge knowledge gaps, thereby supporting better breastfeeding practices and improved neonatal health outcomes.
Hubungan Pengaruh Hormon Terhadap Kenaikan Berat Badan pada Akseptor KB Suntik 3 Bulan di Puskesmas Tehang Widiastuti, Ayu; Zulliati; Haryono, Ika Avrilina; Hidayah, Nurul
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 2 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i2.1017

Abstract

Pendahuluan: Masalah kependudukan merupakan salah satu masalah global yang menjadi perhatian negara-negara di dunia. Pemerintah Indonesia menerapkan suatu program untuk dapat mengatasi masalah ini, yaitu program Keluarga Berencana (KB) yang dimulai sejak tahun 1968. Warga Indonesia sebanyak 61,4% memilih kontrasepsi suntik. Salah satu efek dari penggunaan kontrasepsi suntik 3 bulan adalah kenaikan berat badan. Tujuan: Menganalisis tentang hubungan pengaruh hormon dengan kenaikan berat badan pada akseptor KB suntik 3 bulan di Puskesmas Tehang. Metode: Penelitian ini menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dengan teknik simple random sampling. Sampel penelitian berjumlah 30 responden. Data dianalisis dengan uji statistic Fisher Extact. Hasil: Akseptor KB suntik 3 bulan di Puskesmas Tehang mayoritas telah menggunakan selama >12 bulan sebanyak 24 orang (80%) dan mayoritas dari 30 responden sebanyak 24 (80%) akseptor KB suntik 3 bulan mengalami kenaikan berat badan. Nilai p value dengan uji fisher exact sebesar 0,007 (<0,05). Simpulan: Ada hubungan pengaruh hormon terhadap kenaikan berat badan pada akseptor KB Suntik 3 bulan di Puskesmas Tehang sehingga diharapkan bidan dapat mengedukasi masyarakat terkait efek samping dan pencegahan dari kenaikan berat badan saat menggunakan KB suntik 3 bulan dengan mengatur pola makan.