Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pengaruh Literasi Digital Terhadap Kesiapan Kerja Alumni Pendidikan Ekonomi: Studi Pada Lulusan Universitas Negeri Gorontalo Engi, Miftahul Jannah Binti; Mahmud, Melizubaida; Damiti, Fatmawaty; Mahmud, Rizan; Polamolo, Cristian
Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 1 (2026): In Progress
Publisher : Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v14i1.16064

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi digital terhadap kesiapan kerja alumni Jurusan Pendidikan Ekonomi Angkatan 2020 Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Gorontalo. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian berjumlah 121 alumni, dengan sampel sebanyak 55 responden yang ditentukan menggunakan teknik simple random sampling dan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 10%. Instrumen penelitian berupa kuesioner dengan skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data menggunakan regresi linear sederhana dengan bantuan program SPSS versi 21.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja alumni. Hal ini dibuktikan dengan nilai thitung sebesar 15,636 > ttabel 2,004 pada taraf signifikansi 5% (α = 0,05) serta nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,822 menunjukkan bahwa 82,2% variasi kesiapan kerja dapat dijelaskan oleh literasi digital, sedangkan sisanya sebesar 17,8% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat literasi digital alumni, maka semakin tinggi pula tingkat kesiapan kerja yang dimiliki.Dengan demikian, literasi digital menjadi salah satu faktor penting dalam membentuk kesiapan kerja alumni, khususnya dalam menghadapi tuntutan dunia kerja yang semakin berbasis teknologi dan digitalisasi.
Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Pembelajaran Ekonomi Siswa Dengan Menerapkan Model Pembelajaran Problem Based Learning Hisa, Igan; Ardiansyah; Halid, Risca Marsanti; Hafid, Radia; Polamolo, Cristian
Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 1 (2026): In Progress
Publisher : Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v14i1.16083

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan aktifitas dan hasil belajar siswa kelas XI B SMA negeri 1 Suwawa melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dalam pelajaran ekonomi. Metode penelitin ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan sebanyak 2 siklus dengan jumlah siswa 30 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi, tes untuk mengukur hasil belajar siswa, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Aktivitas belajar siswa siklus I menunjukan kategori “cukup aktif” dan siklus II menunjukan kategori “aktif”. Persentase ketuntasan belajar siswa Siklus I Sebesar 53,3% dan Siklus II Mencapai 90%, Meningkat Sebesar 36,7%.
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR DAN KOMPETENSI GURU TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN EKONOMI Rahim, Mohamad Safri Riady; Bumulo, Frahmawati; Polamolo, Cristian; Bahsoan, Agil; Maruwae, Abdulrahim
Jurnal Education and Development Vol 14 No 2 (2026): Vol 14 No 2 Mei 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i2.7928

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi belajar dan kompentensi guru terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ekonomi kelas XII SMA Negeri 3 Kota Gorontalo. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada masalah rendahnya hasil belajar siswa, di mana 37 dari 97 siswa belum memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Kondisi ini diduga dipengaruhi oleh kompetensi guru yang belum optimal serta motivasi belajar siswa yang masih rendah.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian berjumlah 110 siswa, dan sebanyak 52 siswa dijadikan sampel melalui teknik proportional random sampling. Instrumen penelitian berupa angket untuk variabel motivasi belajar (X1) dan kompetensi guru (X2), sedangkan data hasil belajar (Y) diperoleh melalui dokumentasi nilai mata pelajaran Ekonomi. Analisis data meliputi uji validitas, reliabilitas, analisis deskriptif, dan uji regresi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial motivasi belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa dengan nilai signifikansi 0,000<0,05. Kompentensi guru juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa dengan nilai signifikansi 0,000 <0,05. Secara simultan, motivasi belajar dan kompentensi guru berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa terhadap hasil belajar siswa dengan nilai signifikansi 0,000 <0,05 dan koefisien determinasi sebesar 0,955 yang menunjukkan bahwa 95,5% variasi hasil belajar dapat di jelaskan oleh kedua variabel tersebut. Dengan demikian dapat di simpulkan bahwa peningkatan motivasi belajar siswa dan kompentensi guru secara bersama-sama berperan penting dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DALAM MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PEMANFAATAN SUMBER DAYA ALAM Arifin, Rismawati; Hafid, Radia; Koniyo, Rierind; Hasiru, Roy; Polamolo, Cristian
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i2.10738

Abstract

Learning activities are all forms of activities carried out by students during the teaching and learning process that lead to changes in knowledge, attitudes, and skills. Learning is not only a process of receiving information, but also involves students' activeness in thinking, asking questions, observing, discussing, and actively participating in learning activities. This study aims to improve student activity and learning outcomes in Social Sciences (IPS) subjects through the application of the Problem Based Learning (PBL) learning model in class VIII of SMP Negeri 2 Suwawa. The low student activity and IPS learning outcomes that have not reached the Minimum Completion Criteria (KKM) are due to learning that is still teacher-centered and conventional. The method used in this study is Classroom Action Research (CAR) which is implemented in two cycles, with the stages of planning, action implementation, observation, and reflection. The research subjects were 24 students of class VIII. The results showed that the application of the Problem Based Learning (PBL) model can significantly improve student activity and learning outcomes. Student activity increased from the sufficient category in cycle I to good in cycle II. Student learning outcomes also improved, as indicated by the increase in the average class score and learning completion percentage from 41.67% in cycle I to 83.33% in cycle II. Thus, it can be concluded that the PBL model is effective in improving the quality of the process and learning outcomes of eighth-grade social studies students at SMP Negeri 2 Suwawa. ABSTRAK Aktivitas belajar adalah segala bentuk kegiatan yang dilakukan siswa selama proses belajar mengajar yang mengarah pada perubahan pengetahuan, sikap, dan keterampilan. Belajar bukan hanya proses menerima informasi, tetapi juga melibatkan keaktifan siswa dalam berpikir, bertanya, mengamati, berdiskusi, dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) di kelas VIII SMP Negeri 2 Suwawa. Rendahnya keaktifan siswa serta hasil belajar IPS yang belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) akibat pembelajaran yang masih berpusat pada guru dan bersifat konvensional. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 24 siswa kelas VIII.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa secara signifikan. Aktivitas siswa meningkat dari kategori cukup pada siklus I menjadi baik pada siklus II. Hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan, ditunjukkan oleh meningkatnya nilai rata-rata kelas dan persentase ketuntasan belajar dari 41,67% pada siklus I menjadi 83,33% pada siklus II. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model PBL efektif dalam meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar IPS siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Suwawa.    
PENGARUH KREATIVITAS MENGAJAR GURU TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA IPS TERPADU Afrina; Roy Hasiru; Cristian Polamolo; Meyko Panigoro; Sudirman
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i2.11285

Abstract

This study was motivated by the low learning outcomes of students in integrated social studies subjects in Junior High School Satap Negeri 1 Moutong which is indicated by the presence of students who have not reached the minimum completeness criteria (KKM). The problem is thought to be influenced by the lack of optimal creativity of teachers in managing the learning process, such as the use of methods and learning media that are still monotonous and less varied. This study aims to determine the effect of teacher teaching creativity on student learning outcomes in integrated social studies subjects in SMP Satap Negeri 1 Moutong. This study uses a quantitative approach with ex post facto design and correlational methods. The study population was 59 students of Class VII, VIII, and IX, with sampling techniques using saturated sampling so that the entire population was sampled. Data collection technique is done through observation, questionnaire, and documentation. Data analysis using simple linear regression preceded by validity, reliability, and normality tests. The results showed that teachers ' teaching creativity has a positive and significant effect on student learning outcomes. The higher the creativity of teachers in using methods, media, and learning strategies, the higher the learning outcomes of students in integrated social studies subjects. Thus, teachers ' teaching creativity becomes one of the important factors in improving the quality of learning and the achievement of student learning outcomes. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS Terpadu di SMP Satap Negeri 1 Moutong yang ditunjukkan dengan masih adanya siswa yang belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Permasalahan tersebut diduga dipengaruhi oleh kurang optimalnya kreativitas guru dalam mengelola proses pembelajaran, seperti penggunaan metode dan media pembelajaran yang masih monoton dan kurang variatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kreativitas mengajar guru terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS Terpadu di SMP Satap Negeri 1 Moutong. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain ex post facto dan metode korelasional. Populasi penelitian berjumlah 59 siswa kelas VII, VIII, dan IX, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh sehingga seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan regresi linear sederhana yang didahului dengan uji validitas, reliabilitas, dan uji normalitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kreativitas mengajar guru berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa. Semakin tinggi kreativitas guru dalam menggunakan metode, media, dan strategi pembelajaran, maka semakin meningkat pula hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS Terpadu. Dengan demikian, kreativitas mengajar guru menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan pencapaian hasil belajar siswa.