Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

SKRINING STATUS GIZI DENGAN PENGUKURAN ANTROPOMETRI PEMETAAN REMAJA BERISIKO KEHAMILAN DENGAN PREEKLAMPSIA Junaedi, M. Dwinanda; Lestari, Marselli Widya; Umamah, Faridah; Afridah, Wiwik; Rodhiyana, Rosda
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 6 (2023): Volume 4 Nomor 6 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i6.23337

Abstract

Latar belakang: Penyebab terbanyak kematian ibu adalah pendarahan, preeklampsia dan sindrom Hemolysis, elevated liver enzymes, low platelet count (HELLP). Pondok Pesantren Wahid Hasyim Bangil merupakan salah satu pondok pesantren ternama di wilayah Jawa Timur yang memiliki banyak santriwati. Menurut hasil pengamatan dari tim pengusul, informasi mengenai kesehatan reproduksi remaja dan skrining status gizi masih belum memadai. Kurangnya pelajaran dan pemahaman tentang status gizi remaja di kalangan santri dan terjadinya pernikahan di usia muda. Metode: Penyuluhan mengenai pemberian materi terkait kesehatan reproduksi dan cara berperilaku sehat bagi remaja oleh penyuluh dari Fakultas Kedokteran Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya. Hasil dan Pembahasan: Berdasarkan hasil pre-test dan post-test mengenai skrining status gizi dengan pengukuran antropometri untuk pemetaan kehamilan berisiko preeklampsia bagi remaja melalui kuesioner secara langsung terjadi peningkatan nilai oleh santri yang mengikuti kegiatan ini. Persentase kenaikan nilai rata-rata adalah 3,7 poin. Hal ini menggambarkan terjadinya peningkatan pengetahuan mengenai materi tersebut bagi santri-santriwati yang telah disampaikan pada kegiatan pengabdian masyarakat di Pondok Pesantren Wahid Hasyim Bangil. Kesimpulan: Untuk meningkatkan pengetahuan santriwati di pondok pesantren PP Wahid Hasyim Bangil, maka perlu dilakukan melalui pendekatan yang berbasis remaja putri. Peningkatan pengetahuan dikemas dalam kegiatan klasikal berupa ceramah dan praktik skrining oleh tim.
Pengembangan Training of Trainer (TOT) Kesehatan Reproduksi dan Psikologi pada Santriwati sebagai Upaya Pengurangan Kasus Pernikahan Dini di Sumenep Madura Kurniawati, Eighty Mardiyan; Nawangsari, Nur Ainy Fardana; Rahmawati, Nur Anisah; Safitri, Cahyani Tiara; Kurniawan, Agde Muzaky; Rodhiyana, Rosda; Mustofa, Vina Firmanty
PASAI : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022): December
Publisher : Yayasan Pendidikan Mitra Mandiri Aceh(YPMMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58477/pasai.v1i2.35

Abstract

Early marriage has both short-term and long-term consequences. Reproductive A variety of problems related to her health and mental or psychological health can occur. Young people must be given full understanding. This non-profit effort aims to promote Youth Trainer Training (TOT) activities to increase young people's understanding of the youth psychology associated with reproductive health and early marriage, and to disseminate the information received. This activity is an attempt to reduce early marriage in Sumenep Madura. Activities carried out include reproductive health materials provided by obstetricians and gynecologists, adolescent psychology materials provided by psychologists, Training of Trainers (TOT) aimed at facilitating trainers and peer counselors. This includes improving communication skills and critical thinking in Train all schoolgirls and use workshops/training to create digital works in the form of health promotion media posters and/or educational videos using works based on local wisdom. The activities carried out can enhance young people's knowledge of reproductive health, psychology, communication skills and media production. Subsequent activities, including parents, require regular training to reduce early marriage.
Empowerment of Santri in Preventing Acute Respiratory Infections (ARI) through Education on Immune System Resilience and Herbal Processing Suwito, Bambang Edi; Handayani, Handayani; Agustina, Titin Sholihah; Setiawan, Tirta Akbar Putra; Maula, Elqisha Avatry; Aviciena, Raditya Ahmad; Andriansyah, Ahmad Istan; Firdaus, Farhan Zidany; Azzahra, Aslin Nuroniyah; Imansyah, Atha Zaky; Berliyani, Jella; Rodhiyana, Rosda
Indonesia Berdaya Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.20261403

Abstract

comprehensive education on ARI prevention. The program involved 20 female santri and was implemented through a series of activities, including counseling, practical training in herbal processing, and the initiation of a Family Medicinal Plant (TOGA) garden. Evaluation results show a significant increase in knowledge, proven by an average post-test score increase of 6.5% and a shift in knowledge classification to the "Good" category (from 75% to 95%). Furthermore, the program successfully formed a group of santri cadres responsible for managing the TOGA garden, establishing a model for sustainability. Overall, this program not only successfully increased the individual capacity of the santri but also created a sustainable, community-based support system, which can serve as an important foundation for health improvement in the pesantren environment