Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

MENINGKATKAN MINAT WIRAUSAHA MELALUI PELATIHAN POT BUNGA DARI SERABUT KELAPA PADA IBU-IBU PKK DESA LANCANG KUNING Satriadi, Satriadi; Agusven, Tubel; Kusuma, Surya; Komalasari, Annisa Dwi Fitri
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.40510

Abstract

Di Desa lancang Kuning, terdapat salah satu warga yang mengelola tanaman kelapa yang diolah menjadi pupuk tanaman, yang dimana bagian yang dijadikan pupuk adalah batok kelapa sehingga serabut yang tersisa tidak digunakan. Oleh karena itu mahasiswa KKN di Desa Lancang Kuning memiliki inisiatif untuk mengolah bahan sisa dari kelapa untuk dijadikan kerajinan serabut kelapa. Dimana kerajinan ini dilakukan melalui pelatihan sehingga kegiatan ini dapat memberikan edukasi serta minat wirausaha Masyarakat desa Lancang Kuning dalam memanfaatkan sisa bahan yang ada. Pelatihan Kerajinan Pot Bunga dari Serabut Kelapa ini di laksanakan pada hari Jum’at 03 November 2023 di Balai Desa Lancang Kuning dengan Peserta Pelatihan Ibu PKK Desa Lancang Kuning. Selama pelatihan berlangsung, seluruh tim mampu berkerja sama dengan baik dan memberikan perlengkapan untuk mendukung berjalannya Pelatihan Pembuatan Pot Bunga dari Serabut Kelapa.
PERSEPSI ASN TERHADAP SISTEM KOMPENSASI BERBASIS KINERJA DI DPM-PTSP KOTA TANJUNGPINANG Agusven, Tubel; Amalia, Intan; Amani, Nilna; Mendrofa, Six Yardin
Manajerial dan Bisnis Tanjungpinang Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Manajerial dan Bisnis Tanjung Pinang vol 8 no 2 2025
Publisher : STIE PEMBANGUNAN TANJUNGPINANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52624/manajerial.v8i2.2540

Abstract

Sistem kompensasi berbasis kinerja merupakan salah satu instrumen penting dalam mendukung reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik. DPM-PTSP Kota Tanjungpinang telah menerapkan sistem ini melalui mekanisme pengukuran kinerja berbasis SKP dan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP). Namun, implementasinya masih menghadapi sejumlah tantangan terkait persepsi keadilan, transparansi, dan motivasi ASN. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi ASN terhadap sistem kompensasi berbasis kinerja dengan fokus pada tiga aspek utama tersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam dengan ASN yang telah bekerja lebih dari satu dekade dan terlibat langsung dalam penggunaan sistem e-kinerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ASN memandang sistem kompensasi berbasis kinerja sebagai langkah positif, namun belum sepenuhnya mencerminkan prinsip keadilan. Penilaian perilaku kerja dianggap masih subjektif dan beberapa indikator kinerja dinilai tidak memiliki ukuran yang jelas. Transparansi proses penilaian juga dinilai kurang, terutama dalam penyampaian bobot penilaian dan mekanisme umpan balik. Selain itu, motivasi ASN pada tahap awal meningkat, tetapi kemudian menurun akibat ketidakkonsistenan penilaian dan persepsi favoritisme. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas sistem kompensasi sangat bergantung pada kejelasan indikator, objektivitas penilai, stabilitas sistem digital, serta komunikasi kinerja yang terbuka. Rekomendasi yang diberikan meliputi penyusunan indikator berbasis SMART, peningkatan transparansi, pembentukan mekanisme banding, serta pengembangan bentuk penghargaan non-finansial untuk mendukung keberlanjutan motivasi pegawai.
DAMPAK KOMPENSASI TERHADAP PRODUKTIVITAS KARYAWAN DI PT.BANGUNAN INDAH SEJAHTERA Agusven, Tubel; Pratiwi, Chintya Mulya; Nugroho, Farel Mahesa Bintang; Arsanjani, Muhammad Andi; Nirwandara, Senja
Manajerial dan Bisnis Tanjungpinang Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Manajerial dan Bisnis Tanjung Pinang vol 8 no 2 2025
Publisher : STIE PEMBANGUNAN TANJUNGPINANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52624/manajerial.v8i2.2541

Abstract

Kompensasi merupakan faktor penting dalam meningkatkan motivasi dan produktivitas karyawan. Di PT. Bangunan Indah Sejahtera, muncul permasalahan berupa ketidaksesuaian gaji dengan beban kerja, ketidakjelasan sistem bonus, dan ketidakmerataan lembur yang diduga berdampak pada penurunan produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompensasi terhadap produktivitas karyawan di perusahaan tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik purposive sampling yang melibatkan 8 karyawan dari berbagai divisi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompensasi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap produktivitas. Kompensasi yang adil dan konsisten—terutama bonus lembur, tunjangan makan, dan bonus kinerja—meningkatkan semangat, kedisiplinan, dan kualitas kerja. Sebaliknya, kompensasi yang tidak jelas menurunkan motivasi dan membuat karyawan bekerja sekadarnya. Selain kompensasi, produktivitas juga dipengaruhi faktor lain seperti fasilitas kerja, beban kerja, komunikasi atasan, serta kondisi emosional. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa perbaikan sistem kompensasi merupakan langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas dan kepuasan kerja karyawan di PT. Bangunan Indah Sejahtera.
BENTUK-BENTUK KOMPENSASI NON-MATERIAL DALAM PENANGANAN KELUHAN MASYARAKAT OLEH DINAS PUPR KOTA TANJUNGPINANG Saputra, Muhammad Rido; Hanson, Hanson; Perdana, Teddy Syahputra; Rubong, Vulgensius; Agusven, Tubel
Manajerial dan Bisnis Tanjungpinang Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Manajerial dan Bisnis Tanjung Pinang vol 8 no 2 2025
Publisher : STIE PEMBANGUNAN TANJUNGPINANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52624/manajerial.v8i2.2542

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen kompensasi pada sektor publik dan non-publik, dengan fokus empiris pada penerapan kompensasi non-material dalam penanganan keluhan masyarakat oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tanjungpinang. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara mendalam dengan pejabat dan staf dinas, observasi lapangan, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinas PUPR menerapkan lima bentuk kompensasi non-material: (1) permintaan maaf formal, (2) komunikasi responsif dan transparan, (3) pemberian penjelasan teknis yang memadai, (4) pengakuan atas validitas keluhan, dan (5) upaya perbaikan prosedural untuk mencegah pengulangan. Temuan ini mencerminkan prinsip manajemen kompensasi sektor publik yang berorientasi pada keadilan interaksional, akuntabilitas sosial, dan nilai pelayanan publik—berbeda dengan sektor non-publik yang lebih berfokus pada insentif finansial dan kinerja individu. Penelitian merekomendasikan integrasi sistematis kompensasi non-material ke dalam SOP pelayanan publik sebagai bagian dari reformasi manajemen kompensasi di sektor pemerintahan.