Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Jurnal SOLMA

Pemanfaatan Website Pemasaran Bagi Pelaku Kerajinan Usaha Anyam Mendong di Kecamatan Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya Inggriyani, Feby; Ali, Suparman; Fauzy, Depy Muhamad
Jurnal SOLMA Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Uhamka Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29405/solma.v7i2.2009

Abstract

Tujuan dari kegiatan PKM (Program Kemitraan Masyarakat) pada pelatihan pemanfaatan website pamasaran yaitu untuk membantu kelompok usaha kerajinan anyam mendong dalam pengembangan bisnis mereka agar lebih maju dan sejahtera di Kecamatan Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya.  Permasalahan kedua mitra yaitu UKM Saputra Handycraft dan UKM Risma Handycraft memiliki keterbatasan sistem pemasaran yang masih tradisional sehingga omzet penjualan dan nilai jual produk masih rendah. Oleh karena itu, untuk meningkatkan penjualan dilakukan dengan melakukan pelatihan dalam memperluas pemasaran dengan media internet yaitu website. Metode pelaksanaan adalah pelatihan. Hasil pelatihan pengelolaan website pemasaran yaitu dibuatnya website untuk aplikasi marketplace bagi pelaku usaha dalam mempromosikan produk kerajinan anyam mendong dan pelaku usaha dapat mengetahui bangaimana langkah-langkah stategis dalam pemasaran melalui website serta mengetahui pemanfaatan website dalam pemasaran. Simpulan kegiatan pelatihan yaitu peserta antusias dalam mengikuti pelatihan dan adanya peningkatkan pengetahuan serta kemampuannya dalam menggunakan website pemasaran. Kata kunci: pelatihan, PKM, website pemasaran   Abstract The purpose of the Community Partnership Program (PKM) activities in training the use of the website marketing is to help the mendong weaving craft group in developing their business so that they are more advanced and prosperous in Rajapolah District Tasikmalaya Regency. The problems of the two partners namely UKM Saputra Handycraft and UKM Risma Handicraft have limited traditional marketing systems so that sales turnover and product selling value are still low. Therefore, to increase sales is done by training in expanding marketing with internet media, namely the website. The method of implementation is training. The results of the training on marketing website management are the creation of a website for marketplace applications for business people in promoting Mendong woven craft products and business people can know how strategic steps are in marketing through the website and knowing the use of the website in marketing. The conclusions of the training activities participants were enthusiastic in participating in the training and there was an increase in their knowledge and ability to use website marketing. Keywords: training, PKM, website marketing
Penggunaan E-learning Berbasis Moodle bagi KKG Sekolah Dasar di Kecamatan Lengkong Kota Bandung Inggriyani, Feby; Fazriyah, Nurul; Purbasari, Ayi
Jurnal SOLMA Vol 8 No 2 (2019): Jurnal Solma
Publisher : Uhamka Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.07 KB) | DOI: 10.29405/solma.v8i2.3695

Abstract

Abstract Learning conducted by KKG in Lengkong District, Bandung City has not used digital-based technology. Whereas the application of learning towards the 21st century must be digital based and learning is a benchmark as a means of improving the quality of student learning outcomes. Thus, understanding and skills are needed for KKG to solve partner problems. The purpose of community service activities is to provide knowledge about the use of e-learning-based technology for the KKG District of Lengkong, Bandung. This activity method is carried out with workshops through lecture, question and answer, discussion, training, and assignment techniques. Provision of material begins with the introduction of e-learning and the practice of using moodle in learning. The material ended by giving an independent task for each participant to create and develop their own e-learning. Based on the results of the activity, all participants were very enthusiastic and participated in each session until the end. This activity was carried out successfully, smoothly and according to plan and had an impact on increasing the understanding of KKG's knowledge and skills in the use of moodle-based e-learning. It is hoped that through this workhop, KKG can improve the quality of learning by using moodle-based learning technology to foster learning motivation and support student learning outcomes. Keywords: e-learning, elementary school KKG, moodle
Pemanfaatan Website Pemasaran Bagi Pelaku Kerajinan Usaha Anyam Mendong di Kecamatan Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya Feby Inggriyani; Suparman Ali; Depy Muhamad Fauzy
Jurnal SOLMA Vol. 7 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.306 KB) | DOI: 10.29405/solma.v7i2.2009

Abstract

Tujuan dari kegiatan PKM (Program Kemitraan Masyarakat) pada pelatihan pemanfaatan website pamasaran yaitu untuk membantu kelompok usaha kerajinan anyam mendong dalam pengembangan bisnis mereka agar lebih maju dan sejahtera di Kecamatan Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya. Permasalahan kedua mitra yaitu UKM Saputra Handycraft dan UKM Risma Handycraft memiliki keterbatasan sistem pemasaran yang masih tradisional sehingga omzet penjualan dan nilai jual produk masih rendah. Oleh karena itu, untuk meningkatkan penjualan dilakukan dengan melakukan pelatihan dalam memperluas pemasaran dengan media internet yaitu website. Metode pelaksanaan adalah pelatihan. Hasil pelatihan pengelolaan website pemasaran yaitu dibuatnya website untuk aplikasi marketplace bagi pelaku usaha dalam mempromosikan produk kerajinan anyam mendong dan pelaku usaha dapat mengetahui bangaimana langkah-langkah stategis dalam pemasaran melalui website serta mengetahui pemanfaatan website dalam pemasaran. Simpulan kegiatan pelatihan yaitu peserta antusias dalam mengikuti pelatihan dan adanya peningkatkan pengetahuan serta kemampuannya dalam menggunakan website pemasaran. Kata kunci: pelatihan, PKM, website pemasaran Abstract The purpose of the Community Partnership Program (PKM) activities in training the use of the website marketing is to help the mendong weaving craft group in developing their business so that they are more advanced and prosperous in Rajapolah District Tasikmalaya Regency. The problems of the two partners namely UKM Saputra Handycraft and UKM Risma Handicraft have limited traditional marketing systems so that sales turnover and product selling value are still low. Therefore, to increase sales is done by training in expanding marketing with internet media, namely the website. The method of implementation is training. The results of the training on marketing website management are the creation of a website for marketplace applications for business people in promoting Mendong woven craft products and business people can know how strategic steps are in marketing through the website and knowing the use of the website in marketing. The conclusions of the training activities participants were enthusiastic in participating in the training and there was an increase in their knowledge and ability to use website marketing. Keywords: training, PKM, website marketing
Penggunaan E-learning Berbasis Moodle bagi KKG Sekolah Dasar di Kecamatan Lengkong Kota Bandung Feby Inggriyani; Nurul Fazriyah; Ayi Purbasari
Jurnal SOLMA Vol. 8 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.07 KB) | DOI: 10.29405/solma.v8i2.3695

Abstract

Pembelajaran yang dilakukan Kelompok Kerja Guru (KKG) Kecamatan Lengkong Kota Bandung belum menggunakan teknologi berbasis digital. Padahal penerapan pembelajaran untuk menuju abad 21 harus berbasis digital dan pembelajaran merupakan tolak ukur sebagai sarana dalam meningkatkan kualitas hasil belajar siswa. Dengan demikian, diperlukan pemahaman dan keterampilan KKG untuk menyelesaikan masalah tersebut. Tujuan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini untuk memberikan pengetahuan mengenai penggunaan teknologi berbasis e-learning bagi KKG Kecamatan Lengkong Kota Bandung. Metode kegiatan dilakukan dengan workshop melalui teknik ceramah, tanyajawab, diskusi dan latihan praktik. Pemberian materi dimulai dari pengenalan e-learning dan praktik penggunaan moodle dalam pembelajaran. Berdasarkan hasil kegiatan, semua peserta sangat antusias dan mengikuti setiap sesi kegiatan sampai akhir. Kegiatan ini pun dilaksanakan dengan sukses, lancar dan sesuai dengan rencana serta berdampak pada peningkatan pemahaman pengetahuan dan keterampilan KKG dalam penggunakan e-learning berbasis moodle dari 19% menjadi 35%. Artinya adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman guru sebesar 16% didalam penggunaan moodle untuk pembelajaran. Diharapkan melalui workhop ini, KKG dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dengan menggunakan teknologi bebasis moodle untuk menumbuhkan motivasi dan aktivitas belajar siswa
Pelatihan Penggunaan Website dan Media Sosial Seni dan Budaya Jelekong Rohimah, Siti Maryam; Inggriyani, Feby; Nurcahyo, Anggoro Ari; Oktapianti, Bunga Yasmin; Meilany, Parida
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i3.16642

Abstract

Background: Kampung seni dan budaya Jelekong di Kabupaten Bandung dikenal dengan kekayaan seni seperti wayang golek, seni lukis, tari, dan pencak silat. Masyarakat setempat yang mayoritas pengrajin lukisan dan wayang menghadapi tantangan dalam mempromosikan hasil karyanya di era digital. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital melalui pelatihan dan pendampingan penggunaan website dan media sosial untuk memperkenalkan seni dan budaya Jelekong secara lebih luas. Metode: Mitra kegiatan adalah Karang Taruna Kelurahan Jelekong dengan 20 peserta. Metode yang digunakan meliputi ceramah, presentasi, diskusi dan tanya jawab, praktik langsung di lapangan dan pendampingan. Data dikumpulkan melalui pretest dan posttest yang terdiri dari 30 soal pilihan ganda mengenai website dan media sosial yang disajikan pada google form. Hasil: peningkatan kemampuan peserta dalam mengelola website dan media sosial sebagai sarana promosi seni budaya. Peningkatan kemampuan tersebut dapat dilihat dari hasil pretes dan postes. Rata-rata pretes yaitu 30 dan rata-rata postes yaitu 82, peningkatan (n-gain) yaitu 0,75 termasuk dalam peningkatan kategori tinggi. Kesimpulan: Pelatihan ini berhasil meningkatkan keterampilan digital masyarakat Jelekong dalam mempromosikan seni dan budaya lokal secara efektif dengan menggunakan website dan media sosial.