Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

SOSIALISASI KEWIRAUSAHAAN UNTUK MENINGKATKAN MINAT BERWIRAUSAHA MASYARAKAT DI DESA PUTE MATA, LUWU UTARA Sambara, Kordiana; Tangaran, Benyamin; Rasinan, Djusniati
BEGAWE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): BEGAWE: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Desember 2023
Publisher : Lembaga Berugak Baca

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62667/begawe.v1i2.32

Abstract

Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk untuk memberikan sosialisasi terkait kewirausahaan agar minat berwirausaha masyarakat desa Pute Mata meningkat, memiliki pengetahuan tentang strategi dalam berwirausaha, membangun rasa percaya diri, tidak mudah putus asa, serta memiliki kreatifitas dan inovasi dalam mengembangkan usahanya. Metode pelaksaana kegiatan ini dilakukan dengan melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait pentingnya pemanfaatan dalam kewirausahaan serta mendorong penciptaan lapangan kerja. Pengabdian yang dilakukan di Desa Pute Mata dilakukan dengan cara ceramah, diskusi, dan metode tanya jawab. Antusiasme peserta pada kegiatan pengabdian masyarakat ini semakin menambah rasa semangat dalam berinteraksi sehingga tidak ada hambatan dalam kegiatan dan berjalan sesuai dengan yang diharapkan.
Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Kedisiplinan Terhadap Kinerja Karyawan Pada Koperasi Simpan Pinjam Balo’ Toraja Di Cabang Rantepao Pawarrangan, Chetrin Amelia; Rasinan, Djusniati; Bandhaso, Mira La'bi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4826

Abstract

Kinerja karyawan merupakan elemen kunci dalam menunjang efektivitas operasional organisasi, khususnya pada lembaga keuangan berbasis koperasi yang mengutamakan kualitas pelayanan kepada anggota. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan dan kedisiplinan terhadap kinerja karyawan pada Koperasi Simpan Pinjam Balo’ Toraja Cabang Rantepao. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, di mana seluruh karyawan koperasi yang berjumlah 40 orang dijadikan sebagai sampel penelitian melalui teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner terstruktur yang didukung oleh observasi dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan dengan menggunakan regresi linier berganda yang dilengkapi dengan uji koefisien determinasi, uji simultan, dan uji parsial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap kinerja karyawan, yang mengindikasikan bahwa pola kepemimpinan yang diterapkan belum sepenuhnya mampu mendorong peningkatan kinerja secara individual. Sebaliknya, kedisiplinan terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, sehingga menunjukkan bahwa kepatuhan terhadap aturan kerja, ketepatan waktu, serta tanggung jawab dalam melaksanakan tugas merupakan faktor dominan dalam meningkatkan kinerja. Secara simultan, gaya kepemimpinan dan kedisiplinan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan kontribusi penjelasan yang cukup kuat terhadap variasi kinerja. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kinerja karyawan pada koperasi simpan pinjam perlu difokuskan pada penguatan disiplin kerja yang berkelanjutan, disertai penerapan gaya kepemimpinan yang adaptif dan mendukung terciptanya lingkungan kerja yang kondusif. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi praktis bagi pengelola koperasi serta memperkaya kajian empiris dalam bidang manajemen sumber daya manusia.
Pengaruh Komunikasi Internal terhadap Kepuasan Kerja Karyawan PT Pelindo Jasa Maritim Makassar Panimba, Riska; Sambara, Kordiana; Rasinan, Djusniati
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5028

Abstract

Komunikasi internal merupakan faktor krusial dalam menciptakan kepuasan kerja karyawan di organisasi modern. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh komunikasi internal terhadap kepuasan kerja karyawan pada PT Pelindo Jasa Maritim Makassar, sebuah anak perusahaan PT Pelabuhan Indonesia yang bergerak di bidang jasa maritim. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori dan teknik sensus terhadap 40 karyawan tetap. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner terstruktur yang mengukur lima dimensi komunikasi internal yaitu kejelasan informasi, keterbukaan, umpan balik, keteraturan informasi, dan hubungan interpersonal, serta lima dimensi kepuasan kerja meliputi kepuasan terhadap gaji, pekerjaan itu sendiri, kesempatan promosi, supervisi, dan hubungan dengan rekan kerja. Analisis data menggunakan koefisien korelasi Pearson, koefisien determinasi, dan uji t dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan komunikasi internal berada pada kategori baik dan kepuasan kerja karyawan termasuk kategori tinggi. Nilai koefisien korelasi sebesar 0,83 mengindikasikan hubungan yang kuat dan positif antara kedua variabel. Koefisien determinasi menunjukkan komunikasi internal berkontribusi sebesar 69,7% terhadap kepuasan kerja, sedangkan 30,3% dipengaruhi faktor lain di luar model penelitian. Uji t membuktikan komunikasi internal berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja dengan nilai t hitung (9,03) lebih besar dari t tabel (1,30) pada tingkat signifikansi α = 0,10. Penelitian ini menegaskan pentingnya membangun sistem komunikasi internal yang efektif, transparan, dan partisipatif untuk meningkatkan kepuasan kerja karyawan dalam industri jasa maritim. Implikasi praktis mencakup pentingnya pengelolaan komunikasi dua arah, peningkatan mekanisme umpan balik, dan penguatan hubungan interpersonal sebagai strategi manajemen sumber daya manusia.
Analisis Implementasi Balanced Scorecard Terhadap Kinerja SDM Di Kantor Regional VI Makassar PT. Pos Indonesia Yarib, Yarib; Sambara, Kordiana; Rasinan, Djusniati
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5516

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perspektif proses internal dan perspektif pembelajaran serta pertumbuhan dalam Balanced Scorecard terhadap kinerja sumber daya manusia di Kantor Regional VI Makassar PT Pos Indonesia. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya pengukuran kinerja non-keuangan dalam organisasi jasa publik, khususnya Badan Usaha Milik Negara (BUMN), guna mendukung pencapaian tujuan strategis organisasi secara berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan primer melalui penyebaran kuesioner kepada seluruh pegawai Kantor Regional VI Makassar PT Pos Indonesia sebanyak 40 pegawai yang ditetapkan sebagai sampel menggunakan teknik total sampling. Analisis data dilakukan dengan menggunakan regresi linier berganda melalui perangkat SPSS untuk menguji pengaruh parsial maupun simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial perspektif proses internal dan perspektif pembelajaran serta pertumbuhan tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja SDM, dengan nilai yang ditunjukkan signifikansi masing-masing 0,770 dan 0,070. Namun demikian secara simultan, kedua variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap kinerja SDM dengan nilai F hitung 3,752 lebih besar dari F tabel 3,25 dengan nilai signifikansi 0,033. Kebaruan penelitian ini terletak pada fokus pengukuran dua perspektif non-keuangan Balanced Scorecard pada unit regional BUMN jasa publik, yang menunjukkan bahwa kontribusi strategi organisasi terhadap kinerja SDM baru terlihat ketika indikator proses internal serta pembelajaran dan pertumbuhan diterapkan secara terpadu. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi manajemen regional dalam memperbaiki proses kerja, meningkatkan kompetensi pegawai, serta memperkuat implementasi Balanced Scorecard sebagai alat evaluasi kinerja strategis.
Pengaruh Budaya Organisasi terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Pos Indonesia (Persero) KCU Makassar Ruminding, Adelvia; Tandirerung, Ch Jeane; Rasinan, Djusniati
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5593

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji dan menganalisis tingkat keterkaitan antara budaya organisasi dan kinerja karyawan pada PT Pos Indonesia (Persero) KCU Makassar. Latar belakang penelitian berfokus pada kebutuhan perusahaan untuk memperkuat daya saing seiring dengan kemajuan teknologi dan meningkatnya persaingan dalam industri logistik. Budaya organisasi dianggap sebagai faktor krusial karena dapat membentuk pola pikir, perilaku kerja, serta motivasi pegawai. Dengan penerapan budaya organisasi yang kuat, perusahaan diharapkan mampu menciptakan suasana kerja yang mendukung tercapainya kinerja optimal secara berkelanjutan. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini. Dengan populasi yang mencakup seluruh karyawan yang bekerja di PT Pos Indonesia (Persero) KCU Makassar 50 karyawan dipilih sebagai responden menggunakan teknik pengambilan sampel jenuh. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson, koefisien determinasi, dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi sangat berkorelasi dengan kinerja karyawan, dengan nilai korelasi sebesar 0,860. Nilai koefisien determinasi sebesar 73,9% menandakan bahwa budaya organisasi berperan besar dalam memengaruhi kinerja, sedangkan 26,1% sisanya dipengaruhi faktor lain. Uji t menghasilkan nilai t sebesar 11,682, lebih tinggi dari nilai t tabel sebesar 2,010, yang menunjukkan hasil yang signifikan. Hasil ini menunjukkan bahwa peningkatan implementasi budaya organisasi akan disertai dengan peningkatan pergantian karyawan. Budaya kerja yang positif—yang tercermin dari kesadaran diri, sikap proaktif, karakter yang baik, performa kerja, serta orientasi pada kerja tim—mampu meningkatkan kualitas hasil kerja, kuantitas penyelesaian tugas, ketepatan waktu, kolaborasi, dan kedisiplinan pegawai. Oleh karena itu, penguatan budaya organisasi merupakan langkah strategis bagi perusahaan dalam meningkatkan efektivitas dan produktivitas karyawan.
Pengaruh Disiplin Kerja Terhadap Kualitas Pelayanan Karyawan PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Regional V Lamma, Iwin; Bandhaso, Mira La'bi; Rasinan, Djusniati
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5658

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana disiplin kerja memengaruhi kualitas pelayanan karyawan di PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Regional V. Disiplin kerja dipandang sebagai elemen krusial yang mencerminkan ketaatan terhadap peraturan perusahaan, ketepatan dalam penggunaan waktu, serta konsistensi karyawan dalam melaksanakan tanggung jawab kerja, yang berdampak langsung pada mutu pelayanan yang diberikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis koefisien korelasi Pearson, melibatkan 50 orang karyawan sebagai sampel. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, penyebaran kuesioner, dan studi dokumentasi yang disusun secara terstruktur guna memperoleh data yang valid dan reliabel. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan antara disiplin kerja dan kualitas pelayanan. Hal ini ditunjukkan oleh nilai koefisien determinasi (r²) sebesar 77,7%, yang mengindikasikan bahwa disiplin kerja memberikan kontribusi sebesar 77,7% terhadap peningkatan kualitas pelayanan, sementara sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian. Selain itu, hasil uji t memperlihatkan nilai thitung sebesar 12,924 yang lebih besar dibandingkan ttabel sebesar 2,010 dengan tingkat signifikansi kurang dari 0,05, sehingga hipotesis penelitian dapat diterima. Berdasarkan temuan disimpulkan bahwa peningkatan disiplin kerja karyawan berbanding lurus dengan perbaikan kualitas pelayanan. Oleh karena itu, perusahaan disarankan untuk terus mengoptimalkan penerapan disiplin melalui program pelatihan, pengawasan yang berkelanjutan, serta pembentukan budaya kerja yang profesional guna menjaga dan meningkatkan mutu pelayanan.
Pengaruh Beban Kerja dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada PT Victory Internasional Futures Cabang Makassar Rappanan, Agustina; Bandhaso, Mira La’bi; Rasinan, Djusniati
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.6092

Abstract

Kinerja karyawan merupakan faktor strategis dalam menunjang keberhasilan perusahaan jasa keuangan, khususnya pada industri pialang berjangka yang menuntut ketepatan, produktivitas, serta pencapaian target yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beban kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan pada PT Victory International Futures Cabang Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, di mana seluruh populasi yang berjumlah 40 karyawan dijadikan sebagai sampel penelitian (sampel jenuh). Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert, sedangkan analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda, koefisien determinasi (R²), uji t, dan uji F menggunakan bantuan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, yang mengindikasikan bahwa pembagian tugas dan target kerja yang sesuai dengan kapasitas individu mampu meningkatkan efektivitas dan produktivitas kerja. Lingkungan kerja juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, baik dari aspek fisik seperti kenyamanan dan fasilitas kerja, maupun aspek nonfisik seperti hubungan antar rekan kerja dan dukungan pimpinan. Secara simultan, beban kerja dan lingkungan kerja memiliki pengaruh yang signifikan dan kuat terhadap kinerja karyawan, yang menunjukkan bahwa kombinasi pengelolaan beban kerja yang proporsional dan penciptaan lingkungan kerja yang kondusif sangat penting dalam meningkatkan kinerja karyawan. Temuan penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi manajemen perusahaan dalam merumuskan kebijakan pengelolaan sumber daya manusia yang berorientasi pada peningkatan kinerja secara berkelanjutan.
Pengaruh Motivasi terhadap Kinerja Pegawai di Badan Pekerja Sinode Gereja Toraja Ambarura, Seri; Bandhaso, Mira La’bi; Rasinan, Djusniati
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6306

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi terhadap kinerja pegawai pada Badan Pekerja Sinode Gereja Toraja sebagai lembaga pelayanan keagamaan yang memiliki karakteristik organisasi berbasis nilai spiritual dan administratif. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif, di mana populasi sekaligus sampel penelitian adalah seluruh pegawai Badan Pekerja Sinode Gereja Toraja yang berjumlah 38 orang, sehingga teknik sampling yang digunakan adalah sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dengan skala Likert yang disusun berdasarkan indikator motivasi dan kinerja pegawai, kemudian dianalisis menggunakan koefisien korelasi Product Moment, koefisien determinasi (r²), dan uji t untuk menguji hipotesis penelitian. Hasil analisis menunjukkan bahwa motivasi memiliki hubungan positif dengan kinerja pegawai, yang ditunjukkan oleh nilai koefisien korelasi sebesar 0,516, yang berada pada kategori hubungan cukup kuat. Koefisien determinasi sebesar 0,266 mengindikasikan bahwa motivasi memberikan kontribusi sebesar 26,6% terhadap variasi kinerja pegawai, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Selanjutnya, hasil uji t menunjukkan bahwa motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai thitung sebesar 3,612 lebih besar dari ttabel 2,028 dan tingkat signifikansi sebesar 0,001. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan motivasi, baik yang bersumber dari faktor intrinsik seperti tanggung jawab dan panggilan pelayanan, maupun faktor ekstrinsik seperti apresiasi kerja, berperan penting dalam mendorong peningkatan kinerja pegawai. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan kebijakan manajemen sumber daya manusia yang berorientasi pada peningkatan motivasi kerja guna mendukung efektivitas dan keberlanjutan pelayanan organisasi gerejawi.
Pengaruh Motivasi dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Di PT Enseval Putera Megatrading Tbk Cabang Makassar Rani, Reinhard Moses; Rasinan, Djusniati; Sambara, Kordiana
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6352

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh motivasi kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan pada PT Enseval Putera Megatrading Tbk Cabang Makassar. Perusahaan yang bergerak di bidang distribusi farmasi menghadapi tuntutan operasional yang tinggi, sehingga kondisi tersebut dapat memengaruhi semangat kerja, persepsi terhadap lingkungan kerja, serta pencapaian kinerja karyawan. Pendekatan penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan penyebaran kuesioner kepada 50 responden yang dipilih melalui teknik proportionate stratified random sampling. Variabel yang diteliti mencakup motivasi kerja (X₁), lingkungan kerja (X₂), dan kinerja karyawan (Y). Data dianalisis dengan regresi linear berganda serta pengujian validitas, reliabilitas, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Sebaliknya, lingkungan kerja tidak memberikan pengaruh signifikan secara parsial. Namun secara simultan, kedua variabel tersebut terbukti berpengaruh signifikan terhadap kinerja. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,210 menggambarkan bahwa motivasi dan lingkungan kerja secara bersama-sama mampu menjelaskan 21% variasi kinerja karyawan, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menegaskan perlunya perusahaan meningkatkan motivasi karyawan melalui sistem penghargaan, pengembangan kompetensi, dan dukungan manajerial, serta tetap mendorong perbaikan lingkungan kerja untuk mendukung produktivitas. Penelitian ini juga menjadi dasar bagi pengembangan riset lanjutan yang melibatkan variabel mediasi atau moderasi agar memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif.
Pengaruh Kepemimpinan terhadap Kinerja Pegawai Puskesmas Awan di Kecamatan Awan Rante Karua To’alang, Lisya Anitha; Rasinan, Djusniati; Londong, Jerliyen Pramita
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6382

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan terhadap kinerja pegawai pada Puskesmas Awan di Kecamatan Awan Rante Karua, Kabupaten Toraja Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, di mana kepemimpinan diposisikan sebagai variabel independen dan kinerja pegawai sebagai variabel dependen. Populasi penelitian mencakup seluruh pegawai dan tenaga kesehatan Puskesmas Awan yang berjumlah 40 orang, dengan teknik sampling jenuh sehingga diperoleh 35 responden yang memenuhi kriteria penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner menggunakan skala Likert, didukung oleh observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment, koefisien determinasi (r²), dan uji t parsial untuk menguji signifikansi pengaruh variabel. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa nilai korelasi antara kepemimpinan dan kinerja pegawai berada pada tingkat hubungan yang rendah, serta nilai koefisien determinasi menunjukkan kontribusi kepemimpinan terhadap kinerja pegawai relatif kecil. Uji t parsial menunjukkan bahwa hipotesis nol (H₀) diterima dan hipotesis alternatif (H₁) ditolak, yang berarti kepemimpinan tidak berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai Puskesmas Awan. Temuan ini mengindikasikan bahwa kinerja pegawai tidak hanya ditentukan oleh faktor kepemimpinan, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor lain seperti motivasi kerja, lingkungan kerja, sistem organisasi, serta ketersediaan sarana dan prasarana pendukung pelayanan kesehatan. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa peningkatan kinerja pegawai di puskesmas memerlukan pendekatan yang lebih komprehensif, tidak terbatas pada aspek kepemimpinan semata, tetapi juga mencakup pengelolaan sumber daya manusia dan organisasi secara menyeluruh.