Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Revitalisasi Metode Ceramah dalam Pembelajaran PAI: Menjawab Tantangan Gaya Belajar Generasi Alpha Khuzaini, Iqfal; Supratama, Riky
Jurnal Teologi Islam Vol. 1 No. 2 (2025): NOVEMBER (in progress)
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/45ffv961

Abstract

This study aims to analyze and revitalize instructional methods in Islamic Religious Education (PAI) to align with the learning needs and characteristics of Generation Alpha. Using a library research approach, this study examines recent scholarly articles on pedagogical innovation, digital learning, and the effectiveness of the lecture method in contemporary educational contexts. The findings indicate that digital-native learners prefer visual, interactive, and collaborative learning experiences, which necessitates updating traditional methods such as lectures without diminishing their historical and pedagogical value. The analysis reveals that the scientific approach, constructivism, and problem-based learning consistently enhance student engagement, motivation, and higher-order thinking skills. The scientific approach provides systematic learning stages, constructivism fosters independent knowledge construction, and PBL strengthens problem-solving abilities. Integrating these approaches with digital technology significantly improves the delivery and internalization of Islamic values within PAI learning. This study highlights the need for a revitalized lecture model that is adaptive, interactive, and relevant to Generation Alpha’s learning patterns. In conclusion, a technologically enriched and participatory lecture method has the potential to bridge the gap between Islamic educational traditions and the demands of digital-era learning, while making a meaningful contribution to the development of contemporary PAI pedagogy.
Pemikiran Islam Tentang Etika Dan Moral Dalam Kehidupan Sosial: Telaah Konseptual Termizi, Ahmad; Supratama, Riky
At-Tarbiyah: Journal of Islamic Religious Research and Education Vol. 3 No. 1 (2025): At-Tarbiyah: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam
Publisher : STAI Tebing Tinggi Deli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan globalisasi dan kemajuan teknologi telah memunculkan perubahan signifikan dalam pola pikir, perilaku, dan nilai-nilai sosial masyarakat modern, sehingga menimbulkan tantangan baru dalam menjaga etika dan moral. Penelitian ini mengangkat pentingnya etika dan moral Islam sebagai sistem nilai yang komprehensif untuk menjawab persoalan tersebut. Dengan menggunakan metode kualitatif berbasis studi pustaka, penelitian ini menelaah konsep etika dan moral Islam melalui sumber primer berupa Al-Qur’an, hadis, serta pemikiran ulama klasik seperti Al-Ghazali, Ibn Miskawaih, dan Ibnu Khaldun, serta sumber sekunder dari berbagai literatur akademik terkait. Analisis deskriptif-analitis menunjukkan bahwa etika dalam Islam berakar pada prinsip tauhid dan berfungsi sebagai fondasi pembentukan moral yang tercermin dalam perilaku nyata. Temuan penelitian menegaskan bahwa melemahnya moral sosial sering terjadi ketika nilai etika tidak lagi dijadikan pedoman dalam bertindak. Selain itu, etika dan moral Islam terbukti relevan untuk menjawab problem sosial kontemporer melalui pendidikan karakter, penguatan budaya saling menghormati, dan keteladanan. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa integrasi nilai etika dan moral Islam sangat penting dalam membangun kehidupan sosial yang beradab, serta perlu ditindaklanjuti dengan penelitian empiris agar implementasinya dapat terlihat lebih konkret.
Peran Pendidikan Islam dalam Penguatan Ketahanan Moral Generasi Alpha Saputra, Angga; Supratama, Riky
Sujud: Jurnal Agama, Sosial dan Budaya Vol. 1 No. 4 (2025): OKTOBER-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/0p5awx39

Abstract

Generasi Alpha menghadapi tantangan etis yang semakin kompleks sebagai akibat dari dominasi teknologi digital, arus globalisasi, serta transformasi pola interaksi sosial yang mempengaruhi pembentukan nilai dan karakter mereka. Fenomena seperti penurunan kapasitas regulasi diri, berkurangnya sensitivitas empati, dan pergeseran orientasi nilai mengindikasikan adanya degradasi resiliensi moral pada generasi ini. Dalam konteks tersebut, pendidikan Islam memainkan peran strategis sebagai fondasi penguatan karakter melalui internalisasi akhlak mulia, teladan Nabi Muhammad SAW, serta habituasi nilai-nilai Islam yang relevan dengan dinamika kehidupan kontemporer. Melalui pendekatan kualitatif yang berbasis pada kajian literatur, berbagai penelitian mengungkapkan bahwa institusi keluarga sebagai agen pendidikan primer dan utama, lembaga pendidikan formal sebagai mediator nilai, serta lingkungan sosial sebagai arena praktik moral, memberikan kontribusi signifikan dalam memperkuat resiliensi moral generasi muda. Selain itu, integrasi pendidikan Islam dengan ekosistem digital merupakan imperatif yang tidak dapat dielakkan, mengingat rutinitas harian Generasi Alpha yang sangat terintegrasi dengan teknologi. Pemanfaatan platform digital untuk dakwah, pembelajaran interaktif, dan habituasi karakter berbasis nilai-nilai Islam dapat meningkatkan efektivitas proses pembinaan moral. Dengan implementasi strategi yang integratif, adaptif, dan kontekstual, pendidikan Islam mampu membangun fondasi resiliensi moral yang solid, sehingga Generasi Alpha dapat menavigasi tantangan etis era digital dengan disposisi yang bijak, berintegritas, dan berakhlak mulia.
Gamifikasi Akhlak: Media Digital Interaktif Berbasis Game untuk Penguatan Karakter Islami Generasi Z Harun; Supratama, Riky
Sujud: Jurnal Agama, Sosial dan Budaya Vol. 1 No. 4 (2025): OKTOBER-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/1wsc3g28

Abstract

Perkembangan teknologi digital dalam konteks Revolusi Industri 4. 0 dan Society 5. 0 memerlukan inovasi dalam pembelajaran yang dapat memenuhi kebutuhan Generasi Z dan sekaligus memperkuat moral serta spiritual mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep dan efektivitas gamifikasi moral sebagai metode pembelajaran dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) yang sesuai dengan karakteristik generasi yang terhubung dengan teknologi. Metode yang diterapkan adalah penelitian kualitatif yang berlandaskan studi literatur dengan menggunakan data primer dan sekunder yang dianalisis dengan teknik analisis isi. Temuan dari kajian ini mengungkapkan bahwa gamifikasi moral dapat meningkatkan motivasi, keterlibatan, serta pemahaman siswa tentang nilai-nilai agama melalui penggabungan elemen permainan dengan prinsip-prinsip Islam. Selain mendukung aspek kognitif, pendekatan ini juga memperkuat penginternalan nilai moral melalui pengalaman belajar yang interaktif dan kontekstual. Sebagai kesimpulan, gamifikasi moral memiliki potensi yang signifikan sebagai metode yang adaptif dan efektif dalam pembelajaran PAI, serta mampu membentuk karakter Islami pada Generasi Z di era digital.