Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PERENCANAAN HUMAN CAPITAL PADA BISNIS “PLATFORM WEB BASED WAREHOUSING & LOGISTICS” PT. WARELOGI Meryandani, Pratiwi; Syah, Tantri Yanuar Rahmat; Sunaryanto, Ketut
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 1 (2024): Volume 7 No 1 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i1.25913

Abstract

Sumber daya manusia adalah aset yang sangat berharga bagi suatu perusahaan dalam mencapai tujuannya, karena manusia merupakan pengelolah dan yang mengendalikan seluruh modal yang ada dalam suatu perusahaan. PT Warelogi dalam proses mencapai vidi dan misi persahaan untuk memberikan value dan nilai produk yang optimal bagi customer dapat diwujudkan dengan perencanaan sumber daya manusia yang terstruktur dan strategis. Perencanaan dengan melibatkan seluruh elemen sumber daya mulai dari sasaran jangka pendek hingga panjang struktur organisasi, sistem organisasi serta kultur yang dianut oleh seluruh sumber daya manusia PT Warelogi. Dengan demikian Sumber daya manusia PT Warelogi bisa menjadi sumber daya manusia yang solid dan inovatif.
Implementasi Lean Laundry pada PT. Luxury Indah Jaya Menggunakan Metode Value Stream Mapping Sirojudin, Tubagus; Yanuar Rahmat Syah, Tantri; Aima, Hafidz; Sunaryanto, Ketut
Journal of Economics and Business UBS Vol. 12 No. 5 (2023): Special Issue
Publisher : Cv. Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52644/joeb.v12i5.517

Abstract

PT. Luxury Indah Jaya merupakan perusahaan yang menjalankan bisnis laundry premium dengan layanan berupa outsource laundry dan salah satunya yang memiliki layanan rental laundry di Indonesia. Meningkatnya permintaan hotel selaku customer akan jasa oursource maupun rental laundry menjadikan perusahaan perlu menyeimbangkan waktu, tenaga kerja, serta stasiun kerja yang efisien dengan mengeliminasi pemborosan yang terjadi agar dapat mengetahui kebutuhan hotel secara optimal dan meningkatkan keuntungan perusahaan. Masalah utama perusahaan adalah belum mampu mengatasi problem internal yaitu tidak efisiennya proses yang menyebabkan tidak tercapai permintaan konsumen apabila terjadi lonjakan permintaan akibat kenaikan okupansi. Tujuan dilakukannya pengamatan ini adalah untuk mengetahui penyebab pemborosan pada lini operasional produksi PT Luxury Indah Jaya dengan pendekatan Lean menggunakan metode Value Stream Mapping. Penyebab dari pemborosan tersebut dianalisis dengan menggunakan Ishikawa diagram dan didapatkan empat jenis pemborosan yang berasal dari Defect, Wating, Overproccessing, dan Motion. Usulan perbaikan dilakukan dengan cara menerapkan preventive maintenance dan penggunaan maintenance report card, membuat maintenance procedure sheet, serta mengubah layout berjenis U Shape untuk mengurangi pemborosan Motion. Setelah dilakukannya implementasi Lean Laundry dan rekomendasi perbaikan, dibuatlah Future Value Stream Mapping sehingga dapat dilakukan perbandingan data sebelum perbaikan nilai Production Lead Time saat ini sebesar 0,75 sec/order, Takt Time 0,30 sec/order, dan Proccess Efficiency Cycle 8,76%. Setelah perbaikan didapatkan nilai Production Lead Time sebesar 0,25 sec/order, Takt Time 0,23 sec/order, dan Proccess Efficiency Cycle 10,98%, yang mana opreasional produksi menjadi lebih efisien dengan waktu produksi lebih singkat dan mampu mencapai target sesuai permintaan hotel.
Implementasi Perencanaan Manajemen Risiko PT. Warelogi : “Platform Website Marketplace Warehouse & Logistics” Asriadi Sutisna, Adi; Yanuar Rahmat Syah, Tantri; Dhafi Iskandar, Muhammad; Sunaryanto, Ketut
Journal of Economics and Business UBS Vol. 13 No. 1 (2024): Regular Issue
Publisher : Cv. Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52644/joeb.v13i1.1474

Abstract

Pertumbuhan industri ekonomi digital dan logistik di Indonesia, khususnya Greater Jakarta, mendorong peningkatan kebutuhan akan gudang. Sektor logistik, FMCG, otomotif, dan e-commerce mengalami pertumbuhan yang signifikan. Proyeksi menunjukkan bahwa pada tahun 2025, permintaan gudang di Indonesia akan mencapai 3,4 juta m2, meningkat 261% dari 1,5 juta m2 pada tahun 2020. Perusahaan seperti Warelogi, sebagai penyedia platform marketplace warehouse dan logistik, dapat memanfaatkan peluang ini dengan memperkuat segmentasi pasar, mengembangkan infrastruktur dan teknologi, serta meningkatkan efisiensi operasional. Dalam menghadapi risiko-risiko yang mungkin terjadi, PT Warelogi melakukan manajemen risiko dengan mengidentifikasi, menganalisis, dan mengevaluasi risiko. Dari total 27 risiko yang diidentifikasi, empat di antaranya memiliki tingkat risiko sangat tinggi, termasuk operasional tidak berjalan dengan baik, korupsi, kecurangan, dan peretasan sistem. Melalui mitigasi risiko, empat risiko tersebut berhasil diturunkan menjadi dua risiko rendah dan dua risiko sangat rendah. Langkah-langkah mitigasi memerlukan biaya dan waktu, sehingga pemilihan risiko yang akan diatasi harus dipertimbangkan secara cermat. Tim manajemen risiko PT Warelogi yang solid terus memantau proses mitigasi untuk hasil yang berkelanjutan.
Analisa Faktor Eksternal dan Perencanaan Operasional Pemanfaatan Tempurung Kelapa Sebagai Bahan Bakar Alternatif Terbarukan Reski, Reski; Hamdi, Edi; Negoro, Dimas; Sunaryanto, Ketut
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 4 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Pemanfaatan tempurung kelapa sebagai bahan bakar alternatif terbarukan memiliki potensi besar dalam mendukung keberlanjutan energi sekaligus mengurangi limbah organik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor eksternal yang memengaruhi pengembangan pemanfaatan tempurung kelapa dan merancang perencanaan operasional yang efektif. Metode analisis yang digunakan meliputi analisis PESTEL (Politik, Ekonomi, Sosial, Teknologi, Lingkungan, dan Legal) untuk mengevaluasi faktor eksternal, serta pendekatan SWOT untuk menentukan strategi pengembangan. Dukungan kebijakan pemerintah terhadap energi terbarukan, kesadaran masyarakat terhadap lingkungan, serta ketersediaan bahan baku menjadi faktor pendukung utama. Namun, tantangan seperti teknologi yang belum sepenuhnya berkembang dan persaingan dengan sumber energi lain perlu ditangani. Berdasarkan hasil analisis, perencanaan operasional yang dirancang mencakup pengembangan teknologi karbonisasi, peningkatan efisiensi produksi, serta strategi pemasaran yang berfokus pada edukasi publik. Pemanfaatan tempurung kelapa sebagai bahan bakar alternatif terbarukan memiliki prospek yang cerah jika didukung oleh perencanaan operasional yang terarah dan kolaborasi multisektor. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan energi terbarukan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.