Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Strategi Penerapan Sistem Pembelajaran Jarak Jauh Pada Masa Pandemi Covid-19 Bagi Guru Madrasah Aliyah DDI Bontang Zulkifli Zulkifli; Agus Setiawan; Hendriyadi Hendriyadi; Mahmudatullutfiah Mahmudatullutfiah
Southeast Asian Journal of Islamic Education Vol 4 No 1 (2021): Southeast Asian Journal of Islamic Education, December 2021
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training of UINSI Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (846.82 KB) | DOI: 10.21093/sajie.v0i0.3832

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk strategi penerapan sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ) pada masa Pandemi Covid-19 bagi guru Madrasah Aliyah DDI Bontang. Desain penelitian menggunakan penelitian lapangan (field work research) dengan desain penelitian kualitatif. Lokasi penelitian yaitu di Madrasah Aliyah DDI Bontang. Adapun data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yaitu kondensasi data, model data (data display), penarikan/verifikasi kesimpulan dan dipresentasikan dengan teknik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran jarak jauh yang telah diterapkan oleh guru madrasah Aliyah DDI Bontang, yaitu melalui model kombinasi daring-luring, yakni model pembelajaran yang menerapkan jaringan komputer, internet dan perangkat lainnya pada proses pembelajaran, mulai dari penyampaian bahan belajar atau tugas, interaksi pembelajaran, dan evaluasi pembelajaran. Adapun media Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang telah digunakan oleh guru MA DDI Bontang, ialah hanya memaksimalkan aplikasi E-Learning Madrasah, serta memanfaatkan whatsapp grup sebagai media komunikasi utama melalui pendekatan personal atau home visite (mengunjungi langsung di rumah masing-masing).
Peran Pendidikan dalam Merubah Karakter Masyarakat Dampak Akulturasi Budaya di Temajuk Aslan Aslan; Agus Setiawan; Hifza Hifza
FENOMENA Vol 11 No 1 (2019): FENOMENA VOL 11 NO. 1, 2019
Publisher : LP2M UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (549.527 KB) | DOI: 10.21093/fj.v11i1.1713

Abstract

Guru adalah aktor dalam dunia pendidikan dan manuskrip cerita adalah kurikulumnya. Tanpa guru maka dunia pendidikan akan mengalami masalah yang begitu besar. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan. Hasil temuan penelitian ini adalah: perkembangan teknologi membuat kewajiban seorang guru semakin besar, karena jika peran guru hanya sebatas mengajar, maka anak didik hanya ahli dalam intelektual tetapi tidak mempunyai adab dan sopan santun. Begitu juga sebaliknya, jika peran guru tidak hanya mengajar tetapi memberikan nilai keteladanan baik di sekolah maupun luar lingkungan sekolah, maka bukan hanya menghasilkan intelektual tetapi juga menghasilkan adab dan sopan santun. Oleh karena itu, peran kurikulum dalam lembaga pendidikan sangat penting terlebih pada pendidikan Islam, sehingga tidak  hanya sebagai rangkaian dari proses belajar mengajar, akan tetapi nilai-nilai dari kurikulum tersebut merupakan filosofi dari tujuan pendidikan membentuk nilai-nilai karakter siswa.
Pemahaman Mahasiswa Tentang Moderasi Beragama di Perguruan Tinggi Umum Zulkifli Zulkifli; Agus Setiawan; Firman Firman; Maryam Maryam; Muh. Tang; Khumaini Rosadi
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 17, No 1 : Al Qalam (Januari 2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v17i1.1902

Abstract

Artikel ini telah berusaha mendiskripsikan bagaimana pemahaman mahasiswa tentang moderasi beragama di perguruan tinggi umum. Adapun yang menjadi objek penelitian ini di wilayah Kota Bontang. Adapun subjek penelitian yaitu mahasiswa Sekolah Tinggi Teknologi Bontang (STITEK), mahasiswa Sekolah Tinggi Teknologi Industri Bontang (STTIB), mahasiswa Universitas Trunajaya Bontang (UNIJAYA). Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif kualitatif, melalui pendekatan fenomenologis. Selanjutnya peneliti menggunakan teknik pengumpulan data menggunakan insidental sampel, yaitu pengambilan sampel dilakukan secara tiba-tiba dengan memperhatikan data yang akan diperlukan oleh peneliti. Dalam penelitian ini, peneliti temukan sejumlah data atau keterangan di lapangan melalui proses wawancara, kemudian datanya dianalisis sehingga peneliti dapat memberikan sebuah kesimpulan bahwa pemahaman mahasiswa tentang moderasi beragama di perguruan tinggi umum masih menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi beragama, terbukti pergaulan antar agama terjalin dengan harmonis, serta peneliti tidak menemukan unsur sikap atau pemikiran serta tindakan yang bersikap radikal.
Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis E-Learning di SMA Islam Bunga Bangsa Samarinda Agus Setiawan; M. Asriyanto; Riska Astriyani
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 17, No 1 : Al Qalam (Januari 2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v17i1.1940

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran PAI berbasis e-learning di Sekolah Menengah Atas Bunga Bangsa Samarinda. SMA Islam Bunga Bangsa Samarinda merupakan salah satu sekolah unggulan yang ada di Samarinda yang telah lama menerapkan e-learning dalam memanajemen pembelajaran untuk setiap mata pelajaran, termasuk didalammnya pendidikan agama islam. penelitian ini mencoba mendeskripsikan manajemen pembelajaran pendidikan agama islam berbasis e-learning. Jenis penelitian merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Data dan sumberdata berasal dari kepala sekolah dan guru pendidikan agama islam. pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Validasi data menggunakan triangulasi sumber. Data dianalisis menggunakan tiga tahapan analisis, kodensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran pendidikan agama islam di SMA Islam Bunga Bangsa Samarinda terdiri dari tiga komponen yakni direncakan secara matang sesuai kebutuhan siswa,  e-learning diimplementasikan dan diorganisasikan dengan baik sehingga motiv asi siswa meningkat serta diawasi dan dievaluasi dengan baik. Maka ketiga komponen ini merupakan bagian dari implementasi pembelajaran yang dilakukan demi memudahkan terselengarakannya pembelajaran berbasis e-learning yang diharapkan.
Memperkuat Konsep Pendidikan Sekolah Bertaraf Internasional: Analisis terhadap Kajian Literatur dan Best Practices Agus Setiawan; Rosita Rosita
Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol 10 No 2 (2023): TARBIYAH WA TA'LIM July 2023
Publisher : UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/twt.v10i2.5717

Abstract

This study aims to strengthen the PSBI concept through an analysis of literature and best practices. This study collects and analyzes journal articles related to the concept of international school education. The design used is a literature review. Journal articles were collected using the Harzing's Publish or Perish application (windows GUI edition). The journal articles used are published in 2018-2022. Based on the journal articles collected, the results show that: (1) International Standard Schools are also based on the Rencana Strategis Departemen Pendidikan Nasional in 2005-2009; (2) Leadership management plays a very important role in determining the success of SBI implementation in order to meet domestic/abroad quality reference and quality assurance criteria; (3) Not all agree that fees at RSBI/SBI are expensive because expensive fees are considered relative and commensurate with the facilities provided; (4) The existence of madrasas that are able to compete at the regional, national and international levels; (5) The principal's leadership influences the quality and quality of the school; (6) A number of SBI teachers from foreign countries explained that there are "culture problems" when meeting different cultures; (7) There is an important (significant) influence between the facilities and infrastructure at SBI on the quality of education; (8) There is a government policy that provides room for the use of existing funds and the central government does not socialize the SBI program; (9) The application of an international standard curriculum in public schools is not enough with the existing strategy.
Innovating For The Future: A Critical Analysis of Curriculum Development Models KBK, KBM, KTSP, K13, and Merdeka Curriculum Agus Setiawan; Shofi Syifa’ul Fuadiyah Ahla
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 17, No 3 : Al Qalam (Mei 2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v17i3.2191

Abstract

This article aims to concept of the curriculum is its form, independence in thinking has been determined by educators with the meaning that the main spearhead is educators in helping success in education. This study aims to describe the concept of the KBK, KBM, KTSP, K13, and Merdeka curriculum innovation models. This type of research is a literature review, using journal articles that have been collected from the period 2018-2022. Based on the journal articles that have been used, the following results are obtained: (a) Focusing on the community, with learning resources using textbooks or the community itself. Being disciplined in class is a shared obligation not based on coercion. The main point of the teaching method is to solve problems in order to meet the various needs of all parties. Major schemes for learning include field trips, as well as resource persons from the community survey. (b) the innovative parts of KTSP include the application of life skills learning, as well as self-development in terms of characteristics and other needs. (c) Study preparation is an important part of learning administration including syllabus and lesson plans. After completing the preparation of lesson plans, move on to the implementation of learning that focuses on 3 points, namely: a scientific approach where the learning process is carried out in the classroom, assessment based on plans and case-based studies. The assessment used in the 2013 curriculum is authentic assessment, various types of test models such as observation, portfolio; (d) The main policy is the implementation of national assessments, competencies and character surveys, in which the assessment emphasizes student literacy and numeracy. Second, assessment facilities based on the internet of things, augmented reality and the use of artificial intelligence in assessment.
METODE MENGHAFAL ALQUR’AN PADA KEGIATAN EKSTRAKURIKULER TAHFIZH SISWA MADRASAH IBTIDAIYAH AL-HAMID KOTA BANJARMASIN Baihaqi; Agus Setiawan
AL GHAZALI: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam AL GHAZALI, Vol. 1, No. 1, Juni 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Jami Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: bagaimana metode menghafal Alqur’an pada kegiatan ekstrakurikuler tahfizh siswa Madrasah Ibtidaiyah Al-Hamid Kelurahan Alalak Utara Kecamatan Banjarmasin Utara Kota Banjarmasin. Dan apa-apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi siswa dalam menghafal Alqur’an pada kegiatan ekstrakurikuler tahfizh. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh guru laki-laki yang mengajar pada kegiatan ekstrakurikuler tahfizh yang berjumlah 4 orang dan 22 orang siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler tahfizh. Sedangkan objek penelitian adalah bagaimana penerapan metode menghafal siswa pada kegiatan ekstrakurikuler tahfizh dan faktor-faktor yang mempengaruhi siswa dalam menghafal Alqur’an pada kegiatan ekstrakurikuler tahfizh. Dalam pengumpulan data penulis menggunakan teknik observasi,wawancara, dan angket. Setelah data diperoleh lalu diadakan editing data, koding, klasifikasi data, tabulating dan interprestasi data. Teknik dalam analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode induktif dalam menarik kesimpulan. Hasil dari penelitian ini diketahui : Metode yang digunakan untuk menghafal Al-Qur’an pada kegiatan ekstrakurikuler adalah metode talaqqi. istima’,qiroah, kitabah, tahfizh, dan gabungan. Adapun faktor yang mempengaruhi siswa dalam menghafal Alquran pada kegiatan ekstrakurikuler tahfizh meliputi dua faktor yaitu faktor internal yaitu minat dan motivasi siswa dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler tahfizh adalah tinggi, waktu menghafal Al-Qur’an siswa ketika berada di rumah dilakukan setelah shalat fardhu, dengan target siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler tahfizh hafal juz A’mma atau juz 30. Faktor ekternal yaitu guru sering memberikan motivasi dan nasehat kepada siswa untuk menghafal Al-Qur’an termasuk kategori tinggi. Kondisi lingkungan untuk menghafal Al-Qur’an pada kegiatan ekstrakurikuler tahfizh sangat mendukung, ditandai dengan dukungan penuh dari orang tua siswa.
KONSEP MODEL INOVASI KURIKULUM KBK, KBM, KTSP, K13, DAN KURIKULUM MERDEKA (LITERATURE REVIEW) Agus Setiawan; Shofi Syifa’ul Fuadiyah Ahla; H. Husna
AL GHAZALI: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam AL GHAZALI, Vol. 2, No. 1, Juni 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Jami Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsep kurikulum merupakan bentuknya kemerdekaan pada berpikir telah di tetapkan oleh pendidik dengan makna bahwa yang menjadi tombak utama ialah pendidik dalam membantu kesuksesan pada pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan konsep model inovasi kurikulum KBK, KBM, KTSP, K13, dan Kurikulum Merdeka. Jenis penelitian ini ialah literature review, dengan menggunakan artikel jurnal yang telah dikumpulkan dari kurun waktu 2018-2022. Berdasarkan artikel jurnal yang telah digunakan didapatkan hasil sebagai berikut (a)Berfokus kepada masyarakat, dengan sumber belajar menggunakan buku teks atau masyarakat itu sendiri. Bersikap disiplin dalam kelas ialah kewajiban bersama bukan berasaskan terpaksa. Titik pusat yang utama pada metode mengajar ialah dengan memecahkan masalah agar dapat memenuhi berbagai kebutuhan dari segala pihak. Skema besar pada pembelajaran diantaranya darmawisata, serta narasumber dari survei masyarakat itu. (b) bagian-bagian inovasi dari KTSP diantaranya mengandung penerapan pembelajaran kecakapan hidup, serta mengembangkan diri dari segi karakteristik, dan kebutuhan lainnya.(c) Persiapan pengkajian ialah yang menjadi bagian penting dalam administrasi pembelajaran meliputi silabus, dan RPP. Setelah selesai dalam penyusunan RPP, beralih pada pelaksanaan pembelajaran yang berfokus pada 3 point, yaitu: pendekatan ilmiah yang proses pembelajarannya dilakukan di dalam kelas, pengkajian berdasarkan rencana dan pengkajian berasaskan kasus. Penilaian yang digunakan pada kurikulum 2013 ialah penilaian autentik, berbagai jenis model tes seperti observasi, porto folio; (d) Kebijakan yang utama ialah penyelenggaraan asesemen nasional, kompetensi serta survei karakter, yang mana asesemen di tekankan pada literasi dan numerasi siswa. Kedua, fasilitas pengkajian yang berasaskan internet of things, augemented reality dan pemakaian artifical intelligence psada pengkajian. Kata Kunci: Inovasi Kurikulum, Konsep, Pembelajaran.
PENGUATAN BAHASA ARAB MELALUI METODE ALIP UNTUK PESERTA DIDIK KELAS XI MADRASAH ALIYAH TERPADU AL USWAH SAMARINDA Agus Setiawan; Nasiruddin Al Arifi; La Sadara
AL GHAZALI: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam AL GHAZALI, Vol. 2, No. 2, Desember 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Jami Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertukaran ide, gagasan dan informasi antar manusia berlangsung melalui media bahasa. Terlebih di era globalisasi ini, dibutuhkan kemampuan komunikasi yang baik melalui berbagai bahasa yang dipergunakan secara luas didunia, termasuk bahasa arab. Pemahaman atas kosakata merupakan unsur utama yang diperlukan dalam keterampilan berbahasa arab. Tanpa kosakata yang mencukupi, seseorang tentu akan merasa kesulitan dalam memahami bahasa arab. Oleh karena itu dibutuhkan inovasi dalam meningkatkan kosakata peserta didik. Penelitian ini difokuskan untuk menemukan korelasi antara penerapan metode ALIP dengan peningkatan kemampuan bahasa arab siswa MA Terpadu Al-Uswah Samarinda jenjang XI. Riset ini berupa riset kuantitatif korelasi dengan kesimpulan bahwa hasil nilai rata-rata (Mean) pelajaran bahasa arab semester 2 lebih besar daripada semester 1, yang berarti metode ALIP mampu memberikan penguatan penguasaan kosakata bahasa arab. Didapati poin penting (Sig.) sejumlah 0,000. Nilai ini dibawah poin 0,05 (0,000 < 0,05), sehingga dipahami hasil analisa kedua data (nilai bahasa arab pada semester 1 dan 2) memiliki korelasi atau hubungan yang signifikan. Begitu pula nilai significant (2-tailed) sejumlah 0,000. Poin ini dibawah 0.05, (0,000 < 0,05), sehingga dipahami adanya selisih yang jelas antara nilai bahasa arab sebelum penerapan metode ALIP dengan setelah pemberian pelaksanaannya. Kata Kunci: Kosakata, Penguatan Bahasa, Bahasa Arab, Inovasi
METODE MENGHAFAL ALQUR’AN PADA KEGIATAN EKSTRAKURIKULER TAHFIZH SISWA MADRASAH IBTIDAIYAH AL-HAMID KOTA BANJARMASIN Baihaqi; Agus Setiawan
AL GHAZALI: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam AL GHAZALI, Vol. 1, No. 1, Juni 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Jami Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69900/ag.v1i1.14

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: bagaimana metode menghafal Alqur’an pada kegiatan ekstrakurikuler tahfizh siswa Madrasah Ibtidaiyah Al-Hamid Kelurahan Alalak Utara Kecamatan Banjarmasin Utara Kota Banjarmasin. Dan apa-apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi siswa dalam menghafal Alqur’an pada kegiatan ekstrakurikuler tahfizh. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh guru laki-laki yang mengajar pada kegiatan ekstrakurikuler tahfizh yang berjumlah 4 orang dan 22 orang siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler tahfizh. Sedangkan objek penelitian adalah bagaimana penerapan metode menghafal siswa pada kegiatan ekstrakurikuler tahfizh dan faktor-faktor yang mempengaruhi siswa dalam menghafal Alqur’an pada kegiatan ekstrakurikuler tahfizh. Dalam pengumpulan data penulis menggunakan teknik observasi,wawancara, dan angket. Setelah data diperoleh lalu diadakan editing data, koding, klasifikasi data, tabulating dan interprestasi data. Teknik dalam analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode induktif dalam menarik kesimpulan. Hasil dari penelitian ini diketahui : Metode yang digunakan untuk menghafal Al-Qur’an pada kegiatan ekstrakurikuler adalah metode talaqqi. istima’,qiroah, kitabah, tahfizh, dan gabungan. Adapun faktor yang mempengaruhi siswa dalam menghafal Alquran pada kegiatan ekstrakurikuler tahfizh meliputi dua faktor yaitu faktor internal yaitu minat dan motivasi siswa dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler tahfizh adalah tinggi, waktu menghafal Al-Qur’an siswa ketika berada di rumah dilakukan setelah shalat fardhu, dengan target siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler tahfizh hafal juz A’mma atau juz 30. Faktor ekternal yaitu guru sering memberikan motivasi dan nasehat kepada siswa untuk menghafal Al-Qur’an termasuk kategori tinggi. Kondisi lingkungan untuk menghafal Al-Qur’an pada kegiatan ekstrakurikuler tahfizh sangat mendukung, ditandai dengan dukungan penuh dari orang tua siswa.