Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Piring Bagi Suku Sakai di Desa Libo Jaya Siak Riau Herispon, Herispon; Harwina, Yulia; Hendrayani, Hendrayani; Fachri, Rizqi; Yapentra, Arhipen; Anuar, Saiful; Kurniawan, Tengku Reza; Rofidah, Siti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54099/jpma.v3i1.789

Abstract

Using the activity "training in making liquid dishwashing soap for women from the Sakai tribe in Libo Jaya Village, Kandis Siak, Riau with the aim of being able to use it themselves or sell it to support the family economy by making the best use of their free time filled with activities that are useful and have economic value" as part of the community service (PKM) program. The ladies of the Sakai tribe were the target of Community Service Activities (PKM) on July 26, 2023, pertaining to "Dish Washing Soap Making". The purpose of organizing this PKM is to encourage Sakai tribal women, disseminate information on the production of liquid dishwashing soap, and discuss ways to raise the economic standing of the family
Pengembangan Kuliner Mengalo Khas Suku Sakai Guna Melestarikan Kuliner Asli Daerah Hendrayani, Hendrayani; Fachri, Rizqi; Asnahwati, Asnahwati; Syafrina, Nova; Kurniawan, Reza; Aziz, Andi Abdul; Maswir, Mulyadi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 1 No. 10 (2023): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v1i10.493

Abstract

Kuliner tradisional adalah kuliner makanan yang sudah lama dan sulit ditemukan di daerah lain, selain citra rasa, bentuk dan tidak  semua  orang  bisa  membuatnya  sehingga  cita  rasanya berbeda.  Suku Sakai yang berdiam di 13 anak sungai Mandau yang bermuara di sungai Siak terletak di Kabupaten Siak Sri Indrapura dan Kabupaten Bengkalis merupakan suku asli yang memiliki keunikan dan menjadi perhatian banyak pihak seperti makanan  khas  dan  kuliner andalan  yang  tidak kalah  dengan daerah-daerah di  Riau.  Masyarakat Suku Sakai merupakan salah satu masyarakat yang memiliki kebiasaan mengonsumsi mengalo. Mengalo merupakan makanan khas Suku Sakai yang terbuat dari ubi kayu, untuk memenuhi kebutuhan karbohidrat keluarganya. Namun konsumsi jenis bahan makanan lain seperti buah-buahan dan bahan makanan sumber protein masih kurang. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui jenis makanan dan jumlah makanan yang dikonsumsi oleh Masyarakat Suku Sakai serta pemanfaatan mengalo oleh Masyarakat Suku Sakai sebagai alternatif sumber karbohidrat.
Motivasi Perilaku dan Bina Potensi Warga Desa Teluk Lecah Kecamatan Rupat Kabupaten Bengkalis Riau Herispon; Harwina, Yulia; Fachri, Rizqi; Rofidah, Siti; Hendra, Teguh; Dehotman, Khornelis; Herman, Herman
IKHLAS: Jurnal Pengabdian Dosen dan Mahasiswa Vol. 3 No. 3 (2024): IKHLAS: Jurnal Pengabdian Dosen dan Mahasiswa
Publisher : Indra Institute Research & Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58707/ikhlas.v3i3.1018

Abstract

The implementation of community service (PKM) by STIE Riau lecturers has revealed that the main issues local communities face are those related to roads, infrastructure, transportation, education, health, income inequality, employment, poverty, and unemployment, as well as issues with electricity and communication networks. The STIE Riau PKM team carried out this effort as inspiration and enlightenment in thinking to improve the economic level of households. The team held meetings, discussions, and continued with training in making liquid dishwashing soap. They also symbolically planted mangrove seedlings with the village head and residents on the coast of Teluk Lecah Village
Dampak Ekonomi dari Penanaman Mangrove terhadap Masyarakat Pesisir: Solusi Berkelanjutan Iskandar, Iskandar; Anuar, Saiful; Mardan, Jhonny Ardan; Dzikra, Faira Medina; Fachri, Rizqi; Risman, Risman
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 1 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i1.1015

Abstract

The potential of mangrove forests in Teluk Lecah Village has yet to be optimized and managed properly. One of the optimization of mangrove forests is that they can be used as a source of environmental conservation and prevent coastal abrasion for the local community. The purpose of this community service is to provide knowledge to the community about the benefits of mangrove forests as environmental preservation and provide economic impacts for the community. The method of implementing the service includes preparation, input, process, output. The process of activities carried out includes socialization of activities, mentoring, and mangrove planting. This service activity was attended by 21 participants from the surrounding community, Teluk Lecah Village, Rupat District, Bengkalis Regency. Mangrove forests in the environment around the community provide many benefits. The benefits of mangrove forests can be as carbon sinks and storage, food ingredients, prevent abrasion, as ecotourism, and have an impact on the community's economy. The utilization of mangrove forests presented by the speaker is used as basic knowledge for the surrounding community. The next activity is planting mangroves as a form of preventing abrasion disasters in the surrounding environment. The community service activities carried out ran smoothly.ABSTRAKPotensi hutan mangrove yang ada di Desa Teluk Lecah hingga saat ini masih belum dioptimalkan dan dikelola dengan baik. Satu di antara pengoptimalan hutan bakau adalah dapat digunakan sebagai sumber pelestarian lingkungan hidup dan mencegah abrasi pantai bagi masyarakat setempat. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu memberikan pengetahuan kepada masyarakat mengenai kebermanfaatan hutan mangrove sebagai pelestarian lingkungan hidup dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Metode pelaksanaan pengabdian meliputi persiapan, input, proses, output. Proses kegiatan yang dilaksanakan meliputi sosialisasi kegiatan, pendampingan, dan penanaman mangrove. Kegiatan pengabdian ini dihadiri oleh 21 peserta dari masyarakat sekitar, Desa Teluk Lecah, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis. Hutan mangrove yang berada di lingkungan sekitar masyarakat memberikan banyak manfaat. Manfaat hutan bakau bisa sebagai penyerap dan penyimpan karbon, bahan makanan, mencegah abrasi, sebagai ekowisata, dan memberikan dampak terhadap ekonomi masyarakat. Pemanfaatan hutan mangrove yang dipaparkan pemateri dijadikan pengetahuan dasar bagi masyarakat sekitar. Kegiatan selanjutnya penanaman mangrove sebagai bentuk pencegahan bencana abrasi di lingkungan sekitar. Kegiatan pengabdian yang dilaksanakan berjalan dengan lancar.