Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Rancangan Program Pelayanan BK Berbasis Faktor yang Mempengaruhi Prokrastinasi Akademik Peserta Didik SMK Negeri 2 Bukittinggi (Studi pada Kelas XI Tata Boga) Shonya Syifani; Fuaddillah Putra; Joni Adison
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8111

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya rasa malas dan juga tidak ada dukungan dari orang tua yang menyebabkan peserta didik sering menunda dalam membuat tugas dan pada akhirnya bisa berdampak pada prestasi belajar peserta didik menurun. Prokrastinasi yang dilakukan oleh peserta didik ini akan berdampak pada tidak tercapainya hasil belajar yang maksimal dan memuaskan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi prokrastinasi akademik peserta didik dan membuat rancangan program layanan konseling tentang faktor yang mempengaruhi prokrastinasi akademik peserta didik. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, populasi penelitian ini peserta didik di SMK Negeri 2 Bukittinggi sebanyak 102 peserta didik. Sampel pada penelitian sebanyak 59 peserta didik diambil menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket dan untuk analisis data menggunakan statistik deskriptif dengan teknik presentase. Hasil penelitian tentang faktor yang mempengaruhi prokrastinasi akademik peserta didik berada pada kriteria banyak dan berdasarkan hasil penelitian ini direkomendasi untuk Guru BK agar dapat mempergunakan rancangan program pelayanan BK yang telah peneliti rancang untuk kelas XI SMK Negeri 2 Bukittinggi.
Efektivitas Bimbingan Kelompok dengan Menggunakan Metode Brainstorming untuk Meningkatkan Perilaku Asertif dengan Teman Sebaya (Studi pada Peserta Didik Kelas XI IPS SMA N 1 Ranah Batahan Kabupaten Pasaman Barat) Yulia Moranita; Fitria Kasih; Fuaddillah Putra
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8326

Abstract

Peneletian ini dilatarbelakangi oleh minimnya tingkat perilaku asertif peserta didik seperti bersikap tidak jujur, kurangnya kemampuan layak diterima orang lain, tidak bersikap langsung, tidak dapat mengekspresikan yang dirasakan, tidak bisa mengungkapkan kemarahannya, masih membandingkan dengan orang lain. Tujuan penelitian untuk mengetahui: 1) Gambaran perilaku asertif sebelum diberikannya bimbingan kelompok dengan menggunakan metode brainstorming, 2) Gambaran perilaku asertif setelah diberikan bimbingan kelompok dengan menggunakan metode brainstorming, 3) Efektifitas bimbingan kelompok dengan menggunakan metode brainstorming untuk meningkatkan perilaku asertif dengan teman sebaya. Jenis penelitian ini adalah eksperimen, populasi penelitian 26 orang, sampel diambil dengan teknik purposive sampling dan 12 peserta didik yang memiliki tingkat asertif yang kurang. Pengumpulan data menggunakan angket, analisa data menggunakan statistik deskriptif dengan memakai formula persentase dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Gambaran perilaku asertif sebelum diberikan layanan bimbingan kelompok dengan menggunakan metode brainstorming berada pada kategori kurang asertif dan cukup asertif, 2) Gambaran setelah diberikan layanan bimbingan kelompok dengan menggunakan metode brainstorming berada pada kategori asertif, dan sangat asertif, 3) Terdapat efektifitas bimbingan kelompok dengan menggunakan metode brainstorming dalam meningkatkan perilaku asertif dengan teman sebaya, uji hipotesis menunjukkan peningkatan. Jadi terdapat perbedaan perilaku asertif sebelum dan sesudah diberikan layanan bimbingan kelompok dengan menggunakan metode brainstorming.
Efektifitas Bimbingan Kelompok Berbasis Online dengan Menggunakan Metode Diskusi dalam Meningkatkan Rasa Percaya Diri Nike Gusmida; Fitria Kasih; Fuaddillah Putra
Journal on Education Vol 5 No 4 (2023): Journal on Education: Volume 5 Nomor 4 Mei-Agustus 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research entitled “The Online-Based Group Guidance Effectiveness Using Discussion Method in Increasing Self-Confidence”. The purpose of this research is to describe: an overview of the student self-confidence before and after participating online-based group guidance using the discussion method, as well as the online-based group guidance effectiveness using the discussion method in increasing student self-confidence. This is a experimental research. The population of this research was 10 students using purposive sampling technique. The instrument was questionnaire, while the data analysis used interval data with t-test, as well as the results of the pretest and the posttest. The results of this research: 1) The description of students self-confidence before participating online-based group guidance using the discussion method is in a fairly high category 2) The description of students self-confidence after participating online-based group guidance using the discussion method is in the low category. 3) There is an effectiveness of online-based group guidance using the discussion method in increasing students self-confidence. It is recommended for counseling teachers in order to take the advantage of technological media in providing counseling guidance. By providing online-based group guidance using the discussion method with the zoom application, students will get new innovations.
Ketercapaian Tugas Perkembangan Remaja SMAN 2 Sungai Penuh Dengan SMAN 1 VII Koto Padang Pariaman Adril Mahyu; Jarudin Jarudin; Fuaddillah Putra
Jurnal Neo Konseling Vol 5, No 1 (2023): Jurnal Neo Konseling
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/00715kons2023

Abstract

This research is motivated by the presence of students: they do not comply with the values and rules that exist in school, they cannot get along with friends of different sexes, they are not confident about their physical shape, they are still awkward talking to new friends at school, they wear excessive accessories to school. The aims of the study were 1) to describe the achievement of adolescent developmental tasks at SMAN 2 Sungai Penuh, 2) to describe the achievement of youth developmental tasks at SMAN 1 VII Koto Padang Pariaman, 3) the differences between the achievement of adolescent developmental tasks at SMAN 2 Sungai Penuh and SMAN 1 VII Koto Padang Pariaman. This type of research uses descriptive and comparative quantitative methods. Population 241 people. Sample 110 people. The sampling technique is proportional random sampling. The instrument used was the developmental task inventory (ITP). The data analysis technique uses developmental task analysis (ATP). The results of the study 1) the achievement of adolescent developmental tasks at SMAN 2 Sungai Penuh is at the level of self-awareness, 2) the achievement of adolescent developmental tasks at SMAN 1 VII Koto Padang Pariaman is at the level of self-awareness, 3) the difference between the achievement of adolescent developmental tasks at SMAN 2 Sungai Penuh and SMAN 1 VII Koto Padang Pariaman there is no difference in the achievement of developmental tasks between SMAN 2 Sungai Penuh and SMAN 1 VII Koto Padang Pariaman.
Faktor–Faktor yang Menyebabkan Pernikahan Dini pada Remaja di Nagari Mandeh Kecamatan Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan Sania Yuva; Fuaddillah Putra; Citra Imelda Usman
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dengan maraknya pernikahan dini pada usia remaja, usia remaja adalah usia yang labil serta belum stabilnya emosi dan rendahnya pengendalian diri pada remaja sehingga sering terjadinya pertengkaran yang menuju pergaulan bebas sehingga berujung pada pernikahan dini. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: Faktor - faktor yang menyebabkan pernikahan dini pada remaja di Nagari Mandeh kecamatan XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan dilihat dari faktor internal dan eksternal. Jenis penelitian ini kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode wawancara dengan informan utama kunci 2 orang dan informan tambahan 7 orang. Data ini diuji dengan melakukan triangulasi data, setelah itu dianalisis dengan tiga tahap: reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ditemukan bahwa ada beberapa faktor yang menjadi penyebab pernikahan dini yaitu faktor pendidikan remaja dan orang tua yang rendah, faktor ekonomi keluarga remaja yang rendah. Faktor sosial, Faktor budaya, faktor lain seperti tempat berpacaran yang mendukung.
Rancangan Program Pengembangan Kecerdasan Emosi dalam Aspek Empati Berbasis Teknologi Informasi Dhea Ratu; Helma Helma; Fuaddillah Putra
Jurnal Counseling Care Vol 5, No 2 (2021): Jurnal Counseling Care, [Terakreditasi Sinta 4] No: 225/E/KPT/2022
Publisher : Universitas PGRI SUMATERA BARAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1128.003 KB) | DOI: 10.22202/jcc.2021.v5i2.5163

Abstract

ABSTRACT This research is motivated by the presence of students who lack a sense of empathy, and there is no service program developed specifically to increase students' empathy. So that researchers are interested in designing service programs that can make it easier for BK teachers to develop student empathy. This study aims to determine: 1) Profile of the level of empathy of students; 2) designing development programs to improve adolescent emotional intelligence in the aspect of empathy based on Information Technology that can be accepted theoretically and practically. This research method is quantitative descriptive and developmental type. The data collection technique used is a questionnaire. The subjects in this study were students of class XII IPA 3, State High School 2 Bungo, totaling 33 people. Theoretical experts consist of 3 lecturers, practical experts are counselors and media experts are Information Technology teachers. The development procedure used in this research includes 5 steps, namely: 1) Potential and problems; 2) data collection; 3) product design, 4) design validation, 5) design revision. The data analysis technique used is the percentage. The results of the calculation of the score for each validation carried out are searched for the average score of the acquisition and then it can be converted from quantitative data to qualitative data. The results of this study revealed that: 1) the profile of the level of empathy of students was in the medium category; 2) applications that have been validated by theoretical, practical, and media experts are categorized as highly accepted. That is, the program developed is feasible to be used to increase the empathy of students at school. Keywords: Development programs, empathy, information technology ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi adanya peserta didik yang kurang memiliki rasa empati, serta belum adanya program pelayanan  yang dikembangkan secara khusus untuk meningkatkan  rasa empati peserta didik. Sehingga peneliti tertarik untuk membuat rancangan program layanan yang dapat memudahkan Guru BK untuk mengembangkan empati peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Profil tingkat empati peserta didik; 2) merancang program pengembangan untuk  meningkatkan kecerdasan emosi remaja dalam aspek empati berbasis Teknologi Informasi yang dapat diterima secara teoritis dan praktis. Metode penelitian ini adalah kuantitatif jenis deskriptif dan pengembangan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XII IPA 3 SMAN 2 Bungo yang berjumlah 33 orang. Pakar teoritis terdiri dari 3 orang dosen, pakar praktis Guru Bimbingan dan Konseling dan pakar media adalah guru Teknologi informasi. Prosedur pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini meliputi 5 langkah yaitu: 1) Potensi dan masalah; 2) pengumpulan data; 3) desain produk, 4) validasi desain, 5) revisi desain. Teknik analisis data  yang digunakan adalah presentase. Hasil dari perhitungan skor masing-masing validasi yang dilakukan dicari rata-rata skor perolehannya kemudian dapat dikonversikan dari data kuantitatif ke data kualitatif. Hasil penelitian ini mengungkapkan  bahwa: 1) profil tingkat empati peserta didik di berada pada kategori sedang; 2) aplikasi yang telah divalidasi oleh pakar teoritis, praktis, dan media dikategorikan  sangat diterima. Artinya, program yang dikembangkan layak untuk digunakan untuk meningkatkan empati peserta didik di sekolah. Kata Kunci : Pengembangan prgra, empati, teknologi informasi.  
PENDAPAT REMAJA TENTANG PENDIDIKAN SEKS YANG DIBERIKAN OELH ORANG TUA Zulfaneli Neli; Fuaddillah Putra
Jurnal Counseling Care Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Counseling Care
Publisher : Universitas PGRI SUMATERA BARAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (838.088 KB) | DOI: 10.22202/jcc.2018.v2i1.2859

Abstract

Sex education is one of the things taboo for some people or a group of people. The purpose of this study is to describe the opinion of adolescents to sex education received from parents, in terms of 1) Sex instruction and 2) education in sexuality. Based on data processing did it was revealed that the opinion of adolescents about sex education provided by parents is very useful for them, this is because it can help them how to maintain the body healthy, especially the reproductive system and how to behave in accordance with the values and norms prevailing in a community environment. Therefore it is expected in the parents and other components of society to be more attention and treat adolescents in accordance with the progress they are living, and guide them by being friends and friends who can understand what they want.
Rancangan Program Pengembangan Kecerdasan Emosi dalam Aspek Empati Berbasis Teknologi Informasi Dhea Ratu; Helma Helma; Fuaddillah Putra
Jurnal Counseling Care Vol 5, No 2 (2021): Jurnal Counseling Care, [Terakreditasi Sinta 4] No: 225/E/KPT/2022
Publisher : Universitas PGRI SUMATERA BARAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/jcc.2021.v5i2.5163

Abstract

ABSTRACT This research is motivated by the presence of students who lack a sense of empathy, and there is no service program developed specifically to increase students' empathy. So that researchers are interested in designing service programs that can make it easier for BK teachers to develop student empathy. This study aims to determine: 1) Profile of the level of empathy of students; 2) designing development programs to improve adolescent emotional intelligence in the aspect of empathy based on Information Technology that can be accepted theoretically and practically. This research method is quantitative descriptive and developmental type. The data collection technique used is a questionnaire. The subjects in this study were students of class XII IPA 3, State High School 2 Bungo, totaling 33 people. Theoretical experts consist of 3 lecturers, practical experts are counselors and media experts are Information Technology teachers. The development procedure used in this research includes 5 steps, namely: 1) Potential and problems; 2) data collection; 3) product design, 4) design validation, 5) design revision. The data analysis technique used is the percentage. The results of the calculation of the score for each validation carried out are searched for the average score of the acquisition and then it can be converted from quantitative data to qualitative data. The results of this study revealed that: 1) the profile of the level of empathy of students was in the medium category; 2) applications that have been validated by theoretical, practical, and media experts are categorized as highly accepted. That is, the program developed is feasible to be used to increase the empathy of students at school. Keywords: Development programs, empathy, information technology ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi adanya peserta didik yang kurang memiliki rasa empati, serta belum adanya program pelayanan  yang dikembangkan secara khusus untuk meningkatkan  rasa empati peserta didik. Sehingga peneliti tertarik untuk membuat rancangan program layanan yang dapat memudahkan Guru BK untuk mengembangkan empati peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Profil tingkat empati peserta didik; 2) merancang program pengembangan untuk  meningkatkan kecerdasan emosi remaja dalam aspek empati berbasis Teknologi Informasi yang dapat diterima secara teoritis dan praktis. Metode penelitian ini adalah kuantitatif jenis deskriptif dan pengembangan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XII IPA 3 SMAN 2 Bungo yang berjumlah 33 orang. Pakar teoritis terdiri dari 3 orang dosen, pakar praktis Guru Bimbingan dan Konseling dan pakar media adalah guru Teknologi informasi. Prosedur pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini meliputi 5 langkah yaitu: 1) Potensi dan masalah; 2) pengumpulan data; 3) desain produk, 4) validasi desain, 5) revisi desain. Teknik analisis data  yang digunakan adalah presentase. Hasil dari perhitungan skor masing-masing validasi yang dilakukan dicari rata-rata skor perolehannya kemudian dapat dikonversikan dari data kuantitatif ke data kualitatif. Hasil penelitian ini mengungkapkan  bahwa: 1) profil tingkat empati peserta didik di berada pada kategori sedang; 2) aplikasi yang telah divalidasi oleh pakar teoritis, praktis, dan media dikategorikan  sangat diterima. Artinya, program yang dikembangkan layak untuk digunakan untuk meningkatkan empati peserta didik di sekolah. Kata Kunci : Pengembangan prgra, empati, teknologi informasi.  
PENDAPAT REMAJA TENTANG PENDIDIKAN SEKS YANG DIBERIKAN OELH ORANG TUA Zulfaneli Neli; Fuaddillah Putra
Jurnal Counseling Care Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Counseling Care
Publisher : Universitas PGRI SUMATERA BARAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (838.088 KB) | DOI: 10.22202/jcc.2018.v2i1.2859

Abstract

Sex education is one of the things taboo for some people or a group of people. The purpose of this study is to describe the opinion of adolescents to sex education received from parents, in terms of 1) Sex instruction and 2) education in sexuality. Based on data processing did it was revealed that the opinion of adolescents about sex education provided by parents is very useful for them, this is because it can help them how to maintain the body healthy, especially the reproductive system and how to behave in accordance with the values and norms prevailing in a community environment. Therefore it is expected in the parents and other components of society to be more attention and treat adolescents in accordance with the progress they are living, and guide them by being friends and friends who can understand what they want.
Perbedaan Ketercapaian Tugas Perkembangan Remaja Nagari Sungai Rumbai Timur Dengan Remaja Nagari Sungai Sariak Hasnul Wathan; Fuaddillah Putra; Wira Solina
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 4 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i4.4019

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh remaja tidak dapat mengontrol emosinya. Tujuan peneletian ini adalah untuk mengetahui 1) ketercapaian tugas perkembangan remaja Sungai Sariak Kabupaten Padang Pariaman, 2) ketercapaian tugas perkembangan remaja Sungai Rumbai Timur Kabupaten Dharmasraya, 3) perbedaan ketercapaian tugas perkembangan remaja Sungai Sariak dengan Remaja Sungai Rumbai Timur. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif, populasi dalam penelitian ini adalah remaja Nagari Sungai Sariak berjumlah 36 sampel dan Nagari Sungai Rumbai Timur berjumlah 36 sampel. Pengambilan sampel menggunakan propotional random sampling. Instrumen yang digunakan untuk penelitian ini adalah inventori tugas perkembangan (ITP). Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis tugas perkembangan(ATP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) ketercapaian tugas perkembangan remaja Sungai Sariak Kabupaten Padang Pariaman berada pada tingkat “Sadar Diri (SDI)”, (2) ketercapaian tugas perkembangan remaja Sungai Rumbai Timur Kabupaten Dharmasraya berada pada tingkat “Sadar Diri (SDI)”, (3) perbedaan ketercapain tugas perkembangan remaja Sungai Sariak dengan Remaja Sungai Rumbai Timur berada pada kategori Sadar Diri (SDI).