Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Rancangan Program Layanan Bimbingan Dan Konseling Untuk Mengatasi Problematika Internal Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Dan Humaniora Angkatan 2020 Anjly Rusman; Wira Solina; Fuaddillah Putra
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 4 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i4.4254

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi karena adanya problematika internal yang dihadapi oleh mahasiswa selama masa perkuliahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Profil problematika interna. 2) Merancang program layanan Bimbingan dan Konseling untuk mengatasi problematika internal mahasiswa. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Research and Development (R&D). Populasi dari penelitian ini mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora angkatan 2020 sebanyak 472 orang mahasiswa.teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling, sampel penelitian ini sebanyak 82. Instrument yang digunakan adalah angket. Sedangkan analisis data yang digunakan presentase, skala likert dan validasi program oleh expert judgement. Berdasarkan hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa : 1) Profil problematika internal mahasiswa berada pada kategori tinggi. 2) Rancangan program yang telah di validasi, berada pada kategori “Diterima”. Rancangan program layanan bimbingan dan konseling adalah menggunakan layanan dasar yaitu bimbingan klasikal dan bimbingan kelompok.
Pengembangan Instrumen Hambatan Komunikasi Aspek Antar Pribadi Berbasis Teknologi Informasi (TI) Pada Peserta Didik Popi Astuti; Citra Imelda Usaman; Fuaddillah Putra
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 8 No. 3 (2023): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v8i3.1577

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya peserta didik yang menggunakan bahasa yang rumit saat melakukan komunikasi, maka dari itu peneliti tertarik untuk membuat aplikasi pengolahan instrumen hambatan komunikasi antar pribadi peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah 1) Pengembangan instrumen hambatan komunikasi berbasis teknologi informasi (TI) antar pribadi pada peserta didik kelas IX di SMPN 10 Padang. 2) Identifikasi hasil insrumen hambatan komunikasi pada aspek antar pribadi peserta didik kelas IX di SMPN 10 padang berbasis teknologi informasi. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian dan pengembangan (R&D). Prosedur pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini meliputi 7 langkah yaitu: potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba pemakaian, revisi produk. Subjek dalam penelitian ini adalah validator pakar teoritis, Praktisi, dan IT. Validasi pengolahan instrumen hambatan komunikasi pada aspek antar pribadi  memiliki empat aspek penilaian yaitu: aspek tampilan, aspek penggunaan, aspek ketepatan aplikasi, aspek bahasa. Populasi dalam penelitian adalah 286 peserta didik. Jumlah sampel sebanyak 32 peserta didik. Teknik pengambilan sampel purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah angket. Sedangkan untuk analisis data menggunakan statistik deskriptif dengan teknik persentase. Hasil dari penelitian ini adalah: 1) Berdasarkan hasil uji validitas, maka dapat disimpulkan bahwa aplikasi pengolahan instrumen hambatan komunikasi antar pribadi peserta didik berbasis teknologi informasi yang telah divalidasi oleh pakar teoritis dengan kategori “Diterima”. Pakar praktis dan Pakar IT dengan kategori “Sangat Diterima”. Hal tersebut menunjukkan bahwa aplikasi yang telah dikembangkan sudah layak digunakan, 2) Berdasarkan hasil analisis secara umum terdapat ada peserta didik yang memiliki hambatan komunikasi antar pribadi dengan kategori sangat banyak 6 orang peserta didik, kategori banyak 16 orang peserta didik, kategori cukup 7 orang peserta didik, kategori sedikit yang memiliki 3 orang peserta didik sedangkan kategori sangat sedikit tidak ada.
BIMBINGAN KELOMPOK TEKNIK PROBLEM SOLVING DALAM MENINGKATKAN KETERCAPAIAN TUGAS PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK SMA Dwi Septia Resti; Fuaddillah Putra; Yasrial Chandra
Jurnal Bikotetik (Bimbingan dan Konseling: Teori dan Praktik) Vol. 7 No. 02 (2023): Volume 07 Number 02, November 2023
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bikotetik.v7n02.p95-103

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui  ketercapaian tugas perkembangan peserta didik kelas XII IPA 1 SMA sebelum dan sesudah dilakukan layanan bimbingan kelompok, efektifitas layanan bimbingan kelompok dengan menggunakan teknik problem solving dalam meningkatkan ketercapaian tugas perkembangan peserta didik di kelas XII IPA 1 SMA. Jenis penelitian ini adalah eksperimen, populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik di kelas XII IPA 1 SMA berjumlah 33 orang dan sampel pada penelitian ini berjumlah 10 orang. Pengambilan sampel pada penelitian ini dengan teknik nonprobability sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah inventori tugas perkembangan (ITP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) ketercapaian tugas perkembangan peserta didik pretest sebelum dilakukannya layanan bimbingan kelompok berada pada tingkat “sadar diri (SDI)”, (2) ketercapaian tugas perkembangan peserta didik postest setelah dilakukannya layanan bimbingan kelompok berada pada tingkat “sadar diri (SDI)  dan saksama (SAK), masih dikategorikan belum tercapai idealnya ketercapaian tugas perkembangan peserta didik di usia 15-18 tahun berada pada tingkat individualitas (IND), (3) terdapat efektifitas layanan bimbingan kelompok dalam meningkatkan ketercapaian tugas perkembangan peserta didik dengan kategori efektif. Kata Kunci: Bimbingan Kelompok, Problem Solving, Siswa SMA
PERENCANAAN LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN MENGGUNAKAN METODE PROBLEM SOLVING DALAM MENINGKATKAN KETERCAPAIAN TUGAS PERKEMBANGAN (STUDI ANALISIS DESKRIPTIF DI KELAS XII MIPA 3 SMAN 5 PARIAMAN) Asy Syifa Husni; Fuaddillah Putra; Yasrial Chandra
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 7, No 2 (2024): PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Publish
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ptk.v7i2.183-188

Abstract

This research is motivated by the existence of students who have not yet achieved their developmental tasks well. The aim of this research is to find out: 1) An overview of the achievement of students' developmental tasks in class XII MIPA 3, 2) Planning for group guidance services using problem solving methods to increase the achievement of developmental tasks. This research was conducted using descriptive analysis methods. The population in this study was 24 students and the sample in this study was 24 samples. Sampling in this study used a total sampling technique. The instrument used in this research is the developmental task inventory (ITP). The analysis in this research uses a computer processing system that has been programmed in the developmental task inventory (ITP) application.The results of the research show that: 1) The description of the achievement of developmental tasks for class group guidance using problem solving methods. Based on this research, it is recommended that adolescents be able to complete their developmental tasks well in order to achieve their developmental tasks to enter the developmental stage in adulthood.
Planning of Guidance and Counseling Service Programs to Improve the Achievement of Student Development Tasks in State Senior High School 1 Kinali Elvina, Elvina; Putra, Fuaddillah; Usman, Citra Imelda
Jurnal Counseling Care Vol 8, No 1 (2024): Jurnal Counseling Care, [Terakreditasi Sinta 4] No: 225/E/KPT/2022
Publisher : Universitas PGRI SUMATERA BARAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/jcc.2024.v8i1.7599

Abstract

This research is motivated by students who lack independence in following the learning process, limited interaction during face-to-face learning, and some students who have difficulty accepting their own physical condition. The objectives of this study are to describe 1) The achievement of student development tasks at State Senior High School 1 Kinali, and 2) The planning of guidance and counseling programs to enhance the achievement of student development tasks at State Senior High School 1 Kinali. This research was conducted using a research and development method with a population of 302 students, and the sample consisted of 31 students from class XI Phase F 9. The instrument used was the Inventory of Developmental Tasks. Data analysis was performed using Developmental Task Analysis Software. The research results are as follows: 1) The achievement of student developmental tasks (Study in class XI Phase F 9) is generally in the category of self-awareness development level. 2) The planning of guidance and counseling programs to enhance the achievement of student developmental tasks at State Senior High School 1 Kinali includes services such as information services, group counseling services, collaborative services, and bibliotherapy services. Based on the results of the research, recommendations can be made for students to identify unfulfilled developmental tasks and use this research as a guide for improvement.
Model Rancangan Bimbingan Kelompok dengan Menggunakan Teknik Discussion Meningkatkan Harga Diri dalam Kehidupan Sosial Peserta Didik (Studi Deskriptif Analisis di Kelas IX IPS 2 SMA Negeri 2 Sijunjung) Viska, Dwi Putri Yulanda; Kardo, Rici; Putra, Fuaddillah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v5i1.1042

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya perilaku peserta didik yang tidak menghormati dirinya sendiri, ketidakmampuan peserta didik dalam mencapai tujuan, seperti ragu-ragu untuk mencoba sesuatu yang baru, peserta didik yang tidak mampu menangani permasalahan atau kejadian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan harga diri peserta didik kelas XI IPS 2 SMA Negeri 2 Sijunjung dilihat dari: 1) Profil harga diri peserta didik. 2) Pelaksanaan layanan bimbingan kelompok dalam membantu meningkatkan harga diri kehidupan sosial peserta didik yang dilakukan Guru BK. 3) Rancangan program layanan bimbingan kelompok dengan menggunakan teknik discussion meningkatkan harga diri dalam kehidupan sosial peserta didik. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan mixed method. Populasi penelitian adalah 31 peserta didik yang dipilih dengan teknik total sampling dengan 31 partisipan. Instrumen yang digunakan yaitu angket dan wawancara. Sedangkan untuk analisis data menggunakan klasifikasi persentase dan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan atau verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian tentang harga diri peserta didik kelas XI IPS 2 SMA Negeri 2 Sijunjung dilihat dari: 1) Secara umum harga diri peserta didik dalam kehidupan sosial berada pada kategori cukup tinggi. 2) Pelaksanaan layanan bimbingan kelompok dalam meningkatkan harga diri peserta didik dalam berkehidupan sosial yang dilakukan guru BK belum memberikan hasil yang maksimal karena selama ini guru Bk kurang memberikan metode-metode yang bervariasi sehingga peserta didik menjadi bosan dan jenuh. 3) Model rancangan bimbingan kelompok dengan menggunakan teknik discussion dalam membantu meningkatkan harga diri dalam kehidupan sosial peserta didik.
Ketercapaian Tugas Perkembangan Masyarakat Pada Masa Dewasa Akhir di Kelurahan Duri Timur Kabupaten Bengkalis Nanda Putri, Melur; Putra, Fuaddillah; Imelda Usman, Citra
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v5i3.1943

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya dewasa akhir yang sudah mengalami penurunan kemampuan fisik .Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan ketercapaian tugas perkembangan masyarakat dewasa akhir di Kelurahan Duri Timur Kabupaten Bengkalis. Jenis penelitian ini adalah kuantiatif deskriptif. Populasi penelitian adalah masyarakat yang dalam kategori rentang usia dewasa akhir di Kelurahan Duri Timur dengan jumlah 102. Sampel penelitian dengan teknik total sampling dengan jumlah 102 orang. Pengumpulan data menggunakan angket, analisa data menggunakan statistik deskriptif dengan persentase. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa ketercapaian tugas perkembangan masyarakat dewasa akhir dilihat dari : (1) menurunnya kekuatan fisik dan kesehatan dalam kategori cukup tercapai, (2) menyesuaikan diri dengan masa pensiun dan berkurangnya income (penghasilan) keluarga dalam kategori cukup tercapai, (3) menyesuaikan diri dengan kematian pasangan hidup dalam kategori cukup tercapai, (4) membentuk hubungan dengan orang-orang yang seusia dalam kategori cukup tercapai, (5) membentuk pengaturan kehidupan fisik yang memuaskan dalam kategori cukup tercapai, dan (6) menyesuaikan diri dengan peran sosial dalam kategori cukup tercapai.
Model Rancangan Layanan Bimbingan Kelompok Dengan Mengunakan Metode Diskusi Dalam Meningkatkan Keterampilan Komunikasi Peserta Didik (Studi pada Kelas X MIPA 3 di SMAN Enam Lingkung) Hariyati Anggraini, Wahyu; Kasih, Fitria; Putra, Fuaddillah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2032

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya keterampilan komunikasi peserta didik yang kurang baik dan masih adanya Guru Bimbingan dan Konseling yang belum menyusun Model rancangan layanan bimbingan kelompok berdasarkan need assesmen peserta didik.Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan :1. Profil keterampilan komunikasi peserta didik, 2. Pelaksanaan bimbingan kelompok dalam pencapaian tingkat keterampilan komunikasi di sekolah menggunakan metode diskusi.,3. Model rancangan bimbingan kelompok dalam membantu tingkat keterampilan komunikasi peserta didik berbasis diskusi. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan mixed method.Populasi penelitian adalah 33 peserta didik. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan 33 partisipan instrumen yang digunakan yaitu angket dan wawancara sedangkan untuk analisis data menggunakan presentase dan reduksi data, penyajian data penarikan kesimpulan atau verifikasi.Hasil penelitian tentang keterampilan komunikasi peserta didik X MIPA 3 SMAN 1 Enam Lingkung dilihat dari :1) Secara umum profil keterampilan komunikasi peserta didik pada kategori kurang baik. 2) Pelaksanaan layanan bimbingan kelompok dalam meningkatkan keterampilan komunikasi peserta didik yang dilakukan Guru BK belum memberikan hasil yang maksimal karena selama ini Guru BK kurang memberikan metode-metode yang bervariasi sehingga keterampilan komunikasi peserta didik berada pada kategori kurang baik.3) Model rancangan layanan bimbingan kelompok dalam membantu meningkatkan keterampilan komunikasi peserta didik.
Model Rancangan Program Bimbingan Kelompok dengan Menggunakan Teknik Diskusi untuk Mengembangkan Karakter Prilaku di Sekolah (Studi pada Kelas XI IPA SMAN 2 Batang Kapas) Mariyani, Safira; Kardo, Rici; Putra, Fuaddillah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v6i1.3107

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya peserta didik yang kurang menghargai guru ataupun teman sebayanya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan : 1) Karakter prilaku peserta didik. 2) Pelaksanaan layanan bimbingan kelompok dan metode diskusi dalam membentuk karakter peserta didik. 3) Rancangan program bimbingan kelompok dalam mengembangkan karakter peserta didik berbasis diskusi. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan mixed method dimana disini menggunakan metode penelitian kuantitatif dan metode kualitatif. Populasi penelitian adalah 63 peserta didik yang dipilih dengan teknik total sampling dengan jumlah 63 orang. Instrumen yang digunakan yaitu angket dan wawancara. Sedangkan untuk analisis data menggunakan klasifikasi persentase dan triangulasi data. Hasil penelitian ini tentang model rancanaan program bimbingan kelompok dengan menggunakan teknik diskusi untuk mengembangkan karakter prilaku disekolah menunjukkan: 1) karakter perilaku peserta didik yang kurang baik.2) Pelaksanaan layanan bimbingan kelompok dengan menggunakan teknik diskusi untuk mengembangkan karakter perilaku disekolah yang dilakukan guru BK belum memberikan hasil yang maksimal karena selama ini guru BK belum bisa mengatasi kendala-kendala yang ditemui selama melaksanakan layanan. 3) Rancangan program bimbingan kelompok dalam mengembangkan karakter peserta didik dengan menggunakan metode diskusi sangan baik dan sesuai dengan permasalahan karakter peserta didik.
PENTINGNYA PENDIDIKAN SEKS PADA ANAK PAUD Solina, Wira; Usman, Citra Imelda; Putra, Fuaddillah
MINDA BAHARU Vol 7, No 2 (2023): Minda Baharu
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/jmb.v7i2.5210

Abstract

Pengabdian masyarakat dilakukan dalam rangka mendorong perubahan pengetahuan orang tua tentang pendidikan seks pada anak prasekolah. Sehingga para orang tua berubah pikiran bahwa sex education pada anak yang awalnya tabu perlu diberikan. Perubahan yang diharapkan ke arah yang lebih baik, dapat dilakukan dengan memberikan materi tentang pentingnya pendidikan seks pada anak usia prasekolah. Solusi dari permasalahan di SD Negeri 12 VII Koto Sungai Sarik adalah dengan memberikan materi kepada orang tua tentang pengenalan pendidikan seks pada anak usia prasekolah. Selain mengajari orang tua bagaimana menjelaskan seks itu sendiri kepada anak dengan menggunakan media. Metode pelaksanaan kegiatan ini diawali dengan menjelaskan materi pendidikan seks anak usia pra sekolah kepada orang tua, kemudian mengajarkan kepada orang tua cara menyampaikan pendidikan seks kepada anak dengan menggunakan media, boneka, gambar, dan binatang.