Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PEMANFAATAN LIMBAH PLASTIK POLYETHYLEN TEREPHTALATE SEBAGAI SUBSTITUSI PARSIAL PASIR PADA PEMBUATAN BATA INTERLOCK Libastari, Helen; Anisah; Ramadhan, Muhammad Agphin; Gazali, Abdhy; Nugroho, Muhammad Sapto
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol. 21 No. 2 (2026): Menara : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jmenara.v21i2.65921

Abstract

Pertumbuhan industri konstruksi meningkatkan kebutuhan pasir, sementara limbah plastik PET terus meningkat dan menimbulkan tekanan lingkungan karena sulit terurai. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh substitusi parsial pasir dengan limbah PET terhadap karakteristik bata interlock meliputi tampak, ukuran, klasifikasi lubang, kuat tekan, penyerapan air, mengacu pada SNI 03-0349-1989 tentang bata beton untuk pasangan dinding. Metode yang digunakan adalah eksperimen laboratorium dengan variasi PET 0%, 30%, 40%, dan 50% dari berat pasir, diuji pada umur 28 hari. Hasil menunjukkan seluruh variasi memenuhi uji tampak (permukaan rata, tanpa cacat signifikan, tidak mudah direpihkan, sudut tidak mudah runtuh) dan uji dimensi sesuai toleransi SNI (+3/−5 mm panjang dan ±2 mm lebar/tinggi) dari ukuran cetakan. Semua benda uji tergolong bata interlock pejal (volume lubang <25%). Kuat tekan menurun seiring peningkatan PET, dari 5,31 menjadi 2,36 MPa (bata utuh) dan dari 10,45 menjadi 2,80 MPa (bata setengah), dengan hanya bata kontrol setengah memenuhi Mutu I (≥9,8 MPa). Penyerapan meningkat, sedangkan berat jenis menurun. Substitusi PET menghasilkan bata lebih ringan namun berkuat tekan lebih rendah, sehingga lebih sesuai untuk elemen non-struktural.
Revitalisasi Perpustakaan dengan Pengadaan Sarana dan Prasarana Pendukung di SMK Yapinuh Muara Gembong M. Abdhy Gazali; R. Eka Murtinugraha; Sittati Musalamah; Helen Libastari; Alfandi Ziqri; Arif Saefudin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Fakultas Teknik : Jurnal Abditek Vol. 6 No. 02 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Fakultas Teknik: Jurnal Abditek
Publisher : LPPM Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/abditek.062.01

Abstract

Sekolah menengah kejuruan di wilayah pesisir masih menghadapi keterbatasan sarana dan prasarana pendukung pembelajaran, khususnya pada fasilitas perpustakaan sekolah. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya pemanfaatan perpustakaan sebagai pusat literasi dan ruang belajar kolaboratif. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan fungsi perpustakaan SMK Yapinuh Muara Gembong sebagai pusat literasi dan pembelajaran melalui program revitalisasi sarana dan prasarana perpustakaan. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan secara bertahap melalui sosialisasi, pelatihan, penyiapan perlengkapan perpustakaan, pendampingan, dan evaluasi. Sasaran kegiatan meliputi siswa, guru, dan pengelola perpustakaan sebagai pengguna utama fasilitas. Kegiatan revitalisasi dilakukan melalui penataan ulang ruang perpustakaan, pengadaan rak buku, meja baca, dan kursi yang mendukung kenyamanan belajar, serta pendampingan pemanfaatan perpustakaan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perbaikan kondisi fisik perpustakaan yang lebih tertata, nyaman, dan fungsional. Evaluasi kegiatan menunjukkan seluruh indikator penilaian berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata antara 3,73 hingga 3,91, yang mengindikasikan peningkatan kenyamanan, pemanfaatan fasilitas, dan kepuasan pengguna. Kegiatan ini disimpulkan berhasil meningkatkan peran perpustakaan sebagai pusat literasi sekolah. Keberlanjutan program memerlukan komitmen sekolah dalam pengelolaan perpustakaan serta dukungan kebijakan untuk pembaruan koleksi dan penguatan literasi secara berkelanjutan.
Pengembangan Prosedur Implementasi Last Planner System (LPS) untuk Pemantauan Progres Penyusunan Skripsi Mahasiswa Idah Faridah; Muh. Abdhy Gazali; M. Agphin Ramadhan
Jurnal Vokasi Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 2 (2026): JURNAL VOKASI SAINS DAN TEKNOLOGI (MEI)
Publisher : Program Vokasi UNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56190/jvst.v5i2.119

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan prosedur implementasi Last Planner System (LPS) sebagai alat manajemen waktu dalam penyusunan skripsi. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate) serta pendekatan mixed-method. Produk yang dikembangkan berupa perangkat berbasis Google Spreadsheet dan buku saku panduan. Hasil validasi oleh tujuh ahli menunjukkan tingkat kelayakan sebesar 83,6%, masuk dalam kategori sangat layak. Uji coba terbatas pada tiga mahasiswa selama empat minggu menunjukkan nilai Percent Plan Complete (PPC) berkisar antara 31,3%–83,7% dengan tren peningkatan bertahap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur LPS mampu meningkatkan keteraturan perencanaan, mempercepat identifikasi kendala, serta mendukung pemantauan progres secara sistematis. Namun, kestabilan PPC yang belum optimal mengindikasikan perlunya adaptasi penggunaan dalam jangka waktu yang lebih panjang. Penelitian ini berkontribusi dalam menyediakan prosedur operasional LPS pada konteks akademik yang sebelumnya belum banyak dikaji.
Integrasi BIM 4D untuk Optimasi Penjadwalan dan Pengendalian Waktu Proyek : Literatur Review Muhammad Pradana; Lenggogeni; Muh Abdhy Gazali HS
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterlambatan proyek konstruksi akibat lemahnya manajemen, perubahan desain, dan keterlambatan material menjadi permasalahan yang terus berulang di Indonesia. Metode penjadwalan konvensional seperti Critical Path Method (CPM) dan Gantt Chart dinilai tidak lagi memadai menghadapi kompleksitas proyek modern. Building Information Modeling (BIM) 4D, yang mengintegrasikan model tiga dimensi dengan jadwal konstruksi, hadir sebagai solusi inovatif untuk meningkatkan efisiensi penjadwalan dan pengendalian waktu proyek. Penelitian ini melakukan kajian literatur sistematis terhadap tujuh artikel ilmiah (2024–2026) mengenai implementasi BIM 4D. Hasil kajian menunjukkan BIM 4D secara konsisten unggul dibandingkan metode konvensional, meliputi pemendekan durasi proyek, peningkatan alokasi sumber daya, identifikasi dini dampak Contract Change Order (CCO), serta pemantauan progres yang lebih akurat dibandingkan Kurva S. Empat manfaat utama teridentifikasi: peningkatan visualisasi dan komunikasi, efisiensi penjadwalan, deteksi dini konflik jadwal, dan pengendalian waktu yang handal. Tantangan implementasi meliputi keterbatasan SDM kompeten, tingginya biaya investasi, dan resistensi terhadap perubahan metode kerja. Kajian ini merekomendasikan adopsi BIM 4D sebagai standar industri konstruksi Indonesia, didukung regulasi, sertifikasi tenaga ahli, dan integrasi dengan BIM 5D, Kecerdasan Buatan, serta Internet of Things.
Integrasi Building Information Modeling dan Lean Construction dalam Pengendalian Waste Material Beton pada Proyek Konstruksi: Kajian Literatur Restu Adji Nugroho; Irika Widiasanti; Muh. Abdhy Gazali HS
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemborosan material (waste material) merupakan salah satu permasalahan yang sering terjadi pada proyek konstruksi dan dapat menyebabkan peningkatan biaya serta menurunkan efisiensi penggunaan sumber daya. Seiring perkembangan teknologi konstruksi, Building Information Modeling (BIM) dan Lean Construction menjadi pendekatan yang banyak digunakan untuk meningkatkan efisiensi serta mengurangi pemborosan material. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi integrasi BIM 9D dan Lean Construction dalam pengurangan waste material beton pada proyek konstruksi melalui metode literature review. Kajian dilakukan terhadap 15 artikel ilmiah yang dipublikasikan pada periode 2018–2025 dan memiliki keterkaitan dengan waste material, Lean Construction, BIM, Quantity Take Off (QTO), serta BIM 9D. Hasil kajian menunjukkan bahwa Lean Construction efektif dalam mengidentifikasi dan mengurangi aktivitas yang tidak memberikan nilai tambah (non-value adding activities), sedangkan BIM mampu meningkatkan akurasi perhitungan kuantitas material melalui proses QTO yang lebih detail dan terintegrasi. Integrasi keduanya dalam konsep BIM 9D berpotensi mendukung pengendalian kebutuhan material beton secara lebih sistematis dan berbasis data. Selain itu, kajian ini menunjukkan bahwa penelitian terkait identifikasi komponen volume tambahan beton sebagai dasar penentuan kebutuhan pemesanan material masih terbatas sehingga memerlukan pengembangan lebih lanjut.