Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

REPRESENTASI KARAKTERISTIK ORANG SUNDA DALAM KOMIKLIEUR Patra Aditia
Lingkar Studi Komunikasi (LISKI) Vol 4 No 1 (2018): FEBRUARI 2018
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/liski.v4i1.1195

Abstract

Karakter lokal dalam komik Indonesia selalu berusaha dimunculkan sejak masa awal perkembangannya sejak tahun 1930-an hingga sekarang. Tidak terkecuali komik-komik yang bermunculan di media sosial instagram seperti KomikLieur yang menonjolkan karakter lokal dalam hal ini orang Sunda. Penelitian ini menggunakan metode semiotika dari Roland Barthes dengan memilih tiga komik strip dari KomikLieur yang berjudul Menanti Maghrib, Petot, dan Alasan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa dalam tingkat denotatif, oleh KomikLieur digambarkan bahwa orang Sunda adalah orang dengan karakter tidak sabar, terlampau santai, dan kurang taat pada aturan; secara konotasi, oleh KomikLieur digambarkan bahwa orang Sunda adalah orang dengan karakter kritis, berorientasi pada waktu luang, dan punya kemampuan berkelit pada aturan; sedangkan secara mitos, KomikLieur mencoba mengonstruksikan orang Sunda sebagai orang dengan karakter jenaka, reflektif, dan kreatif. Kata Kunci: Komik, Orang Sunda, Karakteristik, Semiotika, KomikLieur
TUR PARIWISATA DI MASA PANDEMI (ANALISIS PENGALAMAN VIRTUAL MELALUI PENDEKATAN AWARE-NESS) Patra Aditia; Atria Nuraini Fadilla
Jurnal Budaya Nusantara Vol 4 No 1 (2020): NUSANTARA & RUANG VIRTUAL
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/b.nusantara.vol4.no1.a3259

Abstract

Tur virtual adalah cara bagi industri pariwisata untuk bertahan dari pandemi. Melalui tur virtual, pengguna tetap dapat menjelajahi tempat-tempat wisata di seluruh dunia, melalui pengalaman virtual yang menempatkan pengguna dalam realitas virtual. Salah satu situs yang menyediakan layanan tur virtual ini adalah artsandculture.google.com, yang penggunanya sangat tinggi, karena orang cenderung jarang bepergian di tengah pandemi ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengalaman virtual dalam tur pariwisata, mengakomodir keinginan travelling konsumen. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, studi pustaka, dan wawancara. Wawancara dilakukan dengan empat orang yang dipilih melalui kriteria purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tur virtual memenuhi elemen kesadaran dalam persepsi, terkait dengan kehadiran audio yang ditandai daripada visual, kemampuan pengguna untuk membayangkan bahwa realitas virtual juga realitas nyata, dan hubungan antara pengalaman virtual dan pengguna nyata. pengalaman. Selain itu, virtual tour juga dapat meningkatkan industri pariwisata, bahkan setelah pandemi, karena murah terutama dalam hal akomodasi, transportasi, dan biaya masuk tempat wisata, serta dapat menghindari risiko tertentu, terutama terkait situs yang sifatnya tidak dapat diprediksi.
The Designing of Illustration Book for River Preservational for Children Taufik Hendra Lukmana; Patra Aditia
Wimba : Jurnal Komunikasi Visual Vol. 6 No. 2 (2014)
Publisher : KK Komunikasi Visual & Multimedia Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (698.28 KB) | DOI: 10.5614/jkvw.2014.6.2.6

Abstract

The design project of this illustration book is backgrounded by pollutioned river phenomenon which is happening in Bandung, West Java, Indonesia. The pollution is mainly caused by the people behavior which are likely don't care about nature and neither have insight on what matters on it. This river pollution is reach at endangered level and can lead into health and social problem and affect on the environmental aesthetic as well. From that reasons above, education on people is needed to prevent the river from further destruction, recover its cleanness, everlast, and function on ecosystem balance.Target audience of this book is primary school children, who are mainly from family, live on the banks of the river. Children age was chosen because at this age they can rapidly absorb information around them. They also start to pre-change on their attitude, value, and behavior so it is expected to have impact on shaping their care-attitude toward environment at their current or future stage of life. This design project took sample on Cikapundung River located in Bandung Regency, West Java, Indonesia.The outcome of this design project is a picture-story book as an educational media, containing story about characters with implied moral messages. Scene fragments in time and ambience background story came with illustrations and narrations, purpose to communicate the education message. By that message, the target audiences are expected to emerge their attitude and changing behavior toward cleanness and everlast river environment arround them.
Media Informasi sebagai Pengenalan Batik Magelang Dyah Pikaeksi; Patra Aditia
Wimba : Jurnal Komunikasi Visual Vol. 6 No. 1 (2014)
Publisher : KK Komunikasi Visual & Multimedia Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1234.712 KB) | DOI: 10.5614/jkvw.2014.6.1.6

Abstract

Batik is an Indonesian cultural heritage that has a variety of unique and different motifs in each region. Batik Magelang is still a relatively new batik culture compared to other areas so that if put in the category of groups of motifs lifted inland because of cultural elements and the natural conditions in the city. Because there is no history or ancestors batik make batik Magelang less enjoyable and less popular than the classic motif. The lack of information and marketing into the causes of the lack of knowledge about batik Magelang.The method used for data collection is library research, observation for some communities batik and batik artisans in Magelang, and interviews of business owners and makers of batik motifs in Magelang City.This design concept is to create a medium of information to provide knowledge and information about batik motifs Magelang. In this design, the author makes the information book because the book easy to carry around, and can accommodate a lot of information. It is expected that from this design can introduce a variety of batik motif Magelang Magelang that can be appreciated and preserved by the community.
ANALISIS POPULARITAS NON-FUNGIBLE TOKEN CRYPTOPUNKS BERDASARKAN KONTEN KOMUNIKASI VISUAL Atria Nuraini Fadilla; Patra Aditia
Desain Komunikasi Visual, Manajemen Desain dan Periklanan (Demandia) Vol 8 No 1 (2023): demandia - Jurnal Desain Komunikasi Visual, Manajemen Desain dan Periklanan
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/demandia.v8i1.4749

Abstract

NFT atau Non-Fungible Token adalah sebuah teknologi kripto berbasis komunikasi visual yang tercatat dalam blockchain. Salah satu NFT yang berhasil adalah Cryptopunks dari Larvalabs. Cryptopunks mempunyai 10000 NFT berbasis pixel 8-bit dengan ciri khasnya masing-masing. Kepopularitasan Cryptopunks dapat terlihat dari harga penjualan NFT mereka yang di tahun 2021 ini yang mencapai jutaan dolar. Penelitian ini berusaha menganalisis faktor pendukung dari keberhasilan NFT ini dilihat dari strategi komunikasi visualnya. Dengan menggunakan metode kajian data konten dan visual Cryptopunks dan komunitasnya, hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa NFT Cryptopunks berisi elemen visual dengan warna yang relatif sedikit, sifat bentuk dua dimensi yang disusun oleh bentuk-bentuk geometris. Variasi antar jenis NFT Cryptopunks relatif sedikit dan hanya ditentukan oleh “sosok” atau “figur” dan benda-benda yang melekat bersamanya seperti topi, rantai emas, kacamata hitam, bandana, pipa dan sebagainya, keseluruhannya dalam format 8-bit. Secara elemen visual, NFT Cryoptopunks secara teknis mudah ditiru dan direproduksi, sehingga tidak memiliki keistimewaan. Sementara itu berdasarkan hasil wawancara terhadap para informan yang dipilih berdasarkan sampel purposif, NFT Cryptopunks tidak memiliki keistimewaan secara visual tetapi hal yang membuatnya populer adalah terkait dengan konsep-konsep yaitu desentralisasi, demokratisasi, keunikan, otentisitas, kepemilikan, konsistensi, organik, pasar, wacana dan sejarah. Kata kunci: blockchain, cryptopunks, komunikasi visual, non-fungible token
Recognizing the City's Historical Potential Through Drawing Group Activities in Majalaya, Bandung Regency Diani Apsari; Nisa Eka Nastiti; Patra Aditia
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2023): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v7i3.12668

Abstract

Majalaya has potential in terms of a creative ecosystem that needs to be developed. From the results of preliminary research that has been done before, this creative ecosystem includes the potential of art-culture, culinary, textiles and history. Related to historical potential, it was also found that in Majalaya there are historical buildings that have a close connection with the culture and history of Majalaya City. This is the background for the Telkom University DKV team to collaborate in carrying out this Community Service activity with Majalaya.id. Majalaya.id itself is an independent news agency with a global-local (glocal) spirit, moving the public to interact in various spaces in Majalaya. On this basis, in this service, the team held a watercolor workshop entitled "Menggambar Majalaya - Workshop & Live Drawing Heritage" which aims to encourage community spirit, especially school children to work while recognizing the historical potential that exists in Majalaya.
STORYTELLING DALAM KEMASAN KOPI JANJI JIWA Fadilla, Atria Nuraini; Aditia, Patra
ANDHARUPA: Jurnal Desain Komunikasi Visual & Multimedia Vol. 8 No. 01 (2022): March 2022
Publisher : Dian Nuswantoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/andharupa.v8i01.4154

Abstract

AbstrakIndonesia merupakan salah satu negara penghasil dan pengkonsumsi kopi terbesar di dunia. Salah satu brand yang berhasil menguasai pasar kopi di Indonesia adalah kopi Janji Jiwa. Janji Jiwa mengetahui pentingnya membangun sebuah brand image. Salah satu pendekatan kreatif yang dilakukan oleh Janji jiwa adalah dengan storytelling yang diperkuat juga dengan copywriting dan tipografi. Lewat teknik pengumpulan data melalui observasi, studi literatur, dan wawancara mendalam terhadap sejumlah informan, yang kemudian dikaitkan dengan teori semiotika, maka hasil penelitian ini menunjukkan bahwa storytelling memperkuat brand image kopi Janji Jiwa dengan memberi kesan bahwa Janji Jiwa dimitoskan dengan peristiwa-peristiwa keseharian, seperti misalnya; pertemuan dengan sahabat, masa-masa kurang beruntung, ataupun perselisihan dengan rekan kerja.  Selain itu, makna yang terbentuk dari konten kreatif kopi Janji Jiwa adalah mitos tentang teks-teks yang dapat mengisi waktu luang, punya kemampuan untuk menimbulkan pikiran yang reflektif, punya pendekatan yang baik dan ramah, serta niat yang tulus.  Kata kunci: brand image, kopi janji jiwa, semiotik, storytelling  AbstractIndonesia is one of the largest coffee producers and consumers in the world. One of the brands that has succeeded in dominating coffee market in Indonesia is Janji Jiwa Coffee. Janji Jiwa knows the importance of building a brand image. One of the creative approaches used by Janji Jiwa is storytelling which is also reinforced by copywriting and typography. Data collection techniques were gathered through observation, literature study, and in-depth interviews with several informants, which linked to semiotic theory. The results of this study indicate that storytelling strengthens the brand image of Janji Jiwa coffee by giving the impression that Janji Jiwa is associated with daily events, for example, meetings with friends, unfortunate moments, or disputes with coworkers. In addition, the meaning of content creative development of Janji Jiwa coffee is a myth about texts that can fill spare time, have the ability to generate reflective thoughts, have a kind and friendly approach, and have sincere intentions.  Keywords: brand image, storytelling, semiotics, janji jiwa coffee
Hypothetical Model of Indonesian Coffee Community Cooperative (Koperasi Komunitas Kopi Indonesia, KOKOPI) in the Framework of Community Development and Interaction Design Through Kopikita App Fadilla, Atria Nuraini; Indriati, Lisa; Aditia, Patra
Komunitas Vol 15, No 2 (2023): September
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/komunitas.v15i2.39752

Abstract

The world of coffee in Indonesia is entering its third wave, marked by the tendency for coffee drinkers to know more about the journey of coffee from being harvested to serving. This research aims to formulate a hypothetical model for the development of the Indonesian Coffee Community Cooperative (KOKOPI) within the framework of community development theory. In its activities, KOKOPI, as a community representation that marks the third wave in the development of the phenomenon of coffee-drinking culture in Indonesia, has implemented the seven elements of the community development theory. However, it is not very concrete in one element regarding the integration of these disparate concerns and paradoxes within the field. This research offers a proposal for digital platform based through the Kopikita App as an effort to improve and complete the elements that have not been concretely implemented. Using an interaction design approach, the Kopikita App is expected to encourage the development of the KOKOPI community so that it can facilitate the coffee ecosystem chain more thoroughly.
PERANCANGAN PROTOTYPE M-COMMERCE UNTUK UD.DJAYA COFFEE zufar, muhamad aqil; aditia, patra; triani, ananda risya
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

M-commerce, atau Mobile Commerce, adalah pembelian dan penjualan barang dan jasa melalui perangkat seluler seperti ponsel pintar. M-commerce menawarkan inovasi digital yang meningkatkan pengalaman pelanggan dengan menyediakan alternatif pelayanan. UD.Djaya Coffee, sebuah merupakan perusahaan kopi yang berada di Kota Bogor dan berdiri sejak 2020, telah memanfaatkan digitalisasi untuk memperkenalkan, mempromosikan, dan membangun brand mereka. Penelitian ini bertujuan merancang prototype M-commerce untuk UD.Djaya Coffee guna meningkatkan pelayanan pelanggan dari pemesanan hingga pembayaran, sambil tetap menjaga brand identity dan karakter mereka. Pengumpulan data penelitian ini dikumpulkan dengan metode wawancara, kuesioner, observasi, dan studi pustaka, dengan pendekatan Design thinking. Data yang diperoleh dari metode tersebut diolah dan dikembangkan menjadi prototype M-commerce. Pemilihan media M-commerce didasarkan pada analisis fenomena dan permasalahan yang dihadapi oleh UD.Djaya Coffee. Hasil penelitian ini adalah sebuah prototype M-commerce yang diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional serta pengalaman pelanggan UD.Djaya Coffee,dengan memberikan pelayanan yang lebih baik dan responsif terhadap kebutuhan pelanggan. Kata kunci: m-commerce, digitalisasi, media, pelayanan, UD.Djaya Coffee
PERANCANGAN IDENTITAS VISUAL & MEDIA PROMOSI "PAAZ COOKIES" Davita, Putri Vania; Aditia, Patra; Prajana, Adya Mulya
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam mempromosikan suatu merek dagang, penting adanya identitas visual tujuannya agar mempermudah audiens/customer untuk dapat mengenali, memahami dan mempercayai merek dagang tersebut. Pesan yang disampaikan juga harus jelas, konsisten dan juga relevan dengan nilai dan identitas merek dagang, agar pesan tersebut dapat diterima oleh audiens/customer secara baik dan positif. Kajian ini di latar belakangi oleh pentingnya memiliki identitas visual pada banyaknya pesaing dalam penjualan kue kering yang ada di Kota Bogor. Paaz cookies belum memiliki indentitas visual yang tetap dan juga masih kurang dalam melakukan promosi. Tujuan dari penelitian ini yaitu Merancang identitas visual dan media promosi Paaz Cookies untuk mempertahankan eksistensi pada ketatnya persaingan bisnis kue kering yang ada di bogor maupun seluruh indonesia. Metode pengumpulan data yang digunakan ialah observasi, kuesioner, wawancara dan studi pustaka. Untuk menganalisis data, penulis menggunakan metode SWOT dan analisis matriks perbandingan. Hasil dari perancangan diharapkan agar dapat menjadi identitas visual Paaz cookies yang dapat lebih dikenal banyak konsumen dan dapat memperluas penjualan produk. Kata kunci: Identitas Visual, media Promosi, Merek dagang.