Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Inovasi Pembelajaran : Penilaian Mahasiswa Berbasis Sistem Berdasarkan Perspektif Motivasi Belajar dan Pengaruh Penggunaan Sistem Andhika Herayono; Dedy Irfan; Resmi Darni; Rizky Ema Wulansari; Elfi Tasrif; Qothrun Nada Ma'ruf Batubara
Journal for Lesson and Learning Studies Vol. 6 No. 3 (2023): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jlls.v6i3.68667

Abstract

The assessment process carried out by lecturers for students still uses previous utilization procedures, such as processing grades with Microsoft Excel, so it is less effective. This research aims to analyze system-based student assessments based on the perspective of learning motivation and the influence of system use. This type of research is quantitative research. The total research population is 100 students. The research sample was 55 students using random sampling techniques. The data collection method uses a questionnaire. The data collection instrument is a questionnaire sheet. The technique used to analyze the data is inferential statistics with Pearson correlation calculations used to analyze the relationship between the two variables. The analysis results show a strong positive correlation between learning motivation and the effect of using the assessment system. The correlation value is close to perfect, indicating that the higher the student's learning motivation, the greater the positive effect of using the assessment system on learning outcomes. These significant results emphasize the importance of a transparent assessment system in increasing student learning motivation. Students who clearly understand how assessments are carried out and how grades are assigned tend to be more motivated to achieve higher academic achievements. The contribution of this research is that innovation in the development and improvement of technology-based assessment systems is very relevant in supporting the achievement of better learning outcomes.
ICT-based needs analysis of learning arts and culture in middle school at Sunggal Batubara, Qothrun Nada Ma'ruf
Research in Education and Technology (REGY) Vol. 2 No. 1 (2023): Research in Education and Technology (REGY)
Publisher : PT The Collaboration UVW

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62590/regy.v2i1.96

Abstract

The use of ICT has begun to be developed and implemented at almost all levels of education, from elementary, junior high school/middle school to senior high school education. Precisely at Sunggal 1 Public Middle School (SMP Negeri 1 Sunggal) is one of the schools that maximizes the use of ICT. The needs assessment was implemented with the aimed of improving the planning of further educational programs related to the learning process, starting from planning, development, utilization, and management to assessment. The data collection technique used in this research was by distributing questionnaires to students and teachers, followed by conducting classroom observations. This research used a Likert scale calculation method and qualitative descriptive. Teachers predominantly use lecture and discussion methods during the learning process. Assisted by projector technology and PowerPoint slide media, offline learning is more fun.
Pengaruh Pengalaman Praktik Kerja Industri terhadap Kesiapan Kerja Siswa SMK Tata Boga di SMKN 1 Praya Barat Nirmalasari, Nirmalasari; Harja, Oktomi; Batubara, Qothrun Nada Ma'ruf
JURNAL PENDIDIKAN DAN KEWIRAUSAHAAN Vol 12 No 3 (2024)
Publisher : STKIP PGRI SITUBONDO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/pkwu.v12i3.1709

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Aspek yang dipelajari selama mengikuti praktik kerja industri (2) Bagaimana Pengalaman praktik kerja industri SMKN 1 Praya Barat (3) Bagaimana Kesiapan kerja siswa lulusan SMKN 1 Praya Barat(4) Pengaruh pengalaman praktik kerja industri terhadap kesiapan kerja siswa kelas XII program keahlian tata boga SMKN 1 Praya Barat. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan pendekatan ex post facto. Penelitian ini dilakukan di SMKN 1 Praya Barat di Lombok Tengah pada program keahlian Tata Boga kelas XII. Populasi siswa berjumlah 30 siswa.. Teknik pengambilan sampel menggunakan non Probability sampling sebanyak 30 siswa. Pengumpulan data melalui angket(kuisioner) yang telah diuji validasi isi oleh validator ahli, validitas konstruk, serta reliabelitas menggunakan rumus Alpha Croanbach. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan regresi sederhana dengan taraf signifikansi 5% diuji menggunakan IBM SPPS versi 28.0 Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Aspek yang dipelajari selama praktik kerja industri yaitu pengalaman persiapan, pengolahan dan penyajian. Pengalaman yang dipelajari cooking, pastry bakery dan service (2) Pengalaman praktik kerja industri termasuk katagori cukup 60%, pengalaman praktik kerja 3 bulan 66,7%, 6 bulan 74,5%, berdasarkan tempat di hotel bintang 3 yaitu 74,1%, hotel bintang 4 yaitu 82,9% Pengalaman praktik kerja industri di departemen cooking 70,7% pastry and bakery 73,5% dan service 77,8% (3) kesiapan kerja siswa termasuk katagori baik 66,7%, kesiapan kerja berdasarkan lama prakerin 3 bulan 50,0%, 6 bulan 81,6% kesiapan kerja berdasarkan tempat di hotel bintang 3 yaitu 100%, hotel bintang 4 yaitu 82,9% hotel bintang 5 yaitu 50%. Kesiapan kerja terhadap bidang cooking 55,1% pastry and bakery 70,6% dan pada service 77,8% (4) Terdapat pengaruh yang signifikan antara pengalaman praktik kerja industri terhadap kesiapan kerja yaitu 0,000 < 0,05 adapun besaran efektif pengaruh pengalaman praktik kerja industri terhadap kesiapan kerja dengan kontribusi 40,3% dan sebesar 59,7% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti
Analisis Pendidikan Kewirausahaan di Program Studi Tata Busana: Meta-Analysis untuk Mengukur Dampak Relevansinya Batubara, Qothrun Nada Ma'ruf; Dermawan, Dermawan; Nirmalasari, Nirmalasari
JURNAL PENDIDIKAN DAN KEWIRAUSAHAAN Vol 12 No 3 (2024)
Publisher : STKIP PGRI SITUBONDO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/pkwu.v12i3.1710

Abstract

Penelitian ini menganalisis evaluasi pendidikan kewirausahaan di Program Studi Pendidikan Tata Busana melalui pendekatan meta-analisis untuk mengukur dampak relevansi program terhadap kebutuhan industri mode dan tekstil. Dengan menggunakan metode PRISMA, 26 publikasi yang relevan diidentifikasi untuk dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi memiliki dampak signifikan terhadap peningkatan kualitas kurikulum, keterampilan kewirausahaan mahasiswa, dan keselarasan dengan tuntutan pasar kerja. Funnel plot mengonfirmasi representativitas data dan validitas temuan. Evaluasi berbasis teknologi, seperti analisis data besar dan pembelajaran mesin, menjadi tren yang mendukung inovasi dalam pengembangan pendidikan kewirausahaan. Penelitian ini menegaskan pentingnya evaluasi berkelanjutan untuk menciptakan lulusan yang kompeten, inovatif, dan adaptif terhadap perubahan industri.
Pengembangan Buku Saku Visual: Pemahaman Bahan Alternatif Sehat dalam Menu Kontinental Nirmalasari, Nirmalasari; Harja, Oktomi; Saragih, Vina Gabriella; Batubara, Qothrun Nada Ma’ruf
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 19, No 1 (2025): Vol 19 No. 01 JULI 2025
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v19i1.6840

Abstract

Mahasiswa program studi tata boga sering mengalami kesulitan memahami penggunaan bahan alternatif sehat dalam menu kontinental karena keterbatasan media pembelajaran yang kontekstual dan praktis. Penelitian ini bertujuan mengembangkan buku saku visual sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa dalam konteks tersebut. Metode pengembangan menggunakan model DDD-E (Decide, Design, Develop, Evaluate), dengan subjek mahasiswa pendidikan kejuruan bidang kuliner. Validasi dilakukan oleh ahli materi, media, dan bahasa, dilanjutkan dengan uji coba melalui skema one-to-one, small group, dan field test. Hasil validasi menunjukkan skor kelayakan rata-rata 89,47% (kategori sangat layak). Peningkatan skor pemahaman mahasiswa mencapai 19,7 poin (kelompok kecil) dan 18,2 poin (lapangan). Respon kepuasan mahasiswa menunjukkan rata-rata 83,2%. Media ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan praktik mahasiswa terkait bahan substitusi sehat. Buku saku visual ini direkomendasikan sebagai media pembelajaran alternatif yang aplikatif, menarik, dan dapat diadaptasi untuk mata kuliah praktik lainnya.Kata Kunci: Media visual, bahan substitusi sehat, pendidikan kuliner, masakan kontinental, pembelajaran praktik.
Analisis Keterampilan Ecoprinting dalam Pendidikan Tata Busana: Meta-Analisis terhadap Inovasi Berbasis Lingkungan Batubara, Qothrun Nada Ma'ruf; Tarigan, Winda Bali Ulina; Juliana, Netty; Nirmalasari, Nirmalasari
JURNAL PENDIDIKAN DAN KEWIRAUSAHAAN Vol 13 No 1 (2025)
Publisher : STKIP PGRI SITUBONDO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/pkwu.v13i1.1878

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterampilan ecoprinting dalam pendidikan tata busana melalui pendekatan meta-analisis terhadap publikasi-publikasi nasional. Teknik ecoprinting, sebagai metode pencetakan kain menggunakan bahan alami seperti daun dan bunga, dinilai relevan dalam mendorong pendidikan yang ramah lingkungan dan berorientasi pada keberlanjutan. Metode PRISMA digunakan untuk menyeleksi artikel yang berkaitan dengan praktik ecoprint dalam pembelajaran vokasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ecoprinting berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kreativitas, kesadaran lingkungan, serta kemampuan teknis mahasiswa. Dengan effect size yang tinggi dan standar error yang rendah pada sebagian besar studi kuantitatif, keterampilan ecoprint terbukti berdampak positif dalam membentuk lulusan yang adaptif terhadap tuntutan industri fashion berkelanjutan. Temuan ini mendukung perlunya penguatan kurikulum, fasilitas pendukung, serta kolaborasi antara institusi pendidikan dan industri kreatif lokal untuk mendorong praktik pembelajaran ecoprint yang lebih kontekstual dan aplikatif.
LEARNING PROGRAM EDUCATION IN VOCATIONAL HIGH SCHOOLS: AN EVALUATION INSTRUMENT’S VALIDITY Batubara, Qothrun Nada Ma'ruf; Pratiwi, Diah Indah; Hasibuan, Siti Maisyarah
PENDIDIKAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 12 No 4 (2025)
Publisher : STKIP PGRI Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/edusaintek.v12i4.2031

Abstract

This study focuses on the development and validation of an evaluation instrument for the Industrial Clothing Making learning program in vocational high schools. With the growing importance of vocational education in preparing students for industry-specific careers, it is essential to ensure that the evaluation tools used are both valid and reliable. The primary objective of this research was to create an instrument that accurately assesses the effectiveness of the Industrial Clothing Making program, addressing existing gaps in evaluation practices. The research methodology involved a comprehensive review of existing evaluation instruments, consultations with educational experts and industry professionals, and the development of an initial instrument consisting of 80 items. The instrument underwent a rigorous validation process that included expert reviews, pilot testing, and statistical analysis using Aiken's V to assess content validity. The results revealed that 70 of the original 80 items were deemed valid by experts, effectively covering the essential competencies and knowledge areas of the Industrial Clothing Making program. Ten items were identified as inadequate and were subsequently replaced to enhance the instrument's overall validity. The use of Aiken's V further confirmed the validity of the instrument, with each item in the validation questionnaire achieving a score above 0.8, indicating a high level of agreement among experts.