Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

ANALISIS PRAKTIK PENCATATAN KEUANGAAN SEDERHANA OLEH PELAKU USAHA RUMAHAN : STUDI FENOMENA DI KOTA GORONTALO Hasyim, Sri Gita; Rahim, Rizkawati; Harun, Moh. Cahya; Maga, Adisa; Mohehu, Fazri; Ahmad, Ratna
JAMBURA: Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis Vol 8, No 3 (2026): JIMB - VOLUME 8 NOMOR 3 JANUARI 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37479/jimb.v8i3.36977

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian Indonesia, termasuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Di Kota Gorontalo, usaha rumahan berkembang dengan modal kecil dan pengelolaan sederhana, namun banyak pelaku menghadapi kesulitan dalam pencatatan keuangan. Pencatatan keuangan sederhana, seperti dokumentasi transaksi harian dan laporan laba rugi, menjadi dasar pengelolaan usaha. Penelitian ini bertujuan menganalisis praktik pencatatan keuangan sederhana oleh pelaku usaha rumahan, bentuk pencatatan, serta kendala yang dihadapi. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi fenomena pada tiga UMKM: toko kelontong, usaha ayam celup, dan toko roti. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan dokumentasi pencatatan keuangan, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan ketiga UMKM menerapkan pencatatan manual melalui buku tulis untuk memantau arus kas, memisahkan dana usaha dan pribadi, serta menentukan harga jual dan laba. Kendala utama meliputi rendahnya literasi keuangan, keterbatasan pengetahuan akuntansi, dan ketiadaan pelatihan formal, sehingga kualitas pencatatan belum optimal. Pencatatan kas saja belum mencakup persediaan, piutang, atau utang. Digitalisasi ringan dan sistem pencatatan terstruktur direkomendasikan untuk meningkatkan akurasi, pengendalian keuangan, dan keberlanjutan usaha. Penelitian menegaskan pencatatan keuangan sederhana sebagai fondasi pengelolaan UMKM dan usaha rumahan..
ANALISIS TINGKAT KEPATUHAN WAJIB PAJAK UMKM TERHADAP KETENTUAN UMUM DAN TATA CARA PERPAJAKAN DI KING GEPREK Toralawe, Yulianti; Ahmad, Ratna; Mohehu, Fazri; Gani, Imam Prawiranegaa
JAMBURA: Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis Vol 8, No 3 (2026): JIMB - VOLUME 8 NOMOR 3 JANUARI 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37479/jimb.v8i3.37076

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi pilar penting dalam perekonomian Indonesia, namun kepatuhan perpajakannya masih menjadi tantangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kepatuhan wajib pajak UMKM terhadap Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP) serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Studi kasus dilakukan pada UMKM King Geprek menggunakan pendekatan kualitatif melalui observasi dan wawancara semi terstruktur. Hasil menunjukkan bahwa kepatuhan perpajakan UMKM King Geprek masih bersifat administratif, yaitu pelaporan SPT tahunan dilakukan karena adanya tuntutan regulatif, bukan karena kesadaran atau pemahaman terhadap perpajakan. Pemilik usaha belum memiliki NPWP atas nama usaha, tidak melakukan pembukuan, serta belum memahami ketentuan PPh Final UMKM 0,5%. Faktor utama yang menurunkan kepatuhan adalah rendahnya pengetahuan perpajakan, tidak adanya pembukuan, serta persepsi bahwa pajak tidak memberikan manfaat langsung bagi usaha. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan kebijakan perpajakan UMKM tidak hanya bergantung pada penyederhanaan regulasi, tetapi juga pada edukasi, sosialisasi, dan pembinaan yang efektif bagi pelaku usaha.
ANALISIS TINGKAT KEPATUHAN WAJIB PAJAK UMKM TERHADAP KETENTUAN UMUM DAN TATA CARA PERPAJAKAN DI KING GEPREK Toralawe, Yulianti; Ahmad, Ratna; Mohehu, Fazri; Gani, Imam Prawiranegaa
JAMBURA: Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis Vol 8, No 3 (2026): JIMB - VOLUME 8 NOMOR 3 JANUARI 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37479/jimb.v8i3.37077

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi pilar penting dalam perekonomian Indonesia, namun kepatuhan perpajakannya masih menjadi tantangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kepatuhan wajib pajak UMKM terhadap Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP) serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Studi kasus dilakukan pada UMKM King Geprek menggunakan pendekatan kualitatif melalui observasi dan wawancara semi terstruktur. Hasil menunjukkan bahwa kepatuhan perpajakan UMKM King Geprek masih bersifat administratif, yaitu pelaporan SPT tahunan dilakukan karena adanya tuntutan regulatif, bukan karena kesadaran atau pemahaman terhadap perpajakan. Pemilik usaha belum memiliki NPWP atas nama usaha, tidak melakukan pembukuan, serta belum memahami ketentuan PPh Final UMKM 0,5%. Faktor utama yang menurunkan kepatuhan adalah rendahnya pengetahuan perpajakan, tidak adanya pembukuan, serta persepsi bahwa pajak tidak memberikan manfaat langsung bagi usaha. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan kebijakan perpajakan UMKM tidak hanya bergantung pada penyederhanaan regulasi, tetapi juga pada edukasi, sosialisasi, dan pembinaan yang efektif bagi pelaku usaha.
ANALISIS LAPORAN KEUANGAN BANK DALAM MENILAI TINGKAT KESEHATAN PERBANKAN PADA PEMBELAJARAN AKUNTANSI PERBANKAN BERBASIS OBE Hidayani Abas; Silviyana Naru; Sri Wulandari Mokoagow; Mutmainah Ahmadong; Firmansyah Islam Mude; Ratna Ahmad; Fazri Mohehu
JAMBURA: Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis Vol 9, No 1 (2026): JIMB - VOLUME 9 NOMOR 1 MEI 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37479/jimb.v9i1.39225

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi analisis laporan keuangan dalam menilai tingkat kesehatan bank pada pembelajaran Akuntansi Perbankan berbasis Outcome Based Education (OBE). Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi literatur dan analisis kontekstual terhadap praktik pembelajaran akuntansi perbankan di perguruan tinggi. Hasil kajian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran berbasis OBE mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis, analitis, dan problem solving mahasiswa melalui pendekatan case method dan project based learning (Guo et al., 2020). Analisis laporan keuangan bank menjadi kompetensi penting karena mahasiswa dituntut mampu menilai profitabilitas, likuiditas, dan solvabilitas bank secara profesional.
TRANSFORMASI DIGITAL PERBANKAN DAN DAMPAKNYA TERHADAP SISTEM INFORMASI AKUNTANSI BANK: STUDI LITERATUR PADA INDUSTRI PERBANKAN DI INDONESIA Rivaldi Hasan; Nurzahwa F.I Kamaru; Rahmatyara Abdul; Mftahuljanah Abdullah; Dhini Andriani Tajeli; Ratna Ahmad; Fazri Mohehu
JAMBURA: Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis Vol 9, No 1 (2026): JIMB - VOLUME 9 NOMOR 1 MEI 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37479/jimb.v9i1.39197

Abstract

Transformasi digital telah mengubah cara bank memberikan layanan dan mengelola informasi keuangan, terutama melalui mobile banking, internet banking, QRIS, virtual account, dan aplikasi bank digital. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji dampak transformasi digital perbankan terhadap sistem informasi akuntansi bank di Indonesia dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui pendekatan studi literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa transformasi digital mendorong bank untuk meningkatkan kecepatan, akurasi, integrasi, dan efisiensi sistem informasi akuntansi, khususnya dalam pencatatan transaksi, pengolahan data keuangan, dukungan terhadap pengendalian internal, dan penyajian informasi keuangan secara tepat waktu. Namun, transformasi ini juga membawa tantangan yang berkaitan dengan keamanan sistem, risiko siber, perlindungan data, fraud digital, dan kesiapan sumber daya manusia. Oleh karena itu, pengembangan perbankan digital perlu didukung oleh tata kelola teknologi informasi yang kuat, pengendalian internal yang andal, dan sistem informasi akuntansi yang terintegrasi agar bank dapat menjaga informasi keuangan yang akurat, aman, dan dapat dipercaya.
PENGARUH PEMANFAATAN FINANCIAL TECHNOLOGY DAN SELF CONTROL TERHADAP PERILAKU PENGELOLAAN KEUANGAN MAHASISWA PENDIDIKAN EKONOMI Fazri Mohehu; Nurlinda Yunus; Ratna Ahmad; Wulan Mayasari Tambengi; Inkrianto Mahmud
JAMBURA: Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis Vol 9, No 1 (2026): JIMB - VOLUME 9 NOMOR 1 MEI 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37479/jimb.v9i1.40225

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemanfaatan financial technology (fintech) dan self-control terhadap perilaku pengelolaan keuangan mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Gorontalo (UNG). Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Sampel penelitian ini berjumlah 100 responden yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Data dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa financial technology dan self-control berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku pengelolaan keuangan mahasiswa, baik secara parsial maupun simultan. Self-control ditemukan sebagai faktor yang paling dominan dalam membentuk perilaku keuangan yang rasional. Temuan ini menyarankan perlunya integrasi literasi keuangan digital dan penguatan pengendalian diri dalam kurikulum pendidikan ekonomi sebagai langkah preventif terhadap perilaku konsumtif di era digital.
Application of innovative learning models in responding to learning motivation and optimizing students' HOTS Abdulrahim Maruwae; Rierind Koniyo; Ratna Ahmad; Pebriyanti Habibu; Sriwanda Bouato
At Turots: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 7 No. 1 Juni (2025): At Turots: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51468/jpi.v7i1.837

Abstract

Several phenomena that need to be addressed in economic learning, such as the tendency of differences in learning motivation in each student accompanied by problem-solving skills that still need to be accustomed to, show that the achievement of HOTS for them is still far from expectations. Responding to these conditions, an in-depth study is needed to implement an innovative learning model by paying attention to the differences in learning motivation in each student. This study was undertaken in experimental research by conducting trials of different innovative learning models, with the hope of accommodating differences in learning motivation that arise during learning. In the interest of this research, the Project Based Learning model and the Guided Inquiry learning model  were determined. Both learning models are innovative learning models of the 21st century that are often recommended in learning in various curricula that apply today. This innovative learning model also has the potential to trigger the achievement of HOTS for students. This study uses a quantitative method with a type of pseudo-experiment (pseudo-experiment) which involves 3 variables, namely independent variables, attribute variables and non-free variables (bound). In this design, each variable has two levels, namely the learning model (A) as a treatment-free variable, which consists of the Project Based Learning (A1) model and the Guided Inquiry (A2) learning model. Furthermore, learning motivation (B) as an attribute variable consisting of high learning motivation (B1) and low learning motivation (B2). While the bound variable is  students' critical thinking in economics subjects. This critical thinking will be analyzed based on student learning motivation data after being sorted from the highest to the lowest data in each treatment group using the applicable rules. The design of this study used a treatment analysis by level 2x2. The results of a research study based on several tests conducted showed that there was a significant interaction between innovative learning models and the level of learning motivation on students' HOTS achievement. The effectiveness of learning models in increasing HOTS differs between students with high learning motivation and students with low learning motivation. For students with high learning motivation,  it is recommended to use the Project-Based Learning (PjBL)  learning model in economic learning. Meanwhile, in students with low learning motivation, the Guided Inquiry learning  model  tends to be more effective than the PjBL learning model.