Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education)

Penggunaan model problem based learning berbasis socio scientific issue untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV sekolah dasar Rahmi Sintika; Wahyu Hidayat; Trisna Nugraha
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 5 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v7i5.24396

Abstract

Belum optimalnya kemampuan berpikir kritis siswa khususnya di SD melatar belakangi penelitian ini, sehingga untuk mengatasinya diperlukan model pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penggunaan model Problem Based Learning (PBL) berbasis Socio Scientific Issue (SSI) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV di SDN Mekarsari. Model PBL berbasis SSI ini dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dengan memecahkan masalah yang kaitannya dengan isu sosial. Penelitian ini menggunakan metode mix methode dengan jenis penelitian one group pretest dan posttest, yang sampelnya berjumlah 25 siswa. Pengumpulan data menggunakan instrumen tes, angket, wawancara, dan observasi. Hasil data kuantitatif memperoleh n-gain skor sebesar 0.63 dengan interpretasi cukup efektif dan dikuatkan oleh uji Cohen Effect Size dengan perolehan hasil 2.91 artinya bahwa pengaruh model tersebut tergolong dalam kategori tinggi. Hasil data kualitatif berdasarkan angket kesulitan siswa yaitu sebagian kecil siswa sulit dalam menyimpulkan, menjelaskan permasalahan lebih rinci bersama kelompok, dan memahami materi secara kritis. Adapun hasil observasi dan wawancara kesulitan guru yaitu guru sulit mengkondisikan siswa secara kelompok ketika diberikan permasalahan isu sosial. Kesulitan siswa dan guru tersebut hanya sebagian kecil, sehingga dapat teratasi. Model ini diharapkan dapat menjadi variasi pembelajaran dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa sehingga pembelajaran menjadi bermakna.
Hubungan motivasi belajar terhadap kemampuan menulis cerpen mahasiswa PGSD Susanti, Evi; Nugraha, Trisna
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 3 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i3.27522

Abstract

Abstrak Keterampilan menulis cerpen merupakan kompetensi penting yang perlu dimiliki mahasiswa PGSD dalam mendukung proses pembelajaran literasi yang kreatif dan bermakna di sekolah dasar. Namun, kemampuan menulis mahasiswa masih relatif rendah, yang diduga berkaitan dengan rendahnya motivasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara motivasi belajar dengan kemampuan menulis cerpen mahasiswa PGSD. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel terdiri dari 40 mahasiswa semester 3 PGSD di salah satu perguruan tinggi di Kota Cimahi yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan meliputi angket motivasi belajar dan tes menulis cerpen. Data dianalisis melalui uji normalitas, uji linearitas, korelasi Pearson, dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang sangat kuat dan signifikan antara motivasi belajar dan kemampuan menulis cerpen (r = 0,944; sig. < 0,01). Hasil regresi menunjukkan bahwa motivasi belajar memberikan kontribusi sebesar 89,1% terhadap kemampuan menulis cerpen mahasiswa. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi motivasi belajar mahasiswa, maka semakin tinggi pula kemampuan mereka dalam menulis cerpen. Implikasi dari penelitian ini mengarah pada pentingnya penguatan motivasi belajar melalui strategi pembelajaran yang kontekstual, reflektif, dan menyenangkan. Kata Kunci: Motivasi Belajar, Kemampuan Menulis, Cerita Pendek.