Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Tabyin

MANAJEMEN PENILAIAN KINERJA GURU Yusniaini, Alisah; Maryati, Mimin; Permana, Hinggil; pengelola, pengelola
TABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 7 No 01 (2025): Juni
Publisher : STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70281/tabyin.v1i01.931

Abstract

Manajemen Penilaian Kinerja Guru penelitian ini dilakukan untuk mewujudkan guru yang profesional, karena harkat dan martabat suatu profesi ditentukan oleh kualitas layanan profesi yang bermutu. proses manajemen penilaian kinerja guru yang meliputi perencanaan penilaian kinerja guru, pelaksanaan penilaian kinerja guru, dan evaluasi penilaian kinerja guru. Pendekatan penelitian ini merupakan kualitatif deskrptif dengan metode studi pustaka yang bersumber dari fenomena, buku-buku, jurnal ilmiah serta skripsi yang relevan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1)perencanaan penilaian kinerja guru terdiri dari beberapa tahapan yakni: penetapan jadwal, penetapan instrumen penelitian, metode penilaian kinerja guru, serta menetapkan tindak lanjut , 2)pelakasanaan kinerja guru terdiri dari: Pembagian SK, Pengecekan Kelengkapan, penilaian langsung, dan dokumentasi bersama, 3)evaluasi kinerja guru terdiri dari: evaluasi hasil dan evaluasi proses
MEWUJUDKAN PROFESIONALISME TENAGA KEPENDIDIKAN MELALUI PENERAPAN KODE ETIK DI SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI DAN MUTU LULUSAN PADA LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM Pengelola, Pengelola; Khoirunisa, Ismi Aziz; Maryati, Mimin; Permana, Hinggil
TABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 7 No 02 (2025): Desember
Publisher : STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70281/zmpqg991

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan kode etik tenaga kependidikan dalam meningkatkan profesionalisme di lembaga pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan mengambil sampel dari beberapa sekolah Islam di Karawang. Data diperoleh melalui wawancara terstruktur dengan kepala sekolah, wawancara mendalam dengan guru, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kode etik tenaga kependidikan di sekolah-sekolah tersebut masih belum optimal. Kepala sekolah dan guru merasa bahwa kode etik merupakan hal yang penting, tetapi tidak selalu dilaksanakan dengan baik. Beberapa faktor yang mempengaruhi kinerja guru dalam menghayati dan mempraktekkan kode etik diantaranya adalah kurangnya pemahaman terhadap kode etik, sikap dan tingkah laku guru yang tidak sesuai dengan kode etik, serta minimnya sanksi bagi guru yang melanggar kode etik. Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan agar lembaga pendidikan Islam dapat meningkatkan pemahaman guru terhadap kode etik, memberikan sanksi yang tegas bagi guru yang melanggar kode etik, serta mengajak guru untuk terus memperbaiki sikap dan tingkah lakunya agar sesuai dengan kode etik. Dengan demikian, diharapkan dapat terwujud profesionalisme tenaga kependidikan yang dapat meningkatkan kompetensi dan mutu lulusan di lembaga pendidikan Islam.