Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pengaruh Kualitas Pelayanan terhadap Kepuasan Tamu Menginap di Grandmas Plus Hotel Airport Bali Deviana, Poppy; Santoso, R. Tri Priyono Budi; Krismawintari, Ni Putu Dyah
JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA Vol. 4 No. 1 (2025): JAKADARA: JURNAL EKONOMI, BISNIS, DAN HUMANIORA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jd.v4i1.3857

Abstract

Salah satu Hotel di Bali yang menyita perhatian wisatawan yaitu, Grandmas Plus Hotel Airport. Adapun hubungan kualitas pelayanan dengan Kepuasan Tamu menginap di Grandmas Plus Hotel Airport Bali dengan kepuasan tamu menginap yaitu berkaitan dengan Tangibles, Reliability, Responsiveness, Assurance dan Empathy. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan tamu menginap di grandmas plus hotel airport. Analisis data menggunakan analisis Uji Regresi. Hasil penelitian menunjukkan variabel Tangibles berpengaruh positif signifikan terhadap kepuasan tamu menginap, diperoleh nilai T-hitung 2,915 > nilai T-tabel 1,979 dan signifikansi 0,004 (< 0,05). Variabel Reliability berpengaruh positif signifikan terhadap kepuasan tamu menginap, diperoleh nilai T-hitung 3,836 > nilai T-tabel 1,979 dan signifikansi 0,000 (< 0,05). Variabel Responsiveness berpengaruh positif signifikan terhadap kepuasan tamu menginap, diperoleh nilai T-hitung 3,285 > nilai T-tabel 1,979 dan signifikansi 0,001 (< 0,05). Variabel Assurance berpengaruh positif signifikan terhadap kepuasan tamu menginap, diperoleh nilai T-hitung 3,199 > nilai T-tabel 1,979 dan signifikansi 0,002 (< 0,05). Variabel Empathy berpengaruh positif signifikan terhadap kepuasan tamu menginap, diperoleh nilai T-hitung 2,981 > nilai T-tabel 1,979 dan signifikansi 0,003 (< 0,05). secara simultan Tangibles, Reliability, Responsiveness, Assurance dan Empathy berpengaruh signifikan terhadap kepuasan tamu menginap di Grandmas Plus Hotel Airport Bali, diperoleh nilai F-hitung 28,993 > nilai F-tabel 2,284 dan Sig 0,000 (< 0,05).
Analysis of Solvency and Profitability on the Financial Health of PT Bank Syariah Indonesia Tbk for the Period 2021–2024: Analisis Solvabilitas dan Profitabilitas Terhadap Kesehatan Bank pada PT Bank Syariah Indonesia Tbk Periode 2021-2024 Astuti, Kadek Ayu Puja; Santoso, R. Tri Priyono Budi; Trimurti, Christimulia Purnama
JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA Vol. 4 No. 2 (2025): JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jd.v4i2.4456

Abstract

The banking sector plays a crucial role in supporting national economic stability by mobilizing public funds and channeling them to productive activities. PT Bank Syariah Indonesia Tbk, the largest Islamic bank in Indonesia formed through the merger of three state-owned Islamic banks, requires an assessment of its financial soundness during its early operational period. This study aimed to evaluate the financial health of PT Bank Syariah Indonesia Tbk from 2021 to 2024 using solvency and profitability ratios. Solvency was measured by the Capital Adequacy Ratio (CAR) and Debt to Asset Ratio (DAR), while profitability was assessed using the Net Interest Margin (NIM) and Return on Equity (ROE). The study employed a quantitative descriptive method with purposive sampling, using secondary data from the bank’s annual financial reports. The results indicate that CAR remained in the "very healthy" category for four consecutive years, reflecting strong capital adequacy. DAR showed an increasing trend but stayed within the "very unhealthy" to "unhealthy" categories, indicating that the funding structure is not yet optimal. NIM was classified as very healthy, despite a slight decline in efficiency over the last two years, while ROE showed a positive trend, moving from "less healthy" to "moderately healthy." Overall, the financial condition of PT Bank Syariah Indonesia Tbk demonstrates good stability with potential for sustainable growth following the merger.
Analysis of Liquidity Ratio and Profitability Ratio as a Tool in Measuring Financial Performance at PT. Bank IBK Indonesia Tbk (Period 2020-2024): Analisis Rasio Likuiditas dan Rasio Profitabilitas sebagai Alat dalam Mengukur Kinerja Keuangan pada PT. Bank IBK Indonesia Tbk (Periode 2020-2024) Sari, Ni Kadek Dwita; Santoso, R. Tri Priyono Budi; Darmayasa, I Made
JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA Vol. 4 No. 2 (2025): JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jd.v4i2.4458

Abstract

Kinerja keuangan yang baik dapat diukur melalui tingkat kesehatan keuangan, di mana kesehatan suatu bank menjadi indikator utama untuk menilai stabilitas dan keberlanjutan lembaga keuangan. untuk menilai kesehatan bank, salah satunya analisis rasio keuangan yang mampu memberikan gambaran mengenai likuiditas, profitabilitas, serta efektivitas pengelolaan sumber daya. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kinerja keuangan PT Bank IBK Indonesia Tbk selama periode 2020 hingga 2024 dengan menggunakan analisis rasio likuiditas dan profitabilitas. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan deret waktu (time-series). Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Rasio likuiditas yang dianalisis mencakup Current Ratio, Quick Ratio, dan Loan to Deposit Ratio (LDR), sedangkan rasio profitabilitas terdiri dari Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), serta Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO). Hasil penelitian menunjukkan bahwa LDR mengalami fluktuasi signifikan tiap tahun. Current Ratio cenderung rendah dan masih dikategorikan kurang sehat, sedangkan Quick Ratio menunjukkan kinerja sangat sehat hingga 2023 dan tetap sehat pada 2024. Dari sisi profitabilitas, BOPO menurun dari 136,18% menjadi 83,99%, mencerminkan efisiensi operasional yang meningkat. ROA juga menunjukkan tren positif dari -1,79% menjadi 1,08%, mengindikasikan perbaikan signifikan dalam pemanfaatan aset. Namun, ROE masih tergolong rendah sehingga perlu ditingkatkan. Dapat disimpulkan bahwa perusahaan harus terus meningkatkan efisiensi dan pengelolaan sumber daya untuk memperkuat kinerja keuangan secara berkelanjutan. Temuan ini relevan bagi manajemen dan pemangku kepentingan dalam pengambilan keputusan keuangan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran empiris terkait kondisi likuiditas dan profitabilitas PT Bank IBK Indonesia Tbk, sehingga bermanfaat bagi manajemen dalam menyusun strategi peningkatan kinerja, sekaligus menambah literatur akademis mengenai analisis kinerja keuangan perbankan.
MEMPERKUAT DAYA SAING MELALUI OPTIMALISASI MANAJEMEN BISNIS DAN PENERAPAN INOVASI TEKNOLOGI Hermawati, Adya; Febryawan, Aldy; Husin, Husin; Nurwati, Nurwati; Bahri, Syamsul; Santoso, R. Tri Priyono Budi
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 8, No 1 (2024): June
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v8i1.2013

Abstract

Potensi besar tenaga kerja produktif di Desa Plunturan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur perlu dioptimalkan untuk memberdayakan UKM, salah satunya UKM Bengkel Las Maenaka. Sayangnya, para pemilik UKM bengkel las di Ponorogo banyak menghadapi permasalahan manajemen dalam mengelola bisnisnya. Sebagian besar pemilik UKM berasal dari latar belakang pekerja las yang tidak memiliki pendidikan formal manajemen bisnis. Ditambah skala usaha UKM bengkel las yang mayoritas masih sangat kecil menyulitkan untuk fokus dalam mengelola aspek-aspek manajemen secara profesional. Keterbatasan modal juga menjadi hambatan bagi UKM untuk merekrut tenaga ahli manajemen maupun melakukan pelatihan-pelatihan manajerial. Dari situasi tersebut, Tim Pengusul berusaha membantu memecahkan masalah yang dihadapi oleh UKM di bidang bengkel las dengan bekerja sama dengan UKM Bengkel Las Maenaka. Berbagai masalah pun muncul, antara lain tata kelola manajerial bisnis UKM yang tidak terstruktur, belum berdasarkan pada Standar Operasional Prosedur (SOP), lemahnya aspek tata kelola administrasi dan manajemen keuangan, kurang optimalnya kinerja proses pengeboran, belum efektifnya proses pemotongan, dan belum maksimalnya strategi pemasaran. Untuk itu, tim pengusul memberikan lima metode untuk menyelesaikan masalah yang terjadi di UKM Bengkel Las Maenaka. Abstract. The significant potential of the productive workforce in Plunturan Village, Ponorogo Regency, East Java, needs to be optimized to empower SMEs, one of which is the Maenaka Welding Workshop SME. Unfortunately, many SME welding workshop owners in Ponorogo face management issues in running their businesses. Most of the SME owners come from welding backgrounds without formal business management education. Additionally, the majority of the welding workshop SMEs are very small in scale, making it challenging to focus on managing various aspects professionally. Limited capital also hinders SMEs from recruiting management experts or conducting managerial training. From this situation, the Proposing Team strives to assist in solving the problems faced by SMEs in the welding workshop sector by partnering with the Maenaka Welding Workshop SME. Various issues have emerged, including unstructured business management, lack of adherence to Standard Operating Procedures (SOPs), weak administrative and financial management, suboptimal drilling performance, ineffective cutting processes, and underdeveloped marketing strategies. Therefore, the proposing team has provided five methods to address the issues faced by the Maenaka Welding Workshop SME.