Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

PENGARUH PENGALAMAN KERJA DAN TINGKAT PENDIDIKAN SERTA BUDAYA ORGANISASI  TERHADAP KINERJA KARYAWAN KOPERASI CREDIT UNION DOSNITAHI PINANGSORI KECAMATAN PINANGSORI KABUPATEN TAPANULI TENGAH Nainggolan, Sofian; Saragih, Ramainim; Purba, Tioner
Manajemen: Jurnal Ekonomi USI Vol 7 No 1 (2025): Manajemen : Jurnal Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/ns79g068

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengalaman kerja, tingkat pendidikan, dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan pada Koperasi Simpan Pinjam Credit Union Dosnitahi – Pinangsori. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan eksplanatori. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 66 orang karyawan, dan sampel yang diambil sebanyak 57 orang menggunakan rumus Slovin. Teknik analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan pengalaman kerja, tingkat pendidikan, dan budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,933 mengindikasikan bahwa ketiga variabel tersebut mampu menjelaskan 93,3% variabel kinerja karyawan, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar model. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengelolaan sumber daya manusia dan penerapan budaya organisasi dalam meningkatkan kinerja karyawan koperasi
The Effect of Coordination and Communication of Sub-District Heads On The Effectiveness of Village/Urban Village Performance in Increasing PBB Revenue in Sei Suka District, Batu Bara Regency Tiroi, Pio; Saragih, Ramainim; Sinaga, Roeskani
Manajemen: Jurnal Ekonomi USI Vol 7 No 1 (2025): Manajemen : Jurnal Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/0tm5fm49

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh koordinasi dan komunikasi terhadap efektivitas kinerja desa/kelurahan dalam peningkatan penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kecamatan Sei Suka Kabupaten Batu Bara. Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya peran pemerintah kecamatan, khususnya camat, dalam mengoordinasikan dan mengkomunikasikan program-program strategis terkait optimalisasi penerimaan PBB di tingkat desa/kelurahan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei, yang pengumpulan datanya dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada 38 responden yang terdiri dari aparat desa/kelurahan dan aparat kecamatan. Analisis data menggunakan SPSS 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial koordinasi yang dilakukan oleh camat tidak berpengaruh signifikan terhadap efektivitas kinerja desa/kelurahan dalam peningkatan penerimaan PBB. Sebaliknya komunikasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas kinerja. Temuan ini menunjukkan bahwa keberhasilan dalam peningkatan penerimaan PBB lebih ditentukan oleh kualitas komunikasi antara pelaku kecamatan dengan desa/kelurahan dibandingkan dengan mekanisme koordinasi formal yang selama ini telah dilaksanakan. Secara simultan koordinasi dan komunikasi secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas kinerja desa/kelurahan. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun koordinasi saja tidak memberikan pengaruh yang signifikan, namun jika dipadukan dengan komunikasi yang efektif, kedua variabel tersebut dapat mendorong peningkatan kinerja aparatur desa/kelurahan. Penguatan komunikasi yang efektif dan pengembangan model koordinasi yang lebih dinamis perlu menjadi fokus dalam strategi peningkatan penerimaan PBB di tingkat daerah
Pengaruh Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Guru Di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Jorlang Hataran Tamba, Arnauli; Saragih, Ramainim; Haloho, Bongguk
Manajemen: Jurnal Ekonomi USI Vol 7 No 1 (2025): Manajemen : Jurnal Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/tkxjdq58

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja guru SMK Negeri 1 Jorlang Hataran. Populasi dan sampel dari penelitian ini sebanyak 47 orang guru SMK Negeri 1 Jorlang Hataran. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dengan analisis statistik deskriptif dan analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan motivasi yang tinggi dapat mendorong peningkatan kinerja guru. Oleh karena itu, manajemen sekolah disarankan untuk terus memperhatikan dan mengembangkan aspek motivasi kerja tersebut guna menunjang kualitas pendidikan yang lebih baik
Faktor - Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Petani Kemiri Di Desa Unjur Kecamatan Simanindo Kabupaten Samosir Saragih, Ramainim; Nainggolan, Thomas Firdaus; Sitinjak, Wahyunita
Jurnal Ekuilnomi Vol. 7 No. 2 (2025): Ekuilnomi Vol 7(2), Mei 2025
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekononomi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/3ysqg223

Abstract

Penelitian ini betujuan untuk mengetahui tingkat Pendapatan petani kemiri dan untuk mengetahui Pengaruh luas Modal, luas lahan,Tenaga kerja dan Pupuk terhadap Pendapatan Petani Kemiri Di Desa Unjur, Kecamatan Simanindo Kabupaten Samosir. Data yang digunakan dalam Penelitian ini adalah data primer yang diperoleh dari hasil wawancara dengan petani kemiri dengan jumlah sampel sebanyak 30 responden, dan sekunder diperoleh dari instansi - instansi yang bersangkutan. Metode yang digunakan dalam menentukan tingkat pendapatan adalah metode I = TR-TC, sedangkan untuk mengetahui pengaruh modal, luas lahan, tenaga kerja, dan pupuk menggunakan Regresi Linier Berganda dengan bantuan SPPS.Hasil Penelitian menunjukan bahwa (1) total rata - rata penerimaan petani kemiri di desa Unjur pada tingkat keseluruhan sampel sebesar Rp. 37.300.433 dengan rata - rata total biaya Rp. 7.615.000 maka total rata - rata pendapatan sebesar Rp. 29.684.594. (2) Dengan menggunakan regresi linier berganda serta uji hipotesis,dengan batuan SPSS menujukan hasil penelitian ini bahwa secara simultan variabel indenpenden berpengaruh terhadap variabel dependen. Dan secara parsial luas lahan, pupuk, dan modal berpengaruh positif terhadap pendapatan petani kemiri. Sedangkan variabel Tenaga kerja berperngaruh negatif terhadap pendapatan petani kemiri. Jika dilihat dari hasil hitungan regresi linear, bahwa luas lahan berperngaruh signifikan terhadap pendapatan petani kemiri di Desa Unjur Kecamatan Simanindo Kabupaten Samosir dengan nilai signifikan 0,044. Tenaga kerja tidak berpengaruh terhadap pendapatan petani kemiri di Desa Unjur Kecamatan Simanindo Kabupaten Samosir dengan nilai signifikan 0,149. Pupuk berperngaruh signifikan terhadap pendapatan petani kemiri di Desa Unjur Kecamatan Simanindo Kabupaten Samosir dengan nilai signifikan 0,002. Modal berpengaruh signifikan terhadap pendapatan petani kemiri di Desa Unjur Kecamatan Simanindo Kabupaten Samosir
Penerapan Manajemen Kurikulum Merdeka Belajar dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran di SMP Negeri 1 Pamatang Silimahuta Saragih, Afny Eldesty; Saragih, Hisarma; Nainggolan, Pinondang; Damanik, Sarintan E.; Saragih, Ramainim
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 6 No. 4 (2025): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v6i4.3762

Abstract

This study aims to evaluate the planning, implementation, and constraints of the independent curriculum management at SMP Negeri 1 Pamatang Silimahuta. It uses a qualitative research method. Data was collected through observation, interviews, and documentation involving subjects such as the principal, vice principal for curriculum, teachers, students, and parents. The data analysis techniques used include data reduction, data presentation, data validity, credibility, and drawing conclusions and verification. The results of the study showed that the planning and implementation of the Independent Learning Curriculum at SMP Negeri 1 Pamatang Silimahuta were carried out inclusively by involving all stakeholders, including parents of students, in supporting project-based learning and strengthening character education. Despite facing challenges such as lack of teacher readiness and limited facilities and infrastructure, the implementation of this curriculum showed positive results, marked by increased student enthusiasm and commitment from stakeholders. Evaluation was carried out through observation of changes in student attitudes and learning outcomes, with the hope that this curriculum will continue to be developed as an educational solution that is relevant to the demands of the times
Strategi Pengembangan Wilayah Berbasis Potensi Pertanian Hortikultura Lokal untuk Meningkatkan Pendapatan Masyarakat di Kecamatan Haranggaol Horison, Kabupaten Simalungun Purba, Abed Nego; Harahap, Ade Kurnia; Saragih, Ramainim
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.13497

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan regional berdasarkan potensi pertanian lokal guna meningkatkan pendapatan masyarakat di Kecamatan Haranggaol Horison, Kabupaten Simalungun. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-analitis dengan pendekatan kualitatif yang didukung oleh data kuantitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen, kemudian dianalisis menggunakan metode SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) dan QSPM (Quantitative Strategic Planning Matrix). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kecamatan Haranggaol Horison memiliki potensi yang kuat untuk mengembangkan komoditas hortikultura, khususnya cabai merah dan bawang merah, didukung oleh tanah yang subur, iklim pegunungan yang sejuk, dan tenaga kerja pertanian yang berpengalaman. Namun, wilayah ini masih menghadapi tantangan seperti modal yang terbatas, teknologi pertanian tradisional, dan sistem pemasaran yang lemah. Skor IFE total sebesar 2.04 menunjukkan kondisi internal yang moderat–lemah, sementara skor EFE sebesar 1.66 menunjukkan bahwa peluang eksternal belum sepenuhnya dimanfaatkan. Berdasarkan hasil gabungan IFE–EFE, posisi strategis wilayah ini berada di Kuadran V (Tahan dan Pertahankan) dengan strategi utama WO (Kelemahan–Peluang), yang berfokus pada mengatasi kelemahan internal dengan memanfaatkan peluang eksternal. Analisis QSPM mengidentifikasi strategi prioritas utama sebagai pengembangan produksi cabai merah dan bawang merah berdasarkan potensi lokal dan pasar regional, dengan skor TAS tertinggi sebesar 2,84. Studi ini menyimpulkan bahwa memperkuat lembaga petani, meningkatkan akses ke modal, mengadopsi teknologi adaptif, dan mengembangkan agro-wisata hortikultura terintegrasi merupakan arah strategis yang efektif untuk mencapai pengembangan pertanian regional yang berkelanjutan dan kompetitif.
Strategi Pengembangan Wilayah Berbasis Potensi Pertanian Hortikultura Lokal untuk Meningkatkan Pendapatan Masyarakat di Kecamatan Haranggaol Horison, Kabupaten Simalungun Purba, Abed Nego; Harahap, Ade Kurnia; Saragih, Ramainim
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.13497

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan regional berdasarkan potensi pertanian lokal guna meningkatkan pendapatan masyarakat di Kecamatan Haranggaol Horison, Kabupaten Simalungun. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-analitis dengan pendekatan kualitatif yang didukung oleh data kuantitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen, kemudian dianalisis menggunakan metode SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) dan QSPM (Quantitative Strategic Planning Matrix). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kecamatan Haranggaol Horison memiliki potensi yang kuat untuk mengembangkan komoditas hortikultura, khususnya cabai merah dan bawang merah, didukung oleh tanah yang subur, iklim pegunungan yang sejuk, dan tenaga kerja pertanian yang berpengalaman. Namun, wilayah ini masih menghadapi tantangan seperti modal yang terbatas, teknologi pertanian tradisional, dan sistem pemasaran yang lemah. Skor IFE total sebesar 2.04 menunjukkan kondisi internal yang moderat–lemah, sementara skor EFE sebesar 1.66 menunjukkan bahwa peluang eksternal belum sepenuhnya dimanfaatkan. Berdasarkan hasil gabungan IFE–EFE, posisi strategis wilayah ini berada di Kuadran V (Tahan dan Pertahankan) dengan strategi utama WO (Kelemahan–Peluang), yang berfokus pada mengatasi kelemahan internal dengan memanfaatkan peluang eksternal. Analisis QSPM mengidentifikasi strategi prioritas utama sebagai pengembangan produksi cabai merah dan bawang merah berdasarkan potensi lokal dan pasar regional, dengan skor TAS tertinggi sebesar 2,84. Studi ini menyimpulkan bahwa memperkuat lembaga petani, meningkatkan akses ke modal, mengadopsi teknologi adaptif, dan mengembangkan agro-wisata hortikultura terintegrasi merupakan arah strategis yang efektif untuk mencapai pengembangan pertanian regional yang berkelanjutan dan kompetitif.
PENGARUH PENGALAMAN KERJA DAN TINGKAT PENDIDIKAN SERTA BUDAYA ORGANISASI  TERHADAP KINERJA KARYAWAN KOPERASI CREDIT UNION DOSNITAHI PINANGSORI KECAMATAN PINANGSORI KABUPATEN TAPANULI TENGAH Nainggolan, Sofian; Saragih, Ramainim; Purba, Tioner
Manajemen: Jurnal Ekonomi Vol. 7 No. 1 (2025): Manajemen : Jurnal Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/ns79g068

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengalaman kerja, tingkat pendidikan, dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan pada Koperasi Simpan Pinjam Credit Union Dosnitahi – Pinangsori. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan eksplanatori. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 66 orang karyawan, dan sampel yang diambil sebanyak 57 orang menggunakan rumus Slovin. Teknik analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan pengalaman kerja, tingkat pendidikan, dan budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,933 mengindikasikan bahwa ketiga variabel tersebut mampu menjelaskan 93,3% variabel kinerja karyawan, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar model. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengelolaan sumber daya manusia dan penerapan budaya organisasi dalam meningkatkan kinerja karyawan koperasi.
The Effect of Coordination and Communication of Sub-District Heads On The Effectiveness of Village/Urban Village Performance in Increasing PBB Revenue in Sei Suka District, Batu Bara Regency Tiroi, Pio; Saragih, Ramainim; Sinaga, Roeskani
Manajemen: Jurnal Ekonomi Vol. 7 No. 1 (2025): Manajemen : Jurnal Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/0tm5fm49

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh koordinasi dan komunikasi terhadap efektivitas kinerja desa/kelurahan dalam peningkatan penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kecamatan Sei Suka Kabupaten Batu Bara. Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya peran pemerintah kecamatan, khususnya camat, dalam mengoordinasikan dan mengkomunikasikan program-program strategis terkait optimalisasi penerimaan PBB di tingkat desa/kelurahan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei, yang pengumpulan datanya dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada 38 responden yang terdiri dari aparat desa/kelurahan dan aparat kecamatan. Analisis data menggunakan SPSS 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial koordinasi yang dilakukan oleh camat tidak berpengaruh signifikan terhadap efektivitas kinerja desa/kelurahan dalam peningkatan penerimaan PBB. Sebaliknya komunikasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas kinerja. Temuan ini menunjukkan bahwa keberhasilan dalam peningkatan penerimaan PBB lebih ditentukan oleh kualitas komunikasi antara pelaku kecamatan dengan desa/kelurahan dibandingkan dengan mekanisme koordinasi formal yang selama ini telah dilaksanakan. Secara simultan koordinasi dan komunikasi secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas kinerja desa/kelurahan. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun koordinasi saja tidak memberikan pengaruh yang signifikan, namun jika dipadukan dengan komunikasi yang efektif, kedua variabel tersebut dapat mendorong peningkatan kinerja aparatur desa/kelurahan. Penguatan komunikasi yang efektif dan pengembangan model koordinasi yang lebih dinamis perlu menjadi fokus dalam strategi peningkatan penerimaan PBB di tingkat daerah
Pengaruh Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Guru Di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Jorlang Hataran Tamba, Arnauli; Saragih, Ramainim; Haloho, Bongguk
Manajemen: Jurnal Ekonomi Vol. 7 No. 1 (2025): Manajemen : Jurnal Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/tkxjdq58

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja guru SMK Negeri 1 Jorlang Hataran. Populasi dan sampel dari penelitian ini sebanyak 47 orang guru SMK Negeri 1 Jorlang Hataran. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dengan analisis statistik deskriptif dan analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan motivasi yang tinggi dapat mendorong peningkatan kinerja guru. Oleh karena itu, manajemen sekolah disarankan untuk terus memperhatikan dan mengembangkan aspek motivasi kerja tersebut guna menunjang kualitas pendidikan yang lebih baik