Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Implementation of The Reciprocal Teaching Model in Elementary School’s Islamic Education Subjects Dalimunthe, Ardiana; Amini; Nurzannah
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 9 No 1 (2025): FEBRUARY
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/else.v9i1.25217

Abstract

The purpose of this study was to analyze the application of the Reciprocal Teaching model in improving student learning outcomes in Islamic Religious Education (PAI) subjects in class VI of SDN 102062 Bangun Bandar. This Reciprocal Teaching Model, which involves interactive dialogue-based teaching strategies between teachers and students, is applied to build students' understanding skills, problem solving, and reflective abilities regarding teaching materials. This study uses a qualitative research type using a case study approach, which focuses on the application of the Reciprocal Teaching method in class VI SDN 102062 Bangun Bandar. Data collection in this study was obtained through interviews, observations, documentation, or focus group discussions (FGD). Data analysis techniques obtained following interactive miles-huberman include: data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Data analysis techniques with triangulation and member crosscheck. The results of this study indicate that the application of the reciprocal teaching model is effective in increasing learning activities for elementary school students in grade VI, totaling 14 males and 21 females. The form of implementation is reviewed from, first, students are grouped to discuss and teach the material to their classmates. Second, training students' critical thinking skills. Third, training students' communication skills. Fourth, teachers can evaluate students' mastery of the material. Fifth, achieving students' learning completion targets. The obstacles in implementing the reciprocal teaching model are the lack of seriousness of some students in preparing themselves to become teachers for their classmates and some students often laugh at friends who act as teachers, thus ruining the learning atmosphere. The solutions implemented include providing students with an understanding of the importance of their role as teachers, establishing a supportive classroom culture with clear rules, and active supervision by teachers to maintain a conducive classroom atmosphere.
Muhammadiyah Dan Pelayanan Sosial di Bidang Kesehatan Dan Sosial Kemasyarakatan Asriko Muhsi; Hesti Asmika; Nurzannah
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 3 No 1 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v3i1.744

Abstract

Muhammadiyah melaksanakan dakwah melalui berbagai program yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan muhammadiyah dan pelayanan sosial di bidang kesehatan dan sosial kemasyarakatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kepustakaan, dimana seluruh data diambil melalui buku, jurnal dan dokumen yang berkaitan dengan tema penelitian, teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan dokumentasi, teknik analisis data dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini dapat diutarakan bahwa muhammadiyah telah memainkan peran strategis dalam pelayanan sosial dan kesehatan di Indonesia selama lebih dari satu abad. Dengan landasan nilai-nilai Islam, khususnya teologi al-Ma’un, Muhammadiyah mengintegrasikan dakwah dengan aksi nyata dalam berbagai bentuk amal usaha, termasuk pendirian rumah sakit, klinik, panti asuhan, serta program pemberdayaan masyarakat. Pendekatan holistik dan inklusif yang diterapkan Muhammadiyah dalam pelayanan kesehatan dan sosial tidak hanya membantu masyarakat marginal tetapi juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Kontribusinya terlihat dari upaya pengentasan kemiskinan, pemerataan akses kesehatan, dan pendidikan, terutama di wilayah terpencil.