Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

PERAN MKWU BAHASA INDONESIA SEBAGAI PENGUAT IDENTITAS DAN NASIONALISME MAHASISWA PTKI (STUDI PELAKSANAAN MKWU BAHASA INDONESIA DI UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA) Nuryani Nuryani; Ahmad Bahtiar
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 5 No. 2 (2019): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v5i2.8370

Abstract

Permasalah utama dalam penelitian ini adalah bagaimana peran MKWU Bahasa Indonesia dalam memperkuat identitas dan rasa nasionalisme mahasiswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peran Mata Kuliah Wajib Umum (MKWU) Bahasa Indonesia di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dalam memperkuat identitas dan rasa nasionalisme mahasiswa. Mata kuliah Bahasa Indonesia sebagai mata kuliah yang diajarkan di semua jurusan dan fakultas harus mampu mendukung dalam memperkuat identitas dan rasa nasionalisme mahasiswa. Dengan begitu mata kuliah ini tidak hanya diajarkan dalam rangka pemenuhan nilai semata. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Metode pengambilan data dilakukan melalui studi dokumen dan wawancara. Hasil penelitian ini adalah peran MKWU Bahasa Indonesia dalam memperkuat identitas dan rasa nasionalisme mahasiswa diwujudkan melalui tagihan-tagihan yang diberikan. Tagihan tersebut diharapkan dapat menstimulasi atau mendorong mahasiswa memiliki sikap dan pemikiran kritis terhadap permasalahan yang dihadapi oleh bangsanya. Selain itu, beberapa tagihan yang diberikan juga mengungkapkan identitas yang mengedepankan visi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, yakni keislaman, keindonesiaan, dan  kekeilmuwan, salah satunya memiliki rasa cinta terhadap bangsa dan negara serta penghargaan yang tinggi terhadap bahasa Indonesia.
KOMPETENSI PROFESIONAL GURU BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Nuryani Nuryani
BAHASTRA Vol 38, No 1 (2018): Bahastra
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.866 KB) | DOI: 10.26555/bahastra.v38i1.7721

Abstract

This paper will map out the professional competencies that Indonesian Language and Literature teachers must possess. The professional competence is mapped based on Permendiknas Attachment no. 16 of 2007 on the standard of Academic Qualification and Teacher Competence that is mastering material, structure, concepts, and intellectual mindset related subjects that taught. The competencies are spelled out in the following points: to understand the concepts, theories, and the linguistic material. Linguistic understandings related to the development of language learning materials, understanding the nature of language and language acquisition, understanding the position, function, and variety of Indonesian language, mastering the basics of Indonesian language as a reference to the use of Indonesian language is good and true, have the skills to speak Indonesian (listening, speaking , reading and writing). Meanwhile, literary understanding is related to understanding the theory and genre of Indonesian literature and able to appreciate the Indonesian literature receptively and productively.  Various competencies are expected to produce a professional teacher of Indonesian Language and Literature that makes learning Indonesian Language and Literature to be ideal.
PENERAPAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) MATERI BAHASA INDONESIA DI SMP ISLAM AL-SYUKRO UNIVERSAL Nuryani Nuryani
Jurnal Penelitian Humaniora Vol 13, No 2: Agustus, 2012
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/humaniora.v13i2.895

Abstract

The curriculum implemented in Indonesian education has undergone several changes. This is because education changes from time to time to match with the changes in the context of the era. One of the changes highlighted in the curriculum is materials for Indonesian language. Curriculum 2013 is currently ratified to replace the previous one, school unit based curriculum. Why is it so? This study tries to investigate the implementation of teaching learning process of Indonesian language in junior high school of SMP Islam Al-Syukro Universal. This is a case study, using qualitative method. The result of study reveals that school-based unit curriculum has been implemented in SMP Islam Al Syukro Universal, particularly in the teaching of Indonesian language. This is materialized in the lesson plans and the teaching learning process, covering learning objectives, the material presented, the methods used, and evaluations models.
ANALISIS KETERLAMBATAN BERBICARA (SPECH DELAY) PADA ANAK STUDY KASUS ANAK USIA 10 TAHUN Purnama Sari Ratih; Nuryani Nuryani
JURNAL KONFIKS Vol 7, No 1 (2020): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/konfiks.v7i1.2963

Abstract

Penelitian ini yaitu berawal dari keterlambatan bicara yang terjadi pada anak usia 10 tahun. Bahasa adalah  system lambang bunyi yang arbiter yang dipergunakan oleh para anggota kelompok sosial untuk bekerja sama, berkomunikasi dan mengidentifikasi diri. Akan tetapi ketika berbicara tentang seorang yang mengalami keterlambatan berbicara, perkembangan tentang keterlambatan berbicara ini sangat sensitif terhadap perkembangan di bidang lain, yaitu psikologi, emosional, dan keadaan sekitarnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkap beberapa faktor penyebab keterlambatan berbicara, kasus gangguan Bahasa dan mengetahui penyebab keterlambatan berbicara yang dialami oleh anak usia 10 tahun. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif jenis studi kasus.
Pembelajaran Bahasa Indonesia di Taman Pendidikan Al-Qur`an (TPA) Menggunakan Pop Up (Learning Indonesian at Al-Qur`an Learning Center Using Pop Up) Syihaabul Hudaa; Nuryani Nuryani; Elen Inderasari
Indonesian Language Education and Literature Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v6i2.6012

Abstract

The lack of teacher competence in making creative and informative learning media makes the learning atmosphere less pleasant. This study aims to describe the use of pop-ups in Indonesian language learning at the Al-Qur`an Learning Center (TPA). This research belongs to the type of descriptive qualitative using a classroom action research (PTK) approach. This research was conducted in August-November 2019. The stages of the research include: 1) introducing pop-ups and their manufacturing techniques, 2) the teacher applies them in Indonesian language learning activities at the TPA, and 3) describes the effectiveness of pop-up media in learning activities. The results showed that pop-up media was very effective to be applied in learning activities at the TPA. The increase in students' reading and writing skills occurs because pop-ups make students enthusiastic in learning activities.Kurangnya kompetensi guru dalam membuat media pembelajaran yang kreatif dan informatif membuat suasana pembelajaran menjadi kurang menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan pop up pada pembelajaran bahasa Indonesia di Taman Pendidikan Al-Qur`an (TPA). Penelitian ini termasuk ke dalam jenis kualitatif deskriptif dengan menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini dilakukan Agustus—November 2019. Tahapan penelitian, meliputi: 1) mengenalkan pop up dan teknik pembuatannya, 2) guru menerapkan dalam kegiatan pembelajaran bahasa Indonesia di TPA, dan 3) mendeskripsikan keefektifan media pop up dalam kegiatan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pop up sangat efektif diterapkan dalam kegiatan pembelajaran di TPA. Peningkatan kemampuan siswa dalam membaca dan menulis terjadi karena pop up membuat siswa antusias dalam kegiatan belajar.
Youth and Social-Media: The Adaptation of Dangdut Koplo Song in Islamic Da’wah Nuryani Nuryani; Darsita Suparno; Syihaabul Hudaa; Kundharu Saddhono
Buletin Al-Turas Vol 27, No 2 (2021): Buletin Al-Turas
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/bat.v27i2.19514

Abstract

The purpose of this study was to describe the role of youth in adapting dangdut koplo songs to songs that have da’wah value, and the the relationship between popular culture and religion in the adapted songs. Purposively, this qualitative study relied on some lyrics of dangdut koplo songs adapted by the into more religious ones. In analyzing the data, the researcher used the theory of cultural adaptation, social media, and Roland Barthes’ semiotics. The research found out the youth adapted the lyrics from dangdut koplo into religious dangdut by changing the lyrics with the same arrangement. This was done so that people remained familiar with the dangdut music they enjoyed with a touch of religion. The devotional lyrics were characterized by advice, advocating goodness, encouraging people to stay away from evil, loving the prophet more, and social criticism. Regarding the distribution patterns of the adapted songs, there were two dominant media utilized, YouTube channels and Taklim assembly which was usually done by santri and non-santri youth. This showed that in the process of adaptation and dissemination, the adolescents played as an adaptation agent, distribution agent, and agent of change. The study concluded the adapted religious dangdut koplo songs could be an interesting media in the millennial da’wah.
PENGARUH SOSIAL MEDIA YOUTUBE TERHADAP PEMEROLEHAN BAHASA ANAK USIA 3-4 TAHUN (STUDI PADA ANAK SPEECH DELAY) Mulia Kurniati; Nuryani Nuryani
Fon : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 16, No 1 (2020): Fon : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/fjpbsi.v16i1.2494

Abstract

ABSTRAK: Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengaruh sosial media youtube terhadap pemerolehan bahasa anak usia 3-4 tahun yang dilakukan pada anak speech delay (keterlambatan bicara). Hal tersebut didasari atas pemahaman bahwa kemajuan teknologi yang dilengkapi fitur-fitur canggih seperti YouTube akan makin mempermudah kehidupan bersosial manusia. Demikian juga pada anak-anak yang masih dalam tahap pemerolehan bahasa. YouTube menjadi salah satu media yang menarik serta memiliki pengaruh dalam proses pemerolehan bahasa anak, terlebih bagi anak yang mengalami keterlambatan bicara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yaitu memaparkan sebuah situasi yang disajikan dalam bentuk uraian naratif. Responden penelitian ini adalah H yang sedang berada dalam fase fonologis dan fase sintaksis. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa media sosial Youtube memiliki pengaruh yang signifikan pada pemerolehan bahasa anak khususnya bagi anak speech delay. Banyaknya perbendaharaan kata yang ada di dalam media Youtube bisa mempengaruhi pemerolehan bahasa responden. Akan tetapi, sejauh ini, karena ada faktor eksternal maka responden mengalami kesulitan dalam menerima sejumlah stimulus positif dari media Youtube.KATA KUNCI: YouTube; Speech delay; pemerolehan bahasa. YOUTUBE SOCIAL MEDIA EFFECTS ON CHILDREN'S ACQUISITION LANGUAGE3-4 YEARS OLD (STUDY IN CHILDREN SPEECH DELAY) ABSTRACT: The purpose of this study is to describe the influence of YouTube on language acquisition in 3-4 years old toddler which having speech delay (late in speaking). This is based on the technology with features that are equipped with YouTube will further facilitate the social life of humans especially for children who are still in the language acquisition stage. YouTube has become an interesting medium and has a role in the process of acquiring children's language, especially for children who have speech delay. This study uses a qualitative descriptive study that presents a discussion presented in the form of narrative descriptions. Respondents of this study are H who are in phonological and syntactic phases. Based on the results of the study it can be concluded that social media Youtube has a significant effect on language acquisition specifically for children who are having a speech delay. The amount of vocabulary in Youtube can influence the acquisition of the respondent's language. However, beyond this, due to external factors, respondents have difficulty for receiving positive stimulus from YouTube.KEYWORDS: YouTube;  Speech delay;  language acquisition.
Penanaman Karakter Siswa Melalui Ragam Bahasa dalam Kegiatan Pembelajaran Bahasa Indonesia Ahmad Bahtiar; Mahsusi Mahsusi; Nuryani Nuryani
Andragogi: Jurnal Diklat Teknis Pendidikan dan Keagamaan Vol 9 No 1 (2021): Andragogi: Jurnal Diklat Teknis Pendidikan dan Keagamaan
Publisher : Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36052/andragogi.v9i1.226

Abstract

[STUDENT CHARACTER BUILDING THROUGH VARIOUS LANGUAGES ​​IN INDONESIAN LANGUAGE LEARNING ACTIVITIES]. This study aims to describe character planting through the variety of languages used in Indonesian language and literature learning activities in schools. Learning activities are activities that are dominated by the delivery of material by the teacher. In delivering the material, the teacher uses a variety of languages. Therefore, the use of various languages can also be used as a way to instill student character. The research method used in this research is descriptive qualitative. The location of this research is Triguna Utama Senior High School with the research subjects of class XA on Indonesian Language and Literature learning. The method of data collection was carried out by direct observation in learning activities and in-depth interviews with students and teachers as well as several parties involved in learning activities. Based on the analysis carried out, it can be concluded that in learning activities, the use of formal (formal), consultative, relaxed, and familiar modes are found. The use of various languages by the teacher is able to create various situations and contexts that take place in learning. The variety of languages used can also be used to instill student character both in the classroom environment and outside the classroom. When the teacher uses language with a polite choice of words, students will also follow. Likewise in other contexts when the teacher chooses to use a variety of familiar languages, students will also follow the familiar language choice.
Jenis Kalimat pada Tuturan Anak Usia Empat Tahun: Kajian Sintaksis Syifa Ul Qalbi; Nuryani Nuryani
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 2, No 1 (2020): JANUARI
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v2i1.2688

Abstract

Tulisan ini merupakan sebuah studi kasus seorang anak bernama Varisha Naila    Atika yang berusia 4 tahun 6 bulan, bertujuan untuk melihat bagaimana kemampuan sintaksis berdasarkan fungsinya dalam hubungan situasi yang terdiri dari kalimat berita, kalimat tanya dan kalimat suruh ketika merespons atau menanggapi kartun kesukaannya yaitu Nussa dan Rara dalam episode Nussa: Jangan Bicara pada media youtube. Metode yang dilakukan yaitu metode kualitatif dengan teknik rekaman di telepon, dengan bertanya seputar kartun Nussa dan Rara tersebut. Berdasarkan hasil yang diperoleh ada beberapa kalimat yang dihasilkan oleh Atika ketika menjawab atau merespons kartun kesukaannya yakni dari 13 kalimat tanya yang diajukan terdapat kalimat berita yang terdiri dari 7 kalimat, kalimat tanya 5 kalimat dan kalimat suruh 1 kalimat.
Perkembangan Bahasa Pragmatik Pada Anak Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD): Kajian Neurolinguistik Selfia Darmawati; Nuryani Nuryani
Journal of Early Childhood Education (JECE) JECE (Journal of Early Childhood Education) | Vol. 2 No. 1 June 2020
Publisher : Syarif Hidayatullah State Islamic University of Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.283 KB) | DOI: 10.15408/jece.v2i1.15403

Abstract

The purpose of this study is to describe the pragmatic development of ADHD childdren. Every child who was born, over time experiencing various development, such as motor development, cognitive development, emotional development, up to language development. Children who have Attention Deficit Hiperactivity Disorder (ADHD) have constraints in some of their development, one of them is pragmatic language development. This research utilizes neurolinguistics theory that explain about language and brain. The result that found in this study are ADHD children can’t survive in a conversation because their focus is easily broken, then they tends to make themselves as a center of a communication. ADHD children also have a difficult in formulating speech and tend to be impulsive and always in a hury. Brain disorder, although not in a language area, still affect the pragmatic language development of ADHD children. By knowing the problem about ADHD children’s pragmatic problem, we can knowing the solution for handle it.