Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

EDUKASI ORANG TUA SISWA TENTANG PERKEMBANGAN BAHASA DI MEDIA SOSIAL Syihaabul Hudaa; Nuryani Nuryani; Yumniati Agustina; Widyat Nurcahyo
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i2.2860

Abstract

Kurangnya pemahaman orang tua dalam menggunakan media sosial membuat anak dapat mengakses dunia maya dengan bebas. Kebebasan inilah yang sering kali dimanfaatkan anak untuk membuat komunitas atau bergabung di dalam komunitas tertentu. Kemudian, di dalam komunitas ini anak-anak memulai interaksi dengan anggota lainnya secara bebas tanpa diketahui oleh orang tua. Tujuan kegiatan pengabdian ini untuk memberikan edukasi kepada orang tua terhadap penggunaan media sosial dan perkembangan bahasa saat ini. Pemberian edukasi tentang pentingnya orang tua memiliki media sosial dan memahami cara menggunakan media sosial dapat meminimalisasi terjadinya penyimpangan sikap pada anak. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini menggunakan tindakan langsung dengan beberapa tahapan, di antaranya: pengenalan program, pendataan peserta, pelaksanaan pengabdian dengan sistem luring dan daring, serta evaluasi
Transformasi Dakwah Islami: Instagram Sebagai Media Tausiah Generasi Milenial Mastanah Mastanah; Mahsusi Mahsusi; Syihaabul Hudaa; Nuryani Nuryani; Luo Ying
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 04 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i04.5046

Abstract

Penyebaran syiar Islam melalui ceramah kepada generasi milenial dianggap monoton. Akibatnya, saat syiar Islam disampaikan banyak generasi muda yang sekadar mendengar saja. Tujuan penulisan artikel ini untuk mengkaji model dakwah dalam era digital melalui media Instagram. Penelitian ini termasuk ke dalam jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik analisis isi. Sumber data dalam penelitian ini berasal dari tiga akun Instagram, yaitu: @dakwah_islami.i, @kajian.motivasi.hits, dan @dakwah_tauhid. Sumber data didapatkan melalui unggahan teks di dalam ketiga akun Instagram tersebut dan ditelaah menggunakan analisis wacana Norman Fairclough. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh peneliti ditemukan bahwa ketiga akun tersebut memiliki pengikut di media sosial yang sangat banyak. Unggahan yang dibagian pada dasarnya merupakan dakwah yang awalnya dilakukan secara lisan, kemudian didekonstruksi menjadi lebih sederhana menjadi teks singkat di Instagram. Teks ini pada hakikatnya merupakan respon atas permasalahan yang terjadi di kalangan generasi milenial. Unggahan dakwah di dalamnya mengandung model dakwah lisan (Qauliyyah), dakwah tulisan (Kitabiyyah), dakwah teladan (Fi’liyyah), dakwah hati (Bil Qalbi), dakwah dengan media visual (Basyariyyah), dakwah dengan argumentasi (Burhaniyyah), dan dakwah dengan dialog (Munazarah) yang disederhanakan di Instagram. 
URBANIZATION: INTER-RELIGIOUS HARMONIZATION IN TUMPUKAN VILLAGE, KLATEN, CENTRAL JAVA Mahsusi Mahsusi; Syihaabul Hudaa; Nuryani Nuryani
Penamas Vol 35 No 2 (2022): Volume 35, Issue 2, July-December 2022
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31330/penamas.v35i2.635

Abstract

Urbanization is seen as having a big role in changing people's attitudes. This happens because during the urbanization period, rural communities experience a transition in behavior, culture, and even religion in the environment where they live. The real problem that occurs in people who have done a lot of urbanization is the loss of their local identity. The tradition that has been followed by the community before urbanization has undergone changes after urbanization. The purpose of writing this article is to examine how the urbanization that is mostly carried out by the people of Tumpukan Village towards the harmonization of inter-religious communities. This research belongs to the descriptive qualitative type using a direct action approach using interviews, recording, and data analysis from local village officials. The results of this study found that the people of Tumpukan Village, despite their different religions, still uphold tribal and kinship loyalty. Their mutual cooperation was evident during the pandemic when many people died from various religions. Those who help with the funeral process view the victims of covid-19 as human beings regardless of their religion. In other words, although there is a lot of urbanization in Tumpukan Village, their sense of gotong royong and locality are not lost. In addition, the village community still adheres to the beliefs inherited from their ancestors as local wisdom that must be maintained regardless of their religion.
KALIMAT IMPERATIF DALAM BAHASA JAWA Nuryani Nuryani
Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : Department of Indonesia Language and Literature Teaching, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/dialektika.v1i2.6285

Abstract

The language system in this world has universality. It means, every language has some element in common. As in the case of the structure of the sentence or sentences diversity. Javanese language has a diversity sentence similar to other languages. There is imperative sentence or order sentence in Javanese language. This sentence is spoken by speakers in order to get a reaction or response from the opponent speaker. Responses are expected to both verbal and nonverbal. The data taken from the mass media such as magazine or newspaper that is written by Javanese language. In addition, the data is also collected verbally from informants and other data generated creativelly by the writer as native speaker of Javanese language. The results obtained are, there are five characteristics that mark imperative sentence in the Javanese language, namely (1) the written sentence marked with (!), (2) the oral sentence intonation pattern [2] 3 # or [2] 3 2 # , (3) ended by -en, -a, -ana, or -na on his P, (4) can be given a pointer word commands like "come", "sumonggo", "monggo", "try", and (5 ) intonation is the main characteristic of imperative sentences. The second conclusion is that there are several markers in the Javanese language imperative sentence that P ended by -en, -a, -ana, or -na and use markers in the form of pointer commands like "come", "sumonggo", "monggo", "try" . The third conclusion is that there are four categories of the order sentence in the Javanese language as submitted by Ramlan.
KARAKTERISTIK PENGGUNAAN BAHASA DALAM MAJALAH ISLAM Nuryani Nuryani; Arif Budiman
Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : Department of Indonesia Language and Literature Teaching, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/dialektika.v7i2.18195

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to describe the characteristics of language use in Islamic magazine. The characteristics are seen through the use of code switching and code mixing in the magazine. Islamic magazine was chosen because currently the development of religiosity in society tends to increase. This increase was also accompanied by an increase in reading options with Islamic content and nuances. The Islamic magazine chosen in this study is Hidayah Magazine. The theory used to dissect this research is the theory about the characteristics of the language presented by Jendra. The method used to retrieve data is the observation and note method. Based on the analysis that has been done, it can be concluded that in Hidayah magazines there are many events of code switching and code mixing. There is code switching in the form of clauses and sentences. In addition, code mixing is found in the form of words, compound words, and phrases. In terms of the type of code switching, it was found that metaphorical code switching was found. The events of code switching and code mixing in Hidayah magazines were found in various contexts, namely the ease of conveying information, feeling more “Islamic”, and adjusting to market segmentation.Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeksripsikan karakteristik penggunaan bahasa dalam majalah Islam. Karakteristik dilihat melalui penggunaan alih kode dan campur kode dalam majalah tersebut. Majalah Islam dipilih karena saat ini perkembangan religiositas dalam masyarakat cenderung meningkat. Peningkatan tersebut juga dibarengi dengan peningkatan pilihan bacaan dengan muatan dan nuansa Islam. Majalah Islam yang dipilih dalam penelitian ini adalah Majalah Hidayah. Teori yang digunakan untuk membedah penelitian ini adalah teori mengenai karakteristik bahasa yang disampaikan oleh Jendra. Metode yang digunakan untuk mengambil data adalah metode simak dan catat. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa dalam majalah Hidayah banyak peristiwa alih kode dan campur kode. Terdapat alih kode dalam bentuk klausa dan kalimat. Selain itu, campur kode ditemukan dalam bentuk kata, kata majemuk, dan frasa. Dari sisi tipe alih kode ditemukan alih kode metaforis. Peristiwa alih kode dan campur kode dalam majalah Hidayah ditemukan dalam berbagai konteks, yakni kemudahan penyampaikan informasi, lebih merasakan “keislaman”, dan menyesuaikan dengan segmentasi pasar.  
Optimalisasi Pembelajaran Berbasis Proyek: Penggunaan Aplikasi Sipebi dalam Mata Kuliah Bahasa Indonesia Mohammad Siddiq; Nuryani Nuryani; Mahmudah Fitriyah; Syihaabul Hudaa; Winci Firdaus; Luo Ying
Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Vol 12, No 2 (2023): Ranah: Jurnal Kajian Bahasa
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/rnh.v12i2.5919

Abstract

The limited time in learning activities and the lack of student understanding in writing make this output-based learning often experience obstacles. One of the most common obstacles is the non-achievement of learner output targets. The purpose of writing this article is to present how the Sipebi application can support outcome-based learning activities in Indonesian language courses. The research method used by researchers is mixed method, which is a combination of qualitative and quantitative. The research stages carried out began with the introduction of the Indonesian language course, providing RPS, teaching, practice, evaluation, and solutions provided by the teacher. The results in this learning activity were found that students were able to use the Sipebi application in learning activities. In addition, students get publications in digital newspapers which are the initial purpose of publication. AbstrakKeterbatasan waktu di dalam kegiatan pembelajaran dan kurangnya pemahaman mahasiswa dalam penulisan membuat pembelajaran berbasis luaran sering mengalami kendala. Salah satu kendala yang paling sering terjadi yaitu tidak tercapainya target luaran pemelajar. Tujuan penulisan artikel ini untuk menyajikan bagaimana aplikasi Sipebi mampu mendukung kegiatan pembelajaran berbasis luaran dalam mata kuliah Bahasa Indonesia. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti menggunakan mixed method, yaitu gabungan antara kualitatif dengan kuantitatif. Tahapan penelitian yang dilakukan dimulai dengan tahap pengenalan mata kuliah Bahasa Indonesia, pemberian RPS, pengajaran, praktik, evaluasi, dan solusi yang diberikan pengajar. Hasil dalam kegiatan pembelajaran ini didapatkan bahwa mahasiswa mampu menggunakan aplikasi Sipebi dalam kegiatan pembelajaran. Selain itu, mahasiswa mendapatkan publikasi di koran digital yang menjadi tujuan awal publikasinya.
PERKEMBANGAN PROSES MORFOFONEMIK DI ERA DIGITAL: STUDI PADA ARTIKEL-ARTIKEL DARING Nuryani Nuryani
KOLASE Vol. 1 No. 1 (2022): KOLASE
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/jk.v1i1.6290

Abstract

artikel ini melihat proses morfofonemik yang terjadi atau ditemukan dalam artikel yang terbit secara daring. Artikel yang terbit secara daring dipilih karena dalam artikel tersebut sangat dimungkinkan dapat melihat perkembangan kebahasaan di era digital. Hal tersebut wajar karena dalam proses digital semua akan terjadi secara cepat, luas, dan bebas. Teori yang digunakan untuk melihat proses morfofonemik dalam artikel ini fokus pada proses morfofonemik yang disampaikan oleh Ramlan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan preskriptif. Simpulan dalam penelitian ini adalah bahwa terjadi banyak sekali proses morfofonemik dalam artikel yang terbit secara daring. Proses yang sering ditemukan adalah pada proses perubahan kata. Hal tersebut dikarenakan kata-kata yang muncul adalah hasil pengembangan yang beberapa di antaranya belum dibakukan di dalam KBBI.
ANALISIS BILINGUALISME PADA TINDAK TUTUR DALAM VIDEO YOUTUBE “DEDDY CORBUZIER UNCENSORED BERSAMA BOY WILLIAM” Cahyani, Gita Indah; Wulandari, Triana Rahma; Nuryani, Nuryani
EUNOIA (Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia) Vol 3, No 2 (2023): EUNOIA (Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/eunoia.v3i2.2779

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang sosiolingustik bagian bilingualisme yang terjadi pada tindak tutur publik figur Deddy Corbuzier dan Boy William dalam video YouTube “Deddy Corbuzier UNCENSORED Bersama Boy William”. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik simak catat. Penelitian ini digunakan untuk mengkaji mengenai jenis bilinguasme menurut Weinrich dalam tuturan publik figur melalui akun YouTube BW Official yang diunggah pada 14 Juli 2018 sebagai sumber data. Jenis-jenis bilingualisme Weinrich dideskripsikan ke dalam tiga jenis yaitu bilingualisme subordinatif, koordinatif dan majemuk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam video tersebut menunjukan adanya bilingualisme koordinatif, bilingualisme subordinatif dan bilingualisme majemuk.