Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Perikanan

LAJU EKSPLOITASI KERANG REMIS (Corbicula sp.) DI PERAIRAN SUNGAI KONAWEHA KECAMATAN UNAAHA KABUPATEN KONAWE SULAWESI TENGGARA Sulpian Sahdatun Kasim; Muhammad Purnama; Bahtiar Bahtiar
Jurnal Perikanan Unram Vol 12 No 4 (2022): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v12i4.405

Abstract

Kerang remis merupakan organisme air tawar yang memiliki nilai ekonomis & keberadannya banyak dimanfaatkan oleh masyarakat Sungai Konaweha. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui laju eksploitasi kerang remis (Corbicula sp.). Penelitian ini dilaksanakan tiga bulan yaitu dari bulan Agustus-Oktober 2021. Lokasi penelitian bertempat di Perairan Sungai Konaweha Kecamatan Unaaha Kabupaten Konawe Sulawesi Tenggara. Data dianalisis menggunakan FiSAT II versi 3.0. Hasil penelitian menunjukkan kelompok ukuran berdasarkan frekuensi panjang didominasi ukuran 25-27,7 mm. Parameter pertumbuhan diperoleh panjang asimtotik kerang remis (L) yaitu 40,95 mm. Koefisien laju pertumbuhan (K) 0,82, nilai t0 yaitu -0,12, ’ yaitu 7,23, sedangkan nilai tmaks yaitu 3,66. mortalitas alami (M) kerang remis sebesar 1,51/tahun dan mortalitas penangkapan (F) sebesar 1,40/tahun sehingga mortalitas totalnya bernilai 2,9/tahun, sedangkan tingkat eksploitasi sebesar 0,48/tahun. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat eksploitasi di perairan Sungai Konaweha kategori rendah (under exploited).
VARIASI MAKANAN KERANG TAHU (Meretrix meretrix) DI PERAIRAN MUARA SUNGAI WANGGU KOTA KENDARI SULAWESI TENGGARA Anggelini Cahya Dirani; Bahtiar Bahtiar; Muhammad Purnama
Jurnal Perikanan Unram Vol 12 No 4 (2022): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v12i4.406

Abstract

Kerang tahu (Meretrix meretrix) merupakan salah satu biota yang hidup di perairan muara Sungai Wanggu Kota Kendari Sulawesi Tenggara yang diduga telah mengalami tekanan ekologi dan variasi makanan kerang belum diketahui secara pasti. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis variasi jenis makanan kerang tahu (M. meretrix). Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus-Oktober 2021. Pengamatan variasi makanan kerang tahu (M. meretrix) dilakukan di Laboratorium Produktivitas dan Lingkungan Perairan (Prolink) Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Halu Oleo. Analisis yang digunakan yaitu indeks kepenuhan lambung, frekuensi kemunculan, luas relung dan tumpang tindih. Hasil analisis menunjukkan variasi makanan terbagi dalam 3 kelompok yaitu fitoplankton, zooplankton dan material tidak teridentifikasi (MTT). Indeks kepenuhan lambung berdasarkan bulan pengamatan (0,95-1,00%), jenis kelamin jantan (1,00%) betina (0,93%) dan tertinggi pada kelas ukuran 28-31 mm yaitu (1,22%). Frekuensi kemunculan tertinggi berdasarkan bulan dan jenis kelamin nilai tertinggi didapatkan pada Oscillatoria angusta dan Biddulphia sp. sedangkan berdasarkan kelas ukuran tertinggi Oscillatoria tenuis dan Biddulphia sp. Nilai luas relung tertinggi didapatkan pada bulan Agustus (8,25), jenis kelamin betina (8,12) dan tertinggi pada kelas ukuran 40-43 mm (8,33). Nilai tumpang tindih tertinggi diperoleh pada bulan Agustus-September 0,97. Variasi makanan pada kerang tahu cenderung menyukai kelompok fitoplankton didominasi jenis O. angusta dan Biddulphia sp.
VARIASI SPASIAL KEPADATAN DAN DISTRIBUSI KERANG KIJING (Anodonta woodiana) DI SUNGAI LAHUMBUTI KABUPATEN KONAWE SULAWESI TENGGARA Bahtiar Bahtiar; Wa Ernawati; Ramadhan Ramadhan; Muhammad Fajar Purnama
Jurnal Perikanan Unram Vol 13 No 2 (2023): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v13i2.522

Abstract

Kijing Taiwan merupakan salah satu jenis kerang Asia invasif di beberapa negara yang kepadatan dan distribusinya berbeda-beda di setiap wilayah ekologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variasi kepadatan dan distribusi kerang kijing di Sungai Lahumbuti Konawe Sulawesi Tenggara. Penelitian ini menggunakan metode systematic random sampling dalam proses pengambilan sampel dan purposive sampling untuk penetapan stasiun. Kerang diambil didalam transek kuadrat 1x1 m2 pada 8 stasiun yang dilakukan secara sistematis dalam jarak tertentu antar setiap stasiun.  Kerang terambil di hitung jumlahnya dalam setiap transek dan diukur panjangnya menggunakan jangka sorong ketelitian 0.5 mm. Kualitas perairan diambil bersamaan dengan pengambilan kerang kijing. Data dianalisis dengan formula baku dan kepadatan di setiap tempat diuji dengan Mann Whitney test. Hasil uji Mann Whitney  menunjukkan bahwa kepadatan kerang kijing di stasiun I dan stasiun IV lebih tinggi dibanding stasiun lainnya. Kepadatan terendah ditemukan pada stasiun III, VII dan VIII. Kerang cenderung terdistribusi dari berbagai kelas ukuran di setiap stasiun, namun ukuran kecil terdistribusi pada bagian sungai ke arah hulu, sedangkan ukuran besar relatif terdistribusi pada bagian sungai ke arah muara.  Kerang dominan ditemukan pada ukuran 5,8-7.5 sampai 7,6-9,3 cm. Parameter perairan yang berpengaruh terhadap kepadatan kerang kijing di Sungai Lahumbuti adalah bahan organik perairan.