Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

TRANSFORMASI DIGITAL DALAM MANAJEMEN KEUANGAN SYARIAH: PELUANG DAN TANTANGAN Sari, Winda Novita; Albahi, Muhammad; Andrini, Rozi
Eklektik : Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan Vol 8, No 2 (2025): Eklektik
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/ekl.v8i2.38636

Abstract

This study aims to analyze the influence of digital transformation on Islamic financial management and to identify the opportunities and challenges arising from its implementation. The research method used is a qualitative literature review by analyzing secondary data from journals and official reports published between 2019 and 2024. The findings indicate that digital transformation plays a vital role in improving efficiency, transparency, and financial inclusion through technologies such as FinTech, Blockchain, Big Data, and Artificial Intelligence. Nevertheless, significant challenges such as low digital literacy, sharia compliance issues, and inadequate regulatory frameworks remain. This research contributes to strengthening the literature on integrating digital innovation and maqashid alshariah principles to support the sustainability of Islamic finance in the digital era.
Inovasi dan Penguatan Ekosistem Fintech Syariah di Indonesia: Studi Kasus Crowdfunding dan P2P Lending Syariah di Indonesia Khairunnisa Ibrahim, Elvira; Albahi, Muhammad; Andrini, Rozi
OIKONOMIKA : Jurnal Kajian Ekonomi dan Keuangan Syariah Vol. 6 No. 2 (2025): OIKONOMIKA: Jurnal Kajian Ekonomi dan Keuangan Syariah
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, IAIN Fattahul Muluk Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53491/oikonomika.v6i2.1871

Abstract

Digital transformation has driven significant growth in Indonesia’s Islamic finance industry. Through innovations in financial technology (fintech), Sharia-based financial services have become more inclusive, efficient, and transparent. This study aims to analyze the forms of Sharia financial product innovations based on fintech, particularly in the models of crowdfunding and Sharia peer-to-peer (P2P) lending, as well as to identify the challenges and strategies for strengthening its ecosystem. The research employs a literature review method with a descriptive-comparative approach, drawing from various academic publications, reports from the Financial Services Authority (OJK), and data from the Indonesian Sharia Fintech Association (AFSI). The findings show that Sharia fintech plays a strategic role in expanding access to halal financing for MSMEs through mechanisms such as mudharabah, musyarakah, and qardh hasan. However, challenges remain in the form of low Islamic financial literacy, limited regulations and human resources, and weak public trust in fund management transparency. Strengthening strategies required include regulatory harmonization and contract standardization, enhancement of Sharia digital literacy, technological innovation through blockchain and smart contracts, and cross-sector collaboration among regulators, academics, and industry players. With the implementation of these strategies, Indonesia’s Sharia fintech ecosystem has the potential to become an inclusive, equitable, and sustainable Islamic financial model aligned with the values of maqāṣid al-sharī‘ah.
Pengembangan Manajemen SDM Kewirausahaan Berbasis Potensi Lokal di Kecamatan Medan Sunggal Alfahmi, Muhammad; Albahi, Muhammad
Jurnal Pengabdian Mitra Masyarakat Vol 5, No 1 (2025): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatear Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jurpammas.v5i1.12651

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan manajemen sumber daya manusia (SDM) kewirausahaan berbasis potensi lokal di Kecamatan Medan Sunggal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi terhadap pelaku usaha mikro dan kecil, tenaga kerja, serta pemangku kepentingan terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan SDM kewirausahaan masih bersifat sederhana dan belum terstruktur, terutama pada aspek perencanaan, pengorganisasian, dan evaluasi kinerja. Pengembangan kompetensi SDM belum dilakukan secara berkelanjutan, meskipun potensi lokal seperti keterampilan masyarakat, bahan baku, dan jaringan sosial telah dimanfaatkan dalam kegiatan usaha. Motivasi kerja SDM tergolong tinggi, namun belum didukung sistem penilaian kinerja yang terukur. Dukungan pemangku kepentingan sudah ada, tetapi belum optimal dan merata. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan manajemen SDM kewirausahaan berbasis potensi lokal melalui perencanaan yang sistematis dan kolaborasi lintas sektor..
Bahasa Inggris Yunil Hamri, Muhammad Syauqi; Albahi, Muhammad; Martias, Dony
LAA MAISYIR: Jurnal Ekonomi Islam Vol. 12 No.2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/lamaisyir.v12i2.62725

Abstract

This study analyzes market reactions to stock split announcements for sharia-compliant stocks on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the 2025 period. Event-based corporate action studies on the Indonesian sharia-compliant stock segment are still limited, creating a research gap regarding the effectiveness of nominal signals in boosting trading liquidity, particularly when measured using Trading Volume Activity (TVA). The study employed an event study approach with a 10-day event window and a Paired Sample T-Test on paired data (pre–post event) to detect changes in average TVA. The sample consisted of five sharia-compliant issuers (n=5). The results showed an increase in average TVA from 0.00219 to 0.00311, but was not statistically significant (p=0.376>0.05; t=–0.996; 95% CI: –0.00349 to 0.00165). These findings confirm that the sharia-compliant stock market does not react strongly to short-term volume-based nominal stock split signals, challenging the general assumption of signaling theory in the sharia context. This novel research provides the latest empirical evidence that Islamic investors, including institutional investors, are more fundamentally oriented. Policy implications emphasize the need to strengthen literacy and disclosure standards by the Financial Services Authority (OJK) and IDX Syariah, as well as issuers' communication strategies for corporate actions.
Analisis Faktor Penyebab Fraud dalam Perbankan Syariah : Perspektif Good Corporate Governance dan Etika Islam Dewi, Kemala; Ilham, M; Albahi, Muhammad; Hardiansyah Siregar, Kiki
Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 8 No 4 (2025): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas
Publisher : Departemen Teknik Sipil ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas faktor penyebab fraud dalam perbankan syariah di Indonesia dengan meninjau dua perspektif utama, yaitu Good Corporate Governance (GCG) dan nilai-nilai etika Islam. Fraud dalam perbankan syariah tidak hanya dipengaruhi oleh kelemahan pengendalian internal, tetapi juga erat kaitannya dengan lemahnya penerapan prinsip moral dan etika Islami dalam praktik sehari-hari. GCG berperan penting dalam mengurangi potensi fraud melalui mekanisme pengawasan, transparansi, independensi dewan, serta efektivitas audit internal. Sementara itu, etika Islam memberikan landasan moral yang mendorong terciptanya budaya kerja yang amanah, jujur, dan bertanggung jawab. Penelitian ini menggunakan metode literatur review dengan menelaah hasil-hasil penelitian terdahulu berupa jurnal, artikel ilmiah, dan buku nasional yang terbit dalam lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi antara GCG dan etika Islam dapat menjadi strategi efektif dalam mencegah maupun meminimalisasi fraud di sektor perbankan syariah. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan sistem pengendalian yang tidak hanya berbasis regulasi formal, tetapi juga pada penguatan nilai moral Islami.
Kerangka Hukum Dan Regulasi Perbankan Syariah Di Indonesia: Antara Prinsip Syariah Dan Kepastian Hukum Ayu, Kemala; Nanang Hidayat, MHD; Albahi, Muhammad; Hardiansyah Siregar, Kiki
Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 8 No 4 (2025): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas
Publisher : Departemen Teknik Sipil ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perbankan syariah merupakan komponen integral dari sistem keuangan nasional yang mendasarkan operasionalnya pada prinsip keadilan, kemaslahatan, dan pengharaman praktik riba, gharar, serta maisir. Keberadaannya tidak hanya memiliki dimensi ekonomi, tetapi juga dimensi moral dan spiritual dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang beretika. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis kerangka hukum dan regulasi perbankan syariah di Indonesia, dengan fokus pada relasi antara prinsip-prinsip syariah dan kepastian hukum. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kepustakaan (library research), yaitu menelaah peraturan perundang-undangan, fatwa, dan kebijakan yang mengatur perbankan syariah di Indonesia. Temuan penelitian menunjukkan bahwa sistem hukum perbankan syariah di Indonesia telah memiliki fondasi yang solid melalui Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah, yang diperkuat oleh peran Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), dan Dewan Syariah Nasional–Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) dalam melakukan regulasi dan pengawasan. Namun, dalam implementasinya masih ditemukan tantangan, seperti sinkronisasi antara hukum positif dan hukum syariah, tumpang tindih kewenangan antarotoritas, serta keterbatasan literasi hukum syariah di kalangan praktisi. Oleh karena itu, diperlukan penguatan koordinasi antarlembaga, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan pembaruan regulasi yang adaptif terhadap perkembangan digital. Dengan demikian, kerangka hukum perbankan syariah di Indonesia pada dasarnya telah mencerminkan integrasi antara nilai-nilai syariah dan kepastian hukum nasional.
Produk dan Layanan Utama Perbankan Syariah Sismita, Nafia; Fakhri Khairi, Muhammad; Albahi, Muhammad; Hardiansyah Siregar, Kiki
Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 8 No 4 (2025): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas
Publisher : Departemen Teknik Sipil ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem perbankan syariah merupakan entitas perbankan yang menjalankan operasionalnya berlandaskan pada ketentuan-ketentuan syariat Islam, dengan penekanan utama pada pengharaman riba, gharar, dan maisir. Ragam produk serta layanan primer yang disediakan oleh perbankan syariah mencakup skema pembiayaan, fasilitas simpanan, dan berbagai jasa keuangan lainnya yang telah diselaraskan dengan hukum Islam. Skema pembiayaan yang ditawarkan meliputi akad murabahah, musyarakah, mudharabah, dan ijarah, sementara fasilitas simpanan terdiri atas tabungan wadiah serta deposito mudharabah. Di samping itu, perbankan syariah turut menyajikan layanan perbankan digital, konsultasi keuangan berbasis syariah, dan instrumen investasi melalui sukuk. Implementasi produk dan layanan tersebut bertujuan untuk menghadirkan manfaat ekonomi yang berkeadilan, transparan, dan selaras dengan etika syariah, sekaligus mendorong inklusi keuangan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Efektivitas Pengawasan Dewan Pengawas Syariah Dalam Mitigasi Risiko Kepatuhan Pada Pembiayaan Infrastruktur Strategis di Indonesia Janna Ritonga, Miftahul; Putra, Hafiza; Albahi, Muhammad; Hardiansyah Siregar, Kiki
Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 9 No 1 (2025): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas
Publisher : Departemen Teknik Sipil ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan infrastruktur strategis di Indonesia membutuhkan pendanaan skala besar yang kini mulai didominasi oleh instrumen keuangan syariah. Namun, kompleksitas proyek infrastruktur yang melibatkan jangka waktu panjang dan skema akad yang rumit menimbulkan risiko kepatuhan syariah (sharia non-compliance risk) yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas mekanisme pengawasan yang dilakukan oleh Dewan Pengawas Syariah (DPS) dalam memitigasi risiko kepatuhan pada pembiayaan infrastruktur strategis. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan yuridis-empiris, melalui studi kasus pada bank syariah yang terlibat dalam sindikasi pembiayaan proyek nasional. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan praktisi perbankan dan anggota DPS, serta analisis laporan tahunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas pengawasan DPS sangat dipengaruh0\i oleh kompetensi teknis mengenai aspek ekonomi infrastruktur dan intensitas keterlibatan DPS dalam struktur akad multiext yang kompleks. Meskipun secara formal pengawasan telah dilakukan, masih ditemukan celah risiko pada fase pemeliharaan aset dan manajemen arus kas proyek (cash flow management). Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan fungsi audit syariah berbasis teknologi dan integrasi DPS dalam pengawasan fisik proyek menjadi kunci utama untuk menjamin integritas finansial dan kesesuaian prinsip syariah pada sektor infrastruktur.
Empowering Students Artistic Potential Through a Calligraphy Training Program at Al-Jauhar Islamic Boarding School Duri Bengkalis Regency Rahman, Rahman; Ghozali, Achmad; Albahi, Muhammad; Rosmita, Rosmita; Listiawati, Listiawati
Journal of Community Development Vol. 6 No. 3 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i3.1896

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan potensi seni santri melalui pelatihan kaligrafi yang terstruktur di Pondok Pesantren Al-Jauhar, Duri, Kabupaten Bengkalis. Kaligrafi Islam tidak hanya merupakan bentuk ekspresi artistik, tetapi juga media spiritual yang memperkuat kedekatan santri dengan Al-Qur’an sekaligus melestarikan warisan budaya Islam. Program ini diikuti oleh 10 peserta dan dilaksanakan selama 7 hari, dari tanggal 12 hingga 18 Januari 2026. Kegiatan meliputi pengenalan sejarah dan filosofi kaligrafi Islam, teknik dasar penulisan, sesi praktik terbimbing, serta evaluasi hasil karya santri. Metode pelatihan yang digunakan bersifat partisipatif dan berorientasi pada praktik, sehingga mendorong keterlibatan aktif, kreativitas, dan kerja sama antar santri. Hasil program menunjukkan bahwa 6 dari 10 peserta (60%) mengalami peningkatan keterampilan artistik, kreativitas, kedisiplinan, dan apresiasi terhadap estetika Islam. Selain itu, program menghasilkan luaran nyata berupa karya kaligrafi peserta dan pembentukan ekstrakurikuler kaligrafi di pesantren. Dengan demikian, pelatihan ini terbukti menjadi media efektif untuk menumbuhkan bakat seni, memperkuat nilai-nilai keagamaan, serta mendukung pengembangan holistik santri di lingkungan pesantren.
The Effect of Capital Assistance, Financial Literacy, And Entrepreneurial Motivation on The Economic Welfare of Mustahik in The YBM Brilian Ro Pekanbaru Rupita, nanda ega; Albahi, Muhammad; Sosiady, Mulia
Al-Kharaj: Journal of Islamic Economic and Business Vol. 8 No. 1 (2026): All articles in this issue include authors from 3 countries of origin (Indonesi
Publisher : LP2M IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/kharaj.v8i1.9820

Abstract

This study aims to analyze the effect of Capital, Financial Literacy, and Entrepreneurial Motivation on the Economic Welfare of mustahik beneficiaries of the Gerobak Bermakna Program at YBM BRILiaN RO Pekanbaru. The study tests the hypothesis that the three independent variables have a positive and significant effect on economic welfare, both partially and simultaneously. A quantitative approach with an explanatory research design was employed. The population, which also served as the sample, consisted of 169 mustahik selected using a total sampling technique. Data were collected through structured questionnaires using a Likert scale and analyzed using multiple linear regression at a 5% significance level. The results indicate that Business Capital (t = 2.217; p = .028), Financial Literacy (t = 6.406; p = .000), and Entrepreneurial Motivation (t = 3.349; p = .001) have a positive and significant effect on Economic Welfare. Simultaneously, the analysis shows F(3,165) = 66.626; p = .000 with an R² value of .548, meaning that 54.8% of the variance in economic welfare can be explained by the three variables. Financial literacy emerges as the most dominant variable. These findings imply that productive zakat programs should integrate capital assistance with continuous capacity building and entrepreneurial motivation development to sustainably enhance beneficiaries’ economic welfare.