Claim Missing Document
Check
Articles

DAMPAK PENANAMAN HIJAUAN PAKAN TERHADAP PENINGKATAN JUMLAH PEMILIKAN DOMBA PADA PETERNAK ANGGOTA KPSU RIUNGMUKTI Sondi Kuswaryan; Sri Ayu Andayani; Cecep Firmansyah; Andre Rivianda Daud; Ulfa Indah Laela Rahmah
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i3.9714

Abstract

Pakan merupakan kebutuhan utama dalam usahaternak domba. Pemenuhannya masih mengandalkan dari sumber pakan alami. Ketersediaanya sangat terbatas serta membutuhkan banyak korbanan tenaga kerja. Fenomena ini tidak mendukung usahaternak domba yang kondusif di masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertujuan untuk mendukung ketersediaan pakan, serta mendorong jumlah pemilikan domba ti tingkat peternak, telah dilaksanakan di wilayah kerja KPSU Riungmukti Kecamatan Kalapanunggal, Sukabumi. Tindakan pembelajaran dilakukan dengan metode in class training, outdoor training, studi banding, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peternak memberikan respon sangat positif terhadap introduksi budidaya hijauan pakan. Peternak mulai merasa penting terhadap eksistensi kebun rumput sebagai pelengkap budidaya dombanya. Rata-rata lahan yang dimanfaatkan untuk budidaya rumput seluas 1.582,24 m2 per unit usahaternak. Keberadaan kebun rumput secara nyata mampu peningkatkan jumlah pemilikan domba, menjadi rata-rata 11,98 ekor/unit usahaternak, terjadi peningkatan sekitar 3 ekor per unit usaha dari pemilikan jumlah ternak sebelumnya. Hasil ini memberikan kontribusi besar terhadap ketahanan pangan, serta kesejahteraan masyarakat perdesaan. Diperlukan upaya masif untuk mensosialisasikan alih fungsi lahan menjadi kebun rumput dilingkungan peternak supaya mampu mendukung ketersediaan pakan yang lebih baik. Keberadaan bank pakan harus mulai diperkenalkan kepada peternak untuk menjamin ketersediaan hijauan pakan cukup dan berkesinambungan sepanjang tahun.
PERFORMA DAN DAYA CERNA DOMBA GARUT JANTAN TERHADAP PENAMBAHAN FERMENTASI LIMBAH HIJAUAN SORGUM KE DALAM RANSUM Somanjaya, Rachmat; Rahmah, Ulfa Indah Laela; Dani, Umar
CREATIVE RESEARCH JOURNAL Vol 2 No 02 (2016): Creative Research Journal
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34147/crj.v2i02.34

Abstract

Penelitian tentang “Performa dan Daya cerna Domba Garut Jantan Terhadap Penambahan Fermentasi Limbah Hijauan Sorghum Ke Dalam Ransum”, telah dilaksanakan sejak Tanggal 15 September sampai dengan 30 Oktober 2015. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan pakan berbasis limbah hijauan sorgum fermentasi terhadap performa dan daya cerna Domba Garut Jantan. Penelitian ini menggunakan 16 ekor Domba Garut Jantan umur 6-8 bulan dengan bobot rata-rata 27 kg. Domba diberi empat perlakuan yaitu R1 = 100% rumput lapangan (sebagai ransum basal); R2 = 60% rumput lapangan + 40% konsentrat; R3 = 60% limbah hijauan sorgum fermentasi + 40% konsentrat; dan R4 = 50% rumput lapangan + 50% limbah hijauan sorgum fermentasi. Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap, dan setiap domba ditempatkan pada kandang metabolis. Data hasil penelitian diolah dengan analisis Sidik Ragam, selanjutnya untuk mengetahui perbedaan antar perlakuan dilakukan Uji Beda Nyata Duncan pada tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukan bahwa fermentasi limbah hijauan sorgum dapat dijadikan pakan substitusi pada saat terjadi kelangkaan rumput lapangan. Sebagai pemecahan masalah kelangkaan rumput, 50% rumput lapangan dan 50% fermentasi limbah hijauan sorgum dapat menjadi perpaduan ideal. Hal tersebut terlihat dari performa dan kecernaan pakan pada Domba Garut Jantan yang lebih baik dari perlakuan lainnya.
Analisis Ketahanan Pangan Rumah Tangga Peternak Domba Kasus pada Rumah Tangga Peternak Domba di Kecamatan Kertajati Kabupaten Majalengka, Jawa Barat Kuswaryan, Sondi; Fitriani, Anita; Daud, Andre Rivianda; Firmansyah, Cecep; Rahmah, Ulfa Indah Laela
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 11, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v11i1.16172

Abstract

In rural West Java, sheep are a mainstay livestock commodity to support livelihoods, because they function dually as a source of food and a source of income, and play a role in maintaining household food security. The research was carried out in Kertajati District, Majalengka Regency, aiming to analyze the food security status of sheep farmer households, and the variables that influence it. The survey method was used to collect respondents data from 126 households. Food consumption status and household food security were identified by interviews using the 3 x 24-hour food recall method. Variables that influence food security status are identified using a binary logistic regression model. The research results show that 37.30 percent of sheep farming households are food secure, 27.78 percent are food vulnerable, 23.81 percent are food questionable and 11.11 percent are food insecure. Sheep farming contributes 30.35 percent to total household income and can provide 65.24 percent of the budget to meet food needs. The number of sheep owned and the number of members in the farmer's household have a significant effect (p < 0.01) on food security status.  The existence of sheep farming plays a very important role in maintaining sustainable household food security. To reduce the negative impact of the deagrarianization process on household livelihoods, sheep farming must be strengthened, among other things, for sheep farming whose semi-intensive patterns are suitable for being transformed into intensive rearing patterns, accompanied by the introduction of feed technology for more efficient feed provision and feeding.
Kesenjangan Hasil Model Feedlot Domba antara Laboratoruim dengan Peternak : Kasus pada Peternak Anggota Koperasi Riungmukti, Sukabumi Kuswaryan, Sondi; Rahmah, Ulfa Indah Laela; Fitriani, Anita
Abdimas Galuh Vol 7, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v7i1.16243

Abstract

Model pemeliharaan feedlot domba merupakan IPTEK hasil riset yang sangat potesial untuk diimplementasikan pada tingkat peternak.  Penerapan model ini, memiliki manfaat efisiensi dan efektivitas penggunaan sumberdaya (ternak, pakan, lahan dan tenaga kerja). Pengujian model feedlot di laboratorium, menghasilkan respon dari ternak yang relatif sama, pada beberapa kali kegiatan uji coba, menghasilkan rata-rata nilai pertambahan berat badan domba sebesar 122 gram/ekor/hari. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah mendiseminasikan IPTEK Feedlot domba pada tingkat peternak, serta mengidentifikasi kendala yang menyebabkan hasilnya berbeda dari standar IPTEK hasil riset. Jumlah domba yang dipelihara peternak dengan menerapkan model pemeliharaan feedlot sebanyak 99 ekor, dalam jangka waktu pemeliharaan 90 -100 hari. Pertambahan bobot badan domba yang berhasil dicapai peternak sebesar 82,95 gram/ekor/hari. Capaian yang lebih rendah dibandingkan dengan nilai yang dicapai di laboratorium, namun secara finansial masih berpotensi menghasilkan keuntungan.  Model pemeliharaan feedlot domba pada tingkat peternak, masih banyak variabel yang harus diperbaiki untuk mencapai pertambahan bobot badan yang lebih baik, anatar lain penguasaan seleksi bakalan, sistem perkandangan, stabilitas pemberian jenis, kuantitas dan kualitas pakan, pola penyedian minum serta pola pengendalian penyakit. Variabel-variabel tersebut menyebabkan perbedaan hasil antara ternak yang dipelihara di laboratorium dengan yang dipelihara di tingkat peternak.