Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

The Effectiveness of Learning Christian Religious Education with Visual Media Images Maglon Banamtuan; Kristian E.Y.M Afi; Misael Boineno
Jurnal Pendidikan Agama Kristen (JUPAK) Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Kadesi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (895.765 KB) | DOI: 10.52489/jupak.v2i2.86

Abstract

The purpose of this study was to describe the level of effectiveness of using visual media images in the learning process of Christian religious education at the Benfomeni Christian Theology High School. The method used in this research is a qualitative research method. The results obtained in the study are: 1). Actively involved students include: students look more focused and happy and not bored in participating in teaching and learning activities in class; 2). Students participate in learning by showing a sense of more interest when Christian religious education teachers use visual media images; 3). The form of the image includes: contextual design aspects; 4). The attractiveness of the visual media is because of the clarity of the image.
OPAT MAPAISA SEBAGAI BENTUK PEMBINAAN BAGI MASYARAKAT POLEN DAN IMPLIKASI BAGI PELAYANAN GEREJA Harun Y. Natonis; Maglon F. Banamtuan
Regula Fidei: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol 4, No 1 (2019): Maret 2019
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Kristen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.215 KB)

Abstract

The objectives achieved from this research are: to find out how the procedure for mapaisa opat, to find out the reason for the affair fines are still maintained in Pollen, to know mapaisa opat as a form of formation, and to know mapaisa opat in church services. Then the research results obtained, namely: Implementation of customary fines are seen as a form of guidance for the community. The form of coaching is that every person found having an affair is required to pay a fine according to the agreement. Determination and provision of fines as a form of education or guidance so that people do not repeat their actions. Determination of fines with the aim of people afraid and not having an affair again promise and repent. The important aspects of customary fines include; religious aspects, it seems that in this aspect there is confession and repentance; social aspects, looks forgiveness and restoration of good name; then the pedagogical aspect, this aspect appears in the change of attitude and the perpetrator promises not to repeat the act of adultery; and finally the juridical aspect arises in the implementation of the opat mapaisa because it is a feared law and takes people on a good path. Customary fines have an important role in society and the church. Customary fines in the service of the Church serve as a forum for guidance for those who make mistakes. Fines are there, to reduce infidelity and educate people on the truth. Abstrak: Tujuan yang dicapai dari penelitian ini adalah: untuk mengetahui bagaimana tata cara opat mapaisa, mengetahui alasan denda perselingkuhan masih tetap dipertahankan di Polen, mengetahui opat mapaisa sebagai bentuk pembinaan, dan untuk mengetahui opat mapaisa dalam pelayanan jemaat. Maka hasil penelitian yang diperoleh, yakni: Pelaksanaan denda adat dilihat sebagai bentuk pembinaan bagi masyarakat. Bentuk pembinaannya adalah bahwa setiap orang yang kedapatan berselingkuh diharuskan membayar denda sesuai kesepakatan. Penetapan dan pemberian denda sebagai bentuk didikan atau pembinaan supaya orang tidak mengulangi perbuatannya. Penentuan denda dengan tujuan orang takut dan tidak berselingkuh lagi berjanji dan bertobat. Adapun aspek-aspek penting dalam denda adat di antaranya; aspek religius, nampak dalam aspek ini adanya pengakuan dosa dan pertobatan; aspek sosial, terlihat pengampunan dan pemulihan nama baik; selanjutnya aspek paedagogis, aspek ini nampak dalam perubahan sikap dan pelaku berjanji tidak mengulangi perbuatan perselingkuhan; dan yang terakhir aspek yuridis muncul dalam pelaksanaan opat mapaisa karena bersifat hukum yang ditakuti serta membawa manusia pada jalan yang baik. Denda adat memiliki peranan penting dalam masyarakat maupun gereja. Denda adat dalam pelayanan Jemaat dijadikan sebagai wadah pembinaan bagi jemaat yang melakukan kesalahan. Denda ada, untuk mengurangi perselingkuhan serta mendidik orang pada kebenaran.
Analisis Dampak Pembelajaran e-Learning bagi Mahasiswa Institut Agama Kristen Negeri Kupang di Masa Pandemi Covid-2019 Maglon Ferdinand Banamtuan
Regula Fidei: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol 6, No 1: Maret 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Kristen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46307/rfidei.v6i1.74

Abstract

The purpose of this research is to analyze the impact of e-learning learning for students of the Kupang State Christian Institute during the Covid-19 spread. The method used is the descriptive method. Then the results obtained in this study are: First, low mastery of technology, most students do not master the applications used by lecturers in online learning; second, limited facilities and infrastructure, the readiness of facilities and infrastructure at the Kupang State Christian Institute campus are still lacking facilities for implementing online learning. In fact, many students do not have smartphones; third, limitations of the Internet network, students have difficulty adjusting to e-learning learning by using applications used by lecturers who care for courses; and, fourth, funding, students experience problems in financing because students who are majoring in Christian Religious Education come from poor families. Abstrak Tujuan yang akan dicapai pada penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak pembelajaran e-learning bagi mahasiswa Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang pada masa pandemi Covid-19. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Maka hasil yang dipe-roleh pada penelitian ini adalah: Pertama, penguasaan teknologi yang masih rendah, kebanyakan mahasiswa tidak menguasai aplikasi yang digunakan oleh dosen dalam pembe-lajaran daring; kedua, keterbatasan sarana dan prasarana, kesiapan sarana dan prasarana di kampus Institut Agama Kristen Negeri Kupang masih kurang fasilitas untuk melaksanakan pembelajaran daring, bahkan banyak mahasiswa yang tidak memiliki handphone yang mema-dai; ketiga, keterbatasan Jaringan Internet, mahasiswa mengalami kesulitan dalam menyesuai-kan diri dengan pembelajaran e-learning dengan menggunakan aplikasi-aplikasi yang digu-nakan oleh dosen pengasuh mata kuliah; dan, keempat, pembiayaan, mahasiswa mengalami kendala dalam pembiayaan karena mahasiswa yang berada di jurusan Pendidikan Agama Kris-ten berasal dari keluarga miskin.
Pendidikan Karakter Berbasis Budaya Suku Atoin Meto Kabupaten Timor Tengah Selatan Sem Saetban; Maxy Lakapu; Hemi Bara Pa; Maglon Ferdinand Banamtuan; Simon Kase
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 6 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v4i6.4190

Abstract

Riset ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pendidikan karakter berbasis kearifan budaya atoin meto di Kabupaten Timor Tengah Selatan. metode yang dipakai dalam riset ini adalah metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari tokoh masyarakat, kepala sekolah, guru, dan siswa. Maka hasil penelitian yang diperolah saat melakukan penelitian yakni: 1).Pendidikan karakter meliputi penerapan delapan belas nilai-nilai pendidikan karakter di sekolah dan disinkronkan dengan nilai-nilai budaya lokal sebagai tindakan untuk melestarikan budaya agar generasi penerus dapat melestarikan sehingga jangan punah karena penyalahgunaan teknologi, 2). Kearifan budaya atoin meto di Kabupaten Timor Tengah Selatan meliputi suku mollo, suku amanatun, suku amanuban serta sarang budaya. Dari ketiga suku memiliki banyak kearifan, nilai-nilai luhur yang mempunyai makna yang khas
Correlation Of Self-Regulation And Learning Habits With Student's Thesis Writing Skills Jinorid Misa; Agustinus Maniyeni; Maglon Ferdinand Banamtuan
Jurnal Pendidikan Agama Kristen (JUPAK) Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Kadesi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52489/jupak.v3i1.102

Abstract

This study aims to determine the correlation between self-regulation and study habits with thesis writing skills of students at the Kupang State Christian Institute. The study used a quantitative approach with the correlational method. The population in this study amounted to 248 people consisting of semester IX students, while the research sample amounted to 71 people who were calculated using the Slovin formula. Data was collected through distributing questionnaires and then continued with carrying out data processing using statistical techniques. Based on the results of the correlation analysis of the three variables, the coefficient price of 0.311 is obtained, it can be said that between the variables X1 and X2 with Y has a significant correlation, then from the analysis results also obtained the coefficient of determination (r-square) of 0.097 or equivalent to 9, 7%. This means that the correlation between self-regulation and study habits with thesis writing skills for students of the State Christian Institute of the State Christian Institute of Kupang is 9.7% and the remaining 90.3% is caused by other factors outside the variables of self-regulation and study habits. . From these results, the researcher can draw the conclusion that the alternative hypothesis (Ha) is accepted.
Workshop Bagi Pengajar Pelayanan Anak Dan Remaja Dengan Pembelajaran Contextual Teaching Learning Berbasis Pemuridan Di Gereja Masehi Injil Di Timor Jemaat Gunung Zalmon Labuan Bajo Irnawati Pellokila; Maglon Ferdinand Banamtuan; Fransiska Yanti Nggeong; Deviana Sibulo; Maria Indriani Sesfao; Jeheskial Saudale
Patria : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1: Maret 2023
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/patria.v5i1.4954

Abstract

Pengajar pelayanan anak dan remaja di Gereja Masehi Injili di Timor Jemaat Gunung Zalmon Labuan Bajo tentang model pembelajaran contextual teaching learning berbasis pemuridan.  Maka Hasil pengabdian kepada masyarakat yang diperoleh yakni: 1). Pengajar pelayanan anaka dan remaja di gereja masehi injil di timor jemaat gunung Zalmon Labuan Bajo antusias dalam mengikuti workshop dengan tema pembelajaran Contextual Teaching Learning berbasis pemuridan. 2). Para pengajar juga cepat menyesuaikan diri dengan model belajar Contextual Teaching Learning yang berbasis pemuridan. 3). Para pengajar semangat dalam merumuskan desain rancnagan pembelajaran serta dapat merancang alat bantu dalam mengajar yakni panggung boneka.
Pemanfaatan Video Animasi Kartun Berbasis Macromedia Flash 8 Untuk Siswa Kelas III Sekolah Dasar Dunosel Ir. Koebanu; Agustinus Maniyeni; Maglon Ferdinand Banamtuan
Regula Fidei : Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol 8, No 1: Maret 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Keguruan dan Pendidikan, Universitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46307/rfidei.v8i1.161

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tanggapan validator dan respon peserta didik terhadap media video animasi kartun berbasis Macromedia flash 8 dengan materi Allah hadir dalam alam semesta yang dikembangkan. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and development (Penelitian dan pengembangan) dengan model Analysis Design, Development or Production, Implementation or Delivery dan Evaluations). Data dikumpulkan melalui angket/ kuesioner untuk dinilai oleh validator dan siswa sebagai responden kemudian dianalisis dengan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa media video animasi kartun berbasis Macromedia flash 8 dengan materi Allah Hadir dalam Alam Semesta layak digunakan sebagai media pembelajaran. Hal ini dilihat dari hasil validasi ahli media sebesar  85,26%, ahli desain sebesar 92%, ahli materi sebesar 85%, respon uji satu orang sebesar 82%, uji kelompok kecil sebesar 89% dan uji kelompok besar sebesar 92,13%. Maka dapat disimpulkan bahwa media video animasi kartun layak digunakan dalam kegiatan pembelajaran.
Kajian Sosio-Historis tentang Pandangan Dunia Atoni Pah Meto dalam Ritus Poitan Liana Afi, Kristian E.Y.M; Banamtuan, Maglon F
Paradigma: Jurnal Kajian Budaya Vol. 10, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article describes the world view of the people of South Central Timor Regency regarding Atoni Pah Meto in the Poitan Liana Rite. With qualitative descriptive methods, the paper formulated (1) Poitan Liana Rite means the kinship displayed in the role of Atoin Amaf in belief in Uis Neno, Uis Pah, and the ancestors through symbolic actions and speech; (2) Timorese view their life as an integral part of supernatural life, and the continuation of people’s lives in harmony between social order and cosmic order. Uis Neno, Uis Pah, and Ancestors are believed to be a supernatural power involved in human life. All forms of supernatural power interventions are in the context of the life of Atoni Pah Meto that proceeds to actualize themselves as “Responsible on earth”. (3) All human efforts are seen as a blessing from Uis Neno, Uis Pah, and the ancestors. Overall Poitan Liana’s ceremony contains meaning related to the understanding of self, nature, and society on one hand, as well as relations with supernatural powers on the other. In this vertical and horizontal dimension, Orang Boti directs himself to the vertical dimension to maintain his life in the horizontal dimension.
Upaya Pelestarian Natoni (Tuturanadat) dalam Budaya Timor Dawan (Atoni Meto) Banamtuan, Maglon Ferdinand
Paradigma: Jurnal Kajian Budaya Vol. 6, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research were aimed to describe natoni traditional speeches which were the reflection of Timor Dawan culture. This research used qualitative phenomenological approach. The research method used were antropological with survey means: observations and interviews. Results gained from this research were; natoni had been around since ancient time and still passed down to today’s generations; complete traditional costume were used when performing natoni. Regarding time and place to do natoni, data showed that natoni could be done at any time or place; natoni doers were traditional figures which understands natoni. Natoni is traditional speech in the form of poem which performed reciprocally; the aim of Natoni were as a homage and introduction to local culture; the values of natoni were universal. The structure of Natoni begins with initial phase which contained preparation and ended on closing phase with additional event of souvenir presentation. People were making efforts by continuosly presenting natoni performances in the communities so that natoni would become community custom.
Strategi Pembentukan Nilai Pendidikan Karakter Religius di Sekolah Menengah Teologi Kristian E. Y. M. Afi; Hemi Bara Pa; Maglon Ferdinand Banamtuan; Yetni Malafu
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v5i2.5223

Abstract

Salah satu sekolah menengah atas yang bernaung di bawah Kementerian Agama, karena sekolah tersebut berlandaskan teologi Kristen sehingga pihaknsekolah pelru mempunyai strategi dalam membentuk nilai-nilai religius bagi seluruh siswa. Tujuan dari Riset ini adalah untuk mengetahui strategi pembentukan nilai pendidikan karakter religius di Sekolah Menengah Teologi Kristen Benfomeni. Metode adalah metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Maka hasil penelitian yang diperolah yakni: pertama, sekolah telah merumuskan ke dalam tata tertib sekolah serta perangkat pembelajaran tentang pemberian salam, berdoa sebelum dan sesudah pembelajaran serta arah kebijakan sekolah terkait dengan perayaan hari bersar agama dan menjunjung tinggi akan toleransi antar umat beragama, kedua tahap pelaksanaan atau implemetasi, pihak sekolah terutama guru, siswa serta orang tua siswa selalu memberikan nasihat dalam bergaul baik dengan keyakinan yang sama baik dengan yang berkeyakinan lain, serta untuk fasilitas yang sudah disiapkan di sekolah. dan ketiga yakni tahap evaluasi, pada tahap ini masih ada kendala atau hambatan sedangkan ada bagian-bagian yang tidak ada kendala atau hambatan. Untuk mengatasi kendala yang terjadi di sekolah adalah: 1) perlu menjalin kerja sama dengan orang tua siswa dan masyarakat sekitar; 2) menghimbau orang tua siswa untuk lebih memperhatikan putra-putrinya; dan 3) memberikan pemahaman kepada siswa akan pentingnya nilai-nilai karakter religius.