Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PEMBINAAN KARAKTER GENERASI MUDA MELALUI MODERASI BERAGAMA DI SMTK BENFOMENI KAPAN Boineno, Misael; Banamtuan, Maglon Ferdinand; Purnomo, Catur; Hermin, Hermin; Sole, Adriana I. S.; Notonis, Yulius Musa; Rissi, Cristian
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.38708

Abstract

Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengaplikasikan pembiasaan generasi muda dalam moderasi beragama dengan sub tema memperkuat karakater bangsa dan menangkal radikalisme di Sekolah Menengah Teologi Kristen Benfomeni Kapan. Ada dua metode yang dipakai dalam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat ini yakni: pertama, Seminar dan lokakarya dengan materi moderasi beragama, karakter bangsa, dan radikalisme. Kedua, kampanye media sosial dapat menggunakan berbagai platform media sosial, seperti Facebook, Twitter, dan Instagram, untuk menyebarkan informasi dan terlibat dengan audiens. Maka hasil yang diperoleh dalam melakukan pengabdian tersebut yakni: 1). analisis situasi: Sekolah Menengah Teologi Kristen Benfomeni Kapan merupakan salah satu Sekolah yang berada di desa O’Besi yang memiliki keragaman agama dan budaya. Kondisi ini berpotensi menimbulkan gesekan sosial jika tidak dikelola dengan baik. Beberapa tantangan yang dihadapi: a). Minimnya pemahaman tentang moderasi beragama; b). Pengaruh media sosial yang membawa paham radikal; dan c). Kurangnya ruang dialog antar pemuda berbeda agama; 2). Strategi Pembinaan meliputi: a). penguatan aspek kognitif; b). pengembangan aspek afektif, c). pemberdayaan aspek psikomotorik. 3). Dampak dan keberlanjutan. Sedangkan dari pengabdian kepada masyarakat ini dapat di simpulkan bahwa: Meningkatkan pemahaman pemuda tentang moderasi beragama; Memperkuat karakter kebangsaan; Membangun sistem pencegahan radikalisme berbasis komunitas; Menciptakan jaringan pemuda lintas agama; dan Menghasilkan role model pemuda moderat.
Peran Orang Tua dan Pengajar Pelayanan Anak dan Remaja dalam Menanamkan Nilai Religius Untuk Anak di Era Digital Banamtuan, Maglon Ferdinand; Boineno, Misael; Natonis, Yulius Musa; Selan, Dominggus; Koto, Weli Jofita
Regula Fidei : Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol. 11 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Keguruan dan Pendidikan, Universitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/rfidei.v11i1.366

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat memberikan dampak signifikan terhadap pola pikir, perilaku, dan nilai-nilai religius anak dan remaja. Kondisi ini menuntut adanya peran aktif dari pengajar pelayanan anak dan remaja dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan yang kokoh di tengah arus globalisasi informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran pengajar pelayanan anak dan remaja dalam menanamkan nilai religius kepada anak di era digital pada Jemaat Gereja Masehi Injili di Timor Sion Boentuka. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengajar memiliki peran penting sebagai pendidik, pembimbing rohani, serta teladan dalam kehidupan beriman. Mereka menerapkan strategi pengajaran yang kontekstual dengan mengintegrasikan media digital secara positif, membangun komunikasi yang interaktif, serta menanamkan nilai-nilai kasih, disiplin rohani, dan tanggung jawab kristiani. Meskipun terdapat tantangan seperti pengaruh media sosial dan kurangnya pengawasan orang tua, para pengajar tetap berupaya menciptakan lingkungan pelayanan yang mendukung pertumbuhan iman anak dan remaja. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengajar pelayanan anak dan remaja berperan strategis dalam membentuk karakter religius generasi muda agar tetap berakar pada nilai-nilai iman Kristen di tengah tantangan era digital.