Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Efektivitas Return Board Terhadap Kemampuan Pukulan Forehand Drive Tenis Meja Agus Kurniadi; La Robi; Abu Bakar
Jurnal Muara Olahraga Vol 7 No 1 (2024): JURNAL MUARA OLAHRAGA
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/jmo.v7i1.2494

Abstract

This study aims to test the effectiveness of the use of return board in improving the ability to hit forehand drive in Physical Education students of the University of Muhammadiyah Sorong. The approach used is an experiment with a one-group pretest-posttest design. The research sample involved 40 students who were selected based on certain criteria. Measurement of forehand drive ability was carried out before (pretest) and after (posttest) treatment in the form of training using a return board. Descriptive analysis showed that the average forehand drive ability increased from 20.40 (SD = 4.235) in the pretest to 25.85 (SD = 3.438) in the posttest. The results of the normality test confirmed that the data were normally distributed (p > 0.05), and the paired t test showed a significant difference with a mean difference of -5.450 (t = 8.034, p < 0.000). The 95% confidence interval ranged from -6,822 to -4,078, indicating the consistency of improvement in participants' abilities after treatment. A moderate positive correlation between pretest and posttest results (r = 0.390, p < 0.05) indicates the effect of exercise on the improvement of technical skills. The results of this study show that the use of return board is effective in improving forehand drive hitting ability.
Generasi Peduli: “Menciptakan Sekolah Bebas Bullying dan Rokok di SDN 33 Waimnir Kab. Raja Ampat " Muharuddin; Marlinda Indah Eka Budiarti; Irna Rusani; Achmad Rusdi; La Robi; Hidayani; Ainun Mardiah; Aswad Muhdar; Muhammad Ali; Jondeway Andi Hasan
Abdimas: Papua Journal of Community Service Vol. 7 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Lembaga Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/pjcs.v7i1.4067

Abstract

Di tengah perkembangan sosial dan teknologi yang pesat, generasi muda dihadapkan pada berbagai tantangan, termasuk bullying dan konsumsi rokok, yang dapat mempengaruhi kualitas hidup mereka secara signifikan. Bullying, baik secara fisik, verbal, maupun sosial, dapat menyebabkan dampak psikologis yang mendalam, seperti penurunan kepercayaan diri dan stres, sehingga mempengaruhi kesejahteraan anak-anak dalam lingkungan pendidikan dan sosial mereka. Konsumsi rokok, di sisi lain, tetap menjadi masalah kesehatan yang serius di kalangan anak-anak, meningkatkan risiko penyakit jangka panjang dan mempromosikan pola hidup tidak sehat. Sebagai respons terhadap isu-isu ini, program "Generasi Peduli" dilaksanakan pada 6 Agustus 2024 di SDN 33 Waimnir dengan tujuan memberdayakan anak-anak melalui sosialisasi interaktif yang membahas dampak bullying dan bahaya rokok. Program ini melibatkan berbagai tahapan, termasuk penyampaian materi edukatif, kegiatan ice breaking untuk menjaga semangat, dan sesi tanya jawab untuk memastikan pemahaman siswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program ini berhasil meningkatkan kesadaran siswa terhadap isu-isu penting tersebut, dengan partisipasi aktif yang menunjukkan penerimaan dan relevansi materi bagi mereka. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membentuk generasi yang lebih peduli dan sehat.
SOSIALISASI PENGEMBANGAN WEBSITE MEDIA PEMBELAJARAN DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN DAN PEMAHAMAN MAHASISWA Kurniadi, Agus; Istiyono; Abu Bakar; Mawardi; La Robi
Jurnal Surya Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Surya Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/1kfp9121

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mendorong transformasi dalam dunia pendidikan, termasuk dalam pemanfaatan media pembelajaran digital. Namun, masih ditemukan keterbatasan pemahaman dan keterampilan mahasiswa dalam mengembangkan website sebagai sarana pembelajaran. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam merancang dan mengelola website sebagai media pembelajaran yang efektif dan inovatif. Metode pelaksanaan meliputi tahap sosialisasi, pelatihan teknis, pendampingan praktik, dan evaluasi, dengan pendekatan partisipatif. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari dan melibatkan 35 mahasiswa dari berbagai program studi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam aspek pemahaman konseptual dan keterampilan teknis mahasiswa. Secara kuantitatif, hasil evaluasi pasca-kegiatan menunjukkan kenaikan skor rata-rata pemahaman sebesar 38% dibandingkan pra-kegiatan. Secara kualitatif, mahasiswa menunjukkan peningkatan kreativitas dalam menyusun konten, navigasi, dan tampilan antarmuka website. Selain itu, sebagian besar peserta menyatakan kegiatan ini relevan dan aplikatif dalam konteks pembelajaran di perguruan tinggi. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa sosialisasi pengembangan website media pembelajaran efektif dalam meningkatkan keterampilan dan pemahaman mahasiswa. Kegiatan ini direkomendasikan untuk dilanjutkan secara berkelanjutan dengan penguatan materi lanjutan dan kolaborasi lintas disiplin guna mendukung literasi digital mahasiswa di era pembelajaran modern.
Bullying dan Kekerasan Seksual terhadap Kesehatan Mental Anak pada Kelurahan Suprau Marlinda Indah eka Budiarti; Anwar, Zakiyah; Hidayani; Sundari; Faida Musa’ad; Irna Rusani; Faisal Eka Mahendra; Sulkipli M; Ainun Mardiah; La Robi
Abdimas: Papua Journal of Community Service Vol. 7 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Lembaga Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/pjcs.v7i2.4627

Abstract

Bullying merupakan salah satu tindak kekerasan yang dilakukan baik secara fisik, psikis, mental maupun spiritual. Perilaku bullying biasa terjadi dimana saja baik itu dilingkungan rumah, tempat bermain, termasuk lingkungan pendidikan. Sama halnya dengan bullying kekerasan seksual terhadap anak merupakan salah satu permasalahan serius yang dihadapi pemerintah saat ini dikarenakan berkaitan dengan upaya pemerintah untuk melaksanakan UU perlindungan anak No. 35 tahun 2014. Disisi lain, anak korban kekerasan seksual merupakan bagian dari masyarakan yang belum matang perkembangannya baik secara fisik maupun psikologis sehingga membutuhkan pendampingan khusus dalam penanganannya. Fokus permasalahan yang akan dicari jawabannya melalui penelitian ini adalah “pengaruh bullying dan kekerasan seksual terhadap kesehatan mental terhadap anak pada kelurahan suprau.” Metode pada penelitian ini adalah metode kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Anak yang pernah mengalami bullying dan kekerasan seksual beresiko lebih tinggi untuk mengalami gejala depresi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa kurangnya kesadaran orang tua untuk menjaga anak dengan baik. Disarankan kepada kementrian pendidikan agar menerapkan sekolah ramah anak untuk mengurangi peristiwa bullying dan kekerasan seksual,myang dapat beresiko menimbulkan gejala depresi pada anak.
Masa Depan Manajemen Muhammadiyah: Adaptasi AIK di Era Digital Eka Febryani Siskawandari; Risna, Risna; Devid Rizad Bilfaro Jitmau; Yonece Naa; La Robi
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 5: Juli 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v4i5.10846

Abstract

Muhammadiyah sebagai salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia memiliki peran penting dalam pembangunan umat, baik di bidang pendidikan, kesehatan, sosial, maupun dakwah. Di tengah era digital yang membawa perubahan besar dalam tata kelola organisasi, Muhammadiyah dihadapkan pada tantangan untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi tanpa kehilangan identitas ideologisnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) dapat diintegrasikan secara strategis ke dalam sistem manajemen Muhammadiyah yang berbasis teknologi digital. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui kajian literatur dan analisis dokumen-dokumen resmi Muhammadiyah, serta referensi akademik terkait AIK dan manajemen digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai AIK sangat kompatibel dengan prinsip manajemen modern dan dapat menjadi landasan etis dalam mengembangkan sistem tata kelola yang profesional, transparan, dan berkeadaban. Meskipun digitalisasi telah berjalan di beberapa amal usaha Muhammadiyah, proses ini masih menghadapi kendala dari aspek infrastruktur, budaya organisasi, dan kesiapan sumber daya manusia. Oleh karena itu, adaptasi nilai AIK dalam manajemen digital perlu dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan sebagai bagian dari strategi besar Muhammadiyah dalam menghadapi tantangan zaman. Integrasi AIK dan digitalisasi bukanlah dua hal yang saling bertentangan, melainkan merupakan sinergi antara nilai dan inovasi untuk mewujudkan tata kelola organisasi yang unggul dan berkemajuan.
SOSIALISASI PEMANFAATAN DANA BOS DALAM MENINGKATKAN PRESTASI OLAHRAGA DI SEKOLAH Istiyono; Agus Kurniadi; Abu Bakar; Muh Mawardi; La Robi; Frenky; Bachtiar
Jurnal Surya Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Surya Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/crhxja20

Abstract

Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) merupakan salah satu sumber pendanaan penting yang dapat dimanfaatkan sekolah untuk meningkatkan mutu pendidikan, termasuk pada bidang olahraga. Namun, pemanfaatan Dana BOS untuk kegiatan olahraga sering kali belum optimal akibat minimnya pemahaman pihak sekolah terhadap juknis yang berlaku. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan sosialisasi mengenai pemanfaatan Dana BOS dalam meningkatkan prestasi olahraga di sekolah. Metode pelaksanaan mencakup pemaparan materi, diskusi interaktif, serta pendampingan penyusunan rencana anggaran berbasis kebutuhan olahraga. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman guru dan pengelola sekolah terkait pengelolaan Dana BOS serta tersusunnya program pembinaan olahraga yang lebih terarah.
ANALISIS AKTIVITAS FISIK DAN KESEIMBANGAN PADA SISWA SMP MELALUI PERMAINAN EGRANG SEBAGAI AKTIVITAS KEOLAHRAGAAN BERBASIS BUDAYA LOKAL Mohammad Fatra Tomagola; La Robi; Fadly Kelubas; Lutfi Hulihulis; Fatma Wati Rumakey
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01, Maret 2026 Release
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i01.12040

Abstract

Traditional games are a form of physical activity based on local culture that has great potential to be developed in physical education learning. One traditional game that is still widely known and played in various regions of Indonesia is the egrang (stilt-walking) game, which requires physical activity and body balance skills. This study aims to analyze physical activity and balance in the egrang game as a local culture-based physical activity among eighth-grade junior high school students. This study used a quantitative approach with a descriptive-analytic method and a cross-sectional design. The research subjects consisted of 37 eighth-grade junior high school students selected using a total sampling technique. Physical activity was measured through heart rate before and after playing the egrang game, while balance was measured using static and dynamic balance tests. Data analysis was conducted using descriptive statistics, including mean, standard deviation, minimum, and maximum values. The results showed an increase in heart rate after playing the egrang game, indicating engagement in physical activity with light to moderate intensity. In addition, the balance measurements indicated that students had good static and dynamic balance abilities, with a dominance in dynamic balance. These findings suggest that the egrang game not only holds cultural value but also has potential as an effective physical activity to improve students’ physical activity levels and balance. Therefore, the egrang game is suitable to be utilized as an alternative in physical education learning that is contextual, meaningful, and based on local culture.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN RENANG TRADISIONAL DAN KOREKSI GERAK START JONGKOK MELALUI MEDIA VIDEO SLOW MOTION Isti Qomah Rachman; Abu Bakar; Sanjung Sederhana; Metusala Aprilando Weanglia; La Robi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.44929

Abstract

Learning the crouch start technique in physical education requires movement precision and strong visual understanding. However, traditional swimming instruction, which is dominated by direct demonstrations and verbal explanations, often fails to provide optimal movement feedback. This study aims to examine the effect of using slow-motion video media in traditional swimming instruction on students’ learning motivation in the crouch start technique material. This research employed a quantitative approach with a quasi-experimental design using a nonequivalent control group design. The subjects of the study consisted of 33 students from the Physical Education Study Program at Universitas Muhammadiyah Sorong. The research instrument was a learning motivation questionnaire that had been tested for validity and reliability. The data were analyzed using descriptive statistics, correlation analysis, and paired sample t-test with a significance level of 0.05. The results showed an increase in the average score of students’ learning motivation from 61.12 in the pretest to 77.18 in the posttest. The paired sample t-test results indicated a significant difference between the pretest and posttest (Sig. 0.000 < 0.05). Therefore, it can be concluded that the use of slow-motion video-based learning media has a significant effect on improving students’ learning motivation in the crouch start technique material. Slow-motion video media are effective as a visual tool to support the learning of complex movement techniques in a more engaging, systematic, and meaningful way.
HUBUNGAN KELINCAHAN DENGAN KEMAMPUAN BERTAHAN DALAM PERMAINAN TENIS LAPANGAN Mei Henni Palamea; Fadjri, Mukharrar; Emayanti Anggraeni; Abu Bakar; La Robi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.53848

Abstract

This study aims to analyze the relationship between agility and defensive ability in lawn tennis among physical education students. Modern tennis requires the ability to move quickly and perform efficient changes of direction, particularly in defensive situations. However, empirical studies that specifically examine the relationship between these two variables in the context of university students remain limited. This research employed a quantitative design with a correlational approach. The research sample consisted of 30 students selected using a purposive sampling technique. Data were collected through an agility test (change of direction test) and a lawn tennis defensive ability test. Data analysis was conducted using descriptive statistics and the Pearson correlation test with the assistance of SPSS software at a significance level of 0.05. The results of the study indicate that there is a significant and strong relationship between agility and defensive ability (r = -0.682; p < 0.05). The coefficient of determination of 46.5% indicates that agility makes a substantial contribution to defensive ability in lawn tennis. Thus, the research hypothesis is accepted. In conclusion, agility is an important factor associated with the effectiveness of defensive play. These findings provide practical implications for coaches and sports educators to emphasize agility training in tennis learning and coaching programs in order to optimally improve defensive performance.
IMPLEMENTASI OLAHRAGA TRADISIONAL SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS BUDAYA LOKAL PADA PEMBELAJARAN PJOK DI SEKOLAH DASAR La Robi; Muh. Mawardi; Budiman; Irfandi Idris; La Ode Muhammad Rino Zulkahar
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomor 03, September 2026 Posted
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.62556

Abstract

Physical Education, Sports, and Health (PJOK) learning in elementary schools is still predominantly oriented toward modern sports, resulting in the underutilization of traditional sports as a local culture-based learning medium. In fact, traditional sports have considerable potential to develop fundamental movement skills, foster character development, and preserve local cultural heritage. This study aimed to describe the implementation of traditional sports as a local culture-based learning medium in Physical Education, Sports, and Health (PJOK) learning at the elementary school level. The study employed a qualitative approach using a library research method. Data were collected from scientific journal articles, books, and relevant policy documents indexed in Scopus, Web of Science, ERIC, Google Scholar, Crossref, and Garuda databases. Data were gathered through document analysis and analyzed using thematic analysis. The findings indicate that traditional sports, such as gobak sodor, engklek, bentengan, egrang, bakiak, and tug of war, effectively support the achievement of fundamental movement competencies, enhance physical literacy, improve learning motivation and active participation, and promote character values such as cooperation, sportsmanship, discipline, responsibility, and mutual cooperation. Furthermore, the implementation of traditional sports contributes to the preservation of local culture through contextual and meaningful learning experiences. However, its implementation continues to face challenges, including limited teacher competence, a lack of local culture-based instructional materials, and inadequate facilities and infrastructure. Therefore, strengthening teachers' competencies, developing instructional modules, and providing institutional policy support are essential to ensure the sustainable implementation of traditional sports in elementary school Physical Education, Sports, and Health (PJOK) learning.