Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Penguasaan Microsoft Excel dan Penguasaan Microsoft Word terhadap Kemampuan Penyelesaian Tugas Administratif dengan Efikasi Diri Digital sebagai Variabel Mediasi Jakiroh, Jakiroh; Fatih, Hardika Muhammad
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4644

Abstract

Perkembangan teknologi digital menuntut mahasiswa memiliki kemampuan aplikasi perkantoran yang memadai, khususnya Microsoft Excel dan Microsoft Word, untuk mendukung penyelesaian tugas-tugas administratif secara efektif. Dalam konteks perkuliahan dan dunia kerja, keterampilan tersebut menjadi kompetensi dasar yang harus dimiliki oleh mahasiswa program studi Manajemen. Namun demikian, penguasaan keterampilan teknis saja belum tentu menjamin kemampuan penyelesaian tugas administratif secara optimal apabila tidak disertai dengan keyakinan diri dalam menggunakan teknologi digital. Banyak mahasiswa yang secara teknis memahami fungsi aplikasi, tetapi masih mengalami keraguan dan keterbatasan dalam mengaplikasikannya secara mandiri dan konsisten. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis  pengaruh penguasaan Microsoft Excel dan Microsoft Word terhadap kemampuan penyelesaian tugas administratif mahasiswa dengan efikasi diri digital sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory research untuk menjelaskan hubungan kausal antar variabel yang diteliti. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 200 mahasiswa aktif semester 1 dan 3 yang sedang menempuh mata kuliah Pengantar Aplikasi Komputer. Teknik analisis data menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguasaan Microsoft Excel dan Microsoft Word berpengaruh positif dan signifikan terhadap efikasi diri digital mahasiswa. Selanjutnya, efikasi diri digital terbukti berpengaruh positif dan kuat terhadap kemampuan penyelesaian tugas administratif. Namun, penguasaan Microsoft Excel dan Microsoft Word tidak menunjukkan pengaruh langsung yang signifikan terhadap kemampuan penyelesaian tugas administratif, sehingga efikasi diri digital berperan sebagai variabel mediasi utama dalam model penelitian ini. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan aspek psikologis digital dalam pembelajaran aplikasi komputer.
Pengaruh Digitalisasi Kerja dan Dukungan Teknologi terhadap Kinerja Pegawai dengan Kepuasan Kerja sebagai Variabel Intervening pada Pengelola Rumah Susun Kota Banjarmasin Hardika Muhammad Fatih
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.13342

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh digitalisasi kerja dan dukungan teknologi terhadap kinerja pegawai dengan kepuasan kerja sebagai variabel intervening pada Pengelola Rumah Susun Kota Banjarmasin. Latar belakang penelitian berangkat dari kebutuhan organisasi sektor publik untuk meningkatkan efektivitas dan kualitas layanan melalui transformasi digital, khususnya dalam pengelolaan rumah susun yang memiliki kompleksitas administrasi dan operasional.. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan Partial Least Squares–Structural Eqation Modeling (PLS-SEM) melalui SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai serta kepuasan kerja. Dukungan teknologi tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, namun terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja. Selain itu, kepuasan kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, sehingga variabel ini tidak berperan sebagai mediator dalam hubungan antarvariabel. Temuan ini menunjukkan bahwa digitalisasi kerja merupakan faktor utama yang mendorong peningkatan kinerja, sedangkan dukungan teknologi lebih berperan dalam meningkatkan aspek psikologis pegawai. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pemerintah daerah untuk memprioritaskan penguatan digitalisasi kerja dan memastikan dukungan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan operasional guna meningkatkan kualitas pengelolaan rumah susun
Pengaruh Promosi Kesehatan, Fasilitas Pelayanan, Sikap Petugas, Dan Waktu Pelayanan Terhadap Kepuasan Masyarakat Di Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Timur Ernawati, Ernawati; Normastaniah, Normastaniah; Tulus Sintani; Hardika Muhammad Fatih; Isyana Maya Savitri
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 2: Januari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i2.12877

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh promosi kesehatan, fasilitas pelayanan, sikap petugas, dan waktu pelayanan terhadap kepuasan masyarakat di Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Timur. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat yang pernah menerima pelayanan kesehatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Timur, dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert, dan analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda menggunakan program SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial promosi kesehatan, fasilitas pelayanan, sikap petugas, dan waktu pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan masyarakat. Secara simultan, keempat variabel tersebut juga berpengaruh signifikan terhadap kepuasan masyarakat dengan nilai F hitung 45,623 > F tabel 2,47 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,716 menunjukkan bahwa 71,6% variasi kepuasan masyarakat dipengaruhi oleh keempat variabel independen, sedangkan sisanya 28,4% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Hasil ini menegaskan bahwa peningkatan promosi kesehatan, fasilitas yang memadai, sikap petugas yang baik, serta waktu pelayanan yang efisien sangat berpengaruh terhadap tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik di bidang kesehatan.
Workplace Learning sebagai Mediasi Dukungan Organisasional dan Iklim Kerja terhadap Motivasi Pegawai Sekretariat DPRD Kabupaten Tapin Yudi Rahman; Fakhri; Wahyu Nugroho; Hardika Muhammad Fatih
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 2: Januari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i2.12880

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dukungan organisasional dan iklim kerja terhadap motivasi kerja pegawai Sekretariat DPRD Kabupaten Tapin, dengan workplace learning sebagai variabel mediasi. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode explanatory research. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada seluruh populasi sebanyak 98 pegawai (sampel jenuh), kemudian dianalisis menggunakan analisis jalur (path analysis) melalui SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) dukungan organisasional dan iklim kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap workplace learning; (2) dukungan organisasional, iklim kerja, dan workplace learning berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja pegawai. Workplace learning terbukti menjadi variabel mediasi yang memperkuat pengaruh dukungan organisasional dan iklim kerja terhadap motivasi kerja. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan dukungan organisasi, penciptaan iklim kerja yang kondusif, serta pengembangan pembelajaran di tempat kerja sebagai strategi untuk mendorong motivasi dan kinerja pegawai. Implikasi praktisnya, organisasi perlu lebih fokus pada aspek SDM melalui pelatihan, fasilitasi, dan pengelolaan lingkungan kerja yang efektif.
PEMBENTUKAN PORTOFOLIO OPTIMAL DENGAN MODEL INDEKS TUNGGAL PADA SAHAM IDX BUMN 20 DI BEI Rofinus Leki; Hardika Muhammad Fatih
Al-KALAM : JURNAL KOMUNIKASI, BISNIS DAN MANAJEMEN Vol 12, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/al-kalam.v12i1.17672

Abstract

Abstract: At the beginning of 2020, the COVID-19 pandemic caused by Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2 (SARS-CoV-2) hit the world, including Indonesia. The COVID-19 protocol policy implemented to break the chain of virus spread has limited business activity, resulting in a decline in the performance of issuers. However, this situation actually triggered an increase in the number of investors in the capital market, who saw an opportunity to shift investment activities to stock trading as an alternative income. This phenomenon shows that the capital market is increasingly in demand even amidst the uncertainty of the pandemic.  Stock investment involves analysis of the returns and risks associated with financial assets. Rational investors try to choose efficient shares to maximize returns with minimal risk. The Indonesian Stock Exchange (BEI) provides stock indexes to help investors, one of which is IDX BUMN 20, which includes 20 shares of State-Owned Enterprises (BUMN), Regional-Owned Enterprises (BUMD), and their affiliates. BUMN shares are considered safer because they are managed by the state, have high liquidity, and often distribute dividends to shareholders.  This research aims to analyze the optimal portfolio formation of IDX BUMN 20 shares using a single index model during the 2021–2022 period. It is hoped that the results of this research will provide insight for investors in making rational investment decisions and maximizing profits with controlled risks.   Keywords: Investment, Stocks, Capital Markets, Index IDX BUMN 20  
Model Pengelolaan Keuangan Pegawai Berbasis Literasi Keuangan, Sikap Keuangan, dan Kepribadian Di KP3H Kabupaten Tabalong Fakhri Fakhri; Yudi Rahman; Noor Hayati; Hardika Muhammad Fatih
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8075

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya efektivitas manajemen keuangan individu dalam lingkup organisasi publik untuk menjamin kesejahteraan dan produktivitas kerja. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menganalisis dan membuktikan pengaruh literasi keuangan, sikap keuangan, dan kepribadian terhadap pengelolaan keuangan pegawai pada Dinas KP3H Kabupaten Tabalong. Dalam konteks ini, pengelolaan keuangan yang buruk seringkali dipicu oleh kurangnya pemahaman mendasar serta karakteristik personal yang tidak mendukung pengambilan keputusan finansial yang bijak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi dalam penelitian ini mencakup seluruh pegawai pada Dinas KP3H Kabupaten Tabalong. Pengambilan sampel dilakukan melalui teknik sampling jenuh (sensus), di mana seluruh anggota populasi dijadikan responden untuk memastikan akurasi data yang maksimal. Data primer dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan metode regresi linier berganda melalui perangkat lunak statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan (bersama-sama), literasi keuangan, sikap keuangan, dan kepribadian memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pengelolaan keuangan pegawai. Secara parsial, setiap variabel independen juga terbukti memberikan kontribusi positif dan signifikan terhadap variabel dependen. Temuan menarik dalam penelitian ini mengungkapkan bahwa sikap keuangan merupakan faktor yang paling dominan dalam memengaruhi pola pengelolaan keuangan pegawai dibandingkan variabel lainnya. Hal ini mengindikasikan bahwa persepsi dan kecenderungan psikologis individu terhadap uang jauh lebih menentukan daripada sekadar penguasaan teori keuangan. Oleh karena itu, upaya peningkatan kualitas pengelolaan keuangan di lingkungan instansi perlu difokuskan pada penguatan literasi keuangan yang aplikatif serta pembentukan sikap dan karakter individu yang mendukung perilaku keuangan yang disiplin, bijak, dan berkelanjutan bagi masa depan.
Determinan Pengelolaan Dana Sarana dan Prasarana Kelurahan: Peran Akuntabilitas, Transparansi dan Pengawasan di Kecamatan Murung Pudak Kabupaten Tabalong Yudi Rahman; Fakhri Fakhri; Hardika Muhammad Fatih; Nurahmah Nurahmah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8116

Abstract

Pengelolaan dana sarana dan prasarana di tingkat kelurahan merupakan instrumen krusial dalam mempercepat pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik di tingkat lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara empiris pengaruh akuntabilitas, transparansi, dan pengawasan terhadap kualitas pengelolaan dana sarana dan prasarana kelurahan di wilayah Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong. Urgensi penelitian ini berangkat dari fenomena pentingnya penerapan prinsip good governance dalam memastikan alokasi anggaran tepat sasaran. Metode penelitian yang digunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian penjelasan (explanatory research). Populasi dalam penelitian ini mencakup seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di berbagai kelurahan di Kecamatan Murung Pudak dengan jumlah total 52 orang. Mengingat populasi yang terbatas, peneliti menerapkan teknik total sampling atau sensus, di mana seluruh anggota populasi dijadikan responden penelitian untuk mendapatkan gambaran data yang akurat dan representatif. Instrumen utama pengumpulan data berupa kuesioner terstruktur yang diukur menggunakan skala Likert. Data yang terkumpul kemudian diuji melalui analisis regresi linier berganda dengan bantuan aplikasi statistik SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, variabel akuntabilitas, transparansi, dan pengawasan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan dana sarana dan prasarana kelurahan. Secara parsial, ketiga variabel tersebut juga terbukti berpengaruh signifikan terhadap variabel terikat. Disarankan bagi pemerintah kelurahan di Kecamatan Murung Pudak untuk terus memperkuat sistem keterbukaan informasi serta mengoptimalkan fungsi pengawasan internal. Peningkatan kapasitas ASN dalam hal pelaporan keuangan yang akuntabel sangat diperlukan agar pengelolaan dana ke depannya menjadi lebih efektif, efisien, dan memberikan dampak nyata bagi pembangunan sarana fisik di masyarakat.
Pengaruh Harga, Kemudahan dan Kepuasan terhadap Loyalitas Pengguna E-Commerce di Kota Banjarmasin Noor Ritawaty; Hardika Muhammad Fatih
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8429

Abstract

Penilitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh harga, kemudahan, dan kepuasan terhadap loyalitas pengguna e-commerce di Kota Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah responden sebanyak 100 orang mahasiswa berusia 17 hingga 25 tahun yang telah menggunakan platform e-commerce minimal tiga kali. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada responden yang sesuai dengan kriteria penelitian. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan regresi linier berganda untuk mengetahui pengaruh variabel independen yaitu harga, kemudahan dan kepuasan terhadap variabel dependen yaitu loyalitas pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan harga, kemudahan, dan kepuasan berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pengguna e-commerce di Kota Banjarmasin. Temuan ini mengindikasikan bahwa ketiga faktor tersebut secara bersama-sama mampu mendorong peningkatan kesetiaan pengguna dalam menggunakan layanan e-commerce. Secara parsial, harga, kemudahan dan kepuasan juga terbukti berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pengguna. Hal ini menunjukkan bahwa setiap variabel memiliki kontribusi penting dalam membentuk loyalitas pengguna secara individu. Selain itu, hasil analisis menunjukkan bahwa kepuasan merupakan variabel yang memiliki pengaruh paling dominan dibandingkan harga dan kemudahan. Dengan demikian, kepuasan pengguna menjadi faktor utama yang perlu diperhatikan oleh penyedia layanan e-commerce dalam mempertahankan loyalitas pelanggan. Penyedia layanan e-commerce disarankan untuk meningkatkan kualitas pengalaman pengguna, memberikan harga yang kompetitif, serta menyediakan sistem layanan yang mudah digunakan agar loyalitas pengguna dapat terjaga secara berkelanjutan. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya strategi pemasaran yang berorientasi pada pengguna terutama melalui peningkatan kepercayaan, kenyamanan transaksi, kecepatan layanan, serta respons yang baik terhadap keluhan. Upaya tersebut diharapkan mampu menciptakan hubungan jangka panjang antara pengguna dan platform e-commerce secara lebih optimal lagi.
Strategi Pengembangan Sumber Daya Desa Hinas Kiri Kecamatan Batang Alai Timur Kabupaten Hulu Sungai Tengah Provinsi Kalimantan Selatan Isra Ul Huda; Firda Nosita; Hardika Muhammad Fatih
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.16457

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi dan merumuskan strategi pengembangan usaha berbasis sumber daya desa melalui pendekatan analisis SWOT. Fokus penelitian diarahkan pada identifikasi faktor internal dan eksternal yang memengaruhi keberlanjutan pengembangan ekonomi desa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, dan forum diskusi kelompok (FGD). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan matriks IFAS dan EFAS untuk menentukan posisi strategi serta merumuskan alternatif strategi pengembangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desa memiliki kekuatan berupa ketersediaan sumber daya alam, dukungan sosial masyarakat, serta keberadaan kelembagaan lokal, namun masih menghadapi kelemahan seperti keterbatasan kapasitas sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi yang belum optimal, dan sistem manajemen usaha yang masih tradisional. Dari sisi eksternal, peluang yang dimiliki antara lain dukungan program pemerintah dan perkembangan pasar produk lokal, sedangkan ancaman meliputi persaingan usaha, fluktuasi harga, serta perubahan kebijakan. Hasil perhitungan IFAS dan EFAS menempatkan posisi strategi desa pada kuadran pengembangan, sehingga strategi yang direkomendasikan adalah memaksimalkan kekuatan untuk menangkap peluang melalui peningkatan kapasitas pelaku usaha, penguatan kelembagaan ekonomi, pemanfaatan teknologi, dan pengembangan jejaring pemasaran.
Pembuatan Laporan Keuangan Berbasis Artificial Intelligence Nida Putri Rahmayanti; Tina Lestari; Hardika Muhammad Fatih
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joong-ki.v5i4.17450

Abstract

Perkembangan teknologi digital, khususnya Artificial Intelligence (AI), telah membawa transformasi signifikan dalam bidang akuntansi, terutama dalam meningkatkan efisiensi, akurasi, dan kualitas pengambilan keputusan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan AI dalam akuntansi serta meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan edukatif melalui workshop, demonstrasi, studi kasus, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, sikap, dan keterampilan peserta dalam memahami dan mengaplikasikan AI dalam proses akuntansi. Temuan ini didukung oleh pendekatan Technology Acceptance Model (TAM) dan experiential learning, yang menunjukkan bahwa persepsi kemanfaatan dan kemudahan penggunaan teknologi berpengaruh terhadap penerimaan AI. AI terbukti mampu mengotomatisasi tugas rutin, menganalisis big data, meningkatkan akurasi, mendukung prediksi keuangan, serta mendeteksi kecurangan. Namun, masih terdapat tantangan berupa rendahnya literasi teknologi dan kesenjangan kompetensi antara kebutuhan industri dan kemampuan tenaga kerja. Oleh karena itu, kegiatan edukasi berbasis praktik menjadi penting untuk meningkatkan kesiapan masyarakat dalam menghadapi transformasi digital. Kesimpulannya, AI berperan sebagai alat pendukung yang strategis dalam akuntansi dan dapat meningkatkan daya saing sumber daya manusia di era Revolusi Industri 5.0.