Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Peran Artificial Intelligence Support dalam Memediasi Pengaruh Kompetensi Digital terhadap Kinerja Pegawai pada Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Banjarmasin Fatih, Hardika Muhammad
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4642

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi digital terhadap kinerja pegawai dengan artificial intelligence support sebagai variabel intervening. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada meningkatnya tuntutan organisasi terhadap pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan dalam mendukung efektivitas serta produktivitas kerja pegawai. Kompetensi digital dipandang sebagai kemampuan penting yang harus dimiliki pegawai, namun dalam praktiknya belum tentu secara langsung berdampak pada peningkatan kinerja tanpa adanya dukungan sistem teknologi yang memadai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada responden yang merupakan pegawai dalam suatu organisasi, kemudian dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Evaluasi terhadap model pengukuran menunjukkan bahwa seluruh konstruk penelitian telah memenuhi kriteria reliabilitas dan validitas, yang ditunjukkan oleh nilai Cronbach’s Alpha, Composite Reliability, dan Average Variance Extracted (AVE) yang berada di atas batas minimum yang direkomendasikan. Hasil pengujian model struktural menunjukkan bahwa kompetensi digital tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap kinerja pegawai. Namun demikian, kompetensi digital terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap artificial intelligence support. Selanjutnya, artificial intelligence support juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Temuan ini mengindikasikan bahwa artificial intelligence support berperan sebagai variabel intervening yang penting dalam menjembatani hubungan antara kompetensi digital dan kinerja pegawai.
Pengaruh Penguasaan Microsoft Excel dan Penguasaan Microsoft Word terhadap Kemampuan Penyelesaian Tugas Administratif dengan Efikasi Diri Digital sebagai Variabel Mediasi Jakiroh, Jakiroh; Fatih, Hardika Muhammad
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4644

Abstract

Perkembangan teknologi digital menuntut mahasiswa memiliki kemampuan aplikasi perkantoran yang memadai, khususnya Microsoft Excel dan Microsoft Word, untuk mendukung penyelesaian tugas-tugas administratif secara efektif. Dalam konteks perkuliahan dan dunia kerja, keterampilan tersebut menjadi kompetensi dasar yang harus dimiliki oleh mahasiswa program studi Manajemen. Namun demikian, penguasaan keterampilan teknis saja belum tentu menjamin kemampuan penyelesaian tugas administratif secara optimal apabila tidak disertai dengan keyakinan diri dalam menggunakan teknologi digital. Banyak mahasiswa yang secara teknis memahami fungsi aplikasi, tetapi masih mengalami keraguan dan keterbatasan dalam mengaplikasikannya secara mandiri dan konsisten. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis  pengaruh penguasaan Microsoft Excel dan Microsoft Word terhadap kemampuan penyelesaian tugas administratif mahasiswa dengan efikasi diri digital sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory research untuk menjelaskan hubungan kausal antar variabel yang diteliti. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 200 mahasiswa aktif semester 1 dan 3 yang sedang menempuh mata kuliah Pengantar Aplikasi Komputer. Teknik analisis data menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguasaan Microsoft Excel dan Microsoft Word berpengaruh positif dan signifikan terhadap efikasi diri digital mahasiswa. Selanjutnya, efikasi diri digital terbukti berpengaruh positif dan kuat terhadap kemampuan penyelesaian tugas administratif. Namun, penguasaan Microsoft Excel dan Microsoft Word tidak menunjukkan pengaruh langsung yang signifikan terhadap kemampuan penyelesaian tugas administratif, sehingga efikasi diri digital berperan sebagai variabel mediasi utama dalam model penelitian ini. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan aspek psikologis digital dalam pembelajaran aplikasi komputer.
Pengaruh Digitalisasi Kerja dan Dukungan Teknologi terhadap Kinerja Pegawai dengan Kepuasan Kerja sebagai Variabel Intervening pada Pengelola Rumah Susun Kota Banjarmasin Hardika Muhammad Fatih
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.13342

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh digitalisasi kerja dan dukungan teknologi terhadap kinerja pegawai dengan kepuasan kerja sebagai variabel intervening pada Pengelola Rumah Susun Kota Banjarmasin. Latar belakang penelitian berangkat dari kebutuhan organisasi sektor publik untuk meningkatkan efektivitas dan kualitas layanan melalui transformasi digital, khususnya dalam pengelolaan rumah susun yang memiliki kompleksitas administrasi dan operasional.. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan Partial Least Squares–Structural Eqation Modeling (PLS-SEM) melalui SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai serta kepuasan kerja. Dukungan teknologi tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, namun terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja. Selain itu, kepuasan kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, sehingga variabel ini tidak berperan sebagai mediator dalam hubungan antarvariabel. Temuan ini menunjukkan bahwa digitalisasi kerja merupakan faktor utama yang mendorong peningkatan kinerja, sedangkan dukungan teknologi lebih berperan dalam meningkatkan aspek psikologis pegawai. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pemerintah daerah untuk memprioritaskan penguatan digitalisasi kerja dan memastikan dukungan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan operasional guna meningkatkan kualitas pengelolaan rumah susun
Pengaruh Promosi Kesehatan, Fasilitas Pelayanan, Sikap Petugas, Dan Waktu Pelayanan Terhadap Kepuasan Masyarakat Di Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Timur Ernawati, Ernawati; Normastaniah, Normastaniah; Tulus Sintani; Hardika Muhammad Fatih; Isyana Maya Savitri
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 2: Januari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i2.12877

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh promosi kesehatan, fasilitas pelayanan, sikap petugas, dan waktu pelayanan terhadap kepuasan masyarakat di Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Timur. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat yang pernah menerima pelayanan kesehatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Timur, dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert, dan analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda menggunakan program SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial promosi kesehatan, fasilitas pelayanan, sikap petugas, dan waktu pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan masyarakat. Secara simultan, keempat variabel tersebut juga berpengaruh signifikan terhadap kepuasan masyarakat dengan nilai F hitung 45,623 > F tabel 2,47 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,716 menunjukkan bahwa 71,6% variasi kepuasan masyarakat dipengaruhi oleh keempat variabel independen, sedangkan sisanya 28,4% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Hasil ini menegaskan bahwa peningkatan promosi kesehatan, fasilitas yang memadai, sikap petugas yang baik, serta waktu pelayanan yang efisien sangat berpengaruh terhadap tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik di bidang kesehatan.
Workplace Learning sebagai Mediasi Dukungan Organisasional dan Iklim Kerja terhadap Motivasi Pegawai Sekretariat DPRD Kabupaten Tapin Yudi Rahman; Fakhri; Wahyu Nugroho; Hardika Muhammad Fatih
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 2: Januari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i2.12880

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dukungan organisasional dan iklim kerja terhadap motivasi kerja pegawai Sekretariat DPRD Kabupaten Tapin, dengan workplace learning sebagai variabel mediasi. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode explanatory research. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada seluruh populasi sebanyak 98 pegawai (sampel jenuh), kemudian dianalisis menggunakan analisis jalur (path analysis) melalui SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) dukungan organisasional dan iklim kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap workplace learning; (2) dukungan organisasional, iklim kerja, dan workplace learning berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja pegawai. Workplace learning terbukti menjadi variabel mediasi yang memperkuat pengaruh dukungan organisasional dan iklim kerja terhadap motivasi kerja. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan dukungan organisasi, penciptaan iklim kerja yang kondusif, serta pengembangan pembelajaran di tempat kerja sebagai strategi untuk mendorong motivasi dan kinerja pegawai. Implikasi praktisnya, organisasi perlu lebih fokus pada aspek SDM melalui pelatihan, fasilitasi, dan pengelolaan lingkungan kerja yang efektif.