Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Peran Kajian Islam Dan Dampaknya Pada Peningkatan Wawasan Keislaman Bagi Mahasiswa Di Perguruan Tinggi (Studi Kasus di Musalla Kampus Al-Hikmah Um. Buton) Safaruddin Yahya; Rahmat Haniru; Madi; Muh Ridwan; La Jidi; La Hanudin; Abdul Kahar Syarifuddin; Muhammad Yusuf; Armed Tahyas
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3588

Abstract

Masjid di lingkungan kampus memainkan peranan penting yang tidak sekedar dimaknai sebagai sebagai sarana tempat ibadah semata, tetapi lebih luas dapat berperan sebagai lembaga pendidikan Islam yang aktif mendukung keberhasilan pembentukan akhlak para mahasiswa. Penelitian bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan kajian Islam di mushalla Um. Buton dan dampaknya pada peningkatan mahasiswa keislaman mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi lapangan dengan menggunakan metode observasi, dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan penyelenggaraan pembinaan akhlak melalui pusat-pusat kajian Islam yang dilaksanakan di mushalla kampus. Kajian berupa Tafsir, Hadsit, Fiqh, Kultum dan kajian tarjih menjadi fokus Universitas untuk memberikan pemahaman nilai-nilai ajaran Islam kepada mahasiswa. Dampak dari kajian Islam yang diselenggarakan ialah mengisi pengetahuan agama mahasiswa, dampak lain ialah merubah perilaku dan meningkatnya keaktifan dalam melaksanakan ibadah melalui shalat berjamaah. Dampak lain dari kajian Islam memberikan motivasi bagi para mahasiswa untuk mengambil peran dakwah di masyarakat sebagai bukti nyata menghidupkan visi dan misi muhammadiyah sebagai gerakan dakwah, amar makruf nahi munkar dan tajdid. Keaktifan mahasiswa dalam mengikuti program kajian memberikan kontribusi pada pembentukan pribadi kritis dan preventif sehingga mahasiswa dapat terhindar dari paham sekulerisme, radikal dan kapitalis.
Strategy To Prevent Bullying Acts In Elementary School Students At SDN 2 Lamangga Baubau City Safaruddin Yahya; Muhamad Ridwan; Maudin; La Hanuddin; Rahmat Haniru; La Jidi; Wa Disa; Nurma
AIQU: Journal Multidiscipliner of Science Vol. 2 No. 4 (2024): DECEMBER, AIQU: Journal Multidiscipliner of Science
Publisher : Institute Journal and Publication Muhammadiyah University of Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to determine the role of the principal and all levels of teachers in the SD Negeri 2 Baubau school environment in preventing students from carrying out bullying behavior towards each other, whether intentional bullying, verbal or non-verbal. Bullying is the cause of decreased student learning achievement and results in low levels of student self-confidence. This research is field research with a qualitative approach with data collection methods, namely research field observations, interviews and documentation.  The subjects studied were students in grades V and VI at SDN 2 Lamangga. The results of the research show that the school implemented five strategic steps as an effort to prevent bullying in the school environment, including; 1) provide an explanation to students regarding the impact of bullying which will be experienced directly by the victim, 2) build the perception that all students are equal in social status, 3) Provide punishment for bullying behavior directly, 4) Give rewards to students for speaking politely, 5) instill a sense of caring for fellow students.
Bimbingan Teknis Penyelenggaraan Jenazah Pada Masyarakat Di Kecamatan Lasalimu Kabupaten Buton Rahmat Haniru; Safaruddin Yahya; La hanuddin; Muhamad Ridwan; La Jidi; Darmayanti; Madi; Kaswandi; Wa Disa; Nurma
Permadani: Jurnal Pengabdian Riset Masyarakat Madani Vol. 2 No. 2 (2024): OKTOBER, Permadani: Jurnal Pengabdian Riset Masyarakat Madani
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/permadani.v2i2.7143

Abstract

Kegiatan pengabdian ini merupakan salah satu dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang sangat penting dilakukan karena materi tersebut sangat bermanfaat di dalam masyarakat. Pengurusan jenazah merupakan fardhu kifayah bagi muslimin dan muslimat, artinya Ketika ada yang telah mengurusnya berarti orang lain sudah terwakili dalam hal mengurusi jenazah. Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan informasi pengetahuan kepada masyarakat yang berdomisili di Kecamatan Lasalimu Kabupaten Buton bagaimana tata cara dalam pengurusan jenazah.mulai dari memandikan, mengkafani, menyolatkan dan menguburkan. Kegiatan ini menggunakan metode ceramah dan praktek bagaimana pengurusan jenazah yang hasil dari kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat khususnya kepada mereka yang belum sama sekali pernah belajar tata cara mengurusi orang yang telah meninggal dunia. Harapannya kegiatan ini bisa berlanjut tidak hanya sebatas kegiatan pengurusan jenazah tapi juga kegiatan kegiatan yang bersifat keagamaan lainnya seperti rangkaian setelah kegiatan serta orang meninggal dunia (takziah), tasmiyah (pemberian nama) dan lainnya.
Bimbingan Keluarga Sakinah Berbasis Hukum Islam Pada Calon Pengantin Sebagai Upaya Menjaga Ketahanan Keluarga Pasca Pernikahan Di Kabupaten Buton Selatan : Pengabdian Rahmat Haniru; La Jidi; Safaruddin Yahya; Falah Sabirin; Nurhijah; Muhamad Awaluddin; Yudhi Asfar Fahruddin; Zaidir
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberikan bimbingan keluarga sakinah berbasis hukum perkawinan Islam kepada calon pengantin sebagai upaya memperkuat ketahanan keluarga pasca pernikahan di Kabupaten Buton Selatan. Program ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kesiapan calon pengantin dalam memahami tanggung jawab hukum, spiritual, dan sosial dalam kehidupan rumah tangga, yang berpotensi memicu konflik dan ketidakharmonisan keluarga. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan partisipatif-edukatif yang dilaksanakan melalui tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi, dengan teknik ceramah interaktif, diskusi kelompok, serta pembahasan studi kasus yang relevan dengan dinamika keluarga. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai tujuan pernikahan dalam Islam, hak dan kewajiban suami istri, serta prinsip-prinsip ketahanan keluarga yang meliputi aspek takwa, kesabaran, kasih sayang, komunikasi, dan tanggung jawab nafkah. Bimbingan keluarga sakinah ini dinilai efektif sebagai langkah preventif dalam membekali calon pengantin untuk membangun keluarga yang harmonis, tangguh, dan berkelanjutan pasca pernikahan
Penanaman Karakter Islami Melalui Pembiasaan Mengikuti Program Kepesantrenan Di Pondok Pesantren Tahfidz Al-Qur’an Az-Zahra Kota Baubau: Penelitian Rahmat Haniru; Madi Maudin; Muhammad Ridwan; Rahmat Haniru; La Hanuddin; Irma Purnamayanti; La Jidi; Zaidir
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5459

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengungkap bagaimana proses pembentukan karakter Islami ditanamkan melalui pola pembiasaan dalam program kepesantrenan di Pondok Pesantren Tahfidz Al-Qur’an Az-Zahra Kota Baubau. Pembiasaan dipahami sebagai strategi pendidikan yang menekankan pengulangan aktivitas religius sehingga nilainilai keislaman dapat melekat secara bertahap pada diri santri. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Data diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara dengan pengelola pesantren, ustadz/ustadzah, serta santri, dan diperkuat dengan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi, penyusunan informasi, dan verifikasi temuan.Temuan penelitian menunjukkan bahwa karakter Islami dibangun melalui serangkaian aktivitas harian seperti pelaksanaan shalat berjamaah, kegiatan tahfidz Al-Qur’an, pembacaan wirid dan dzikir, pengajian kitab, serta latihan kedisiplinan. Rutinitas tersebut secara konsisten membentuk perilaku religius, kemandirian, rasa tanggung jawab, kedisiplinan, dan akhlak mulia pada santri. Faktor-faktor yang memperkuat keberhasilan proses tersebut antara lain keteladanan para pengasuh, suasana pesantren yang mendukung, serta pengawasan yang berkesinambungan. Sementara itu, hambatan yang dihadapi mencakup perbedaan latar belakang santri, masa penyesuaian terhadap budaya pesantren, serta keterbatasan fasilitas.Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa pembiasaan dalam program kepesantrenan memberikan kontribusi besar dalam menanamkan nilai-nilai karakter Islami. Proses pembentukan karakter tidak hanya melalui penjelasan kognitif, tetapi juga melalui pengulangan praktik keagamaan yang akhirnya membentuk kebiasaan dan identitas religius santri.
Sosialisasi Dampak Pernikahan Dini dalam Rangka Penyuluhan Kepada Siswa Usia Remaja : Ditinjau dari Aspek Kesehatan, Pendidikan dan Ekonomi Rahmat Haniru; La Jidi; La Jusu; Abdul Kahar Syarifuddin; Muhamad Ridwan; Sulasr Sulasr; Darmayanti Darmayanti; Muhamad Zaidir
Indonesia Bergerak : Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Juli: Indonesia Bergerak : Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/inber.v4i3.1466

Abstract

Early marriage remains a social issue that adversely affects adolescents' health, educational attainment, and economic well-being. Limited awareness of its consequences highlights the need for preventive educational interventions through community outreach programs. This community service activity aimed to improve adolescents' knowledge and awareness of the impacts of early marriage from health, educational, and economic perspectives. The program employed a participatory educational approach through lectures, presentations, interactive discussions, and question-and-answer sessions. The results indicated that participants actively engaged in the activities and demonstrated improved understanding of the risks of early marriage, particularly regarding reproductive health, educational continuity, family economic preparedness, and the importance of physical, psychological, and social maturity before entering married life. The findings suggest that educational socialization is an effective strategy for enhancing adolescents' literacy on early marriage prevention. Therefore, similar programs should be implemented continuously through collaboration among schools, families, higher education institutions, government agencies, and the wider community.