Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pengaruh Kemampuan Finansial dan Aksesibilitas Terhadap Minat Siswa untuk Melanjutkan Pendidikan ke Perguruan Tinggi Ika Wisudawaty; Adiningsih S, Sri Hutami
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i1.13193

Abstract

The purpose of this study is to analyze how financial capability and accessibility influence the interest of students at the UPTD SMAN 2 Campalagian, particularly those living in Rumpa Village, to pursue higher education. Economic barriers and access issues, such as distance and transportation, are the main obstacles affecting students' interest in continuing their education. This study used a descriptive quantitative method and collected data through questionnaires and documentation. Based on rational choice theory (Coleman, 1990), students' decisions to continue their education are heavily influenced by a cost-benefit analysis related to costs and accessibility. The findings of this study indicate that financial capability and accessibility significantly influence student interest, with financial capability being the most influential factor. It is hoped that these results can be used as a basis for formulating inclusive education policies for students in rural areas.
Analysis of Tax Compliance Challenges in Indonesia: Perspectives of Digitalization, Regulation, and Tax Literacy Adiningsih S, Sri Hutami; S, Ratnah; Pratama, Is Arianto; Kurniawan , Kurniawan
Jurnal Ekonomi Ichsan Sidenreng Rappang Vol 5 No 1 (2026): hal
Publisher : Universitas Ichsan Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61912/jeinsa.v5i1.345

Abstract

This study analyzes various challenges affecting tax compliance improvement in Indonesia through a literature review using a descriptive qualitative approach. Findings indicate that low tax literacy, regulatory complexity, barriers to digitalization, high compliance costs, and low public trust are the main factors hindering taxpayer compliance. Meanwhile, digitalization such as e-filing and e-billing have facilitated tax administration, but are not yet optimal due to digital literacy constraints. Efforts to improve compliance require ongoing education, regulatory simplification, improved public services, and increased government transparency.
Pelatihan Monitoring Terumbu Karang untuk Mendukung Pengembangan Ekowisata dan Ekonomi Masyarakat Pesisir Pratama, Is Arianto; Lapong, Muhammad Imran; Adiningsih S, Sri Hutami; Tadampali, Andi Caezar To; S, Ratnah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mentari Vol. 2 No. 9 (2026): April
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmm.v2i9.255

Abstract

Terumbu karang merupakan ekosistem pesisir yang memiliki nilai ekologis dan ekonomi yang tinggi, terutama sebagai penopang kegiatan ekowisata bahari. Pulau Barrang Caddi di Kota Makassar merupakan salah satu wilayah pesisir yang memiliki potensi terumbu karang sebagai daya tarik wisata, namun pemanfaatannya belum sepenuhnya diimbangi dengan upaya pengelolaan dan monitoring yang berkelanjutan. Rendahnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat pesisir dalam melakukan monitoring terumbu karang menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap menurunnya kualitas ekosistem laut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat pesisir Pulau Barrang Caddi melalui pelatihan monitoring terumbu karang guna mendukung pengembangan ekowisata dan peningkatan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap persiapan, pelatihan teori, praktik lapangan monitoring terumbu karang, serta evaluasi dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam melakukan monitoring terumbu karang secara sederhana dan partisipatif. Selain itu, masyarakat mulai memahami pentingnya pemanfaatan data monitoring sebagai dasar pengelolaan ekowisata berbasis konservasi. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga kelestarian terumbu karang sekaligus meningkatkan peluang ekonomi melalui pengembangan ekowisata berkelanjutan di wilayah pesisir Kota Makassar.