Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search
Journal : Shaut Al-'Arabiyah

KONSEP PENDIDIKAN MENURUT IBNU TAYMIYAH Rappe Rappe
Shaut al Arabiyyah Vol 4 No 1 (2015): Jurnal Shaut Al-'Arabiyah
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/saa.v4i1.1062

Abstract

Dalam pembahasan mengenai konsep pendidikan menurut Ibnu Taymiyah akan diketengahkan pada bagian awal pembahasan mengenai riwayat hidup Ibnu Taiymiyah, dan pada bagian pertengahan sampai akhir pembahasan diketengahkan mengenai konsep pendidikannya. Ibnu Taymiyah, lahir di kota Harran wilayah Syiria, lima tahun setelah Baghdad dikuasai oleh pasukan Mongol di bawah pimpinan Hulagu Khan, hari kelahirannya adalah hari Senin 10 Rabiul Awwal 661 H, bertepatan dengan tanggal 22 Januari 1263 M. Ibnu Taimiyah wafat di Damaskus malam senin 20 Zul Qaidah 728, bertepatan dengan tanggal 26 September 1328 M. Ia sangat gigih berjuang  dalam usaha reformasi tradisi masyarakat yang bertentangan dengan ajaran-ajaran Islam. Ia menekankan terbukanya pintu ijtihad di samping tetap berpegang teguh terhadap sufisme. Konsep pendidikan menurut Ibnu Taimiyah adalah bagi peserta didik dipersyaratkan memiliki alat pendidikan yang baik untuk memperoleh ilmu pengetahuan, menguasai secara sempurna apa yang dipelajari, mensejajarkan antara pengetahuan dan amal. Adapun metode pendidikan menurut Ibnu Taimiyah ada tiga macam, yaitu; pertama, dengan al-Hikmah, Kedua, dengan al-mauizah, Ketiga, dengan dialog (al-jadal al-ahsan).Kata kunci: Ajaran Islam, penguasaan ilmu pengetahuan, dan reformasi tradisi yang bertentangan dengan ajaran Islam.
Konsep Al-Mu’rab Wa Al-Mabni dalam Bahasa Arab Rappe Rappe
Shaut al Arabiyyah Vol 4 No 2 (2016): Jurnal Shaut Al-'Arabiyah
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/saa.v4i2.1226

Abstract

Tulisan ini mengungkapkan tentang konsep mu’rab dan mabni dalam bahasa Arab dengan pokok pembahasanya adalah pengertian mu’rab dan mabni, kata-kata bahasa Arab yang mu’rab, dan kata-kata bahasa Arab yang mabni. Mu’rab adalah seluruh kata yang dapat berubah akhirnya dan mabni adalah seluruh kata yang tidak dapat berubah akhirnya, kata-kata bahasa Arab yang mu’rab mayoritas terdiri dari isim dan sebahagian kecil dari fi’il.Sementara kata-kata bahasa Arab yang mabni adalah sebahagian besar dari fi’il, sebahagian kecil dari isim, dan seluruh huruf.
Konsep Keterampilan Bercakap Bahasa Arab Rappe Rappe
Shaut al Arabiyyah Vol 3 No 2 (2015): Jurnal Shaut Al-'Arabiyah
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/saa.v3i2.1255

Abstract

Tulisan ini mengungkapkan konsep keterampilan bercakap bahasa Arab dengan pokok pembahasanya adalah kriteria-kriteria yang dituntut untuk dipenuhi oleh seseorang mempelajari bahasa Arab sehingga ia dinyatakan bahwa ia telah terampil bercakap bahasa Arab. Adapun kriteria-kriteria yang dimaksud adalah kemampuan mengungkapkan ide atau pikiran, kemampuan mengucapkan setiap huruf dengan baik,kemampuan menggunakan harakat bahasa Arab dengan baik, kemampuan mengungkapkan kata-kata yang berhubungan dengan topik pembicaraan, dan kemampuan menyusun uslub-uslub kalimat yang baik.
Kaidah Perubahan Bentuk Isim Mufrad Menjadi Bentuk Mutsana’ dan Bentuk Jama’ Rappe Rappe
Shaut al Arabiyyah Vol 5 No 1 (2017): Jurnal Shaut Al-'Arabiyah
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/saa.v5i1.2704

Abstract

Tulisan ini mengungkapkan tentang kaidah perubahan bentuk mufrad menjadi bentuk mutsanna’ dan bentuk jama’ dalam bahasa Arab dengan pokok pembahasanya adalah bagaimana kaidah perubahan isim mufrad menjadi isim mutsanna’ dan bagaimana perubahan isim mufrad menjadi isim jama’?.Isim mufrad  adalah seluruh kata bahasa Arab bermakna ‘tunggal’ yang bukan bukan fi’il dan bukan pula huruf, isim mufrad dapat berubah menjadi isim mutsanna’ yang bermakna ‘dua’ dengan menambahkanانِ  atauيْنِ  pada akhir kata mufradnya.Dan isim mufrad juga dapat berubah bentuk menjadi isim jama’, baik jamak muizakkar, jamak muannats, maupun jama’ taksir.  Perubahan isim mufrad menjadi  jama’muzakkar setelah ditambahkanوْنَ  atau يْنَ pada akhirnya, perubahan isim mufrad menjadi jama’ muannats setelah ditambahkanات  pada akhirnya, dan perubahan isim mufrad menjadi jama’ taksir setelah dirubah bentuk mufradnya dengan cara menambahkan atau mengurangi huruf mufradnya.
Hal-Ihwal Jumlah Ismiyah Dalam Bahasa Arab Rappe Rappe
Shaut al Arabiyyah Vol 6 No 1 (2018): Jurnal Shaut Al-'Arabiyah
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/saa.v6i1.5606

Abstract

Tulisan ini mengungkapkan tentang macam-macam bentuk jumlah ismiyah dalam Bahasa Arab. Di sini diungkapkan bagaiman unsur jumlah ismiyah yang terdiri dari mubtada’ dan khabar dipahami dan diperlakukan sesuai kaidah bahasa Arab, sehingga akan ditemukan kaidah-kaidah yang mewajibkan mubtada’ selalu didahulukan dari khabar, kaidah-kaidah yang mewajibkan khabar didahulukan dari mubtada’, kaidah-kaidah yang mewajibkan mubtada’ tidak disebutkan dalam kalimat, dan kaidah-kaidah yang mewajibkan khabar tidak disebutkan dalam kalimat.
Analisis Tentang Penerapan al-Maf’ul Liajlih dan al-Maf’ul Ma’ah dalam Kalimat Bahasa Arab Rappe Rappe
Shaut al Arabiyyah Vol 7 No 1 (2019): JURNAL SHAUT AL-'ARABIYAH
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/saa.v7i1.9919

Abstract

Maf’ul liajlih dan maf’ul ma’ah merupakan bagian dari pembahasan ilmu Nahwu. Ilmu nahwu adalah salah satu cabang ilmu bahasa Arab yang mengatur tentang tata cara menempatkan kata secara tepat dalam kalimat-kalimat bahasa Arab sehingga maknanya menjadi utuh. Maf’ul liajlih dan maf’ul ma’ah sebagai bagian dari ilmu nahwu memiliki tujuan tertentu ketika diposisikan dalam kalimat, demikian pula memiliki tata aturan tersendiri dalam penerapannya dalam kalimat. Dengan demikian hal yang menjadi permasalahan yang diangkat dalam tulisan ini ada tiga hal yaitu: (1) Apa pengertian Maf’ul liajlih dan maf’ul ma’ah ?, (2) Bagaimana cara penerapan Maf’ul liajlih dan maf’ul ma’ah dalam kalimat ?, dan (3) Bagaimana ‘irab Maf’ul liajlih dan maf’ul ma’ah ?. Pertanyaan-pertanyaan di atas akan dijawab dengan mengemukakan pengertian Maf’ul liajlih dan maf’ul ma’ah terlebih dahulu untuk memperoleh pengetahuan dasar tentang keduanya, kemudian dilanjutkan dengan cara penerapannya dalam kalimat, dan terakahir dikemukakan i’rabnya sebagai bentuk analis dari Maf’ul liajlih dan maf’ul ma’ah baik dari segi bentuknya, hukum i’rabnya, maupun tanda-tanda i’rabnya.
Kemahiran Membaca Bahasa Arab Tingkat Mutaqaddimin serta Metode dan Strategi Pembelajarannya Rappe Rappe
Shaut al Arabiyyah Vol 8 No 2 (2020): JURNAL SHAUT AL-'ARABIYAH
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/saa.v8i2.17786

Abstract

This research discusses the methods and strategies of learning to read especially for mutaqaddimin. Mutaqaddimin is the level where students can already read well and fluently.In this level, the concept of learning focusses aspects of understanding the content of reading as well as the ability to explore it. Reading for mutaqaddimin is activity of learning that can be done independently. So, students can learn in inside or outside the classroom.In learning to read, students are asked to find the main ideas and supporting ideas of the reading. And then recounted it by using grammar or qawaid that student have known. The students must inform it by using their own language so others can understand it well.Every learning needs method and strategies for increasing students interest in studying. And also, make them easy to understand the material. In this case, a teacher have the right to choose a better method and strategies in studying including learning of read. In this research, there are some method and strategies that teacher can use in studying. This research obtaian the data of method and strategies from some jurnals. Researcher read the jurnal well and deeply, then make categorization and choose some importand information in oerder to put in this research
Pembelajaran Fahmul Masmu’ Bahasa Arab Rappe Rappe
Shaut al Arabiyyah Vol 9 No 1 (2021): JURNAL SHAUT AL-'ARABIYAH
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/saa.v9i1.21492

Abstract

Jurnal ini berusaha mendeskripsikan mengenai metode pembelajaran Istima’ untuk tingkat pemula. Istima’ adalah suatu pembelajaran menyimak atau mendengarkan suatu kalimat atau bacaan bahasa arab yang bertujuan  untuk  memahami  makna  kalimat  yang  didengar  atau  direkam  oleh indera  pendengaran.  Istima’  merupakan  bagian  dari  keterampilan berbahasa Arab. Dalam keterampilan menyimak memiliki beberapa fase. Fase ini dibagi dalam empat tingkatan, yaitu fase pengenalan, fase pemula, fase pertengahan dan fase lanjutan. Setiap metode pasti memiliki kelebihan dan kekurangan begitu pula dengan metode ini. Jurnal ini akan mendeskripsikan metode dan beberapa strategi pembelajaran Istima’yang selanjutnya dapat diaplikasikan dalam pembelajaran bahasa Arab yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menyimak bahasa Arab bagi siswa. Fahmul masmu’ itu sendiri merupakan kegiatan istima’ yang diberikan kepada siswa yang sudah mencapai tingkatan istima’ fase lanjutan.Abstract : This journal tries to explain about the method of 'Istima' learning for the beginner level. Istima 'is a learning to listen or listen to a sentence or Arabic reading which aims to understand the meaning of the sentence that is heard or recorded by the sense of hearing. Istima 'is part of Arabic language skills. In skills have several phases. This phase is divided into four levels, namely the introduction phase, the beginner phase, the intermediate phase and the advanced phase. Each method must have advantages and disadvantages as well as this method. This journal will describe the method and some of the Istima' learning strategies which can then be applied in Arabic learning which aims to improve Arabic listening skills for students. Fahmul masmu' itself is a special activity 'given to students who have reached the advanced level.
Pengaruh Penerapan Metode Langsung terhadap Kemampuan Bercakap Bahasa Arab Mahasiswa Program Intensifikasi Bahasa Asing (PIBA) UIN Alauddin Makassar Rappe; Rina Dian Rahmawati
Shaut al Arabiyyah Vol 10 No 2 (2022): JURNAL SHAUT AL-'ARABIYAH
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/saa.v10i2.31836

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan bercakap bahasa Arab mahasiswa Program Intensifikasi Bahasa Asing (PIBA) yang diajar dengan menggunakan metode Langsung, kemudian dibandingkan dengan mahasiswa yang diajar tanpa menggunakan metode Langsung. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Populasinya adalah seluruh mahasiswa PIBA UIN Alauddin Makassar tahun akademik 2019/2020. Adapun cara penarikan sampelnya adalah menggunakan teknik purposive sampling dengan memilih dua kelas yang memiliki kemampuan awal bercakap bahasa Arab yang hampir sama yaitu kelas PGMI A dan PGMI B. Yang menjadi kelas eksperimen adalah kelas PGMI A dan kelas kontrol adalah kelas PGMI B. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data adalah soal-soal percakapan bahasa Arab yang berbasis materi ajar PIBA. Sedangkan analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif inferensial t-test (uji t). Hasil uji hipotesis dengan menggunakan teknik uji independent sample t-test dengan taraf signifikan a = 0,05, diperoleh hasil pengolahan data dengan nilai sig = 0,036 sehingga dapat disimpulkan bahwa H1 diterima karena nilai sig < α (0,036 < 0,05). Jadi, dengan demikian hasil akhir penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemahiran bercakap bahasa Arab antara mahasiswa PIBA UIN Alauddin Makassar yang diajar menggunakan metode langsung dengan yang diajar tanpa menggunakan metode langsung (terdapat pengaruh penerapan metode langsung terhadap kemahiran bercakap bahasa Arab Mahasiswa PIBA UIN Alauddin Makassar).
تأثير تنفيذ برنامج المحاضرة على تحسين مهارة الكلام لدى الطالبات للمدرسة الثانوية بمعهد السلطان حسن الدين Rinikmawati; Rappe; Azizul Hakim
Shaut al Arabiyyah Vol 10 No 2 (2022): JURNAL SHAUT AL-'ARABIYAH
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/saa.v10i2.33752

Abstract

الغرض لهذا البحث العلمي هو تحليل تأثير تنفيذ برنامج المحاضرة على تحسين مهارة الكلام لدى الطالبات للمدرسة الثانوية بمعهد السلطان حسن الدين. استخدم الباحثون منهج البحث الكمي. أما مجتمع البحث هو جميع طالبات الفصل الثامن للمدرسة الثانوية بمعهد السلطان حسن الدين. وفي جمع البيانات استخدموا طريقة التوثيق، والاستبانة، والاختبار. وفي تحليل البيانات استخدموا التحليل الإحصائي الوصفي وطريقة الوصفي الكمي. ويستفاد من نتائج البحث أن تنفيذ برنامج المحاضرة له تأثير على تحسين مهارة الكلام لدى الطالبات للمدرسة الثانوية بمعهد السلطان حسن الدين حيث أن تحصيل اختبارهن في مرتبة "جيد جدا" وكان تنفيذ برنامج المحاضرة مؤثر على تحسين مهارة الكلام بقدر %17,7. Tujuan dari penelitian ilmiah ini adalah menganalisis pengaruh program muhadharah dalam meningkatkan maharah kalam santriwati Madrasah Tsanawiyah Pondok Pesantren Sultan Hasanuddin. Peneliti meggunakan metode penelitian kuantitatif. Sumber datanya adalah dari seluruh santriwati kelas VIII Mts Sultan Hasanuddin. Dalam mengumpulkan data, peneliti menggunakan metode dokumentasi, kuesioner dan tes. Dalam menganalisis data, peneliti menggunakan metode statistik deskriptif dan regresi linear sederhana. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa program muhadharah berpengaruh terhadap peningkatan maharah kalam santriwati Madrasah Tsanawiyah Pondok Pesantren Sultan Hasanuddin di mana hasil ujian mereka yang mendapat predikat baik sekali. Maka pelaksanaan program muhadharah berpengaruh terhadap peningkatan maharah kalam santriwati sebesar 17,7%.