Ardiansyah Winarta Ardiansyah Winarta
Program Studi Perencanaan Wilayah Dan Kota, Jurusan Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Tadulako

Published : 9 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Strategi Manajemen Pengembangan Taman Hutan Raya Kapopo Sebagai Ruang Terbuka Hijau Publik Kabupaten Sigi Noviana Talantan Noviana Talantan; Iwan Setiawan Basri Iwan Setiawan Basri; Ardiansyah Winarta Ardiansyah Winarta; Rosmiaty Arifin Rosmiaty Arifin
Jurnal Peweka Tadulako Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal PeWeKa Tadulako
Publisher : Prodi PWK Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpwkt.v1i1.4

Abstract

Taman Hutan Raya (Tahura) Kapopo Kabupaten Sigi dengan beraneka ragam potensi yang dapat dikembangkan. Tahura Kapopo selain sebagai kawasan konservasi, sebagian kawasannya dimanfaatkan sebagai wisata alam berupa ruang terbuka hijau publik yang dapat diakses masyarakat umum. Keberadaan Tahura Kapopo belum berkembang dengan baik serta banyak diketahui oleh masyarakat. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana strategi pengelolaan atau manajemen pengembangan Tahura Kapopo sebagai tempat wisata alam ruang terbuka hijau publik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif yang selanjutnya dianalisis melalui teknik SWOT. Hasil penelitian menghasilkan strategi manajemen; 1) meningkatkan dukungan dan peran pemerintah, 2) pelestarian sumber daya alam dan ekosistem, 3) memanfaatkan kerjasama guna meningkatkan kembali citra Tahura Kapopo, 4) meningkatkan kualitas dan wahana wisata, 5) alokasi dana anggaran yang cukup, 6) meningkatkan aksesibilitas serta ketersediaan angkutan umum, 7) meningkatkan kualitas SDM pengelola dan masyarakat sekitar, 8) menegakkan aturan dan pemberian sanksi bagi yang melanggar, 9) pembagian zonasi fungsi lahan yakni untuk kawasan konservasi hutan flora dan fauna dan areal ruang terbuka hijau publik (area wisata), 10) menyiapkan regulasi sektoral serta dokumen teknis lainnya terkait pengembangan Tahura Kapopo, 11) diperlukan pengawasan baik serta evaluasi secara berkala yang hasil menjadi bahan pertimbangan dalam rangka pengembangan, serta 12) meningkatkan koordinasi dengan aparat keamanan menunjang keamanan kawasan dan sekitarnya
Penentuan Lokasi Potensial Minimarket di Kecamatan Tawaeli Kota Palu Muhammad Dedy Rizaldy Setiawan; Ardiansyah Winarta; Pudji Astutiek; Andi Muhammad Yamin Astha
Jurnal Peweka Tadulako Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal PeWeKa Tadulako
Publisher : Prodi PWK Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/peweka.v2i2.18

Abstract

Mengacu pada RTRW Kota Palu Tahun 2021-2041 bahwa rencana pengembangan pusat perbelanjaan pada masa mendatang ditetapkan di Kecamatan Tawaeli untuk mendukung kegiatan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Saat ini di Kecamatan Tawaeli terdapat 2 pusat perbelanjaan rakyat yang berbentuk minimarket yang harus melayani 22.568 penduduk, sedangkan berdasarkan SNI Nomor 3 Tahun 2004, disebutkan bahwa satu minimarket dapat melayani 250 jiwa dengan radius pencapaian 300 meter. Kondisi tersebut menyebabkan masih banyak penduduk yang belum terlayani. Penelitian ini bertujuan untuk melihat potensi pengembangan minimarket di Kecamatan Tawaeli dan kajian penentuan lokasi yang tepat untuk pengembangannya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Hasil dari penelitian ini menggunakan analisis AHP dengan bantuan software Expert Choice dan Overlay dengan menggunakan software Arcgis 10.4. Hasil weighted overlay berupa peta lokasi yang berpotensi untuk didirikan minimarket yaitu di Jalan Trans-Tolitoli, Jalan H. Patila dan Jalan Adyaksa. Lokasi ini merupakan lahan kosong dan memiliki luas sebesar 3000 m2 sesuai dengan SNI 03-1733-2004 sehingga sangat cocok untuk pembangunan minimarket.
Arahan Kesesuaian Lahan Fungsi Permukiman Di Kabupaten Sigi Ismail Djohan; Iwan Setiawan Basri; Ardiansyah Winarta
Jurnal Peweka Tadulako Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal PeWeKa Tadulako
Publisher : Prodi PWK Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/peweka.v3i1.31

Abstract

Pertambahan penduduk yang tidak di imbangi dengan ketersediaan lahan, menyebabkan banyak penduduk yang memanfaatkan lahan untuk permukiman. Bentang alam Kabupaten Sigi yang didominasi oleh perbukitan dan kawasan lindung yang menjadi kontradiksi terhadap perkembangan kawasan permukiman di wilayah tersebut, padahal pertumbuhan penduduk di Kabupaten Sigi adalah yang tertinggi kedua di Sulawesi Tengah. Pemanfaatan lahan yang tak sesuai peruntukannya, menjadikan hal ini tak sejalan dengan Rencana Tata Ruang Wilayah dan karakteristik lahan permukiman yang dipersyaratkan, sehingga mendorong terjadinya perubahan fungsi lahan. Tujuan dari penelitian kali ini adalah untuk menganalisis tingkat kesesuaian lahan terutama untuk fungsi permukiman di Kabupaten Sigi. Diharapkan dari penelitian ini bisa menjadi pertimbangan dan alternatif arahan dalam pengembangan lokasi permukiman di wilayah Kabupaten Sigi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif menggunakan metodologi skoring, analytic hierarchy process (AHP) serta overlay. Hasil analisis terdapat 5 klasifikasi tingkat kesesuaian lahan fungsi permukiman dan yaitu S1 (Sangat Sesuai) seluas 4.018,88 ha dengan persentase 0,77%, S2 (Cukup Sesuai) seluas 68.380,35 dengan persentase 13,13%, S3 (Sesuai Marginal) seluas 152.535,76 ha dengan persentase 29,30%, N2 (Tidak Sesuai) seluas 17.942,44 ha dengan persentase 3,45%, dan N1 (Tidak Sesuai Permanen) seluas 277,750,81 ha dengan persentase 53,35% dan dapat diketahui bahwa tidak semua wilayah yang ada pada Kabupaten Sigi memiliki lahan yang sesuai untuk di kembangkan sebagai lahan permukiman. Kata Kunci: Kesesuaian Lahan, Permukiman, Analytic Hierarchy Process
Eksistensi Tempat Pengolahan Sampah 3R (Reduce, Reuse Dan Recycle) Di Kelurahan Pengawu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu Winarta, Ardiansyah; Ahmad, Abdul Gani; Awalia, Rezki; Fatimatuzzahra
Jurnal Peweka Tadulako Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal PeWeKa Tadulako
Publisher : Prodi PWK Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/peweka.v3i2.36

Abstract

Salah satu fasilitas pengelolaan sampah berbasis ramah lingkungan adalah dengan mengadopsi konsen Reduce, Reuse, danRecycle (disingkat 3R) dan diterapkan pada TPS yang ada di Kota Palu. Salah satu fasilitas yang dibangun oleh Pemerintah Kota Palu terletak di Kelurahan Pengawu. Namun, hingga saat ini, kinerja TPS 3R ini belum berfungsi dengan optimal dan lebih berperan hanya sebagai TPS reguler. Konsep TPS 3R di Kelurahan Pengawu diharapkan dapatmenjadi solusi dalam menangani permasalahan sampah di masyarakat. Namun karena belum optimalnya kinerja TPS 3R,sehingga permasalahan sampah belum dapat teratasi dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor yangmenghambat eksistensi kinerja TPS 3R di Kelurahan Pengawu dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Untuk mengumpulkan data dilakukan dengan indepth interview, observasi lapangan, dan studi dokumen. Data kemudian dianalisis melalui pendekatan deskriptif dan analisis faktor penghambat. Hasil penelitian menunjukkan faktor penghambat kinerja TPS 3R di Kelurahan Pengawu dikelompokkan menjadi faktor internal dan eksternal. Penghambat internal meliputi keterbatasan fasilitas, kurangnya dukungan manajemen, dan minimnya pendanaan. Adapun penghambat faktor eksternal berupabencana alam. Penelitian ini merekomendasikan upaya untuk melengkapi fasilitas TPS 3R, memperkuat dukungan manajemen,mencari sumber pendanaan eksternal, serta melakukan revitalisasi gedung TPS 3R.Kata kunci: Pengelolaan Sampah, TPS 3R, Faktor Penghambat, Kinerja, Revitalisasi
Penilaian Kualitas Pemanfaatan Lapangan Sintuwu Maroso Poso Sebagai Ruang Publik Kota Mustarif, Alfath Akbar; Rifai; Winarta, Ardiansyah; Rusli; Khairinrahmat
Jurnal Peweka Tadulako Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal PeWeKa Tadulako
Publisher : Prodi PWK Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/peweka.v3i2.41

Abstract

Lapangan Sintuwu Maroso dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai ruang publik memiliki peranan penting dalam mewadahi aktivitas masyarakat, namun Lapangan Sintuwu Maroso sebagai ruang publik memiliki beberapa permasalahan antara lain terdapat beberapa sisi Lapangan Sintuwu Maroso yang kurang dimanfaatkan oleh pengunjung, area pedagang kaki lima (PKL) yang domain dan kurang tertata, tempat parkir yang kurang memadai karena hanya berupa parkir on street di tepi jalan, fasilitas yang tersedia kurang memadai, serta pencahayaan pada malam hari yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kualitas pemanfaatan Lapangan Sintuwu Maroso sebagai ruang publik kota menggunakan Good Public Space Index (GPSI). Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan berupa data primer dan sekunder melalui observasi, wawancara terstruktur. Data tersebut kemudian diolah dan dianalisis menggunakan Analisis deskriptif, behavior mapping serta analisis Good Public Space Index (GPSI). Hasil penelitian ini berupa pemetaan perilaku pengguna Lapangan Sintuwu Maroso yang di mana bahwa masyarakat yang berkunjung di Lapangan Sintuwu Maroso lebih ramai pada hari libur (weekend) dibandingkan dengan hari kerja (weekday) dan aktivitas dominan pengguna berupa aktivitas kontak fisik yaitu aktivitas jual beli di pedagang kaki lima (PKL). Berdasarkan hasil analisis penilaian kualitas Lapangan Sintuwu Maroso sebagai ruang publik kota dengan menggunakan analisis Good Public Space Index (GPSI), diketahui nilai kualitas Lapangan Sintuwu Maroso secara keseluruhan memiliki nilai indeks 0,78 yang berarti secara keseluruhan kualitas Lapangan Sintuwu Maroso tergolong kedalam kategori yang cukup baik sehingga masih perlu dilakukan peningkatan.
PERANCANGAN ARENA PANAHAN BERKUDA DI KOTA PALU Dawiah; Winarta, Ardiansyah; Salenda, Hariyadi
JURNAL RUANG / ISSN : 2085-6962 Vol 16 No 2 (2022): JURNAL RUANG
Publisher : Jurusan Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Jl. Sukarno-Hatta Km.9, Palu 94118 e-mail :Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Jl. Sukarno-Hatta Km.9, Palu 941

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ruang.v16i2 September.33

Abstract

Perkembangan olahraga panahan di Indonesia terjadi dengan cukup masif dan luas. Berbagai jenis lomba ketangkasan memanah sering diadakan oleh klub panahan, pemerintah daerah, maupun oleh induk cabang olahraga. Diantara yang berkembang dan membuat prestasi, baik secara nasional maupun global, adalah nomor panahan berkuda (Horseback Archery, disingkat HBA). HBA menggabungkan antara ketangkasan mengendarai kuda dan fokus memanah ke target. Tren memanah sambil mengendarai kuda juga menjangkiti para pelaku panahan ground targetting (panahan target dalam jarak tertentu), dengan tujuan untuk lebih meningkatkan keterampilan memanah. Namun hal ini terkendala dengan keberadaan fasilitas arena HBA di Kota Palu yang belum tersedia, padahal induk olahraga yang menaungi HBA sudah eksis di Kota Palu. Saat ini penggiat HBA di Kota Palu memanfaatkan lahan kosong di sekitar kandang kuda untuk berlatih HBA. Demi memacu prestasi HBA di Kota Palu, dibutuhkan sebuah desain arena lintasan untuk panahan berkuda di Kota Palu. Metode Perancangan Arsitektur digunakan dalam penelitian ini. Metode ini dilakukan dengan cara studi literatur, wawancara dengan pihak terkait, pengamatan langsung untuk mengetahui kondisi fisik tapak yang akan digunakan, serta didukung media internet. Fasilitas HBA di Kota Palu direncanakan berada di Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore. Fasilitas arena HBA direncanakan akan menggunakan konsep bangunan bermassa, sehingga kedepan akan bisa mengakomodir fungsi bangunan sebagai arena olahraga panahan berkuda yang representatif di Kota Palu, baik sebagai tempat latihan maupun sebagai tempat pertandingan resmi skala regional, nasional hingga internasional
DAMPAK KEBERADAAN HUTAN KOTA KAOMBONA TERHADAP PENINGKATAN ASPEK EKONOMI PELAKU USAHA DI HUTAN KOTA KAOMBONA Winarta, Ardiansyah; Nur Salsabila, Maharani
JURNAL RUANG / ISSN : 2085-6962 Vol 16 No 1 (2022): JURNAL RUANG
Publisher : Jurusan Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Jl. Sukarno-Hatta Km.9, Palu 94118 e-mail :Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Jl. Sukarno-Hatta Km.9, Palu 941

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ruang.v16i1 Maret.49

Abstract

Hutan Kota Kaombona telah menjadi spot pariwisata baru di Kota Palu, terlebih setelah bencana 28 September 2018. Hutan Kota Kaombona menjadi magnet bagi masyarakat Kota Palu dan sekitarnya karena menyediakan ruang untuk berolahraga dan menyalurkan bakat seni serta tempat rekreasi yang murah dan mudah untuk diakses setiap orang. Keberadaan Hutan Kota Kaombona turut pula memberikan keuntungan bagi setiap Usaha Kecil Menengah (UKM) yang membuka usahanya di lokasi ini dikarenakan menarik banyak pengunjung yang selain menikmati kecantikan pemandangan alam Kota Palu yang dapat diakses langsung dari Hutan Kota Kaombona ini. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dampak dari keberadaan Hutan Kota Kaombona terhadap tingkat pendapatan dan kesempatan kerja bagi para wirausahawan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Data yang dipergunakan pada penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Data dikumpulkan melkalui beberapa metode, seperti observasi, dokumentasi, dan kuesioner. Data yang didapatkan diolah menggunakan regresi linear berganda di aplikasi SPSS dan dari hasil tersebut ditarik kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah keberadaan Hutan Kota Kaombona memiliki dampak positif terhadap peningkatan pendapatan dan membantu membuka lahan pekerjaan baru bagi para wirausahawan yang membuka usaha di Hutan Kota Kaombona ini
Optimalisasi Ruang Terbuka Hijau Berdasarkan Distribusi Suhu Permukaan Pada Pusat Kegiatan Wilayah Di Kecamatan Luwuk Kabupaten Banggai Dg. Mapuna, Dian Fadila U; Ardiansyah Winarta; Achsan, Andi Chaerul; Hadid, Adina Khusnudzan; Khairinrahmat
Jurnal Peweka Tadulako Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal PeWeKa Tadulako
Publisher : Prodi PWK Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/peweka.v4i1.56

Abstract

Urban growth in Luwuk District has resulted in public green open space (GOS) covering only 5.29 hectares or approximately 2.52% of the total urban area of 209.74 hectares. This condition contributes to a significant increase in surface temperature, which at certain times reaches extreme levels. This study aims to formulate a green open space optimization strategy based on surface temperature distribution in the regional activity center of Luwuk District. The methodology consists of four stages: (1) identifying the distribution and characteristics of GOS using GIS analysis, (2) identifying surface temperature distribution through scoring analysis, (3) analyzing GOS optimization criteria using content analysis, and (4) formulating optimization directives through data triangulation. The results indicate that the existing public GOS should be maintained with improved management supported by government funding. In addition, the use of private GOS, such as residential yards with a potential area of ±78.85 hectares (37.57%), can be optimized to increase the total GOS proportion to ±84.14 hectares or 40.11% of the total area. Additional strategies include the development of green corridors in high-density areas, the use of vertical gardens in limited spaces, and the evaluation of parking areas for planting vegetation with ecological functions. This approach offers an alternative for controlling temperature and improving urban environmental quality. Keywords: green open space, surface temperature, public GOS, private GOS, optimization, Luwuk District
Konsep Penataan Kawasan Permukiman Kumuh Berbasis Eco-Settlements di Kelurahan Ujuna Kota Palu Fransiska Veronica Tokii, Yeyen; Awalia, Rezki; Winarta, Ardiansyah
Jurnal Peweka Tadulako Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal PeWeKa Tadulako
Publisher : Prodi PWK Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/peweka.v2i1.9

Abstract

Permukiman kumuh merupakan permasalahan yang menimpa setiap wilayah salah satunya terletak di Kecamatan Palu Barat Kelurahan Ujuna dengan kategori kumuh sedang. Peningkatan kekumuhan berlangsung setelah terjadinya bencana alam tahun 2018 yang menimbulkan berbagai permasalahan.Permukiman kumuh menimbulkan dampak negatif terhadap kualitas lingkungan hal tersebut masih berlangsung sampai saat ini sehingga memunculkan berbagai alternatif penanganan. Kelurahan Ujuna adalah kawasan yang terdampak kumuh ditandai dengan bangunan yang sangat padat, prasarana lingkungan yang belum memadai. Tujuan penelitian ini menentukan konsep yang tepat dalam penanganan permukiman kumuh yang berbasiskan Eco-Settlements atau permukiman ramah lingkungan perkembangan dari konsep pembangunan berkelanjutan. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dibantu dengan metode analisis triangulasi meliputi kondisi eksisting, regulasi/kebijakan, teori dan best practice. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah pengunaan data primer meliputi observasi, wawancara, dokumentasi serta data sekunder meliputi survey instansional, literatur dan media bertujuan untuk mencapai sasaran yang ingin diteliti. Output dalam penelitian ini menunjukan bahwa Kelurahan Ujuna memiliki kondisi kekumuhan yang terjadi dari berbagai aspek meliputi kondisi prasarana, sosial dan ekonomi sehingga arahan yang dapat diterapkan berkaitan dengan peningkatan kualitas lingkungan yang ramah terhadap lingkungan, meningkatkan kerja sama antar masyarakat untuk mencapai program pembangunan tidak terlepas dari pemberdayaan ekonomi dan kebijakan dari pemerintah.