Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pengaruh Knowledge Sharing, Employee Engagement, Dan Work Life Balance Terhadap Job Satisfication Pada Karyawan PT Wijaya Karya Beton Tbk. PPB Boyolali Yudha Esa Pribadi; Rara Ririn Budi Utaminingtyas; Irin Mirrah Luthfia; Mona Inayah Pratiwi
Journal of Management, Entrepreneur and Cooperative Vol. 3 No. 2 (2024): July
Publisher : Universitas Sumatera Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56869/jmec.v3i2.578

Abstract

Perusahaan dalam menghadapi persaingan industri harus memperhatikan faktor yang mampu membuat kepuasan kerja meningkat melalui pengembangan berbagi pengetahuan, meningkatkan keterlibatan karyawan, serta menjaga keseimbangan kehidupan pekerjaan dan pribadi karyawan di dalam perusahaan agar mencapai tujuan bisnis. Penelitian yang dilaksanakan bertujuan mengetahui pengaruh knowledge sharing, employee engagement, serta work life balance terhadap job satisfaction pada karyawan PT Wika Beton Boyolali. Metode mengumpulkan datanya menggunakan media tinjauan pustaka, observasi, dan kuesioner yang telah penulis uji validitas dan reliabilitasnya. Peneliti menggunakan skala likert dengan rentang skala 1-5. Teknik sampling yang peneliti gunakan ialah non probability sampling dengan lebih fokus pada purposive sampling. Sampel yang diteliti adalah semua karyawan tetap PT Wika Beton Boyolali dengan berjumlah 80 orang. Metode analisis data menggunakan analisis linier bergandan, uji asumsu klasik, uji F, uji T, serta uji koefisien determinasi (R2). Hasil perhitungan perangkat lunak IBM SPSS 25 yang diperoleh persamaan Y = 0,401 + 0,238x1 + 0,411x2 + 0,238x3 + e, berarti variabel independent pada penelitian ini memiliki hubungan positif terhadap variabel dependen. Knowledge sharing, employee engagement, serta work life balance mampu memberikan kontribusi sebesar 59,1% sedangkan 40,9% lainnya dipengaruhi oleh faktor lainnya yang tak diteliti. Penelitian ini menggunakan ukuran sampel yang terbatas hanya pada karyawan PT Wika Beton Boyolali, sehingga hasilnya mungkin tidak dapat digeneralisasikan untuk karyawan di perusahaan atau lokasi lain. Maka darinya penulis sarankan bagi peneliti di masa mendatang supaya melakukan penelitian dengan sampel yang lebih besar ataupun mencoba variabel dalam penelitian ini terhadap perusahaan lain.
The Influence of Social Commerce Adoption and Visual Content Quality on MSME Sales Performance with Consumer Trust as a Mediating Variable: Penelitian Bagus Yunianto Wibowo; Irin Mirrah Luthfia; Nanang Adie Setyawan; Destine Fajar Wiedayanti; Mona Inayah Pratiwi
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4960

Abstract

The rapid integration of social media and e-commerce, known as social commerce (s-commerce), has fundamentally reshaped the operational landscape for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs). This study investigates the impact of social commerce adoption and visual content quality on the sales performance of MSMEs, with consumer trust serving as a critical mediating variable. In the highly competitive digital market of 2026, MSMEs face the challenge of not only adopting new technologies but also masterfully crafting visual narratives that capture consumer attention. Utilizing a quantitative research design with a sample of 450 MSME owners in Indonesia, this study employs Structural Equation Modeling (SEM-PLS) via SmartPLS 4.0 to analyze the relationships between variables. The results indicate that both social commerce adoption and visual content quality have a significant positive direct effect on MSME sales performance. Furthermore, consumer trust is found to partially mediate these relationships, suggesting that the effectiveness of digital tools and aesthetics is heavily contingent upon the brand's ability to foster a sense of security and reliability among digital consumers. This research provides a strategic roadmap for MSME owners to prioritize high-fidelity visual assets and trust-building mechanisms within their social commerce frameworks to ensure sustainable growth in a volatile digital economy.