Indah Wijayanti
Department Of Animal Nutrition And Feed Science Technology, Faculty Of Animal Science, Bogor Agricultural University, Bogor, 16680, Indonesia

Published : 22 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Faktor - faktor Berhubungan Dengan Kepatuhan Ibu Hamil Dalam Melakukan Kunjungan Antenatal Care Wijayanti, Indah; Nurhayati; Purwaningsih, Eka; Zuliyati, Isti Chana; Syahputri, Silvia Rizki; Mulyaningsih, Sundari
Jurnal Kesehatan Panca Bhakti Lampung Vol. 13 No. 2 (2025): JKPBL Vol 13 No 2 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panca Bhakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Angka Kematian masih tinggi dan perlu strategi untuk menurunkan faktor penyebabnya, salah satunya dengan melaksanakan kunjungan Antenatal Care (ANC) secara rutin. Penelitian bertujuan menganalisis hubungan usia, pengetahuan, dan paritas dengan kepatuhan pada ibu hamil dalan kunjungan ANC. Desain penelitian cross sectional total sampel 51 ibu hamil trimester III di wilayah kerja Puskesmas Pajangan, sampel dengan metode purposive sampling. Data didapatkan dengan kuesioner pengetahuan, analisis uji Chi-Square. Hasilnya menunjukkan usia (p =0,269), pengetahuan (p =0,964), dan paritas (p =0,278), artinya hasil penelitian ini memiliki nilai p > 0,05, sehingga H0 diterima dan Ha ditolak, yang berarti tidak terdapat hubungan signifikan antara ketiga variabel tersebut dengan kepatuhan kunjungan ANC. Kemungkinan dapat disebabkan karena faktor lain yang lebih dominan, akses fasilitas kesehatan, dukungan keluarga, serta faktor ekonomi yang bisa mempengaruhi keputusan ibu hamil untuk melakukan kunjungan ANC. Kesimpulannya menunjukkan ketiga variabel tidak berhubungan dengan kepatuhan. Disarankan bagi tenaga kesehatan untuk memperhatikan faktor lain tersebut dalam meningkatkan kepatuhan ibu hamil.
Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Pakan Alternatif dengan Memanfaatkan Limbah Kulit Kopi untuk Ternak Kambing di Kelompok Ternak Raharja Sukria, Heri Ahmad; Wijayanti, Indah; Barkah, Nissa Nurmilati; Taryati, Taryati; Erlangga, Muhammad Dimas; Firadus, Mahirah; Retnani, Yuli
Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 12 No. 1 (2026): Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrokreatif.12.1.92-101

Abstract

Margamulya Village is a center for producing green coffee beans that faces problems in managing coffee husk waste from coffee grinding. On the other hand, many residents have livestock businesses, so coffee husk waste has the potential to become alternative feed for ruminants, especially goats and sheep. This community service program aims to improve farmers' knowledge and skills in utilizing coffee husks as an alternative feed ingredient. The activities were carried out in several stages, namely observation, socialization and discussion, identification of coffee husks, processing training, feed administration assistance, and evaluation through pre-tests and post-tests. The program was attended by 40 farmers from the Raharja livestock group in Ciwidey, Bandung, West Java. The results of the activities showed a positive impact in the form of a 30% reduction in coffee husk waste used as livestock feed mixture, as well as an increase in the availability and quality of livestock feed. The main obstacle in the implementation was the limited tools and space for drying coffee husks. As a follow-up, this program encourages the continuity of feed processing from upstream to downstream. This initiative is a concrete step in creating sustainable feed based on local materials that were previously not optimally utilized. The series of community service activities that have been carried out have increased farmers' knowledge regarding the use of coffee husk waste as an alternative feed material and produced alternative feed based on coffee husk waste.