Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Pencapaian Kemampuan Berpikir Geometri Tingkat Rendah Siswa: Analisis Berdasarkan Tipe Pembelajaran Kooperatif Al Afgoni, Harun; Alghadari, Fiki; Vioreza, Niken
RANGE: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 2 No. 1 (2020): RANGE Juli 2020
Publisher : Pendidikan Matematika UNIMOR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jpm.v2i1.557

Abstract

Two important elements in the learning process at school are how students' understanding and learning activities are. On the other hand, most students only memorize algorithmic formulas without understanding the concept in depth. As a result, students' thinking abilities at low levels become dominant in learning operations. This study was conducted with the aim of analyzing the achievement of students' low-level geometry thinking skills between the learning group of think pair share (TPS) and the two stay to stray (TSTS). This quantitative study was conducted on students in one of the junior high schools in the East Jakarta area. Data were obtained using instruments developed based on three initial levels of geometrical thinking according to van Hiele's theory. Data were analyzed with parametric statistics. The results of the data analysis concluded that there were differences in the achievement of the ability to think of low-level geometry students in the TPS and TSTS learning groups. Based on descriptive statistics, the average achievement of TPS group students is more than TSTS. According to the results of this study, learning the geometry of the triangle concept for junior high school students is suggested by learning TPS. There are indications based on the distribution of data that the level of thinking of students in geometry is mostly at the level of analysis.
PEMANFAATAN LIMBAH SAYURAN SEBAGAI BAHAN BAKU PEMBUATAN PUPUK CAIR DAN PUPUK KOMPOS Arihati, Desy Bangkit; Nugraheny, Devita Cahyani; Kusuma, Arie Purwa; Vioreza, Niken; R, Nurina Kurniasari
Jurnal Penamas Adi Buana Vol 2 No 2 (2019): Jurnal Penamas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah pasar merupakan hal yang dapat memberikan dampak negatif pada lingkungan jika tidak ditangani dengan baik. Oleh karena itu, untuk mengurangi dampak negatif tersebut maka perlu suatu upaya pengelolaan untuk menghasilkan produk yang dapat bermanfaat. Pengolahan limbah pasar terutama limbah sayuran hendaknya dapat dilakukan dengan menggunakan lahan yang sempit mengingat sulitnya mencari lahan di kota besar saat ini. Kegiatan ini dilakukan oleh ibu-ibu warga di sekitar lingkungan sanggar anak KABASA BekasiKecamatan Bekasi Jaya, Bekasi Timur yang mayoritas dari mereka merupakan ibu rumah tangga, pedagang dan pemulung. Melalui inovasi ini diharapkan ibu-ibu mendapatkan kegiatan baru yang dapat menghasilkan uang karena produk yang mereka hasilkan dapat dijual. Pembuatan pupuk cair dan pupuk kompos dari limbah pasar yang berupa sampah sayuran diolah dengan penambahan bioaktivator EM4 (Effective Microorganisms) bertujuan untuk menentukan pengaruh waktu pembuatan terhadap kandungan N, P, K, dan C dalam pupuk organik cair, serta menentukan pengaruh bioaktivator EM4 terhadap kandungan N, P, K, dan C dalam pupuk organik cair.
PKM Pendampingan dan Penyuluhan Kerajinan Limbah Kreatif pada Pemulung di TPA Bantar Gebang Bekasi Nugraheny, Devita Cahyani; Purwani Puji Utami; Niken Vioreza; Arbiana Putri
Jurnal Penamas Adi Buana Vol 5 No 01 (2021): Jurnal Penamas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/penamas.vol5.no01.a3625

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dalam rangka mendukung upaya pengentasan kemiskinan melalui pendekatan pemberdayaan para pemulung, di kelurahan Sumur Batu, kecamatan Bantar Gebang, kota Bekasi. Tujuan utama dari kegiatan PKM adalah menumbuhkembangkan usaha mikro bagi para pemulung, yang kesehariannya bekerja di TPA dan belum tersentuh ketrampilan kewirausahaan. Solusi dan metode pada program PKM ini dengan memberikan pendampingan, penyuluhan serta pelatihan ketrampilan kepada para pemulung sesuai kondisi mitra serta limbah yang dimiliki pada wilayahnya, hingga mampu menghasilkan produk unggulan bernilai ekonomis serta dibutuhkan oleh pasar. Pelatihan yang diberikan juga akan mencakup teknis produksi, desain produk, branding kemasan produk serta pemasaran berbasis Internet of Things (IoT) yang sangat sesuai dengan promosi produk di masa pandemic Covid-19. Kepada mitra pemulung diberikan pula penyuluhan motivasi kewirausahaan dan pelatihan ketrampilan manajerial kewirausahaan, yang di dalamnya mencakup manajemen produksi, manajemen keuangan, akuntansi sederhana dan manajemen pemasaran. Selain itu, dilakukan pendampingan kepada mitra, agar upaya menumbuhkembangkan kegiatan usaha mikro pada para pemulung dapat terwujud dan berjalan dengan baik. Luaran dari kegiatan pengabdian ini adalah: (1) terbentuknya usaha mikro yang mampu memberikan penghasilan tambahan kepada pemulung, dan (2) terciptanya produk barang hasil produksi pemulung yang layak dipasarkan.
Pemberdayaan Pemulung melalui Limbah Kardus Purwani Puji Utami; Niken Vioreza; Arbiana Putri
Jurnal Abdimas Prakasa Dakara Vol. 1 No. 1 (2021): Pemberdayaan Kompetensi dan Keterampilan Masyarakat di Era Globalisasi
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (715.63 KB) | DOI: 10.37640/japd.v1i1.944

Abstract

Pandemi virus Corona-19 menyebabkan kesulitan ekonomi. Kondisi ini juga dialami ribuan pemulung di Bantar Gebang, Kota Bekasi. Harga sampah terus menurun selama pandemi. Padahal, selain bisa dijual ke pabrik daur ulang, limbah plastik dan kardus juga dapat dimanfaatkan menjadi kerajinan tangan dengan nilai jual yang tinggi. Pengoptimalan usaha mikro limbah melalui pemberdayaan pemulung, dilakukan melalui jejaring Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Al Falah Sumur Batu dengan menyediakan layanan pendidikan gratis bagi para pemulung. Pelatihan keterampilan yang diberikan adalah pembuatan produk berbahan limbah. Untuk menghasilkan produk bernilai jual, pelatihan keterampilan diarahkan pada kualitas dan branding produk, diantaranya: (1) pelatihan desain produk, (2) pelatihan pembuatan produk, (3) branding kemasan produk, dan (4) pelatihan pemasaran online berbasis e-commerce, yang sangat sesuai dengan promosi produk di masa pandemi Covid-19. Pelatihan kewirausahaan ini memiliki tujuan sosial dan berbasis pada kegiatan sosial. Oleh sebab itu, pemulung juga diberikan penyuluhan motivasi kewirausahaan dan pelatihan keterampilan manajerial kewirausahaan. Selain itu dilakukan pendampingan kepada pemulung, agar upaya menumbuhkembangkan kegiatan usaha mikro pada para pemulung dapat terwujud dan berjalan dengan baik. Luaran dari kegiatan pengabdian ini adalah: (1) terbentuknya usaha mikro yang mampu memberikan penghasilan tambahan kepada pemulung, dan (2) terciptanya produk barang hasil produksi pemulung yang layak dipasarkan.
PKM Pendampingan dan Penyuluhan Kerajinan Limbah Kreatif pada Pemulung di TPA Bantar Gebang Bekasi Devita Cahyani Nugraheny; Purwani Puji Utami; Niken Vioreza; Arbiana Putri
Jurnal Penamas Adi Buana Vol 5 No 01 (2021): Jurnal Penamas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/penamas.vol5.no01.a3625

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dalam rangka mendukung upaya pengentasan kemiskinan melalui pendekatan pemberdayaan para pemulung, di kelurahan Sumur Batu, kecamatan Bantar Gebang, kota Bekasi. Tujuan utama dari kegiatan PKM adalah menumbuhkembangkan usaha mikro bagi para pemulung, yang kesehariannya bekerja di TPA dan belum tersentuh ketrampilan kewirausahaan. Solusi dan metode pada program PKM ini dengan memberikan pendampingan, penyuluhan serta pelatihan ketrampilan kepada para pemulung sesuai kondisi mitra serta limbah yang dimiliki pada wilayahnya, hingga mampu menghasilkan produk unggulan bernilai ekonomis serta dibutuhkan oleh pasar. Pelatihan yang diberikan juga akan mencakup teknis produksi, desain produk, branding kemasan produk serta pemasaran berbasis Internet of Things (IoT) yang sangat sesuai dengan promosi produk di masa pandemic Covid-19. Kepada mitra pemulung diberikan pula penyuluhan motivasi kewirausahaan dan pelatihan ketrampilan manajerial kewirausahaan, yang di dalamnya mencakup manajemen produksi, manajemen keuangan, akuntansi sederhana dan manajemen pemasaran. Selain itu, dilakukan pendampingan kepada mitra, agar upaya menumbuhkembangkan kegiatan usaha mikro pada para pemulung dapat terwujud dan berjalan dengan baik. Luaran dari kegiatan pengabdian ini adalah: (1) terbentuknya usaha mikro yang mampu memberikan penghasilan tambahan kepada pemulung, dan (2) terciptanya produk barang hasil produksi pemulung yang layak dipasarkan.
PENGARUH PENDEKATAN PENILAIAN DAN GAYA BELAJAR TERHADAP MOTIVASI BERPRESTASI MAHASISWA Niken Vioreza
Jurnal Visipena Vol 8 No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.343 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v8i1.373

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mencari pengaruh pendekatan penilaian dan gaya belajar terhadap motivasi berprestasi mahasiswa di STKIP Kusuma Negara pada mata kuliah Pengantar Statistik Pendidikan. Sampel terdiri dari 44 Mahasiswa yang diambil dengan cluster random sampling dan desain penelitian adalah eksperimen treatment by level 2 X 2 dengan analisis varian (ANAVA) dua jalan sebagai teknik analisis data. Hasil penelitian adalah: (1) motivasi berprestasi mahasiswa yang tugas dan tes formatifnya dinilai menggunakan pendekatan penilaian acuan patokan (PAP) lebih tinggi dari pada pendekatan penilaian acuan norma (PAN), (2) terdapat pengaruh interaksi antara pendekatan penilaian dan gaya belajar terhadap motivasi berprestasi mahasiswa, (3) motivasi berprestasi mahasiswa yang tugas dan tes formatifnya dinilai dengan penilaian PAP lebih tinggi daripada mahasiswa yang tugas dan tes formatifnya dinilai dengan penilaian PAN pada kelompok mahasiswa yang memiliki gaya belajar field independent, dan (4) motivasi berprestasi mahasiswa yang tugas dan tes formatifnya dinilai dengan penilaian PAP lebih rendah daripada mahasiswa yang tugas dan tes formatifnya dinilai dengan penilaian PAN pada kelompok mahasiswa yang mempunyai gaya belajar field dependent.
ANALISA POLA PERILAKU KONTRAPRODUKTIF GURU DI SMA NEGERI SE-KOTA BEKASI Purwani Puji Utami; Niken Vioreza; Weti Yunaika
Jurnal Visipena Vol 9 No 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.298 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v9i1.429

Abstract

The objective of the research is to analyze the pattern of counterproductive behavior of the teachers of SMA Negeri Se-Kota Bekasi. This research uses quantitative approach. The research was conducted on eleven State Senior High School of Bekasi City by distributing questionnaires. Questionnaires were distributed to 83 teachers to assess as samples, selected by Slovin formula. Respondents were done by simple random sampling by drawing. The research of this analysis concluded that: (2) There is a direct negative effect of job satisfaction on counterproductive behavior, (3) There is positive influence of positive work design to job satisfaction. With this research is expected to find solution in decreasing teacher counterproductive behavior , because as perfected as any school, whether in terms of planning, design, supervision, and technological means owned, all that will not work if there is no human factor that is the teacher as a driver. Teacher quality is the basic capital in Indonesia's educational development. Abstrak Tujuan penelitian adalah untuk menganalisa pola perilaku kontraproduktif guru SMA Negeri Se-Kota Bekasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif.Penelitian dilakukan pada sebelas SMA Negeri Kota Bekasi dengan menyebarkan kuesioner.Kuesioner didistribusikan kepada83 guru untuk menilai sebagai sampel, yang dipilih melalui rumus Slovin.Responden dilakukan dengan cara simple random sampling dengan cara mengundi.Penelitian analisis ini menyimpulkan bahwa: (1) Terdapat pengaruh langsung negatif desain kerjaterhadap perilaku kontraproduktif, (2) Terdapat pengaruh langsung negatif kepuasan kerjaterhadap perilaku kontraproduktif, (3) Terdapat pengaruh langsung positif desain kerja terhadap kepuasan kerja.Dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat menemukan solusi dalam menurunkan perilaku kontraproduktif guru, karena sesempurnanya apapun suatu sekolah, baik dalam segi perencanaan, desain, pengawasan, maupun sarana teknologi yang dimiliki, semua itu tak akan bisa berjalan apabila tidak ada faktor manusia yaitu guru sebagai penggerak. Kualitas guru merupakan modal dasar dalam masa pembangunan pendidikan Indonesia. Kata Kunci: Perilaku Kontraproduktif, Desain Kerja, Kepuasan Kerja
KORELASI PEMAHAMAN KONSEP BILANGAN PECAHAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPA TERPADU Niken Vioreza
Jurnal Visipena Vol 9 No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.425 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v9i2.463

Abstract

This study aims to obtain empirical data about the correlation of understanding the concept of fractions against the results of the study on the teaching material of the integrated IPA light in class VIII MTs Nurul Falah Tangerang. Research using the korelasional analysis approach through quantitative methods. The sample consisted of 30 students through Claster Random Sampling techniques. Results of the study indicate that there is a positive correlation between the understanding of the concept of fractions against the results of the study material integrated light IPA, where the value of the correlation coefficient rxy = 0.947 regression equation ???? =4,002+0,881X. Determination of the coefficient indicates that r2 = (0,947)2 = 0,8968 or 89.68%, meaning that contributions to the understanding of the concept of fractions against the results of the study on light material integrated IPA grade VIII MTs Nurul Falah of 89.68%. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data empiris tentang korelasi pemahaman konsep bilangan pecahan terhadap hasil belajar IPA terpadu pada materi ajar cahaya di kelas VIII MTs Nurul Falah kota Tangerang. Penelitian menggunakan pendekatan analisis korelasional melalui metode kuantitatif. Sampel terdiri dari 30 siswa melalui teknik Claster Random Sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat korelasi positif antara pemahaman konsep bilangan pecahan terhadap hasil belajar IPA terpadu materi cahaya, dimana nilai koefisien korelasi rxy = 0,947 dengan persamaan regresi =4,002+0,881X. Koefisien determinasi menunjukan bahwa r2 = (0,947)2 = 0,8968 atau 89,68%, artinya kontribusi pemahaman konsep bilangan pecahan terhadap hasil belajar IPA terpadu materi cahaya pada siswa kelas VIII MTs Nurul Falah sebesar 89,68%. Kata Kunci: Pemahaman Konsep, Bilangan Pecahan, Hasil Belajar
ANALISIS KOHESIVITAS KELOMPOK, KEPUASAN KERJA DAN KEMANGKIRAN (ABSENTEEISM) TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA GURU DI SMK NEGERI SE-KOTA BEKASI Purwani Puji Utami,; Niken Vioreza; Nanda Lega Jaya Putra; Illah Sailah
Jurnal Visipena Vol 10 No 1 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.21 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v10i1.493

Abstract

Teacher work productivity is a determining factor for the success of education quality, because teachers face directly with students in providing guidance that will produce professional graduates. The purpose of this study was to examine the direct effect of group cohesiveness, job satisfaction and absenteeism on the work productivity of vocational high school teachers. This research was conducted in Bekasi, Indonesia. This study uses a survey method with the path analysis approach. Data collection by distributing questionnaires as many as 104 teachers with simple random sampling technique with Slovin formula. Based on the results of testing the hypothesis in this study it was concluded that:(1) group cohesivenesshas a positive direct effect on teacher work productivity; (2) job satisfaction has a positive direct effect on teacher work productivity; (3) absenteeism has a direct negative effect on work productivity; (4) group cohesiveness has a direct negative effect on absence; and (5) job satisfaction has a direct negative effect on absence;(6) group cohesivenesshas a positive direct effect on job satisfaction. Abstrak Produktivitas kerja guru merupakan faktor penentu keberhasilan mutu pendidikan, sebab guru bersinggungan langsung dengan peserta didik dalam memberikan bimbingan yang muaranya akan menghasilkan lulusan profesional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh langsung kepuasan kerja dan kemangkiran terhadap produktivitas kerja guru SMK.Penelitian ini dilakukan di Bekasi, Indonesia.Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan path analysis.Pengumpulan data dengan menyebarkan kuesioner sebanyak 104 guru dengan teknik simple random sampling menggunakan rumus slovin. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis dalam penelitian ini disimpulkan bahwa: (1) kohesivitas kelompok berpengaruh langsung positif terhadap produktivitas kerja guru;(2) kepuasan kerja berpengaruh langsung positif terhadap produktivitas kerja guru; (3) kemangkiran (absenteeism) berpengaruh langsung negatif terhadap produktivitas kerja; (4) kohesivitas kelompokberpengaruh langsung negatif terhadap kemangkiran (absenteeism); dan (5) kepuasan kerja berpengaruh langsung negatif terhadap kemangkiran (absenteeism); (6) kohesivitas kelompok berpengaruh langsung positif terhadap kepuasan kerja. Kata Kunci : Kemangkiran, Kohesivitas Kelompok, Kepuasan Kerja, Dan Produktivitas Kerja
Pencapaian Kemampuan Low Order Thinking Siswa antara Pembelajaran Probing Prompting dan Matematika Realistik Dumaria Theresia; Mohammad Syafi’i; Niken Vioreza
Journal of Instructional Mathematics Vol. 1 No. 1 (2020): Kemampuan Kognitif Matematis dan Pembelajaran di Sekolah Menengah
Publisher : Pendidikan Matematika STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37640/jim.v1i1.264

Abstract

Not infrequently when students are dealing with mathematics problems where they do not know what they are supposed to do. Learning in class can make a habituation to students. This study aims to determine whether or not there are differences in achievement of students' Low Order Thinking (LOT) abilities between learning Probing Prompting (PP) and Realistic Mathematics (MR) on quadrilateral. This research was conducted with a total sample of 60 students, namely 30 students in class VIIA with PPL learning and 30 students in class VIIB with MR learning. The sample selection is done by cluster random sampling. The instruments used to collect data are based on three dimensions in the cognitive domain, namely remembering, understanding, and applying. The results of the descriptive statistical analysis of the data show that the average achievement of students in the PP learning group is equal to 75.36, while the average achievement of students in the MR group is equal to 68.53. Based on the results of data analysis, it was concluded that there were significant differences in the LOT achievement of students between PP and MR learning on Quadrilateral material.