Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Peran Orang Tua terhadap Hasil Belajar Matematika Materi Aljabar di Masa Pandemi COVID-19 Setya Selaksa Mentari; Yatha Yuni; Niken Vioreza
Journal of Instructional Mathematics Vol. 2 No. 2 (2021): Belajar Matematika Merujuk pada Konteks dan Kebudayaan
Publisher : Pendidikan Matematika STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37640/jim.v2i2.1021

Abstract

The role of parents is needed in the education of children. The role of parents in education makes the quality of children's education better. The purpose of the study was to determine the relationship between the role of parents and the mathematics learning outcomes of Algebra during the Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) Pandemic. The research sample was 72 junior high school students in class VII. This study uses quantitative methods with survey techniques. The instrument is a questionnaire and an objective test. The prerequisite test used the Liliefors test, and the data were normally distributed. An analysis of the regression equation shows there is a positive relationship between the two variables. Hypothesis testing using the product-moment correlation test is obtained rcount more than rtable at a significant level of 5%. Because rcount more than rtable, it can be concluded that there is a strong relationship between the role of parents and learning outcomes in mathematics. Based on the correlation t-test, obtained tcount>ttable with db=70. The conclusion is that there is a significant positive relationship between the role of parents and the mathematics learning outcomes of junior high school students. Parents' attention contributes 57.15% to mathematics learning outcomes.
ANALISIS KETERSEDIAAN BAHAN AJAR BERBASIS KEARIFAN LOKAL DALAM MENUMBUHKAN ECOLITERACY Niken Vioreza; Nana Supriatna; Kama Abdul Hakam; Wawan Setiawan
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.555 KB) | DOI: 10.31949/jcp.v8i1.1924

Abstract

Dalam menumbuhkan ecoliteracy siswa perlu peran praktisi pendidikan untuk memberikan edukasi melalui berbagai cara, salah satunya dengan menyediakan bahan ajar berbasis kearifan lokal. Diyakini bahwa suatu pembelajaran dengan mengusung tema kearifan lokal akan menjadikan pembelajaran lebih bermakna bagi siswa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan ketersediaan bahan ajar berbasis kearifan lokal dalam menumbuhkan ecoliteracy siswa sekolah dasar. Metode kulitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif digunakan untuk menganalisis data penelitian yang diperoleh. Data diperoleh dari guru sekolah dasar dan siswa yang telah belajar tentang materi lingkungan. Hasil menunjukkan bahwa ketersediaan bahan ajar berbasis kearifan lokal dalam menumbuhkan ecoliteracy belum terpenuhi. Bahan ajar dalam menumbuhkan ecolitercy diketahui masih mengaitkan dengan hal-hal yang sifatnya umum dan jenisnya tidak beragam. Unsur kearifan lokal dalam pembelajaran baru sebatas penyampaian dalam bentuk lisan dari guru kepada siswa. Oleh karena itu, bahan ajar berbasis kearifan lokal dalam menumbuhkan ecoliteracy siswa sekolah dasar perlu diseiakan baik oleh guru ataupun praktisi pendidikan lainnya. Bahan ajar perlu disediakan menarik sehingga membuat siswa aktif dalam kegiatan peduli lingkungan dan tercipta kegiatan belajar yang menyenangkan. Bahan ajar juga diharapkan dapat menciptakan habit positif agar perilaku-perilaku tidak ramah lingkungan yang sering dijumpai guru di sekolah perlahan bisa berubah menjadi perilaku ramah lingkungan. Dengan memiliki perilaku ramah lingkungan siswa siswa bisa dikatakan cerdas secara ekologis.
Teacher Personality Ethics In The Perspective Of Islamic Educational Philosophy Purwani Puji Utami; Syamzah Ayuningrum; Niken Vioreza; Devita Cahyani Nugraheny; Nanda Lega Jaya Putra
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 001 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Article In Progress Special Issue 20
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i001.5232

Abstract

This study aims to analyze the personality ethics of teachers in the perspective of Islamic education philosophy. This type of research uses a qualitative approach with a literature study method. Data sources are quoted from credible pages such as Google Scholar and SINTA. Then the data were analyzed and checked for validity through data triangulation. The results of this study concluded that as an educator, it is very necessary to understand the personality that becomes his character. The personality of the educator will become the competence of an educator in building and educating the personality of students through exemplary and authority that emanates from the character and personality of the educator. Thus, educators are not only responsible for educating cognitive and psychomotor competence, but educators are also responsible for shaping the affective of students through exemplary personality. Educators are a reflection and role model in behaving for students.
The Influence of Responsibility on the Job Commitment of Public Elementary School Principals in East Jakarta Utami, Purwani Puji; Vioreza, Niken; Nugraheny, Devita Cahyani; Alghadari, Fiki
Jurnal Ilmu Pendidikan (JIP) STKIP Kusuma Negara Vol 16 No 1 (2024): Advancing Education through Innovation and Technology
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37640/jip.v16i1.2064

Abstract

Lack of responsibility might determine leaders’ dedication or commitment to making progress at their workplace. This research aims to investigate the effect of job responsibility on the job commitment of public elementary school principals. The sample involved 76 principals in East Jakarta who were selected using a random sampling technique. The method used in this research was surveys and the data were analyzed using path analysis. The results showed a positive direct effect of job responsibility on the principals’ job commitment. The study’s findings concluded that the job commitment of school principals can be promoted by improving their job responsibilities.
PKM Pendampingan dan Penyuluhan Kerajinan Artistik dari Limbah Minyak Jelantah pada Ibu-Ibu PKK di Kampung Janda Ciburayut Bogor Utami, Purwani Puji; Vioreza, Niken; Putra, Nanda Lega jaya; Nugraheny, Devita Cahyani
Jurnal Abdimas Prakasa Dakara Vol. 4 No. 2 (2024): Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengembangan Kompetensi dan Literasi Praktis Be
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37640/japd.v4i2.2148

Abstract

Kerajinan artistik memiliki peran penting dalam mengangkat nilai estetika dan ekonomi suatu komunitas. Desa Ciburayut, Bogor, dengan banyaknya minyak jelantah yang dihasilkan oleh rumah tangga, memiliki potensi besar untuk mengolah limbah ini menjadi produk bernilai tambah. Sayangnya, hingga kini limbah minyak jelantah belum banyak dimanfaatkan sebagai bahan baku kerajinan tangan. Melalui program pendampingan dan penyuluhan, ibu-ibu PKK di Ciburayut dilatih untuk mengolah minyak jelantah menjadi berbagai produk kerajinan artistik seperti lilin aromaterapi, sabun hias, dan aksesoris dekoratif. Pelatihan ini mencakup teknik pengolahan dasar, penggunaan pewarna alami, serta metode finishing untuk meningkatkan kualitas dan daya tarik produk. Selain keterampilan teknis, ibu-ibu PKK juga diberikan pelatihan motivasi, manajemen usaha, dan strategi pemasaran untuk mendukung keberlangsungan usaha mereka, kegiatan ini didukung oleh kepala desa dan ketua PKK Ciburayut dengan menyediakan lokasi tempat pelatihan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan perempuan di Desa Ciburayut dengan memberikan 80% keterampilan baru yang dapat meningkatkan 50% pendapatan ekonomi keluarga serta mengurangi dampak lingkungan dari limbah minyak jelantah.
Development of Digital Teaching Materials Based on Betawi Local Food to Increase Ecoliteracy in Elementary School Students Vioreza, Niken; Supriatna, Nana; Abdul Hakam, Kama
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol 9, No 2 (2022): October 2022
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v9i2.11888

Abstract

AbstractEcoliteracy is an awareness about the importance of saving the environment from potential hazards. Consuming local food is part of ecoliteracy which can be introduced through digital teaching materials. This research aims to produce such materials based on Betawi local food to increase ecoliteracy in elementary school students. The approach used was research and development involving 52 grade IV elementary school students from two different schools in East Jakarta for a small-scaled trial. Product validation was carried out through qualitative descriptive analysis by classifying information from inputs, suggestions, responses, and criticisms acquired from data collection instruments. Quantitative descriptive data was also used to process data obtained through tests and questionnaires in the form of descriptive percentages. Results show that digital teaching materials based on Betawi local food can be implemented in learning and can increase student ecoliteracy effectively in the aspect of head (cognitive). Based on these results, the product is ready to be implemented on a large scale and can be enhanced to increase students’ ecoliteracy.Keywords: digital teaching materials, Betawi local food, ecoliteracy.AbstrakEcoliteracy merupakan kesadaran akan pentingnya melindungi lingkungan dari potensi kerusakan. Mengonsumsi pangan lokal merupakan bagian dari ecoliteracy yang dapat diperkenalkan melalui bahan ajar digital. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar digital berbasis pangan lokal Betawi untuk menumbuhkan ecoliteracy siswa sekolah dasar. Pendekatan yang digunakan adalah research and development yang melibatkan 52 siswa kelas IV sekolah dasar dari dua sekolah yang berbeda di Jakarta Timur untuk uji skala kecil. Validasi produk dilakukan melalui analisis data deskriptif kualitatif yang dilakukan dengan mengelompokkan informasi berupa masukan, saran, tanggapan, dan kritik yang terdapat dalam instrumen pengumpulan data. Data deskriptif kuantitatif juga dilakukan untuk mengolah data yang diperoleh melalui tes dan angket dalam bentuk persentase deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan produk bahan ajar digital berbasis pangan lokal Betawi dapat diimplementasikan dalam pembelajaran dan efektif menumbuhkan ecoliteracy siswa pada aspek head (kognitif). Berdasarkan hasil tersebut, bahan ajar siap diimplementasikan pada skala besar dan dapat dikembangkan untuk menumbuhkan ecoliteracy siswa.Kata kunci: bahan ajar digital, pangan lokal Betawi, ecoliteracy.
Learning based on education for sustainable development as a solution to global environmental problems Nugraheny, Devita Cahyani; Vioreza, Niken; Dwiprabowo, Risky
International Journal of Mathematics and Sciences Education Vol. 2 No. 2 (2024): Ijmsed
Publisher : Nashir Al-Kutub Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59965/ijmsed.v2i2.135

Abstract

Environmental problems were still a significant global issue and challenge that was not only limited to the national or regional level. This problem was closely related to economic and social development, which was often triggered by human activities that were not environmentally friendly. In addressing this problem, the concept of sustainable development was coined with three main dimensions: economic, social, and environmental. Education played an important role in supporting sustainable development through the application of education for sustainable development in learning. This research aimed to describe the implementation of education for sustainable development-based learning in schools as a solution to global environmental problems. The method used in this research was a literature study, which included six stages: determining the topic, searching for related literature, developing arguments, conducting a survey of relevant literature, criticizing the literature, and writing a review.  The research results showed that education for sustainable development-based learning in schools could be implemented using appropriate learning models and supported by various education for sustainable development-based learning resources. This implementation proved effective in increasing students' awareness and knowledge of environmental issues and encouraging more environmentally friendly actions.
Penerapan Model Inkuiri pada Materi Operasi Hitung Pecahan untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematis Peserta Didik Sekolah Dasar Hikmah, Siti Nurun; Vioreza, Niken
PUSAKA: Journal of Educational Review Vol. 1 No. 1 (2023): Transformasi Pendidikan Menuju Generasi Berdaya: Inovasi Kurikulum
Publisher : S&Co Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56773/pjer.v1i1.8

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep matematis peserta didik sekolah dasar dalam operasi hitung pecahan melalui penerapan model inkuiri. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam beberapa siklus dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas V Ibnu Thufail, berjumlah 26 siswa, dari SDIT Al Muchtar Bekasi Utara. Penelitian dilakukan sebanyak dua siklus di mana setiap siklus terdiri dari tiga pertemuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan antara lain, observasi, dokumentasi, tes pemahaman konsep dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan teknik kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model inkuiri efektif meningkatkan pemahaman konsep matematis peserta didik mengenai operasi hitung pecahan. Peserta didik menunjukkan keterlibatan yang aktif dan antusias dalam proses pembelajaran, lebih mampu memahami konsep dasar pecahan, seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian pecahan, serta mampu mengaplikasikan konsep tersebut dalam situasi nyata. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model inkuiri pada materi operasi hitung pecahan dapat efektif meningkatkan pemahaman konsep matematis peserta didik sekolah dasar. Oleh karena itu, model pembelajaran ini direkomendasikan bagi guru dan sekolah dalam upaya meningkatkan hasil belajar peserta didik dalam mata pelajaran matematika, khususnya dalam topik operasi hitung pecahan.
Education for Sustainable Development: Bagaimana Urgensi dan Peluang Penerapannya pada Kurikulum Merdeka? Vioreza, Niken; Hilyati, Wilda; Lasminingsih, Meti
PUSAKA: Journal of Educational Review Vol. 1 No. 1 (2023): Transformasi Pendidikan Menuju Generasi Berdaya: Inovasi Kurikulum
Publisher : S&Co Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56773/pjer.v1i1.11

Abstract

Education for Sustainable Development (ESD) merupakan pendekatan penting dalam menghadapi tantangan global dalam mencapai pembangunan berkelanjutan. Dalam konteks Kurikulum Merdeka, penerapan ESD menjadi krusial untuk mempersiapkan generasi muda dengan pemahaman dan keterampilan yang diperlukan dalam membangun masa depan yang berkelanjutan. Studi literature review ini dengan teknik mengamati, membaca, mengumpulkan, dan menganalisis data dari berbagai sumber seperti buku, jurnal, laporan, dokumen yang relevan. Penelitian ini membahas urgensi penerapan ESD dalam Kurikulum Merdeka di tengah kompleksitas isu-isu lingkungan, sosial, dan ekonomi yang semakin mendesak. ESD diketahui menjadi landasan penting untuk menciptakan kesadaran, tanggung jawab, dan tindakan konkret dalam menghadapi perubahan iklim, keanekaragaman hayati yang terancam, serta kesenjangan sosial. Selain itu, penelitian ini mengkaji peluang implementasi ESD pada kurikulum merdeka dengan menyoroti beberapa aspek, yaitu peluang bagi sekolah untuk mengintegrasikan nilai-nilai ESD dalam Kurikulum Merdeka, peluang dalam menggunakan pendekatan pembelajaran berbasis proyek, peluang keterlibatan komunitas lokal dalam kegiatan pembelajaran sesuai dengan prinsip ESD, dan peluang pengembangan keterampilan holistik dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ESD memiliki urgensi yang penting dalam membekali peserta didik sekolah dasar dengan pemahaman dan penerapan gaya hidup berkelanjutan sejak dini, serta Kurikulum Merdeka memberikan peluang berharga untuk mengintegrasikan ESD dan mendukung pembentukan generasi yang peduli terhadap keberlanjutan.
Nilai Sosial dalam Upacara Adat Mangokal Holi Suku Batak Toba Vioreza, Niken; Lumban, Clarita
PUSAKA: Journal of Educational Review Vol. 1 No. 2 (2024): Action Research and Local Wisdom
Publisher : S&Co Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56773/pjer.v1i2.33

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran komprehensif tentang upacara adat Mangokal Holi di kalangan masyarakat Batak Toba, dengan menggunakan pendekatan Etnografi. Metode Deskripsi Kualitatif digunakan dalam menganalisis data yang diperoleh melalui studi pustaka serta wawancara mendalam dengan Bapak Sujanto Marbun, seorang tokoh adat yang berdomisili di Riau dan menjabat sebagai Ketua Adat Marbun se-Riau. Hasil wawancara mengungkap bahwa upacara ini bukan hanya sekadar penghormatan kepada leluhur, melainkan juga sebagai sarana untuk mempererat tali kekerabatan di antara keluarga atau marga. Proses panjang dari penggalian hingga proses pesta dalam upacara ini mencerminkan kesatuan dan kebersamaan dalam melaksanakan tradisi tersebut. Upacara ini menjadi wadah untuk menyatukan orang tua dan seluruh anggota keluarga, seerta memungkinkan mereka untuk saling mengenal satu sama lain dan mengenalkan silsilah keluarga besar. Selain itu, nilai sosial pada upacara adat Mangokal Holi dapat ditanamkan pada siswa sekolah dasar dan menjadi salah satu cara efektif untuk mendidik mereka tentang pentingnya kebersamaan, gotong royong, dan menghormati leluhur. Implementasi nilai-nilai sosial ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan mendukung perkembangan karakter.