Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

MENELAAH TAFSIR AL-QUR'AN MELALUI LENSA ANALISIS WACANA KRITIS Annisa, Ayu; Idrus Alkaf; Halimatussa’diyah
Al-Dirayah Vol. 14 No. 2 (2024): Jurnal Al-Dirayah
Publisher : STIQ al-Lathifiyyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to explore the interpretation of the Qur'an through the Critical Discourse Analysis (CDA) approach. The Qur'an, as a sacred text in Islam, plays a crucial role in providing spiritual guidance and laws for Muslims. However, traditional understandings of the Qur'an often limit the expression of holistic and relevant meanings in the context of modern times. In an effort to attain a deeper and contextual understanding, this research proposes the use of CDA as an interpretative lens. CDA offers a critical and reflective framework for analyzing texts, revealing power structures, ideologies, and conflicts contained within. Through this approach, the research aims to open new interpretative spaces for the Qur'an, enabling a more comprehensive and relevant understanding of its messages. The research methodology involves analyzing selected Qur'anic texts using the CDA framework, focusing on the revelation of power structures, conflicts, and ideologies within the texts. It is expected that the results of this research will significantly contribute to the development of Islamic religious thought and strengthen the relevance of the Qur'an in the context of modern life.
STUDI KUTUB AL - JAMI’ LI AHKAM AL-QUR’AN KARYA IMAM AL-QURTHUBI Adil Pertiwi, Bela; Halimatussa’diyah; Rahmat Hidayat
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i2.6329

Abstract

Penelitian ini mengkaji secara mendalam Tafsir al-Jami‘ li Aḥkam al-Qur’an karya Abu ‘Abd Allah Muhammad ibn Ahmad al-Qurṭubi, sebuah karya monumental dalam tradisi tafsir hukum Islam. Kitab ini dikenal sebagai salah satu tafsir paling komprehensif yang memadukan pendekatan tahlili dengan analisis fiqh, linguistik, dan riwayat hadis. Fokus penelitian ini adalah menguraikan latar belakang kehidupan intelektual Al-Qurṭubi, tujuan penyusunan kitab, serta struktur dan karakteristik metodologinya. Berdasarkan kajian literatur, ditemukan bahwa Al-Qurṭubi hidup dalam konteks sosial-politik yang dinamis baik di Andalusia maupun Mesir, yang secara signifikan mempengaruhi corak penafsirannya. Sikapnya yang toleran terhadap perbedaan mazhab dan keberaniannya meninggalkan pendapat mazhab Malikiyah ketika berhadapan dengan dalil yang lebih kuat menunjukkan independensi metodologisnya sebagai seorang mufassir dan faqih. Penelitian ini juga mengungkap bahwa tujuan utama penulisan al-Jami‘ li Aḥkam al-Qur’an adalah memberikan kemudahan bagi umat Islam dalam memahami hukum-hukum syariat, terutama di tengah kompleksitas persoalan hukum pada masanya. Struktur kitab yang memuat pembahasan asbab al-nuzul, qira’at, i‘rab, perbedaan mazhab, dan argumentasi fiqh menunjukkan keluasan perspektif keilmuan Al-Qurṭubi. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa karya tersebut tidak hanya berfungsi sebagai tafsir hukum, tetapi juga sebagai ensiklopedia ilmu yang tetap relevan dalam studi tafsir dan hukum Islam kontemporer.
Menyelami Teks Ulasan Dalam Bahasa Indonesia Beserta Struktur Dan Contohnya Diandra Tasya; Dea Vahira Wani; Madhani Nur Syafitri; Naura Nitajria; Halimatussa’diyah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3972

Abstract

Teks ulasan merupakan salah satu jenis teks dalam pembelajaran Bahasa Indonesia yang berfungsi memberikan penilaian, kritik, dan apresiasi terhadap suatu karya. Artikel ini bertujuan untuk mengenalkan konsep dasar teks ulasan, struktur yang membangunnya, ciri kebahasaan, serta contoh penerapannya. Penulisan artikel ini menggunakan kajian pustaka dari buku Jenis-Jenis Teks karya Dr. E. Kosasih, M.Pd. dan Jenis-Jenis Teks Bahasa Indonesia karya Hayatul Mursyida, M.Pd., Book of Mastering Indonesian (Harjono dkk., 2025), Writing Super Guide for Today’s Learners (Ismanthono, 2020), serta beberapa penelitian tentang analisis kesalahan berbahasa (Sa’adah, 2012; Neliti, 2015; Core.ac.uk, 2023). Hasil kajian menunjukkan bahwa teks ulasan memiliki struktur yang khas, yaitu orientasi, tafsiran isi, evaluasi, dan rangkuman. Pemahaman struktur dan kebahasaannya akan memudahkan siswa dalam menulis teks ulasan yang baik. Teks ulasan adalah bentuk teks yang mengandung penilaian atau analisis terhadap sebuah karya, seperti novel, film, atau produk.
Tiga Pilar Penafsiran Al-Qur’an: Analisis Komparatif Metode Bi Al-Ma’tsur, Bi Ar-Ra’yi, Dan Bi Al-Isyari Dalam Konteks Keilmuan Islam Kontemporer Anisatul Faizah; Halimatussa’diyah; Rahmat Hidayat
Sujud: Jurnal Agama, Sosial dan Budaya Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/86mma410

Abstract

  This study examines three primary methods of Quranic interpretation that have developed within the Islamic scholarly tradition: tafsir bi al-ma'tsur (based on narration), bi ar-ra'yi (based on ijtihad), and bi al-isyari (based on spiritual indications). Through a comparative analysis approach, this study identifies the characteristics, advantages, disadvantages, and relevance of each method within the context of the development of contemporary tafsir. The results show that these three methods play complementary roles in providing a comprehensive understanding of the Quran. Tafsir bi al-ma'tsur ensures authenticity and purity of meaning through the transmission of authentic narrations; tafsir bi ar-ra'yi provides flexibility in responding to contemporary challenges through controlled rational reasoning; while tafsir bi al-isyari enriches the spiritual dimension of Quranic understanding. This study emphasizes that an integrative understanding of these three methods is essential for the development of a holistic tafsir science that is relevant to the dynamics of the times.
Konsep Din Al-Qayyim Dalam Al-Qur’an Menurut  Tafsir Fi Zhilal Al-Qur’an Karya Sayyid Quthb Mawaliya; Halimatussa’diyah; Rahmat Hidayat
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 4 (2025): OKTOBER-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/g2ew3067

Abstract

Agama merupakan salah satu faktor penentu sejarah peradaban manusia. Dalam bahasa arab agama dikenal dengan kata “Al-diin”. Sayyid Quthb membahasa mengenai “Din”, yang dalam Al-Qur’an merujuk pada agama atau sistem kehidupan. Qutb membedakan beberapa ragam din, termasuk Din Al-Qayyim. Frasa “Din Al-Qayyim” yang terdiri dari dua kata, yaitu “Din” (agama) dan “Al-Qayyim” (yang lurus/kokoh), memerlukan pemahaman mendalam tentang makna masing-masing kata tersebut sebelum menelaah makna gabungannya. Penelitian ini menggunakan metode metode studi pustaka (library research) dengan pendekatan analisis isi (content analysis) terhadap teks utama Fi Zhilal Al-Qur’an karya Sayyid Qutb. Hasil penelitian yakni konsep din yang bermakna dasar “ketundukan” atau “kepasrahan”. Sedangkan din Al-qayyim diartikan sebagai, agama yang lurus atau benar. Din Al-Qayyim dalam Al-Qur’an terdapat dalam 3 ayat salah satunya pada QS. Ar-Rum ayat 30. Mengenai QS. Ar-Rum ayat 30, penafsiran Sayyid Quthb menekankan pada perintah untuk teguh dalam menjalani kehidupan beragama yang sedang diperjuangkan. Hal ini tidak terlepas dari konteks turunnya ayat berkaitan dengan semakin kerasnya orang-orang musyrik Mekah terhadap umat Muslim. Allah memerintahkan kepada Nabi Muhammad SAW untuk senantiasa teguh dan tidak goyah oleh halangan apapun.
Types, Characteristics and Patterns In Tafsir of the Qur'an Pandu Wijaya; Halimatussa’diyah; Hidayat, Rahmat
Tilawah: Journal of Al-Qur'an Studies Vol. 1 No. 4 (2025)
Publisher : Penerbit Hellow Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61166/tilawah.v1i4.40

Abstract

This paper aims to examine more deeply to find out what types or sources or approaches to the interpretation of the Qur'an and what patterns or styles of interpretation exist in the tradition of interpretation of the Qur'an, this study uses library research, which means collecting data sources from books, commentaries, and journals that are relevant to the research subject, Interpretation of the Qur'an is a very complex field of science, with its characteristics focusing on the authenticity of sources, the correctness of methodology, and the relevance of context. From literal to symbolic, from scientific to legal, various types of interpretation show various perspectives. The pattern of interpretation shows the tendency of interpreters in studying the meaning of the Qur'an in various aspects, including legal, scientific, moral, spiritual, and social. Understanding thoroughly the characteristics, types, and patterns of interpretation is very important to avoid errors of interpretation and to maintain the depth of the meaning of the Qur'an according to the times.