Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

PEMAHAMAN JEMAAT TENTANG ARWAH ORANG MATI: THE CONGREGATION'S UNDERSTANDING OF THE SPIRITS OF THE DEAD Telussa, Majesty. C. F. L.; Montang, Ricky Donald; Anthoni, Jean
EIRENE (JURNAL ILMIAH TEOLOGI) Vol 8 No 2 (2023): Eirene Jurnal Ilmiah Teologi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian, Universitas Kristen Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56942/ejit.v8i2.168

Abstract

Arwah umumnya dikenal sebagai jiwa atau roh dari orang mati yang dipercayai kehadirannya berada disekitar manusia. Banyak orang kristen yang masih percaya akan keberadaan arwah orang mati disekitar mereka. Hal itu dipercayai karena mereka memiliki pengalaman pribadi ketika bertemu dengan arwah orang mati. Fokus dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemahaman jemaat GKI Galilea Km 8 tentang arwah orang mati dan mengetahui pandangan teologis tentang arwah orang mati. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Kualitatif, yaitu dengan cara wawancara secara langsung untuk memperoleh informasi (data) yang tepat. Populasinya adalah Jemaat GKI Galilea km 8, terdiri dari 982 jiwa dan 209 Kepala Keluarga (KK). Dengan Sampel yang diambil berjumlah 50 orang terdiri dari 1 pendeta, 14 majelis jemaat, 10 kaum bapak, 13 kaum ibu, dan 12 kaum pemuda. hasil data penelitian, maka kesimpulan yang diambil adalah sebagai berikut: ditemui bahwa jemaat GKI Galilea Km 8 ternyata memiliki pemahaman yang beragam tentang arwah orang matii yaitu Jemaat percaya akan adanya keberadaan arwah orang mati disekitar mereka, Jemaat masih ragu untuk percaya atau tidak percaya akan adanya keberadaan arwah orang mati disekitar mereka dan jemaat tidak percaya akan adanya keberadaan arwah orang mati disekitar mereka.
PENGARUH PEMBAYARAN MAS KAWIN TERHADAP PERNIKAHAN KUDUS : THE EFFECT OF DOWRY PAYMENT ON HOLY MARRIAGE Anthoni, Jean; Wattimury, Wiesye Agnes; Akwan, Elisabeth
EIRENE (JURNAL ILMIAH TEOLOGI) Vol 9 No 1 (2024): Eirene Jurnal Ilmiah Teologi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian, Universitas Kristen Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56942/ejit.v9i1.210

Abstract

Tugas akhir ini membahas mengenai Pengaruh Pembayaran Maskawin Terhadap Pernikahan Kudus di Jemaat Maranatha Klarion. Dengan melihat, banyak pasangan Kristen yang hidup bersama sebagai suami istri, tetapi belum diberkati dalam pernikahan kudus, sehingga hal ini harus diperhatikan khususnya dijemaat Maranatha Klarion, agar keluarga Kristen dapat hidup di dalam berkat Tuhan dengan mengutamakan Tuhan sebagai kepala dalam keluarga mereka. Sebuah penelitian yang penulis lakukan saat ini menggunakan sebuah metode kualitatif. Dengan menggunakan teknik pengumpulan data antara lain observasi, wawancara. Dan yang menjadi populasi adalah seluruh warga jemaat yang ada di Maranatha Klarion yang jumlahnya ada 40 KK, sehingga yang penulis tentukan dalam pengambilan sampel ini menggunakan teknik purposive sampling, atau sampel bertujuan, artinya sampel yang penulis tetapkan ini harus mampu memberikan data yang akurat. Jadi jumlah sampel ada 30 responden terdiri dari majelis jemaat, toko adat, toko masyarakat, kepala kampung, para pemuda dan beberapa keluarga yang belum menikah. Dari hasil penelitian ini, dapat diketahui bahwa dalam Pembayaran Maskawin suku Moi Klabra memang sangat terstruktur dan ketat yang diwariskan turun-temurun dan itu sangat penting dalam kehidupan manusia yang beradat. Tetapi sangat disayangkan, karena banyak pasangan yang hidup bersama namun belum diberkati dalam pernikahan kudus, sehingga masih hidup didalam perzinahan, dan anak-anak mereka bisa dibilang anak-anak diluar nikah. Itulah sebabnya pengaruh mas kawin dalam pernikahan ini, menjadi hal yang sangat penting, dan harus dilihat secara baik oleh gereja dan adat dalam sisi Firman Tuhan.
PERAN KEPEMIMPINAN PEREMPUAN MENURUT KITAB HAKIM-HAKIM 4:1-24: THE ROLE OF WOMEN'S LEADERSHIP ACCORDING TO JUDGES 4:1-24 Wattimury, Wiesye Agnes; Anthoni, Jean; Pipa, Nafari
EIRENE (JURNAL ILMIAH TEOLOGI) Vol 9 No 1 (2024): Eirene Jurnal Ilmiah Teologi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian, Universitas Kristen Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56942/ejit.v9i1.213

Abstract

Perempuan pada dasarnya dianggap sebagai sosok yang tidak mampun dalam menyelesaikan tanggung jawab . Namun kepemimpinan perempuan mampun memberi motivasi kepada bawahan untuk bekerja lebih baik dengan menunjukan keyakinan dan daya tarik pada pengikutnya dalam memberikan contoh baik, ide-ide yang baik agar bawahannya termotivasi. Agar penulis lebih memahami peran kepemipinan perempuan, penulis melakukan penelitian. Jenis penilitian yang digunakan adalah jenis penelitian kualitatif. Hal tersebut pemahan yang baik tentang kepemipinan perempuan. Dalam kepemimpinannya Debora mengandalkan Tuhan, dan percaya sepenuhnya kepada Tuhan, bahkan ia melaksanakan dua peranan sekaligus dengan penuh tanggungjawab yang disertai dengan iman percaya kepada Tuhan. Meskipun dalam beberapa fungsi berbeda namun seharusnya dari hal ini perempuan dan laki-laki melihat perbadaan sebagai wadah untuk saling melengkapi. Dari teks Hakim-Hakim 4:1-24 memperlihatkan bahwa Allah tidak pernah mempermasalahkan soal gender dalam hal kepemimpinan, hal ini terbukti dari pemilihan Allah untuk Debora dalam memimpin umat Israel
MANAJEMEN KEUANGAN GEREJA: CHURCH FINANCIAL MANAGEMENT Wattimury, Wiesye Agnes; Anthoni, Jean; Suruan, Yurlis
EIRENE (JURNAL ILMIAH TEOLOGI) Vol 9 No 1 (2024): Eirene Jurnal Ilmiah Teologi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian, Universitas Kristen Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56942/ejit.v9i1.219

Abstract

Manajmen keuangan merupakan suatu proses yang sangat dibutuhkan dalam gereja, karena dalam proses manajemen keuangan terdapat langkah-langkah atau tahapan dalam mancapai tujuan gereja sehingga dapat mencapai tujuan tersebut secara efektif dan efisien. Selain proses manajemen keuangan yang perlu diperhatikan dalam sebuah instansi keagamaan (gereja) kinerja dalam sebuah gereja juga perlu diperhatikan. Kinerja juga membutuhkan manajemen supaya tanggung jawab yang dikerjakan boleh tertata dengan baik. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mengevaluasi apakah Pengelolahan Perbendaharaan Gereja Jemaat GKI Elim Malanu dapat meningkatkan sistem manajemen keungan Gereja Kristen Injili Di Tanah Papua (GKI). Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Penelitian kualitataf adalah jenis penelitian yang temuan-temuannya tidak diperoleh melalui prosedur statistic atau bentuk hitungan lainnya dan berusaha memahami dan menafsirkan makna suatu peristiwa interaksi tingkah laku manusia dalam situasi tertentu menurut perspektif peneliti sendiri. Teknik pungumpulan data yang digunakanan adalah dengan melakukan wawancara, observasi dan dokumentasi.Teknik analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis deskreptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pengelolahan perbendaharan Gereja dapat mengikuti Pentujnuk Teknis Pengelolahan Perbendaharan Gereja atau Manual Administrasi Keuangan (MAK) agar tercapainya pengelolahan keuangan yang transparan serta pelaporan yang tetapat dan menghasilkan kepuasan serta menimbulkan kepercayaan para anggota jemaat kepada pengelolah Perbendaharaan Gereja (Otorisator, Ordonatur, dan Bendahara)
PERAN PELAYANAN PASTORAL DALAM PERTUMBUHAN IMAN: THE ROLE OF PASTORAL SERVICE IN THE GROWTH OF FAITH Malo, Dorcelina; Anthoni, Jean
EIRENE (JURNAL ILMIAH TEOLOGI) Vol 9 No 2 (2024): Jurnal Eirene
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian, Universitas Kristen Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56942/ejit.v9i2.267

Abstract

Peran pelayanan pastoral dalam pertumbuhan iman diPos pelayanan Makedonia jemaat GKI Maranatha remu adalah judul yang diangkat berdasarkan masalah di jemaat yaitu, peran Pelayanan pastoral dalam pertumbuhan iman jemaat belum terwujud secara efektif seperti yang diharapkan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pertumbuhan iman jemaat Pos Makedonia Km 10 dan juga mengetahui bagaimana peran majelis jemaat dan warga jemaat mengenai pertumbuhan iman jemaat. Menggunakan metode kualitatif, populasi 110 orang dan sampel 30 orang, dengan teknik observasi, studi pustaka dan wawancara. Hasil dari penelitian ini dapat terwujudnya pertumbuhan iman jemaat melalui aktif beribadah, terlibat dalam kegiatan pelayanan dan juga berperilaku baik sesuai ajaran Alkitab. Majelis jemaat dapat memaksimalkan pelayanan pastoral kepada warga jemaat sesuai dengan program pelayanan pastoral yang telah ditetapkan di jemaat, sehingga pertumbuhan iman jemaat dapat terwujud dengan baik
TERIMALAH AKU APA ADANYA: SEBUAH REFLEKSI TEOLOGIS TENTANG PENERIMAAN CARL R. ROGERS: ACCEPT ME AS I AM: A THEOLOGICAL REFLECTION ON ACCEPTANCE CARL R. ROGERS Gultom, Ira Dessy M.; Elias, Thomson Framonty E.; Anthoni, Jean
EIRENE (JURNAL ILMIAH TEOLOGI) Vol 9 No 2 (2024): Jurnal Eirene
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian, Universitas Kristen Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56942/ejit.v9i2.270

Abstract

Indonesia memiliki jumlah penduduk ±263,9 juta. Di dalamnya ada beraneka suku, agama dan ras. Di Indonesia memiliki 6 agama besar yaitu Kristen, Katolik, Islam, Hindu, Budha dan Konghuchu. Sejak dulu sampai sekarang di Indonesia masih banyak orang yang meninggal akibat bunuh diri, yang diduga karena depresi dan tidak dapat menerima kenyataan hidup. Dalam proses perkembangan otak manusia, pertumbuhan, kedewasaan, serta menjalani hidup dengan lebih baik penting adanya hubungan yang baik, alias penerimaan dari salah satu pihak agar hubungan tersebut dapat menyatu. Dalam bukunya yang berjudul On Becoming a Person, Carl R. Rogers menegaskan bahwa beragam hubungan tujuannya adalah membantu proses perkembangan. Baginya, sikap yang demokratis dan menerima merupakan hal yang paling membantu dalam perkembangan seseorang. Semakin terbuka hubungan tersebut, semakin bermanfaat hubungannya. Namun diperlukan penerimaan untuk keterbukaan. Dalam tulisan tugas akhir ini, penulis menggunakan konsep penerimaan yang dikemukakan oleh Carl R. Rogers untuk menunjang proses pelayanan pastoral di Gereja. Dan melihat seberapa penting penerimaan dalam proses pelayanan pastoral. Berdasarkan hasil tulisan tugas akhir ini, penerimaan merupakan hal yang penting dalam pelayanan pastoral. Penerimaan diri merupakan keadaan di mana seorang individu memiliki penilaian yang positif terhadap dirinya, mau menerima serta mengakui segala kelebihan dan kekurangan yang ada dalam dirinya. Menerima diri adalah memiliki penghargaan yang tinggi terhadap diri sendiri, dan tidak bersikap merendahkan diri sendiri. Artinya seseorang mampu menerima dirinya, mampu melihat kelebihan dan kekurangan yang ada pada dirinya. Oleh sebab itu, dalam pelayanan pastoral perlu adanya penerimaan diri, agar seseorang dapat memahami, menerima dan menghargai dirinya dan orang lain.
PERAN KEPEMIMPINAN PEREMPUAN MENURUT KITAB HAKIM-HAKIM 4:1-24 : THE ROLE OF WOMEN'S LEADERSHIP ACCORDING TO JUDGES 4:1-24 Pipa, Nafari; Wattimury, Wiesye Agnes; Anthoni, Jean
EIRENE (JURNAL ILMIAH TEOLOGI) Vol 9 No 2 (2024): Jurnal Eirene
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian, Universitas Kristen Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56942/ejit.v9i2.271

Abstract

Perempuan pada dasarnya dianggap sebagai sosok yang tidak mampun dalam menyelesaikan tanggung jawab . Namun kepemimpinan perempuan mampun memberi motivasi kepada bawahan untuk bekerja lebih baik dengan menunjukan keyakinan dan daya tarik pada pengikutnya dalam memberikan contoh baik, ide-ide yang baik agar bawahannya termotivasi. Agar penulis lebih memahami peran kepemipinan perempuan, penulis melakukan penelitian. Jenis penilitian yang digunakan adalah jenis penelitian kualitatif. Hal tersebut pemahan yang baik tentang kepemipinan perempuan.Dalam kepemimpinannya Debora mengandalkan Tuhan, dan percaya sepenuhnya kepada Tuhan, bahkan ia melaksanakan dua peranan sekaligus dengan penuh tanggungjawab yang disertai dengan iman percaya kepada Tuhan. Meskipun dalam beberapa fungsi berbeda namun seharusnya dari hal ini perempuan dan laki-laki melihat perbadaan sebagai wadah untuk saling melengkapi. Dari teks Hakim-Hakim 4:1-24 memperlihatkan bahwa Allah tidak pernah mempermasalahkan soal gender dalam hal kepemimpinan, hal ini terbukti dari pemilihan Allah untuk Debora dalam memimpin umat Israel
MAKNA PERPULUHAN MENURUT MALEAKHI 3:10 BAGI KEHIDUPANKRISTEN: THE MEANING OF TITHING ACCORDING TO MALACHI 3:10 FOR THE CHRISTIAN LIFE Waiwum, Yolanda Retski; Anthoni, Jean; Montang, Ricky Donald
EIRENE (JURNAL ILMIAH TEOLOGI) Vol 9 No 2 (2024): Jurnal Eirene
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian, Universitas Kristen Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56942/ejit.v9i2.273

Abstract

Tugas akhir ini membahas tentang makna perpuluhan di jemaat GKI Ebenhaezer Solol. Penelitian ini penting untuk dilakukan mengigat perpuluhan adalah hal yang harus dilakukan oleh warga jemaat. Tapi mereka tidak melakukannya, untuk itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman jemaat Ebenhaezer Solol tentang perpuluhan dan faktor-faktor yang menyebabkan tidak memberikan perpuluhan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dengan wawancara. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh jemaat GKI Ebenhaezer Solol yang berjumlah 387 jiwa. Teknik penetapan sampel menggunakan Teknik purposive sampling atau sampel bertujuan. Sampel yang ditetapkan ini di anggap mampu memberikan data yang akurat. Jumlah sampel 30 orang yang terdiri dari 8 orang PKB, 10 orang PW, 7 orang MJ, 5 orang PAM. Hasil penelitian menjelaskan bahwa pemahaman jemaat GKI Ebenhaezer Solol tentang perpuluhan sangat kurang. Umumnya mereka memahami perpuluhan sebagai sesuatu yang menjadi beban, akibatnya hampir semua jemaat tidak memberi perpuluhan. Maka faktor penyebabnya perpuluhan adalah kurangnya ada pembinaan jemaat tentang perpuluhan, kebutuhan ekonomi yang banyak padahal gaji atau upah kerja rendah.
PENTINGNYA IBADAH KELOMPOK SEL PEMURIDAN BAGI KELUARGA KRISTEN : THE IMPORTANCE OF CELL GROUP WORSHIP FOR DISCIPLE FAMILIES Koude, Yoram; Anthoni, Jean; Anouw, Yulian
EIRENE (JURNAL ILMIAH TEOLOGI) Vol 9 No 2 (2024): Jurnal Eirene
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian, Universitas Kristen Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56942/ejit.v9i2.274

Abstract

Ibadah Kelompok Sel Pemuridan di Jemaat GKI Efata Malanu sebagai bentuk pola pelayanan gereja yang mempersempit wilayah pelayanan yang luas kedalam kelompok sel yang terdiri dari 15-20 Kepala Keluarga di dalamnya melatih dan membina anggota sel untuk aktif dan kreatif dalam tugas persekutuan, kesaksian dan pelayanan memuridkan sesame menjadi Murid Kristus berdasarkan (Matius 28:19-20) melalui pertumbuhan rohani dan kesejahteraan hidup. Namun seiring dengan perkembangan saman ada beberapa faktor yang membuat angka kehadiran warga jemaat dalam ibadah kelompok sel menurun dan juga terlihat masih kurang nampak manfaat ibadah kelompok sel bagi kehidupan Keluarga Kristen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab kurang hadirnya warga jemaat dalam ibadah kelompok sel dan juga sejauh mana peran pengajaran gereja tentang arti dan manfaat ibadah kelompok sel bagi Keluarga Kristen Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, studi pustaka dan kuesioner, dengan analisis data berupa Skala Likert dengan item-item pertanyaan dan analisa secara presentasi. Hasil dari penelitian ini adalah semakin berperannya gereja dalam pengajaran dan pembinaan kelompok sel berdasar Alkitab dan juga terdapat tingkat pemahaman warga jemaat tentang arti dan manfaat Ibadah Kelompok Sel bagi Kehidupan Kristen agar semakin meningkatnya angka kehadiran dalam ibadah kelompok sel guna mewujudkan bersama nilai kasih, pengajaran Alkitab, saling memperhatikan dan menolong antar satu anggota dengan yang lainnya guna pertumbuhan rohani di dalam Kristus di masa kini dan masa mendatang. Kata kunci : Ibadah, Kelompok Sel Pemuridan dan Keluarga Kristen
PEMBINAAN TENTANG CARA MEMPERSIAPKAN KHOTBAH SECARA PRAKTIS Donald Montang, Ricky; Anthoni, Jean; Wattimury, Wiesye Agnes; Elias, Thomson F
SOLIDEO Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2` (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56942/js.v1i2`.87

Abstract

Memberitakan Firman Tuhan atau berkhotbah merupakan tugas yang sangat penting bagi para pelayan Tuhan, baik sebagai pendeta atau majelis jemaat dalam mendewasakan rohani jemaat. Tetapi seringkali banyak pelayan Tuhan secara khusus majelis jemaat tidak memahami dengan baik mengenai cara yang baik dan praktis dalam menyampaikan Firman Tuhan. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memberikan pelatihan mengenai cara mempersiapkan khotbah secara praktis sehingga akhirnya bisa berkhotbah dengan baik. Metode yang dipakai adalah metode ceramah dan diskusi, metode ceramah untuk menjelaskan mengenai cara mempersiapkan khotbah secara praktis dan metode diskusi untuk mengetahui kendala-kendala dalam mempersiapkan khotbah. Hasilnya dari pengabdian ini adalah majelis jemaat sudah memahami dengan baik cara mempersiapkan khotbah secara praktis dan sudah mempraktekkannya dengan baik dalam pelayanan di jemaat.