Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

PERAN PELAYANAN PASTORAL DALAM PERTUMBUHAN IMAN: THE ROLE OF PASTORAL SERVICE IN THE GROWTH OF FAITH Malo, Dorcelina; Anthoni, Jean
EIRENE (JURNAL ILMIAH TEOLOGI) Vol 9 No 2 (2024): Jurnal Eirene
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian, Universitas Kristen Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56942/ejit.v9i2.267

Abstract

Peran pelayanan pastoral dalam pertumbuhan iman diPos pelayanan Makedonia jemaat GKI Maranatha remu adalah judul yang diangkat berdasarkan masalah di jemaat yaitu, peran Pelayanan pastoral dalam pertumbuhan iman jemaat belum terwujud secara efektif seperti yang diharapkan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pertumbuhan iman jemaat Pos Makedonia Km 10 dan juga mengetahui bagaimana peran majelis jemaat dan warga jemaat mengenai pertumbuhan iman jemaat. Menggunakan metode kualitatif, populasi 110 orang dan sampel 30 orang, dengan teknik observasi, studi pustaka dan wawancara. Hasil dari penelitian ini dapat terwujudnya pertumbuhan iman jemaat melalui aktif beribadah, terlibat dalam kegiatan pelayanan dan juga berperilaku baik sesuai ajaran Alkitab. Majelis jemaat dapat memaksimalkan pelayanan pastoral kepada warga jemaat sesuai dengan program pelayanan pastoral yang telah ditetapkan di jemaat, sehingga pertumbuhan iman jemaat dapat terwujud dengan baik
TERIMALAH AKU APA ADANYA: SEBUAH REFLEKSI TEOLOGIS TENTANG PENERIMAAN CARL R. ROGERS: ACCEPT ME AS I AM: A THEOLOGICAL REFLECTION ON ACCEPTANCE CARL R. ROGERS Gultom, Ira Dessy M.; Elias, Thomson Framonty E.; Anthoni, Jean
EIRENE (JURNAL ILMIAH TEOLOGI) Vol 9 No 2 (2024): Jurnal Eirene
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian, Universitas Kristen Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56942/ejit.v9i2.270

Abstract

Indonesia memiliki jumlah penduduk ±263,9 juta. Di dalamnya ada beraneka suku, agama dan ras. Di Indonesia memiliki 6 agama besar yaitu Kristen, Katolik, Islam, Hindu, Budha dan Konghuchu. Sejak dulu sampai sekarang di Indonesia masih banyak orang yang meninggal akibat bunuh diri, yang diduga karena depresi dan tidak dapat menerima kenyataan hidup. Dalam proses perkembangan otak manusia, pertumbuhan, kedewasaan, serta menjalani hidup dengan lebih baik penting adanya hubungan yang baik, alias penerimaan dari salah satu pihak agar hubungan tersebut dapat menyatu. Dalam bukunya yang berjudul On Becoming a Person, Carl R. Rogers menegaskan bahwa beragam hubungan tujuannya adalah membantu proses perkembangan. Baginya, sikap yang demokratis dan menerima merupakan hal yang paling membantu dalam perkembangan seseorang. Semakin terbuka hubungan tersebut, semakin bermanfaat hubungannya. Namun diperlukan penerimaan untuk keterbukaan. Dalam tulisan tugas akhir ini, penulis menggunakan konsep penerimaan yang dikemukakan oleh Carl R. Rogers untuk menunjang proses pelayanan pastoral di Gereja. Dan melihat seberapa penting penerimaan dalam proses pelayanan pastoral. Berdasarkan hasil tulisan tugas akhir ini, penerimaan merupakan hal yang penting dalam pelayanan pastoral. Penerimaan diri merupakan keadaan di mana seorang individu memiliki penilaian yang positif terhadap dirinya, mau menerima serta mengakui segala kelebihan dan kekurangan yang ada dalam dirinya. Menerima diri adalah memiliki penghargaan yang tinggi terhadap diri sendiri, dan tidak bersikap merendahkan diri sendiri. Artinya seseorang mampu menerima dirinya, mampu melihat kelebihan dan kekurangan yang ada pada dirinya. Oleh sebab itu, dalam pelayanan pastoral perlu adanya penerimaan diri, agar seseorang dapat memahami, menerima dan menghargai dirinya dan orang lain.
PERAN KEPEMIMPINAN PEREMPUAN MENURUT KITAB HAKIM-HAKIM 4:1-24 : THE ROLE OF WOMEN'S LEADERSHIP ACCORDING TO JUDGES 4:1-24 Pipa, Nafari; Wattimury, Wiesye Agnes; Anthoni, Jean
EIRENE (JURNAL ILMIAH TEOLOGI) Vol 9 No 2 (2024): Jurnal Eirene
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian, Universitas Kristen Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56942/ejit.v9i2.271

Abstract

Perempuan pada dasarnya dianggap sebagai sosok yang tidak mampun dalam menyelesaikan tanggung jawab . Namun kepemimpinan perempuan mampun memberi motivasi kepada bawahan untuk bekerja lebih baik dengan menunjukan keyakinan dan daya tarik pada pengikutnya dalam memberikan contoh baik, ide-ide yang baik agar bawahannya termotivasi. Agar penulis lebih memahami peran kepemipinan perempuan, penulis melakukan penelitian. Jenis penilitian yang digunakan adalah jenis penelitian kualitatif. Hal tersebut pemahan yang baik tentang kepemipinan perempuan.Dalam kepemimpinannya Debora mengandalkan Tuhan, dan percaya sepenuhnya kepada Tuhan, bahkan ia melaksanakan dua peranan sekaligus dengan penuh tanggungjawab yang disertai dengan iman percaya kepada Tuhan. Meskipun dalam beberapa fungsi berbeda namun seharusnya dari hal ini perempuan dan laki-laki melihat perbadaan sebagai wadah untuk saling melengkapi. Dari teks Hakim-Hakim 4:1-24 memperlihatkan bahwa Allah tidak pernah mempermasalahkan soal gender dalam hal kepemimpinan, hal ini terbukti dari pemilihan Allah untuk Debora dalam memimpin umat Israel
MAKNA PERPULUHAN MENURUT MALEAKHI 3:10 BAGI KEHIDUPANKRISTEN: THE MEANING OF TITHING ACCORDING TO MALACHI 3:10 FOR THE CHRISTIAN LIFE Waiwum, Yolanda Retski; Anthoni, Jean; Montang, Ricky Donald
EIRENE (JURNAL ILMIAH TEOLOGI) Vol 9 No 2 (2024): Jurnal Eirene
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian, Universitas Kristen Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56942/ejit.v9i2.273

Abstract

Tugas akhir ini membahas tentang makna perpuluhan di jemaat GKI Ebenhaezer Solol. Penelitian ini penting untuk dilakukan mengigat perpuluhan adalah hal yang harus dilakukan oleh warga jemaat. Tapi mereka tidak melakukannya, untuk itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman jemaat Ebenhaezer Solol tentang perpuluhan dan faktor-faktor yang menyebabkan tidak memberikan perpuluhan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dengan wawancara. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh jemaat GKI Ebenhaezer Solol yang berjumlah 387 jiwa. Teknik penetapan sampel menggunakan Teknik purposive sampling atau sampel bertujuan. Sampel yang ditetapkan ini di anggap mampu memberikan data yang akurat. Jumlah sampel 30 orang yang terdiri dari 8 orang PKB, 10 orang PW, 7 orang MJ, 5 orang PAM. Hasil penelitian menjelaskan bahwa pemahaman jemaat GKI Ebenhaezer Solol tentang perpuluhan sangat kurang. Umumnya mereka memahami perpuluhan sebagai sesuatu yang menjadi beban, akibatnya hampir semua jemaat tidak memberi perpuluhan. Maka faktor penyebabnya perpuluhan adalah kurangnya ada pembinaan jemaat tentang perpuluhan, kebutuhan ekonomi yang banyak padahal gaji atau upah kerja rendah.
PENTINGNYA IBADAH KELOMPOK SEL PEMURIDAN BAGI KELUARGA KRISTEN : THE IMPORTANCE OF CELL GROUP WORSHIP FOR DISCIPLE FAMILIES Koude, Yoram; Anthoni, Jean; Anouw, Yulian
EIRENE (JURNAL ILMIAH TEOLOGI) Vol 9 No 2 (2024): Jurnal Eirene
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian, Universitas Kristen Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56942/ejit.v9i2.274

Abstract

Ibadah Kelompok Sel Pemuridan di Jemaat GKI Efata Malanu sebagai bentuk pola pelayanan gereja yang mempersempit wilayah pelayanan yang luas kedalam kelompok sel yang terdiri dari 15-20 Kepala Keluarga di dalamnya melatih dan membina anggota sel untuk aktif dan kreatif dalam tugas persekutuan, kesaksian dan pelayanan memuridkan sesame menjadi Murid Kristus berdasarkan (Matius 28:19-20) melalui pertumbuhan rohani dan kesejahteraan hidup. Namun seiring dengan perkembangan saman ada beberapa faktor yang membuat angka kehadiran warga jemaat dalam ibadah kelompok sel menurun dan juga terlihat masih kurang nampak manfaat ibadah kelompok sel bagi kehidupan Keluarga Kristen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab kurang hadirnya warga jemaat dalam ibadah kelompok sel dan juga sejauh mana peran pengajaran gereja tentang arti dan manfaat ibadah kelompok sel bagi Keluarga Kristen Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, studi pustaka dan kuesioner, dengan analisis data berupa Skala Likert dengan item-item pertanyaan dan analisa secara presentasi. Hasil dari penelitian ini adalah semakin berperannya gereja dalam pengajaran dan pembinaan kelompok sel berdasar Alkitab dan juga terdapat tingkat pemahaman warga jemaat tentang arti dan manfaat Ibadah Kelompok Sel bagi Kehidupan Kristen agar semakin meningkatnya angka kehadiran dalam ibadah kelompok sel guna mewujudkan bersama nilai kasih, pengajaran Alkitab, saling memperhatikan dan menolong antar satu anggota dengan yang lainnya guna pertumbuhan rohani di dalam Kristus di masa kini dan masa mendatang. Kata kunci : Ibadah, Kelompok Sel Pemuridan dan Keluarga Kristen
PEMBINAAN TENTANG CARA MEMPERSIAPKAN KHOTBAH SECARA PRAKTIS Donald Montang, Ricky; Anthoni, Jean; Wattimury, Wiesye Agnes; Elias, Thomson F
SOLIDEO Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2` (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56942/js.v1i2`.87

Abstract

Memberitakan Firman Tuhan atau berkhotbah merupakan tugas yang sangat penting bagi para pelayan Tuhan, baik sebagai pendeta atau majelis jemaat dalam mendewasakan rohani jemaat. Tetapi seringkali banyak pelayan Tuhan secara khusus majelis jemaat tidak memahami dengan baik mengenai cara yang baik dan praktis dalam menyampaikan Firman Tuhan. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memberikan pelatihan mengenai cara mempersiapkan khotbah secara praktis sehingga akhirnya bisa berkhotbah dengan baik. Metode yang dipakai adalah metode ceramah dan diskusi, metode ceramah untuk menjelaskan mengenai cara mempersiapkan khotbah secara praktis dan metode diskusi untuk mengetahui kendala-kendala dalam mempersiapkan khotbah. Hasilnya dari pengabdian ini adalah majelis jemaat sudah memahami dengan baik cara mempersiapkan khotbah secara praktis dan sudah mempraktekkannya dengan baik dalam pelayanan di jemaat.
MEMPERLENGKAPI GENERASI MUDA DENGAN PENGENALAN AKAN KRISTUS DI SMA NEGERI 3 KOTA SORONG Watak, Skivo Reiner; Iwanggin, Alexanderina Paulina; Putnarubun, Adolfina; Ohoiwutun, Korneles V.; Andi, Sophian; Anouw, Yulian; Kwatolo, Agustinus; Anthoni, Jean; Pattinama, Inggrid Gracia
SOLIDEO Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2` (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56942/js.v1i2`.90

Abstract

Mendidik anak adalah suatu pekerjaan atau tugas yang sangat mulia bagi para pendidik di sekolah. Karena tugas ini berhubungan dengan kualitas moral dari penduduk negara dimana mereka tinggal. Sebagaimana bangsa Indonesia yang sedang mengalami krisis karakter, korupsi merajalela dimana-mana, mentalitas meminta-minta, koflik horizontal atas dasar SARA, suka merusak bangsa sendiri dengan aksi-aksi demo untuk menjatuhkan kelompok masyarakat yang tidak sepaham dengan pendapat kelompoknya. Pendidikan ini dimulai dari anak-anak pada masa pertumbuhan untuk membangun suatu pribadi yang memiliki mental berkualitas. Sehingga setiap orang tua harus memiliki pola dasar pendidikan anak. Pelaksanan pengabdian ini bertujuan untuk memperlengkapi generasi muda dengan pengenalan akan Kristus sehingga diharapkan generasi muda setelah mengenal Kristus memiliki kepribadian yang baik.
PEMBINAAN TENTANG KARAKTER SISWA KRISTEN DI DISTRIK SORONG KEPULAUAN Watak, Skivo Reiner; Iwanggin, Alexanderina Paulina; Ohoiwutun, Korneles V.; Anthoni, Jean; Pattinama, Inggrid Gracia
SOLIDEO Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Solideo
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56942/js.v2i1.161

Abstract

Penddikan merupkan hal yang sangat penting bagi manusia tidak peduli di mana mereka berada. Pendidikan mengajarkan semua aspek ilmu pengetahuan dan teknologi. Namun, hanya memberikan pengetahuan tentang ilmu pengetahuan, sejarah, teknologi, dan teori-teori lainnya tidak cukup. Jumlah kasus kriminal yang meningkat akhir-akhir ini termasuk salah satu masalah yang sudah lama ada di negara kita, korupsi. Pelaksanaan kegiatan “Pembinaan Tentang Karakter Siswa Kristen” yang dilaksanakan di SMA Negeri 4 Kota Sorong, dengan mekanisme sebagai berikut :1)Siswa-Siswi SMA Negeri 4 Kota Sorong diundang untuk menghadiri kegiatan pengabdian kepada masyarakat Universitas Kristen Papua. 2) Dosen, Tenaga Kependidikan dan Mahasiswa Fakultas Teologi hadir dalam kegiatan pengabdian d SMA Negeri 4 Kota Sorong. 3) Mahasiswa dan Dosen memperkenalkan diri dan menjelaskan tujuan kegiatan. 4) Dosen dan mahasiswa memberikan materi tentang Karakter Siswa Kristen Memperlengkapi generasi muda dengan pengenalan akan Kristus di SMA Negeri 4 Kota Sorong telah berjalan baik dan tepat sasaran. Kegiatan ini juga sebagai bentuk upaya peningkatan Tri Dharma Perguruan Tinggi di lingkungan kampus UKiP.
PEMBINAAN TENTANG PEMAHAMAN TRITUNGGAL DIKALANGAN GENERASI MUDA Montang, Ricky Donald; Anthoni, Jean; Elias, Thomson Framonty E
SOLIDEO Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Solideo
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56942/js.v2i1.174

Abstract

Doktrin tentang Tritunggal merupakan doktrin Kristen yang sangat sulit untuk dipahami sehingga seringkali menimbulkan kontroversi dan berbagai macam pertanyaan. Karena itu doktrin ini harus dijelaskan dengan baik sehingga bisa memahaminya dengan baik dan benar. Metodenya dalam bentuk ceramah dan diskusi, metode ceramah disampaikan dalam bentuk power point sehingga memudahkan untuk memahaminya sementara bentuk diskusi supaya bisa mengukur sejauh mana pemahaman generasi muda tentang doktrin Tritunggal. Hasilnya, setelah diskusi terlihat bahwa awalnya generasi muda masih kurang paham mengenai Tritunggal tetapi setelah dijelaskan mereka suamu mulai memahami dengan baik dan benar mengenai doktrin Tritunggal
STRATEGI YANG TEPAT DALAM MENGATASI KEHADIRAN PEMUDA DALAM IBADAH Anthoni, Jean; Anouw, Yulian; Heluk, Kristina
Jurnal Neria Vol 1 No 2 (2023): Neria
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56942/neria.v1i1.151

Abstract

PenelitPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor-faktor penyebab menurunnya kehadiran pemuda dalam mengikuti ibadah pemuda di gereja GBI Penuai Pondok Persaudaraan.serta menjelaskan kajian teori tindakan terhadap faktor-faktor penyebab menurunnya kehadiran pemuda dalam mengikuti ibadah pemuda. GBI Penuai Pondok Persaudaraan. Faktor kesibukan, menunggu ajakan teman dekat, termasuk dalam tindakan sosial Rasional Instrumental. Faktor kejenuhan, kebosanan dalam ibadah, selanjutnya pribadi yang susah bergaul, tertutup atau introvert, beberapa hal di atas juga selaras dengan teori Tindakan Sosial Afektif. Faktor ibadah yang terkesan monoton atau tidak kreatif, hal tersebut selaras dengan teori Tindakan sosial Tradisional. Ibadah merupakan sarana pembentukan, pertumbuhan dan perkembangan spiritualitas. Spiritualitas manusia terjadi dalam tiga bentuk relasi yaitu kepada Allah, alam, dan sesama manusia. Kehidupan pemuda akan selalu saling membutuhkan satu dengan yang lainnya. Kehidupan spiritualitas mengalami pertumbuhan dan perkembangan dalam tiga bentuk relasi kepada Allah, alam dan sesama manusia.