Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

MEMPERLENGKAPI GENERASI MUDA DENGAN PENGENALAN AKAN KRISTUS DI SMA NEGERI 3 KOTA SORONG Watak, Skivo Reiner; Iwanggin, Alexanderina Paulina; Putnarubun, Adolfina; Ohoiwutun, Korneles V.; Andi, Sophian; Anouw, Yulian; Kwatolo, Agustinus; Anthoni, Jean; Pattinama, Inggrid Gracia
SOLIDEO Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2` (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56942/js.v1i2`.90

Abstract

Mendidik anak adalah suatu pekerjaan atau tugas yang sangat mulia bagi para pendidik di sekolah. Karena tugas ini berhubungan dengan kualitas moral dari penduduk negara dimana mereka tinggal. Sebagaimana bangsa Indonesia yang sedang mengalami krisis karakter, korupsi merajalela dimana-mana, mentalitas meminta-minta, koflik horizontal atas dasar SARA, suka merusak bangsa sendiri dengan aksi-aksi demo untuk menjatuhkan kelompok masyarakat yang tidak sepaham dengan pendapat kelompoknya. Pendidikan ini dimulai dari anak-anak pada masa pertumbuhan untuk membangun suatu pribadi yang memiliki mental berkualitas. Sehingga setiap orang tua harus memiliki pola dasar pendidikan anak. Pelaksanan pengabdian ini bertujuan untuk memperlengkapi generasi muda dengan pengenalan akan Kristus sehingga diharapkan generasi muda setelah mengenal Kristus memiliki kepribadian yang baik.
PEMBINAAN TENTANG KARAKTER SISWA KRISTEN DI DISTRIK SORONG KEPULAUAN Watak, Skivo Reiner; Iwanggin, Alexanderina Paulina; Ohoiwutun, Korneles V.; Anthoni, Jean; Pattinama, Inggrid Gracia
SOLIDEO Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Solideo
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56942/js.v2i1.161

Abstract

Penddikan merupkan hal yang sangat penting bagi manusia tidak peduli di mana mereka berada. Pendidikan mengajarkan semua aspek ilmu pengetahuan dan teknologi. Namun, hanya memberikan pengetahuan tentang ilmu pengetahuan, sejarah, teknologi, dan teori-teori lainnya tidak cukup. Jumlah kasus kriminal yang meningkat akhir-akhir ini termasuk salah satu masalah yang sudah lama ada di negara kita, korupsi. Pelaksanaan kegiatan “Pembinaan Tentang Karakter Siswa Kristen” yang dilaksanakan di SMA Negeri 4 Kota Sorong, dengan mekanisme sebagai berikut :1)Siswa-Siswi SMA Negeri 4 Kota Sorong diundang untuk menghadiri kegiatan pengabdian kepada masyarakat Universitas Kristen Papua. 2) Dosen, Tenaga Kependidikan dan Mahasiswa Fakultas Teologi hadir dalam kegiatan pengabdian d SMA Negeri 4 Kota Sorong. 3) Mahasiswa dan Dosen memperkenalkan diri dan menjelaskan tujuan kegiatan. 4) Dosen dan mahasiswa memberikan materi tentang Karakter Siswa Kristen Memperlengkapi generasi muda dengan pengenalan akan Kristus di SMA Negeri 4 Kota Sorong telah berjalan baik dan tepat sasaran. Kegiatan ini juga sebagai bentuk upaya peningkatan Tri Dharma Perguruan Tinggi di lingkungan kampus UKiP.
PEMBINAAN TENTANG PEMAHAMAN TRITUNGGAL DIKALANGAN GENERASI MUDA Montang, Ricky Donald; Anthoni, Jean; Elias, Thomson Framonty E
SOLIDEO Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Solideo
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56942/js.v2i1.174

Abstract

Doktrin tentang Tritunggal merupakan doktrin Kristen yang sangat sulit untuk dipahami sehingga seringkali menimbulkan kontroversi dan berbagai macam pertanyaan. Karena itu doktrin ini harus dijelaskan dengan baik sehingga bisa memahaminya dengan baik dan benar. Metodenya dalam bentuk ceramah dan diskusi, metode ceramah disampaikan dalam bentuk power point sehingga memudahkan untuk memahaminya sementara bentuk diskusi supaya bisa mengukur sejauh mana pemahaman generasi muda tentang doktrin Tritunggal. Hasilnya, setelah diskusi terlihat bahwa awalnya generasi muda masih kurang paham mengenai Tritunggal tetapi setelah dijelaskan mereka suamu mulai memahami dengan baik dan benar mengenai doktrin Tritunggal
STRATEGI YANG TEPAT DALAM MENGATASI KEHADIRAN PEMUDA DALAM IBADAH Anthoni, Jean; Anouw, Yulian; Heluk, Kristina
Jurnal Neria Vol 1 No 2 (2023): Neria
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56942/neria.v1i1.151

Abstract

PenelitPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor-faktor penyebab menurunnya kehadiran pemuda dalam mengikuti ibadah pemuda di gereja GBI Penuai Pondok Persaudaraan.serta menjelaskan kajian teori tindakan terhadap faktor-faktor penyebab menurunnya kehadiran pemuda dalam mengikuti ibadah pemuda. GBI Penuai Pondok Persaudaraan. Faktor kesibukan, menunggu ajakan teman dekat, termasuk dalam tindakan sosial Rasional Instrumental. Faktor kejenuhan, kebosanan dalam ibadah, selanjutnya pribadi yang susah bergaul, tertutup atau introvert, beberapa hal di atas juga selaras dengan teori Tindakan Sosial Afektif. Faktor ibadah yang terkesan monoton atau tidak kreatif, hal tersebut selaras dengan teori Tindakan sosial Tradisional. Ibadah merupakan sarana pembentukan, pertumbuhan dan perkembangan spiritualitas. Spiritualitas manusia terjadi dalam tiga bentuk relasi yaitu kepada Allah, alam, dan sesama manusia. Kehidupan pemuda akan selalu saling membutuhkan satu dengan yang lainnya. Kehidupan spiritualitas mengalami pertumbuhan dan perkembangan dalam tiga bentuk relasi kepada Allah, alam dan sesama manusia.
PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DALAM MENGATASI ANAK BERMASALAH Masreng, Yomima Okalina; Iwanggin, Alexanderina Paulina; Anthoni, Jean
Jurnal Neria Vol 2 No 1 (2024): Neria: Jurnal Pendidikan Agama Kristen
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56942/jurnalneria.v2i1.183

Abstract

Dalam Rangka meningkatkan kualitas karakter anak yang baik dalam bidang pendidikan, maka masalah yang harus dapat diperhatikan adalah karakter siswa. Setiap siswa memiliki karakter yang berbeda-beda baik itu sikap, perilaku, tuturkata, tindakan dan lain sebagainya dalam menghadapi suatu situasi yang baru. SMA Papua kota sorong masih membutuhkan peran Guru Agama untuk membentuk karakter Anak disekolah sebab kenyataannya karakter anak disekolah belum sesuai dengan harapan yang baik. Kurangnya Peran guru dapat mempengaruhi proses pembentukan karakter anak yang baik disekolah. Dalam menilitian ini metode yang dipakai kualitatif yang dimana metode ini adalah penelitian peneliti meneliti secara langsung ke lapangan dalam hal ini mencari data atau informasi. Populasi dalam dari penelitian ini adalah 62 orang Sehingga penulis akan mengambil sampel dari beberapa jumlah yang ada untuk melakukan sesi wawancara, jumlah sampel adalah 21 orang yang terdiri dari 11 siswa dari kelas IPA/IPS dan 10 tenaga pengajar/guru . Hasil yang ditemukan oleh penulis pada tempat penelitian yaitu di sekolah SMA Papua kota sorong membutuhkan peran Guru terkhususnya juga Guru PAK dalam mengatasi masalah yang terjadi pada Anak-anak yang menempuh pendidikan di sekolah tersebut.
PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DALAM MENGATASI KENAKALAN SISWA Iek, Yuliana; Ohoiwutun, Korneles Viktor; Anthoni, Jean
Jurnal Neria Vol 2 No 1 (2024): Neria: Jurnal Pendidikan Agama Kristen
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56942/jurnalneria.v2i1.185

Abstract

Kenakalan siswa merupakan salah satu hal yang menyimpang karena ada hal-hal negatif yang dipengaruhi oleh banyak faktor, baik faktor internal maupun faktor eksternal dan dari dalam diri siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran Guru PAK sebagai pembimbing bagi siswa/siswi di sekolah dan untuk mengetahui faktor-faktor apa sajakah yang mempengaruhi perilaku siswa di Sekolah Menengah Pertama YPK 1 Imanuel Jitmau. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan teknik analisis data kualitatif yang bersifat induktif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Peran guru PAK dalam mengatasi kenakalan siswa di SMP YPK Imanuel sudah maksimal. Ada guru PAK yang mengatakan bahwa bimbingan yang guru PAK lakukan membawa dampak positif. Adapun peran yang dilakukan guru PAK untuk mengatasi masalah kenakalan siswa yaitu dengan diberlakukannya sanksi terhadap siswa yang melakukan pelanggaran. Sehingga diharapkan tidak terjadi pelanggaran selanjutnya dan menimbulkan efek jera terhadap siswa. Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku siswa di SMP YPK 1 Imanuel Jitmau adalah faktor keluarga yaitu kurang perhatiannya orang tua terhadap anaknya, kurang kasih sayang, kurang memberikan pendidikan agama yang baik, kurang memberi contoh teladan seperti budi pekerti, disiplin serta tanggung jawab, faktor lingkungan sekolah yaitu perlakuan guru yang tidak adil, hukuman yang kurang menunjang tercapainya tujuan pendidikan, ancaman dan penerapan disiplin terlalu ketat, kurang harmonis hubungan siswa dan guru, serta kurangnya kesibukan belajar di rumah, yang terakhir faktor lingkungan masyarakat yaitu persaingan dalam ekonomi, pengangguran, sosial media dan fasilitas rekreasi.
EFEKTIVITAS PELAYANAN PASTORAL TERHADAP KEHADIRAN PEMUDA DALAM IBADAH Sopamena, Precilia Julia Christina; Montang, Ricky Donald; Anthoni, Jean
Jurnal Neria Vol 2 No 1 (2024): Neria: Jurnal Pendidikan Agama Kristen
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56942/jurnalneria.v2i1.186

Abstract

Pentingnya Pelayanan Pastoral Terhadap Kehadiran Pemuda Dalam Pelayanan Ibadah di Jemaat GKI Betlehem PGB Malawei adalah judul yang diangkat dari masalah di jemaat yaitu kehadiran pemuda cukup minim dalam ibadah dan peran yang dilakukan oleh Gereja belum semaksimal mungkin dalam meningktkan kehadiran pemuda dalam ibadah. Penelitian ini untuk mengetahui factor penyebab kurangnya kehadiran pemuda dalam ibadah dan juga mengetahui apa upaya Gereja demi meningkatkan minat pemuda untuk terus hadir dalam ibadah.Metode penelitian yang digunakan dalam meneliti menggunakan metode kualitatif,populasi 120 orang,sampel 40 orang,menggunakan teknik observasi,studi kepustakaan dan wawancara.Hasil dari penelitian ini adalah pemuda perlu meningkatkan kehadirannya dalam ibadah ,juga harus terlibat aktif dalam pelayanan unsure,pemuda serta pelayanan jemaat. Gereja/Majelis jemaat perlu berperan lebih dalam memberikan pengajaran dan pertumbuhan rohani bagi pemuda,agar pemuda dapat memahami pentingnya ibadah dan juga pelayanan pastoral bagi kehidupan pemuda sehingga semakin terus terlibat dalam dalam ibadah serta pelayanan.