Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Blora Local Wisdom 2D Animation Video-Based Learning Media Development in Improving 5th Grade Students’ Writing Skills Galih Cahya Pratama; Ali Sunarso; Panca Dewi Purwati
Journal of Primary Education Vol 11 No 3 (2022): September2022
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpe.v11i3.74342

Abstract

The problem that SDN Bacem 01 Blora facing is the lack of local wisdom-based learning media and students’ poor writing skill. This research aimed to develop 2D animation video based on Blora’s Local Knowledege as a learning media to improve 5th grade students’ ability in writing imaginative text. This research was using Research and Development Method (R&D) with ADDIE (Analysis, Design, Develoment, Implementation, and Evaluation) as the development procedures. The sample of this research was 5th grade students’ of SDN Bacem 01 Blora and SDN Bacem 02 Blora. Questionnaires consisted of media expert, materials expert, teachers’ response, observers’ response, and students’ response were the tools to obtain the data needed. The results of this research gained 93% of media expert, 96% of materials expert, 87% of teachers’ response, 89% of observers’ response, and 82% of students’ response. In conclusion, 2D animation video-based media development was feasible to be utilized to improve students’ ability in writing imaginative text based on Blora’s local wisdom.
Upaya Peningkatan Hasil Belajar Matematika Menggunakan Media Musik Pada Materi Mengahafal Rumus Bangun Datar Sekolah Dasar Cahya Pratama, Galih; Waluyo, Edi; Setiawan, Deni
Jurnal Penelitian Tindakan Kelas Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Penelitian Tindakan Kelas (Mei)
Publisher : CV Bimbingan Belajar Assyfa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61650/jptk.v1i1.121

Abstract

Permasalahan yang terdapat di SDN Bacem 02 Blora yaitu kurangnya kemampuan hasil belajar matematika dalam penghafalan rumus matematika. Dengan hal tersebut tujuan dalam peneliti adalah untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa dengan menerapkan model discovery berbantu media musik, Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), Penelitian ini menggunakan model Discovery berbantu media music, data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah deskripsi kualitatif, dengan 3 siklus, yaitu siklus I, Siklus II, Siklus III, sebagai perbandingan kemajuan dalam penelitian, Hasil menunjukkan bahwa Peningkatan rata-rata hasil belajar siswa terlihat dari hasil refleksi awal sebesar 43,66 pada siklus pertama naik menjadi 71,43, siklus kedua naik menjadi 76,84 dan pada siklus ketiga naik menjadi 81,72. Pada refleksi awal dari persentase ketuntasan sebesar 21,43% atau 6 dari 28 siswa, pada siklus pertama meningkat menjadi 50% atau 14 dari 28 siswa, kemudian pada siklus kedua meningkat 60,71% atau 17 dari 28 siswa dan pada siklus ketiga meningkat 85, 71%. Maka dapat disimpulkan bahwa media music berbantu model pembelajaran discovery mampu meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas V SDN Bacem 02 Blora.
Kontruksi Sosial Guru Terhadap Implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Sekolah Dasar Kota Semarang Martini, Martini; Sugiarto, Eko; Atmaja, Hamdan Tri; Pratama, Galih Cahya
Jurnal Pendidikan Sultan Agung Vol 4, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp-sa.v4i3.40127

Abstract

Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa: (1)Pengetahuan dan pemahaman guru tentang proyek penguatan profil pelajar pancasila didapat melalui berbagai kegiatan pelatihan secara offline maupun online. Pelatihan yang diikuti oleh guru SDN Kuningan 02, SD Islam Sultan Agung 02, dan SD Kanisius Hasanudin beragam ada yang karena inisiatif sendiri dan karena menjalankan tugas dari kepala sekolah untuk mengikuti kegiatan pelatihan tentang kurikulum merdeka dan proyek penguatan profil pelajar pancasila yang diadakan oleh dinas pendidikan kota Semarang. (2) Implementasi proyek penguatan profil pelajar pancasila di SDN Kuningan 02, SD Islam Sultan Agung 02, dan SD Kanisius Hasanudin sudah dilaksanakan sesuai tahapan pelaksanaan P5. (3) Hasil Implementasi proyek penguatan profil pelajar pancasila pada jenjang sekolah dasar di ketiga sekolah tersebut membawa dampak perubahan karakter dan prestasi peserta pdidik. Peserta didik merasa senang dan antuasias dalam mengikuti kegiatan Proyek penguatan profil pelajar pancasila yang dilaksanakan dengan melibatkan orangtua peserta didik dunia industri dan pemerintah
Analisis Gaya Belajar Siswa Sekolah Dasar di Tinjau dari Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka : Literatur Review Septiaseh, Dwi; Pratama, Galih Cahya; Haniah, Munnal; Ridhaningtyas, Latifa Putri
Jurnal Pendidikan Sultan Agung Vol 4, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp-sa.v4i3.40390

Abstract

AbstrakKurikulum merdeka menekankan pada pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik siswa. Senada dengan pembelajaran berdiferensiasi yang mengutamakan  kebutuhan siswa dalam proses pembelajaran. Akan tetapi, penelitian yang mengangkat tema  implementasi pembelajaran berdiferensiasi masih sedikit khusunya tingkat sekolah dasar. Dari permasalahan ini, peneliti tertarik untuk melakukan literatur riview  tentang pembelajaran berdiferensiasi pada kurikulum merdeka di sekolah dasar. Penelitian ini memiliki dua tujuan antara lain pertama menguraikan pembelajaran berdiferensiasi. Kedua memaparkan hasil dari penerapan pembelajaran berdiferensiasi dalam kurikulum merdeka. Metode yang digunakan yaitu literatur riview dengan bantuan Google Scholar dan Scopus dengan rentang waktu dari tahun 2021 hingga 2023 dan dengan bantuan kata kunci “pembelajaran berdiferensiasi, kurikulum merdeka dan gaya belajar siswa”  diperoleh 38 artikel. Dari 28 artikel di lakukan analisis sesuai dengan tema dan kajian sehingga diperoleh 5 artikel. Hasil dari kajian literatur riview  yaitu terdapat tiga aspek dalam pembeljaran berdiferensiasi yaitu konten, proses dan produk/proyek dan pembelajaran berdiferensiasi dasar dari tujuan kurikulum merdeka yang menekan pada pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik siswa sehingga dapat menumbuh kembangkan potensi dan hasil belajar siswa.
Effectiveness of the stad reading aloud model to improve narrative text literacy Muslikhin, Muslikhin; Raharjo, Tri Joko; Purwati, Panca Dewi; Pratama, Galih Cahya
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 12, No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Prodi PGSD FKIP Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/pendas.12.1.106-116

Abstract

This study was conducted to provide an overview and description of improving narrative text literacy by using the reading aloud method as one way to improve and strengthen students' narrative text literacy skills in the AKM class. The approach taken in this writing is to use a quantitative approach, namely by obtaining pre-test and post-test data processed using SPSS data, namely the Paired Sample T-Test. The results of this study indicate that a reading culture by reading aloud can have an influence on improving students' narrative text literacy at Ketanggungan 07 Brebes Elementary School. Students' enthusiasm in understanding narrative texts with this method is quite good. This is evidenced by an increase in the AKM class from data processing, the data obtained is p <0.05, H0 is rejected which indicates that there is a significant increase.
A Literature Review: Analyzing the Rawa Pening Folktale to Foster Character Education in Elementary School Nurul Farhin; Galih Cahya Pratama
International Journal of Active Learning Vol. 10 No. 2 (2025): October 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijal.v10i2.25252

Abstract

This study aims to analyze the character values contained in the Rawa Pening folklore and their relevance to character education in elementary schools. This research is a type of literature study, which is used to explore the topic related to the character values embedded in the Rawa Pening folklore and their implementation for elementary school students.Literature was collected from Google Scholar using the keywords “character values” and “Rawa Pening folklore.” The inclusion criteria for source selection included publications from 2021 to 2025. A total of 7 relevant and representative articles were selected for further analysis. The data were analyzed through a process of classification and categorization, thematic analysis, and synthesis and interpretation. Based on the results of the literature review, it was found that the Rawa Pening folklore holds strong potential for instilling character values in elementary school students, such as responsibility, empathy, and humility, which can be internalized through classroom learning activities.
Development of Snakes and Ladders Media Based on Blora Local Wisdom in Practicing Writing Skills in Indonesian Language Subjects for Elementary School Students Pratama, Galih Cahya; Yuniawan, Tommi; Purwati, Panca Dewi
Proceedings of International Conference on Science, Education, and Technology Vol. 11 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem at SDN Bacem 02 Blora is related to the low writing ability of students. In this case, the researcher wants to design a snake and ladder media in which a story based on Blora's local wisdom is inserted. The purpose of this study is to develop a snake and ladder media to train students' writing skills in the Indonesian Language subject in elementary schools. The research was conducted using the development method (Research and Development), using the ADDIE model (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). Data collection techniques used questionnaires from media experts, questionnaires from material experts, and assessments on students' writing skills in the Indonesian Language subject in the form of graphs. The results in the development of the snake and ladder media were 91% from media experts and 96% from material experts. Then, from the writing ability, it can be seen in the graph that always increases in each meeting.
Strengthening Character Education Through The Local Cultural Values Of The Five Palambang Of Semende South Sumatra As A Provision For The Generation Of Alpha (Gen A) Septiaseh, Dwi; Haniah, Munnal; Pratama, Galih Cahya; Munfariqoh, Aqidatul
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 16 No. 1 (2025)
Publisher : Directorate of Research and Community Service, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpka.v16i1.78614

Abstract

Generation Alpha has unique characteristics from previous generations. This generation grows up surrounded by technology and easily accessible information. Therefore, it is important to equip them with strong character education in order to become a resilient and noble generation. This research aims to find out the values of Lima Palembang Semende that are internalised and manifested in the daily behaviour of individuals, thus providing the formation and strengthening of the Alpha generation's character. The method in this research is descriptive qualitative. Data collection from structured interviews, documentation and literature review related to cultural values in character building with Semende customs. Miles & Huberman data collection technique with 4 stages, namely data collection, data reduction, data display and conclusion drawing. The results showed that the local cultural values of the Five Palambang of Semende Custom (jale, axe, kujur, guji and tebat) can shape and strengthen character education such as honesty, trustworthiness, mutual cooperation, deliberation to strengthen the character of the Alpha generation. These values can be instilled in the Alpha Generation through various activities that are appropriate to their age and development. Explicitly, these findings provide an interaction between the five symbols of Semende custom with the alpha generation who are familiar with digital technology such as reinterpretation of virtual reality technology by creating game characters with cultural and moral values such as justice, gotong royong. Furthermore, cultural hybridisation, where the alpha generation can combine traditional values with modern lifestyles. This research provides recommendations for stakeholders in education, culture, and society to work together in preserving the local cultural values of the Five Palembang Adat Semende with digital technology has great potential to strengthen the character and moral education of the Alpha generation.
GAMIFIKASI DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA: MENINGKATKAN BERPIKIR KREATIF SISWA MI QUDSIYYAH KUDUS Albab, Ulil; Pratama, Galih Cahya
JISPE Journal of Islamic Primary Education Vol. 6 No. 02 (2025): JISPE Journal of Islamic Primary Education
Publisher : Institut Daarul Qur'an Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51875/jispe.v6i02.967

Abstract

Pembelajaran matematika seringkali menantang bagi siswa, membutuhkan pendekatan kreatif dan inovatif untuk membantu mereka memahami konsep dan menumbuhkan antusiasme belajar. Dengan kemajuan teknologi dan tuntutan pembelajaran abad ke-21, pendidik dituntut untuk mengintegrasikan metode yang meningkatkan keterlibatan siswa. Studi ini bertujuan untuk mengimplementasikan pendekatan berbasis gamifikasi untuk meningkatkan pemikiran kreatif dalam kemampuan berhitung siswa. Metode penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah penelitian data kuantitatif. Pengumpulan data kuantitatif dalam studi ini menggunakan hasil tes pemecahan masalah pemikiran kreatif. Pengaruh signifikan gamifikasi terhadap pemikiran kreatif dapat dilihat dari nilai R-square, yaitu 0,975, atau 97,5%. Sisanya 2,5% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti. Selanjutnya, tiga indikator digunakan: 1) Kelancaran, 2) Fleksibilitas, dan 3) Kebaruan. Pertanyaan dengan sampel 32 siswa MI Qudsiyyah Kudus memperoleh rata-rata hasil siswa di setiap kategori, termasuk yang memiliki pemikiran kreatif tinggi sebesar 32,5%, pemikiran kreatif sedang sebesar 55%, dan 12,5% pada kategori pemikiran kreatif rendah. Hasil ini menunjukkan bahwa penerapan gamifikasi 5 poin tercepat berpengaruh terhadap pemikiran kreatif, sehingga proses pembelajaran dapat menjadi pilihan efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa di kelas Matematika. Dengan demikian, penggunaan gamifikasi 5 poin tercepat dapat menjadi strategi pembelajaran yang relevan dalam menghadapi tantangan pendidikan saat ini.
Pendampingan Guru dalam Merancang Pembelajaran Inovatif Berbasis Coding dan AI untuk Meningkatkan Literasi Teknologi Pratama, Galih Cahya; Afandi, Muhamad; Iskandar, Puguh Ardianto; Albab, Ulil
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 16, No 4 (2025): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v16i4.25410

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru sekolah dasar dalam merancang pembelajaran inovatif berbasis coding dan artificial intelligence (AI) guna memperkuat literasi teknologi di era digital. Program dilaksanakan di salah satu sekolah dasar mitra di Kabupaten Temanggung dengan melibatkan 20 guru menggunakan pendekatan mixed method untuk memperoleh gambaran menyeluruh tentang efektivitas pelatihan. Kegiatan meliputi pengenalan konsep computational thinking, penggunaan platform Code.org untuk praktik coding sederhana, serta pemanfaatan AI tools seperti ChatGPT dan Gemini dalam penyusunan perangkat ajar digital. Hasil uji Paired Sample T-Test menunjukkan peningkatan signifikan kemampuan guru, dari rata-rata pre-test 65,55 menjadi post-test 85,35 (Sig. 0,001), menandakan efektivitas pelatihan dalam meningkatkan keterampilan integrasi teknologi. Secara kualitatif, guru menunjukkan perubahan positif dalam sikap, minat, dan kepercayaan diri terhadap pemanfaatan teknologi pembelajaran. Produk kegiatan mencakup 15 RPP inovatif, 5 media pembelajaran digital berbasis Code.org, dan 1 modul panduan pembelajaran berbasis coding dan AI. Secara keseluruhan, model pendampingan berbasis praktik dan kolaboratif efektif membangun literasi teknologi guru serta mendorong pembelajaran kreatif, adaptif, dan kontekstual di sekolah dasar.