Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PERAN KEBIJAKANPEMERINTAH DAERAH, INSENTIF FISKAL, DAN AKSES PEMBIAYAAN SYARIAH TERHADAP PERTUMBUHAN INDUSTRI HALAL REGIONAL KOTA MAKASSAR Nadia; Sinar; Desy Rahmawati Anwar
JUMESI : Jurnal Manajemen dan Akuntansi Vol 1 No 2 (2025): JUMESI
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pelita Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66819/jumesi.v1i2.16

Abstract

Industri halal merupakan salah satu sektor strategis dalam pembangunan ekonomi berbasis nilai-nilai syariah yang memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi regional. Kota Makassar sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di Kawasan Timur Indonesia memiliki peluang signifikan dalam pengembangan industri halal, khususnya melalui dukungan kebijakan pemerintah daerah, insentif fiskal, dan akses pembiayaan syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kebijakan pemerintah daerah, insentif fiskal, dan akses pembiayaan syariah terhadap pertumbuhan industri halal regional di Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap pelaku UMKM dan industri halal di Kota Makassar. Data dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda untuk menguji pengaruh parsial dan simultan antarvariabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pemerintah daerah, insentif fiskal, dan akses pembiayaan syariah berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan industri halal regional, baik secara parsial maupun simultan. Akses pembiayaan syariah ditemukan sebagai variabel yang memiliki pengaruh paling dominan. Temuan ini menegaskan pentingnya sinergi antara kebijakan publik, instrumen fiskal, dan sistem keuangan syariah dalam membangun ekosistem industri halal yang berkelanjutan. Dari perspektif ekonomi syariah, hasil penelitian ini sejalan dengan prinsip maqashid syariah dalam mewujudkan kemaslahatan, perlindungan harta, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pemerintah daerah dan pemangku kepentingan dalam merumuskan strategi pengembangan industri halal regional yang inklusif dan berdaya saing
DAMPAK DIGITALISASI AKUNTANSI SYARIAH, KEPATUHAN SYARIAH, DAN PENGAWASAN INTERNAL TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN PESANTREN - BERBASIS USAHA (KOTA MAKASSAR, SELAWESI SELATAN) Gita Sabani; Nur Ismi; Lisdawati; Desy Rahmawati Anwar
JUMESI : Jurnal Manajemen dan Akuntansi Vol 1 No 2 (2025): JUMESI
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pelita Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66819/jumesi.v1i2.17

Abstract

Pesantren saat ini tidak hanya berperan sebagai lembaga pendidikan keagamaan, tetapi juga berkembang sebagai entitas ekonomi melalui pengelolaan berbagai unit usaha seperti koperasi, BMT mini, dan usaha produktif lainnya. Perkembangan tersebut menuntut pengelolaan keuangan yang profesional, transparan, dan sesuai dengan prinsip syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak digitalisasi akuntansi syariah, kepatuhan syariah, dan pengawasan internal terhadap kualitas laporan keuangan pesantren-berbasis usaha di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausal. Data dikumpulkan melalui kuesioner terhadap pengelola unit usaha pesantren yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi akuntansi syariah berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan pesantren. Selain itu, kepatuhan syariah dan pengawasan internal juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan, dengan pengawasan internal memiliki pengaruh yang relatif lebih kuat. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kualitas laporan keuangan pesantren tidak hanya bergantung pada pemanfaatan teknologi digital, tetapi juga pada kepatuhan terhadap prinsip syariah dan efektivitas sistem pengawasan internal. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris terhadap pengembangan literatur akuntansi syariah serta implikasi praktis bagi pengelola pesantren dalam memperkuat tata kelola keuangan yang akuntabel dan berkelanjutan.
SUPPLY CHAIN HALAL : PENGARUH TRACEABILITY (BLOCKCHAIN), SERTIFIKASI, DAN KEPATUHAN PEMASOK TERHADAP KEPERCAYAAN RANTAI PASOK (KOTA MAKASSAR, SELAWESI SELATAN) Asriyadi; Muh Faisal Verdatama Putra; Restu Awaliyah; Desy Rahmawati Anwar
JUMESI : Jurnal Manajemen dan Akuntansi Vol 2 No 1 (2026): JUMESI
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pelita Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66819/jumesi.v2i1.19

Abstract

Peningkatan kesadaran masyarakat Muslim terhadap pentingnya kehalalan produk menuntut penguatan sistem rantai pasok halal yang tidak hanya mengandalkan sertifikasi, tetapi juga menjamin transparansi dan kepatuhan di sepanjang proses distribusi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh traceability berbasis blockchain, sertifikasi halal, dan kepatuhan pemasok terhadap kepercayaan rantai pasok halal di Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert yang disebarkan kepada pelaku rantai pasok halal, meliputi UMKM pangan halal, distributor, dan pelaku ritel, dengan teknik purposive sampling. Jumlah responden yang dianalisis sebanyak 150 responden. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa traceability berbasis blockchain berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan rantai pasok halal, meskipun tingkat adopsi teknologi masih terbatas. Sertifikasi halal terbukti menjadi faktor paling dominan dalam membentuk kepercayaan, sementara kepatuhan pemasok juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan rantai pasok. Temuan ini menegaskan bahwa kepercayaan dalam halal supply chain dibangun melalui kombinasi aspek regulatif, teknologi, dan perilaku etis pelaku usaha. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan literatur halal supply chain dan memberikan implikasi praktis bagi pelaku usaha dan regulator dalam memperkuat sistem rantai pasok halal yang transparan dan terpercaya di Kota Makassar.