Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

PENGEMBANGAN PEMASARAN PRODUK FASHION UNTUK HEWAN PELIHARAAN “ANABUL”: PENGABDIAN MASYARAKAT DI DESA BUNGURASIH, SIDOARJO Haryono, Cosmas Gatot; Pascarina, Patrisia Amanda; Kristianto, Bernard Realino Danu; Lautama, Ciawita Atmadiratna; Githapradana, Dewa Made Weda
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.25553

Abstract

Desa Bungurasih adalah desa perbatasan Surabaya dan Sidoarjo yaitu berlokasi di Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo. Letak desa ini sangat strategis karena berdekatan dengan Terminal terbesar di Indonesia, Terminal Purabaya (Terminal Bungurasih). Mata pencaharian dari warga Desa Bungurasih rata-rata adalah pegawai dan wirausaha. Karena aksesnya dekat dengan pabrik dan kantor, usaha yang dimiliki oleh warga kebanyakan bergerak di bidang kos-kosan, dan losmen atau hotel mini. Melihat jumlah ketimpangan yang terjadi pada persentase pekerja dan pengangguran, terdapat beberapa hal permasalahan yang mempengaruhi. Pertama, adanya berbagai macam jenis usaha yang dijalankan masyarakat Bungurasih tetapi selama ini masih didominasi oleh bisnis makanan. Ditinjau dari segi kreativitas, masyarakat cenderung menjual jenis makanan atau barang yang sama tanpa melakukan inovasi yang berbeda. Permasalahan ini memicu adanya hambatan kedua yaitu desa Bungurasih belum mampu untuk menemukan serta menonjolkan potensi yang dapat dikembangkan di dalam desa. Melalui Abdimas ini, harapannya dapat membantu UMKM di Bungurasih dalam hal digitalisasi berupa foto produk dan pelatihan penggunaan media sosial untuk mempromosikan produknya terutama produk fesyen yang diperuntukkan untuk hewan peliharaan atau “Anabul”. Luaran dari abdimas ini adalah kemampuan membuat unique selling point, perancangan branding, dan juga foto produk dan platform digital.
Analysis of the Influence of Social Media Marketing on Purchase Decisions in Limited Market Pharmacies with Digital Literacy as a Moderating Variable Arias, Rena Wida; Sarwoko, Endi; Haryono, Cosmas Gatot
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (November-Desember 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v7i2.6900

Abstract

This study aims to analyze the influence of social media marketing on consumer purchase decisions in pharmacies operating in limited market areas, and to evaluate the moderating role of digital literacy. The research is motivated by stagnant sales performance at Laris Farma Pharmacy in Blitar Regency, despite its promising market potential. Social media marketing is proposed as an alternative strategy to reach a wider consumer base, with consideration of the varying levels of digital literacy among the local population. A quantitative approach with an explanatory research method was employed. Data were collected through an online questionnaire distributed to 100 consumers who had made purchases and were exposed to digital promotions. The analysis used Moderated Regression Analysis (MRA). The results indicate that social media marketing has a significant and positive effect on purchase decisions. Furthermore, digital literacy strengthens the relationship between social media marketing and consumer purchasing behavior. These findings suggest that the effectiveness of digital marketing strategies in limited markets is highly dependent on consumers’ readiness to access and interpret digital information. This study offers practical implications for local businesses to integrate social media promotions with efforts to improve consumer digital literacy in order to foster sustainable business growth.
Analisis Resepsi Khalayak Terhadap Strategi Kampanye ‘Gemoy’ dalam Gerakan Politik Prabowo Subiyanto Pada Pemilihan Presiden 2024 (Studi Pada Khalayak Pengguna Media Sosial TikTok) Vallene Laurencia Viendry Sujarwo; Cosmas Gatot Haryono
Jurnal JTIK (Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi) Vol 9 No 4 (2025): OCTOBER-DECEMBER 2025
Publisher : Lembaga Otonom Lembaga Informasi dan Riset Indonesia (KITA INFO dan RISET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jtik.v9i4.4241

Abstract

This study examines the reception of voters across generations (Gen X, Y, Z) who are active TikTok users toward the “Gemoy” campaign strategy of Prabowo-Gibran in the 2024 Presidential Election, employing Alfred Schutz’s phenomenological approach. Data were collected through interviews with active TikTok voters of various ages and analysis of engagement metrics, including 1.19 billion views, 73.6 million likes, and 3.36 million comments on campaign content. The findings reveal diverse responses, ranging from high enthusiasm and engagement among young voters to more critical attitudes regarding substance in other groups. Visual and humorous strategies were found effective in fostering emotional connection and expanding the reach of political messages in the digital era. This study highlights new dynamics in Indonesian political communication, where entertainment- and image-based approaches on social media contribute to shifts in voter behavior and patterns of political engagement among the younger generation.
Paving the Way for Out-of-School Youth by Strengthening Digital Content Creation Skills Monika Teguh; Imanuel Deny Krisna Aji; Kuncoro Dewi Rahmawati; Ignasius Liliek Senaharjanta; Cosmas Gatot Haryono
Plakat : Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2025): Plakat: Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/plakat.v7i1.19246

Abstract

Education is the right of every citizen. Unfortunately, various social and economic problems cause unfortunate youths to drop out of school. Without the provision of education, these young people are threatened with difficulties in getting a job and a decent life in the future. In response to this problem, a French NGO called Life Project For Youth (LP4Y) provides assistance by providing certified informal education and training for out-of-school youth in various regions of the world, one of which is in Indonesia, in the city of Surabaya. In carrying out its mission LP4Y realizes that they do not always have experts to teach the knowledge or skills needed by the youth, so they collaborate with Ciputra University Surabaya as a partner in developing fostered youth. Specifically in this activity, the purpose of the service carried out is to strengthen the skills of young people in the field of content creation, and encourage their confidence to use these skills. The methods used include training, technology application, and mentoring. Then evaluated through surveys to participants and implementing partners. Participants who took part in the activity consisted of 15 young people. From this activity, participants have succeeded in making photo and video works that become portfolios for them to find jobs in fields that require these skills. Participants also stated that they are more confident to seek employment in fields other than administration due to the new skills they learned. Pendidikan merupakan hak setiap warga negara. Namun sayangnya berbagai permasalahan sosial dan ekonomi menyebabkan pemuda-pemuda yang tidak beruntung harus mengalami putus sekolah. Tanpa adanya bekal pendidikan, maka pemuda ini terancam akan kesulitan mendapatkan pekerjaan dan hidup yang layak ke depannya. Menanggapi permasalahan ini, sebuah LSM dari Perancis bernama Life Project For Youth (LP4Y) memberikan bantuan dengan memberikan pendidikan dan pelatihan informal bersertifikat bagi para pemuda putus sekolah di berbagai wilayah di dunia, salah satunya adalah di Indonesia, di kota Surabaya. LP4Y menyadari bahwa mereka tidak selalu memiliki tenaga ahli untuk mengajarkan ilmu atau skill yang dibutuhkan oleh para pemuda, sehingga mereka menggandeng Universitas Ciputra Surabaya sebagai mitra dalam mengembangkan para pemuda binaan. Secara khusus dalam kegiatan ini, tujuan pengabdian yang dilaksanakan adalah untuk memperkuat skill para pemuda di bidang content creating, serta mendorong kepercayaan diri mereka untuk menggunakan skill tersebut. Metode yang digunakan antara lain pelatihan, penerapan teknologi, dan pendampingan. Kemudian di evaluasi melalui survei kepada peserta maupun mitra pelaksana. Peserta yang mengikuti kegiatan terdiri dari 15 orang pemuda. Dari kegiatan ini, peserta telah berhasil membuat karya foto dan video yang menjadi portofolio bagi mereka untuk mencari pekerjaan di bidang yang membutuhkan skill tersebut. Peserta juga menyatakan mereka lebih percaya diri untuk mencari pekerjaan di bidang lain selain bidang administratif berkat skill bari yang mereka pelajari. Implikasi dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah para pemuda putus sekolah yang memiliki keterampilan baru di bidang digital content creating.
Circular Economy Integration in the Daulat Sampah Program by Stakeholders in Trisik Beach, Yogyakarta Sasongko, Yohanes Probo Dwi; Haryono, Cosmas Gatot; Herlina, Herlina
Humaniora: Journal of Indonesia Culture and Society Vol. 16 No. 2 (2025): Humaniora
Publisher : Bina Nusantara University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21512/humaniora.v16i2.13158

Abstract

The waste problem at Trisik Beach in Yogyakarta Province remains a complex and urgent issue that requires immediate attention. Addressing this environmental challenge while supporting economic growth in coastal ecosystems necessitates ongoing collaborative efforts. The Banaran Tourism Awareness Group (Pokdarwis), along with local artists and other stakeholders, has initiated a social activity focused on environmental cleanliness called Daulat Sampah. This program promotes sustainable practices and applies the circular economy concept, where waste is recycled into artworks that possess both aesthetic and commercial value. This not only contributes to the economic development of the Banaran community but also serves as a model for environmental improvement through the reuse of materials. Joint actions, such as waste reduction and reuse, function as community education tools, fostering greater awareness and concern for the surrounding environment. This research employs field observations, in-depth interviews, and literature reviews, with data analyzed descriptively and qualitatively. The findings suggest that adopting the circular economy concept offers a viable solution for integrated environmental management. The structuring process within this program shows potential to mitigate ecological damage caused by recent weather changes. Moreover, waste management activities at this marine tourism site exemplify practical sustainable development. Such initiatives can be implemented comprehensively across various marine tourism sites, especially along the southern coastal region of Java Island.
Pengaruh Perceived of Ease Use, Perceived of Usefulness, dan Brand Image terhadap Intensi Menggunakan Kembali Pinjaman Digital GrabModal Narik (Powered by Julo) Oleh Mitra Driver Grab Sukisman, Joanne Mareris; Dewi, Yuli Kartika; Haryono, Cosmas Gatot
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 4 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i4.10907

Abstract

Perkembangan fintech telah memberikan akses yang lebih luas terhadap layanan keuangan bagi pekerja informal, termasuk mitra driver Grab. GrabModal Narik (Powered by Julo) merupakan layanan kredit digital yang ditawarkan untuk membantu memenuhi kebutuhan finansial mendesak dan modal operasional harian driver. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Perceived Ease of Use, Perceived Usefulness, dan Brand Image terhadap Continued Usage Intention dalam penggunaan kembali layanan GrabModal Narik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner kepada 137 mitra driver Grab yang pernah menggunakan layanan tersebut, dan pemilihan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel independen memberikan pengaruh yang signifikan terhadap Continued Usage Intention, baik secara relatif maupun simultan. Perceived Ease of Use menjadi variabel yang paling dominan mempengaruhi penggunaan ulang dengan kontribusi 24,6%, diikuti oleh Brand Image sebesar 21,3% dan Perceived Usefulness sebesar 13,4%. Secara simultan, ketiga variabel mampu menjelaskan 59,3% variasi intensi penggunaan kembali layanan kredit digital ini. Temuan tersebut menegaskan bahwa keberlanjutan penggunaan fintech oleh mitra driver sangat dipengaruhi kombinasi kemudahan penggunaan aplikasi, manfaat yang dirasakan secara langsung, serta kepercayaan terhadap merek penyedia layanan. Implikasi manajerial dari penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan kualitas pengalaman pengguna, optimalisasi fitur aplikasi, serta strategi komunikasi merek yang meningkatkan rasa aman dan loyalitas pengguna.
Peran Lansia Sebagai Pemegang Otoritas Dalam Komunikasi Kesehatan Pencegahan Stunting Monika Teguh; Rachmah Ida; Ratih Puspa; Burhan Bungin; Cosmas Gatot Haryono
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 8 (2023): August
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i8.4133

Abstract

This research aims to know the roles of the elders as authority holders in the means of health communication for stunting prevention implemented in Trenggalek Regency, East Java. Stunting is the failure of growth and development caused by malnutrition at the first 1000 days of a child’s life. This problem can be prevented by providing nutrition needed by pregnant women and toddlers, but for preventing this the efforts of health communication are needed so that the mindset and behaviors of the society can change according to the health standards. Therefore, at Trenggalek Regency Kenek Beraksi program was implemented involving elders who may have authority to distribute knowledge and intervene behaviors which cause stunting to children. This research is qualitative research using case study method, by data gathering using in depth interview and document study. The result of this research shows that elders have significant roles in health communication for stunting prevention at Trenggalek Regency. Elders hold authorities because of the culture in society giving them privilege as respected and trusted figures. Furthermore, their knowledge and experience give them expert power and referent power making their family follow their guidance. In health communication, their health acts as a communicator delivering health messages. The effects felt from the elders’ involvement in this health communication program include the decrease of pregnant women having anemia, the increase of the toddlers’ nutritional adequacy achievement, and the increasing weights of toddlers, which altogether reduce the number of stunting at Trenggalek Regency
Pengaruh Perceived of Ease Use, Perceived of Usefulness, dan Brand Image terhadap Intensi Menggunakan Kembali Pinjaman Digital GrabModal Narik (Powered by Julo) Oleh Mitra Driver Grab Joanne Mareris Sukisman; Yuli Kartika Dewi; Cosmas Gatot Haryono
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 4 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i4.10907

Abstract

Perkembangan fintech telah memberikan akses yang lebih luas terhadap layanan keuangan bagi pekerja informal, termasuk mitra driver Grab. GrabModal Narik (Powered by Julo) merupakan layanan kredit digital yang ditawarkan untuk membantu memenuhi kebutuhan finansial mendesak dan modal operasional harian driver. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Perceived Ease of Use, Perceived Usefulness, dan Brand Image terhadap Continued Usage Intention dalam penggunaan kembali layanan GrabModal Narik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner kepada 137 mitra driver Grab yang pernah menggunakan layanan tersebut, dan pemilihan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel independen memberikan pengaruh yang signifikan terhadap Continued Usage Intention, baik secara relatif maupun simultan. Perceived Ease of Use menjadi variabel yang paling dominan mempengaruhi penggunaan ulang dengan kontribusi 24,6%, diikuti oleh Brand Image sebesar 21,3% dan Perceived Usefulness sebesar 13,4%. Secara simultan, ketiga variabel mampu menjelaskan 59,3% variasi intensi penggunaan kembali layanan kredit digital ini. Temuan tersebut menegaskan bahwa keberlanjutan penggunaan fintech oleh mitra driver sangat dipengaruhi kombinasi kemudahan penggunaan aplikasi, manfaat yang dirasakan secara langsung, serta kepercayaan terhadap merek penyedia layanan. Implikasi manajerial dari penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan kualitas pengalaman pengguna, optimalisasi fitur aplikasi, serta strategi komunikasi merek yang meningkatkan rasa aman dan loyalitas pengguna.