Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Penerapan Marketing Mix Syariah pada UMKM di Era Revolusi Industri 4.0 dalam Perspektif Ekonomi Syariah Shobikin, Shobikin
Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam Vol. 9 No. 1 (2023): JIEI : Vol.9, No.1, 2023
Publisher : ITB AAS INDONESIA Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jiei.v9i1.8485

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya Penerapan Marketing Mix pada UMKM di era Revolusi Industri 4.0 dalam Perspektif Ekonomi Syariah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis Penerapan Marketing Mix pada UMKM di era Revolusi Industri 4.0 dalam Perspektif Ekonomi Syariah. Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik studi library reseach dengan mengkaji berbagai literature yang relevan dengan variabel penelitian yaitu dengan cara mengeksplor data melalui review literature, membaca, mengkaji, mencatat dari berbagai sumber seperti jurnal, artikel, buku tentang Penerapan Marketing Mix Syariah pada UMKM di Era Revolusi Industri 4.0 dalam Perspektif Ekonomi Syariah. Adapun teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis isi.. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa Penerapan Marketing Mix dalam Islam terdiri dari 7 bauran pemasaran konvensional yaitu (Product, Price, promotion, place, people, physical evidence, process) dan ditambah dengan janji (promise) dan kesabaran (patience). Temuan penelitian ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan kepada pembaca mengenai pentingnya Penerapan Marketing Mix Syariah pada UMKM di Era Revolusi Industri 4.0 dalam Perspektif Ekonomi Syariah.
DEVELOPMENT OF VILLAGE ENTERPRISES BASED ON INSIDE-OUT LOGIC BUSINESS STRATEGY WITH DEMATEL DEVELOPMENT TECHNIQUE TO DETERMINE THE OPTIMIZATION OF TOURISM VILLAGE BUSINESS STRATEGY Fatchurrohman, Mochamad; Shobikin, Shobikin; Elisabeth, Damarsari Ratnasahara
JURNAL ILMIAH EDUNOMIKA Vol. 8 No. 4 (2024): EDUNOMIKA
Publisher : ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jie.v8i4.15156

Abstract

This study seeks to address key barriers impeding the advancement of tourism villages operated by Village-Owned Enterprises in East Java. It aims to devise efficient strategies for enhancing the management of these tourism villages by employing the Inside-Out Logic Business Strategy. This methodology emphasizes prioritizing obstacles and optimizing decision-making trade-offs. The research methodology integrates Interpretive Structural Modeling (ISM) and DEMATEL techniques in a two-phase hybrid approach. ISM constructs a hierarchical framework of identified barriers, while DEMATEL quantitatively assesses interrelations among factors. The study's sample comprises 350 purposively selected BUMDes overseeing tourism villages in East Java. Findings reveal critical hurdles like stakeholder coordination deficits, inadequate lodging facilities, and community innovation shortcomings as primary obstacles in the tourism village development ecosystem. Factors like limited access and connectivity are notably influenced by these primary barriers. The hierarchical depiction and interplay analysis of these factors offer strategic decision-making insights. This study presents a novel ISM-DEMATEL model that not only pinpoints key hurdles hindering rural tourism progression but also furnishes an evidence-based decision-making instrument for formulating more effective and sustainable policies.
Comparative Evaluation of Gig Worker and Conventional Worker Welfare to Improve Quality Employment and Encourage Entrepreneurship Using the Propensity Score Matching Approach Shobikin, Shobikin; Elisabeth, Damarsari Ratnasahara; Wibowo, Teguh Setiawan; Fatchurrohman, Mochamad
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 4 No. 11 (2025): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, November 2025
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v4i11.4657

Abstract

The development of the digital economy has driven the emergence of gig workers, who are increasingly dominating the labor market. Despite offering flexibility, gig workers continue to face uncertainty regarding welfare conditions, which differ from those of conventional workers. Comparing the welfare of these two groups is essential to provide insights into job quality and its implications for entrepreneurship and inclusive economic development. This study aims to conduct a comparative evaluation of the welfare of gig and conventional workers. Specifically, it seeks to identify the key welfare dimensions that distinguish the two groups and to provide an empirical basis for formulating policies aimed at improving job quality. The research was conducted in the regions of Surabaya, Sidoarjo, Gresik, and Mojokerto, involving 400 respondents, consisting of 200 gig workers and 200 conventional workers. The Propensity Score Matching (PSM) method was employed to ensure comparability of respondents’ characteristics based on age, gender, education level, geographic location, and employment sector, thereby enabling a more valid and reliable comparison of welfare outcomes. The findings reveal that conventional workers enjoy more stable welfare, particularly in terms of income, access to social security, and job security. In contrast, gig workers demonstrate advantages in time flexibility and opportunities to generate additional income. Thus, a trade off emerges between stability and flexibility that differentiates the two types of workers. These results highlight the need for more adaptive labor policies, such as the expansion of social security coverage for gig workers, stronger legal protection, and tailored entrepreneurship development programs. Such measures are expected to enhance multidimensional welfare while fostering the creation of quality jobs in the digital economy era.
Pengaruh Kualitas Produk dan Kepercayaan Merek terhadap Loyalitas Pelanggan di SPBU 54.601.102 Semolowaru Surabaya Pratama, Enggar Budi; Kusmayati, Nindya Kartika; Shobikin, Shobikin; Wibisono, Muhammad Gunawan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3665

Abstract

Persaingan dalam industri bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia menunjukkan peningkatan intensitas dari waktu ke waktu, memberikan tekanan bagi perusahaan penyedia energi seperti Pertamina untuk mampu mempertahankan keunggulan kompetitifnya. Kondisi tersebut menuntut Pertamina tidak hanya memastikan mutu BBM yang dipasarkan tetap konsisten dan unggul, tetapi juga memperkuat kredibilitas merek sebagai faktor strategis dalam menjaga loyalitas konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi serta mengukur sejauh mana kualitas produk dan kepercayaan merek memengaruhi loyalitas pelanggan pada SPBU 54.601.102 Semolowaru Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif, di mana pengumpulan data dilaksanakan melalui penyebaran kuesioner berformat skala Likert lima poin kepada 61 konsumen yang ditentukan melalui teknik purposive sampling berdasarkan pengalaman mereka dalam menggunakan produk BBM Pertamina. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda untuk menguji pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat, yang diperkuat dengan uji t, uji F, serta koefisien determinasi (R²) guna melihat kekuatan kontribusi masing-masing variabel. Hasil analisis menunjukkan persamaan regresi Y = 2,939 + 0,315X1 + 0,422X2 + e. Berdasarkan hasil uji parsial, variabel kualitas produk (X1) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan (Y), yang menegaskan bahwa persepsi konsumen terhadap mutu BBM menjadi faktor paling dominan dalam pembentukan keputusan pembelian ulang. Di sisi lain, kepercayaan merek (X2) juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan, meskipun tingkat kontribusinya relatif lebih rendah dibandingkan kualitas produk. Oleh karena itu, penelitian ini menegaskan urgensi konsistensi mutu produk yang dibarengi dengan penguatan citra dan reputasi perusahaan sebagai strategi utama untuk membangun loyalitas pelanggan secara berkelanjutan di sektor industri BBM.
Analisis Penerapan Digital Marketing Pada UMKM Puding Dalam Upaya Meningkatkan Penjualan Disurabaya Rahmadany, Krisna Margahayu; Khumaidah, Umi; Trifiana, Indah; Rahmadani, Maya Suci; Dannil, Muhamad; Shobikin, Shobikin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4550

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk beradaptasi dengan memanfaatkan pemasaran digital sebagai upaya meningkatkan daya saing dan penjualan produk. UMKM puding di Surabaya merupakan salah satu sektor yang berpotensi berkembang melalui digital marketing, namun masih menghadapi berbagai tantangan, seperti rendahnya literasi digital pelaku usaha, ketidakkonsistenan dalam pembuatan dan pengunggahan konten, serta pemanfaatan media sosial yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan digital marketing pada UMKM puding di Surabaya serta kontribusinya terhadap peningkatan penjualan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling. Informan penelitian terdiri dari empat konsumen yang pernah membeli produk UMKM puding dan terpapar konten digital yang dipublikasikan melalui media sosial. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur dengan informan serta observasi terhadap aktivitas pemasaran digital pelaku UMKM pada platform media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten visual berupa foto dan video produk yang jelas, menarik, dan informatif mampu meningkatkan minat beli konsumen. Selain itu, konsistensi unggahan konten, kualitas rasa produk, serta kemasan yang menarik menjadi faktor penting dalam mendorong terjadinya pembelian ulang. Penerapan digital marketing terbukti berkontribusi dalam meningkatkan visibilitas produk dan mendorong transaksi penjualan. Namun, efektivitas digital marketing masih belum maksimal akibat belum optimalnya pemanfaatan iklan berbayar dan strategi konten yang belum terencana secara konsisten. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan digital marketing pada UMKM sangat ditentukan oleh kombinasi antara kualitas produk yang baik dan penerapan strategi pemasaran digital yang konsisten, terarah, dan berkelanjutan.